Ciri Rumah Ramah Lingkungan

Share:

Beberapa waktu lalu saya berkunjung ke rumah teman yang ramah lingkungan. Rumahnya asli, lokasinya strategis dan juga memiliki area terbuka hijau. Berada di rumah yang seperti itu, membuat saya menjadi betah menghabiskan waktu. Saling ngobrol di antara rimbunnya pephonan dan hembusan angin membuat rumah teman saya itu terasa nyaman.

Saya dan suami pun sejak dulu berharap memiliki rumah ramah lingkungan. Memang belum sempurna banget tapi setidaknya ada usaha memiliki rumah kami agar ramah lingkungan. Bagian belakang rumah kami sengaja kami kosongkan agar sirkulasi udara menjadi lebih bagus. Tapi yang belum adalah kami belum menanam banyak pohon di halaman belakang rumah agar terlihat lebih asri.
 
Sumber foto : pixabay.com
Tapi tak semua orang memiliki rumah ramah lingkungan. Ada teman saya yang bilang, boro-boro ramah lingkungan, sudah punya rumah aja udah bersyukur. Maklum, sekarang harga tanah di Jakarta dan sekitarnya mahal.

Alhasil, ketika ada tanah kosong maka langsung dibangun rumah. Alih-alih rumahnya ramah lingkungan, malah justru merusak lingkungan. Beberapa hal dipicu dengan pembuangan limbah yang tidak sesuai perhitungan hingga saluran air yang kotor. Untuk mengurangi dampak kerusakan lingkungan seperti pemanasan global dan perubahan iklim, saat ini pembangunan rumah ramah lingkungan terus digencarkan. Ada beberapa faktor dan ciri yang membuat bangunan tersebut sangat ramah lingkungan. Berikut lima ciri yang membuat hunian Anda sangat ramah lingkungan:

Lokasi yang Strategis

Pembangunan rumah yang ramah lingkungan wajib diawali dengan pemilihan lokasi pembangunan yang tepat atau terbilang strategis. Rumah ramah lingkungan tidak cocok bila dibangun di lokasi-lokasi seperti bantaran sungai, daerah resapan air, atau di lokasi yang terlalu dekat dengan area pembuangan sampah. Pembangunan hunian di area bantaran sungai dan daerah resapan air akan mengganggu siklus daur air yang bisa berakibat bencana alam banjir. Sementara pembangunan rumah dekat area pembuangan sampah akan mengakibatkan hunian sangat berpotensi mengalami pencemaran udara maupun pencemaran air tanah. Oleh karena itu pembangunan rumah yang ramah lingkungan wajib melibatkan beberapa elemen yang strategis.

 
Memiliki Area Terbuka Hijau

Selain itu yang menjadi ciri lainnya akan rumah ramah lingkungan ialah adanya ruang terbuka hijau di area rumah. Agar dapat memenuhi standar rumah yang ramah lingkungan, rumah tersebut harus memiliki paling tidak 30% dari total keseluruhan luas lahan harus dijadikan ruang terbuka yang dilengkapi berbagai tumbuh-tumbuhan.

Untuk membuat ruang terbuka hijau tidak hanya di area sekitar rumah, namun juga dapat membuat atap rumah menjadi sebuah lokasi pembuatan ruang terbuka hijau seperti rooftop garden. Rumah ramah lingkungan yang dilengkapi dengan ruang terbuka hijau akan berperan memperbaiki kualitas udara di lingkungan sekitar. Hal tersebut disebabkan karena tanaman-tanaman akan menghisap karbondioksida dan menghasilkan oksigen.

Pertukaran Udara yang Baik

Setelah itu, rumah yang berciri ramah lingkungan wajib memiliki ciri-ciri rumah sehat yaitu dengan pola sirkulasi udara yang baik di dalamnya. Pertukaran udara segar dari luar rumah dengan udara dari dalam rumah harus lancar. Salah satu ciri dari rumah ramah lingkungan dengan pertukaran udara yang baik adalah dengan adanya ventilasi dan jendela yang memadai di setiap sudut rumah. Selain itu rumah ramah lingkungan biasanya juga memiliki sekat di dalamnya. Hal ini berguna agar sirkulasi udara merata ke seluruh bagian ruangan.
 
Bagian belakang rumah saya yang dulu sebelum jadi kolam ikan dan akan jadi taman

Hemat Energi

Ciri rumah ramah lingkungan lainnya yang perlu diperhatikan ialah rumah yang hemat energi. Konsumsi listrik yang terlampau besar membuat pengeluaran dan tenaga listrik menjadi tidak efisien sehingga rumah menjadi tidak sehat karena pengganaan listrik yang berlebihan. 

 
Memiliki Sumber Air Minum yang Bersih

Inilah yang menjadi hal penting dalam membangun rumah yang sehat dan ramah lingkungan, yakni persediaan air minum yang bersih. Mungkin Anda telah memiliki pompa air mutakhir sehingga dapat menghasilkan air yang banyak, namun apakah air tersebut terjamin bersih. Hal seperti ini wajib Anda perhatikan untuk membuat rumah Anda menjadi ramah lingkungan. Jangan lupa untuk bayar PDAM online agar air menjadi bersih dengan sistem pembayaran yang sudah sangat mudah.

Apakah ada yang sudah memiliki rumah ramah lingkungan ? Atau sekarang masih proses menyiapkan rumah ke arah rumah ramah lingkungan ?

56 komentar:

  1. Penting banget ya memang untuk memiliki rumah yang ramah lingkungan, kan itu juga untuk kepentingan kesehatan dan kenyamanan seluruh anggota keluarga. Meski belum bisa memenuhi semua syarat-syarat di atas setidaknya kita tetap berupaya agar memaksimalkan kondisi rumah agar masuk dalam kategori ramah lingkungan, seperti menghemat penggunaan listrik dan air, ventilasi udara, tanaman hijau sumber oksigen dan kebersihan got atau saluran air.

    BalasHapus
  2. Area terbuka yang hijau sangat penting nih, selain bisa jadi tempat penyerapan air hujan, juga bisa memberikan udara yang sejuk. Pingin deh punya rumah yang ada taman yang bisa untuk main anak dan bisa menyalurkan hobi tanam.

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah meskipun rumahku masih standar tp sirkulasi udara masih terbuka krn bagian belakang rumah blm direnov. Dan ga ada niat utk disemen juga deh depan terasnya biar air meresap ke dlm tanah

    BalasHapus
  4. Area terbuka hijau..ini dulu yang kami jadikan pertimbangan saat membeli rumah yang sekarang kami tempati.
    Jadi pilih yang sudut, terus dibiarkan saja untuk nanam tanaman, terus di sekeliling jalan kami tanami pohon juga. Hanya sayangnya masih air tanah belum ada air PAM masuk komplek kami. Padahal masuk Jakarta. Hiks

    BalasHapus
  5. Paling penting tuh pertukaran udara yang baik mba, untungnya zaman sekarang udah banyak perumahan-perumahan yang meskipun mini tapi dibuat sedemikian rupa agar ada pertukaran udara.
    Penting banget agar anggota keluarga selalu sehat, dan rumah juga gak panas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ditambah punya sumber air minum yang bersih, asyik banget kalau air minum ga perlu beli lagi hehehe :)

      Hapus
  6. Saat ini, tuk mendapatkan rumah nyaman dengan lahan hijau yang cukup, sudah sangat susah. Ukuran rumah terbatas, barang di rumah banyak. Padahal keberadaan tumbuhan ini manfaatnya sangat terasa sekali. Sejak ada pohon didepan rumah. Udara sejuk jadi terasa, saat kemarau datang jadi tak terlalu panas.
    Jika Tak punya lahan seperti di apartemen, mungkin bisa memanfaatkan pot kecil atau pipa tanaman hidroponik.

    BalasHapus
  7. Iya mba. Rumah ramah lingkungan untuk saat ini itu susah banget dicarinya. Akhirnya tanpa disadari jadi malah ngerusak lingkungan. Allhamdulillahnya rumah aku yang di bandung termasuk rumah yang ramah lingkungan. Dia berada di pinggiran bukan di pusat kota masih termasuk kota Bandung dan lokasinya strategis. Karena berada di pinggiran jadi masih deket ama kebun orang dan udaranya seger. Itu tu jadi sesuatu yang aku syukuri

    BalasHapus
  8. Aku lagi nyari rumah yang sesuai budget, ramah lingkungan dan pastinya bisa punya kebun kecil untuk nanam kebutuhan seperti seledri dll

    BalasHapus
  9. Area lahan hijau memang penting nih, apalagi di Jakarta yang polusi udaranya udah parah banget dan jarang lihat yang hijau-hijau. Bikin rumah memang banyak yang harus dipertimbangkan ya mbak

    BalasHapus
  10. Penghijauan plus sirkulasi udara ini mba.. Penting banget. Rumah yg nyaman mmg penting babget ya mba. Apalagi kalau di kota besar. Air plus udara mulai berpolusi.

    BalasHapus
  11. Selain itu baik pula hubungan dengan tetangga, dengan begitu rumah pun menjadi ramah lingkungan karena kita nggak bisa hidup sendirian tanpa bersosialisasi

    BalasHapus
  12. Harga tanah yg semakin mahal membuat org mau ga mau harus tinggal di rumah sempit. Tp biar gimanapun kita bs koq menjadikan rumah meskipun sempit tp tetap sehat. Di pekarangan rumah aku nanam cabe lid mayan deh kalau mau masak Tinggal metik kalau di halaman belakang nanem singkong hehe

    BalasHapus
  13. Kalau aku pengen banget punya rumah yang berada di tengah sawah gitu. Kayaknya asik dan damai. Kalau saat ini cuma ada kebun aja nih di belakang rumah aku.

    BalasHapus
  14. Kalau di kota besar rada susah y mb wlo bisa kalau bener2 diusahakan
    Kalau di kota kecil macam sy, Batu, rumah ramah lingkungan masih aangat bisa diwujudkan

    BalasHapus
  15. Woww rumah mba Alida itu ada kolamnya ya buat renang anak2. Sayang jadi kolam ikan.

    BalasHapus
  16. Kalau Mpo suka rumah yang ramah lingkungan seperti rumah orang Betawi, banyak pohon buah dan toga dan ada kolam ikan

    BalasHapus
  17. Rumahku area hijaunya buanyak ummi karena emang dikeliling pepohonan dan kebon hahaha..emang untuk rumah ramah lingkungan faktor air bersih jadipertimbangan banget

    BalasHapus
  18. Rumah yang aku diami di Bogor ini di tengah kebun, baik kanan, belakang maupun depan semua kebun.
    Tapi karena mungkin Bogor sudah kepapar polusi cukup banyak, tetep saja iklim kerasa panas mba

    BalasHapus
  19. Semua yang Mbak Alida sebutkan itu memang dambaan banget.
    PR kita adalah memastikan banyak hal ternyata ya kalau membeli rumah dari developer, kayak misalnya apakah rawan banjir atau tidak.

    Semoga bisa dimiliki ya Mbak impiannya semua itu.

    BalasHapus
  20. Belum ramah lingkungan kayaknya rumahku. Lahannya terbatas

    BalasHapus
  21. Pingin sih punya rumah ramah lingkungan. Nabung deh

    BalasHapus
  22. aku pengen banget juga punya halaman belakang bisa di tanemin tanaman mbak. aku pernah beberpa kali nanam di lantau 2 pake pot sering banget pecah entah kena angin atau kucing tetangga hehhe

    BalasHapus
  23. Lagi nyari rumah tepatnya Mak :) , semoga dapat bonus rumah yg ramah lingkungan :)

    BalasHapus
  24. Impianku punya rumah yang dikelilingin lahan kosong gitu mbak, tapi sayang belum terpenuhi :) Memang enaknya punya rumah yang ada area terbukanya ya jadi lebih nyaman

    BalasHapus
  25. Kalo impian suami saya rumah berkonsep greeny gitu mba, seger dan banyak pohon buah-buahannya hehe

    BalasHapus
  26. Iyes rumah ideal nggak hanya punya lingkungan yang nyaman..Tapi juga memiliki ventilasi dan hemat energi. Rumahku yang sekarang posisi di hook, jadi lumayanlah hemat energi

    BalasHapus
  27. Aku yg kurang mungkin penghijauan deh secara aku tu ga telaten ngurusin pepohonan heu...

    BalasHapus
  28. Aku pengen banget nih mba punya rumah yang ramah lingkungan, tampak hijau tapi gak nyeremin, sirkulasi udara dan cahaya matahari oke, jadi siang siang gak harus nyalain lampu.

    BalasHapus
  29. Aku juga suka rumah punya banyak lahan hijau, gapapa deh ukuran rumahnya jadi lebih kecil, yg penting punya kebun & taman isi tanaman betulan. Bukan artifisial hehehee

    BalasHapus
  30. Aku pun ingin punya rumah yang bisa menghemat listrik dengan cara menghemat penggunaan listrik dalam setiap kegiatan di dalam dan di luar rumah.

    BalasHapus
  31. Wah, rumah saya masih jauh dari kata ramah lingkungan.. huhuhu.. tanaman masih dikit, belum bisa hemat listrik, dll. Hemm.. kapan ya bisa ramah lingkungan 🙃

    BalasHapus
  32. The best environment you can ask.. paling ideal memang kalau rumah kita ramah lingkungan

    BalasHapus
  33. masih proses nih mba. Tapi aku setuju sih dengan kriteria yang disampaikan mba. Yang paling penting itu sirkulasi udara ya mba supaya penghuni rumah sehat juga.

    BalasHapus
  34. Rumahku di kampung mba, dan semua kriteria yang disebutkan terpenuhi semua. Berarti rumahku ramah lingkungan ni. yeaaay :D

    BalasHapus
  35. Impian banget nih bikin rumah yang ramah lingkungan. Pengen banget punya taman belakang yang bisa dipake santai sore sambil ngeteh dan baca majalah. Haha. Duhh pengen banget. Tapi karena keterbatasan lahan adanya cuma taman depan aja. Cukup luas sih, tapi tetep pengen punya taman belakang. Hihi

    BalasHapus
  36. Impianku banget niih, punya rumah yang dikelilingi lahan hijau. Biar kalo pengen piknik ga usah jauh-jauh, cukup di samping rumah hehehe

    BalasHapus
  37. Emang sih masih belum banyak yang perhatian dengan rumah yang ramah lingkungan. Apalagi yang tinggal di Jakarta. Kalo di daerah sih umumnya punya ruang lebih sebagai halaman dan ditanami tumbuhan hijau :)

    BalasHapus
  38. Baca postingan ini, langsung cek rumah sendiri. Kayanya aku masih jauh dr kata ramah lingkungan, soalnya pager tinggi menjulang bikin cahaya mahatari ga masuk kedalam rumah. Abisnya komplek rumahkua rawan kak hiks.
    Tp insya allah ada rencana setidaknya mau buat yg lebih ramah lingkungan di sisi lainnya

    BalasHapus
  39. Alhamdulillah, saya tinggal di kampung, jadi ramah lingkungan, banyak area terbuka, ada kebun belakang rumah, ada kolam ikan hehehe

    BalasHapus
  40. Halaman kami lumayan luas dan banyak pohon buah gedhe tapi Kalau pagi nyapu halaman bisa dua jam sendiri :D

    BalasHapus
  41. Aku gak punya halaman belakang rumah. Mungkin nanti kalau ada dana mau bikin taman kecil buat duduk sore-sore

    BalasHapus
  42. Rumahku kayaknya sudah ramah lingkungan. Maklumlah di desa. Tapinya, penghuninya nih kayaknya masih belom ramah lingkungan banget. Masih banyak ngasilin sampah. :(

    BalasHapus
  43. Sirkulasi udara emang penting banget ya mba. Rumahku gak terlalu banyak sih sumber ventilasi nya, cuma diusahakan banget walaupun.sedikit tapi lancar

    BalasHapus
  44. Aku sudah punya rumah tapi blm bisa mengaolikasikan sesjatu utk menjadi rumah ramah lingkungan

    BalasHapus
  45. Ini betuuuul. Aku punya dosen yang jadi panutan banget sama mahasiswa. Rumahnya bener-bener jadi contoh di kampus ttg pengelolaan tempat hunian yang selain ramah lingkungan, sehat juga. Ada tempat pemilahan sampah, sirkulasi udaranya bagus, wah bener sih mbak. Edukasi yg kayak gini nih penting. Jangan cuma mentingin desain yang keren, perabotan mahal, tapi rumahnya nggak memenuhi kaidah sehat dan bersih, ya ngapain.

    BalasHapus
  46. Hemat energi ini penting banget ya supaya tetap terjaga lingkungan kita karena kalo energinya habis, kita juga yang rugi.

    BalasHapus
  47. Item 3 itu, pertukaran udara yang baik, merupakan impian aku, karena sebelumnya waktu masih kontrak, rumah yang 'terpaksa'kami pili karena menyesuaikan dengan budget, selalu minim ventilasi. Akibatnya umah sumuk bikin mood kusut.

    Jadi, pas punya rezeki, rumah aku desain dengan plafon tinggi dan jumlAh jendela yang banyak, HAHAHA

    Alhamdullillah...

    BalasHapus
  48. Nah, sumber air minum bersih ini penting sekali untuk kebutuhan rumah. Saat ini, sumur keluarga yang dulu bisa diminum airnya, sekarang udah ga bisa lagi digunakan untuk kebutuhan konsumsi. Hanya bisa untuk mandi dan cuci.

    BalasHapus
  49. Wuii...
    Ada kolam renangnya...

    Pasti anak-anak senang sekali yaa...
    Ditambah kalau airnya bersih.

    BalasHapus
  50. Ceklist semua nih ciri rumah ramah lingkungan. Pas banget dengan rumah aku mba. Ya meskipun kecil tapi cocoklah buat rumah idaman.

    BalasHapus
  51. Menurutku pertukaran udara atau sirkulasi udara yang baik itu penting! Kalau jelek bisa jadi penyakit kan ya mbak.

    BalasHapus
  52. sumber air bersih memang penting banget mba untuk kesehatan. aku setuju banget

    BalasHapus
  53. impianku punya rumahd dengan halaman yang luas buat berkebun. Etapi di Jakarta cari yang begini, hmm ... masih adakah yang harganya pas di kantong?

    BalasHapus
  54. InshaAllah rumahku udah termasuk rumah ramah lingkungan ya. Dulu yang ngedesign almarhum mama, banyak plong nya jadi pertukaran udara bagus trus ada air mancur dan tanaman tanaman di rumah. Hehe

    BalasHapus
  55. Wah rumah saya masih belum ada euy ruang terbuka hijaunya. Nanam pohon masih sedikit banget jadinya rumahnya berasa gersang deh. Heu

    BalasHapus