Menjalankan Ibadah Ramadhan dari Rumah Saja

Blog ini berisi tentang kisah perjalanan, catatan kuliner, kecantikan hingga gaya hidup. Semua ditulis dari sudut pandang penulis pribadi

Menjalankan Ibadah Ramadhan dari Rumah Saja

Ramadhan tahun ini berbeda dari ramadhan tahun-tahun sebelumnya. Ramadhan tahun ini tak pernah terbayangkan sebelumnya. Keinginan untuk berbuka puasa bersama di masjid dekat rumah, shalat tarawih berjamaah semuanya sirna karena wabah virus corona yang melanda belahan bumi. 

Ketika awal wabah virus corona ini melanda Indonesia, saya berharap wabah ini segera sirna sebelum ramadhan. Sudah terbayang beberapa rencana yang akan dilakukan saat ramadahan. Di wilayah tempat tinggal saya, setiap hari warga bergiliran menyiapkan makanan berbuka puasa di masjid. Satu warga kebagian sekali. Dalam sehari, ada tiga hingga 4 warga yang menyiapkan makanan berbuka. 

Ibadah Ramadhan di rumah saja. Sumber foto : pixabay.com

Menunya beragam,. Ada yang sediakan gorengan, minuman hingga olahan kue lainnya. Semua kami lakukan bertahun-tahun tanpa ada yang mengeluh dan tetap berlomba saling membantu. 

Tapi ramadhan tahun ini, berbeda. Semua ibadah harus dijalankan dari rumah saja. Ini terlihat dari edaran yang dikeluarkan Kementerian Agama terkait Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441H di tengah Pandemi Wabah Covid-19.

Surat Edaran ini dimaksudkan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan Syariat Islam sekaligus mencegah, mengurangi penyebaran, dan melindungi pegawai serta masyarakat muslim di Indonesia dari risiko Covid-19. 

Beberapa hal yang termuat dalam Surat Edaran No 6 tahun 2020 adalah : 
  • Umat Islam diwajibkan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan dengan baik berdasarkan ketentuan fikih ibadah. 
  • Sahur dan buka puasa dilakukan oleh individu atau keluarga inti, tidak perlu sahur on the road atau ifthar jama’i (buka puasa bersama).
  • Salat Tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah;
  • Tilawah atau tadarus Al-Qur’an dilakukan di rumah masing-masing berdasarkan perintah Rasulullah SAW untuk menyinari rumah dengan tilawah Al-Qur’an; 
  • Buka puasa bersama baik dilaksanakan di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun musala ditiadakan
  • Peringatan Nuzulul Qur’an dalam bentuk tablig dengan menghadirkan penceramah dan massa dalam jumlah besar, baik di lembaga pemerintahan, lembaga swasta, masjid maupun musala ditiadakan;
  • Tidak melakukan iktikaf di 10 (sepuluh) malam terakhir bulan Ramadan di masjid/musalah 


Di surat edaran ini juga mengatur tentang pelaksanaan shalat Idul Fitri, shalat tarawih, silaturahmi atau halal bihalal hingga pembagian zakat. Dengan adanya surat edaran ini, walaupun tak mudah namun tetap harus dilakukan. Bagaimanapun, wabah penyakit akibat virus corona ini harus dihentikan seperti yang termuat di surat edaran. 

Ramadhan tetap harus dijalankan dengan penuh hikmah dan selalu berusaha untuk mendapat pahala bulan ramadan. Pahala bulan ramadan memiliki pahal berlipat-lipat yang sayang jika terlewati. 

Ibadah Ramadhan di Rumah Saja 

Lalu, apa saja yang harus dilakukan untuk ibadah ramadhan di rumah saja ? Menyiapkan ramadhan ini dilakukan untuk saya sekeluarga dan juga untuk orang lain. Saya merasa sangat perlu menyiapkan kebutuhan saya sekeluarga selama ramdhan di rumah saja yakni :  

Menambah iman dan Islam melalui tilawah serta shalat berjamaah
Kami memiliki target ngaji harian yang berbeda-beda. Suami target minimal sehari satu juz, saya sehari setengah juz serta anak-anak minimal 5-10 halaman sehari. Target ramadhan ini jangan diturunkan dan sebaiknya harus ditambah karena ibadah tilawah di bulan ramadan pahalanya berlipat-lipat. Sempatkan diri untuk melakukan tilawah bersamaan di waktu yang telat ditentukan. Misalnya mulai usai shalat magrib hingga jelang shalat isya. 

Ayyas dan Bapaknya 

Shalat berjamaah mulai dari shalat wajib hingga shalat sunah yakni shalat tarawih. Ya karena tarawih di himbau di rumah saja, maka kami pun menurutinya. Shalat tarawih berjamaah ini selain menambah keimanan serta keislaman juga menambah keakraban di antara seluruh anggota keluarga. 

Penuhi kebutuhan gizi anggota keluarga. 
Ibadah ramadan harus dilakukan dengan kondisi fisik yang kuat serta prima. Apalagi di saat wabah penyakit corona seperti sekarang. Pemenuhan kebuthan gizi anggota keluarga bisa melalui asupan sayur dan buah juga selain makanan-makanan lainnya yang bermanfaat untuk menjaga daya tahan tubuh. Saya dan sekeluarga juga beristirahat secukupnya agar badan tetap sehat dan kuat. 

Saat kumpul bersama keluarga 

Lindungi Diri untuk Cegah Virus Corona 
Tak ingin keluarga sakit di saat wabah penyakit ini, saya pun melindungi diri untuk cegah munculnya corona. Misalnya membeli masker dan sarung tangan untuk melindungi diri. Oh ya jangan lupa gunakan masker kain ya karena masker medis untuk tenaga medis. 

Membantu Sesama 
Di masa seperti sekarang, jangan lupa untuk membantu sesama bagi yang mendapat kemudahan rejeki. Jika tidak bisa membagikan rejeki langsung ke yang membutuhkan, bisa melalui organisasi atau kelompok masyarakat yang membuka posko untuk membantu sesama. 

Selamat menjalankan ibadah puasa bagi teman-teman yang menjalankan ibadah puasa …


12 komentar

Avatar
Kanianingsih 24/04/20 01.17

Ramadhan kali ini sedikit y mba. Rasanya ga ke mesjid abeh. Tp tarawih pertama semalam sm keluar ga berusaha menghidupkan suasana dg tetap ikut kajian via yutub

Reply Delete
Avatar
Aminnatul Widyana 24/04/20 05.02

Kalau untuk daerah kota Gresik masih bisa salat berjamaah dan tarawih di masjid kampung. Tetapi pelaksanaannya harus sesuai dengan protokol pencegahan covid 19. jadi kalau mau masuk masjid harus pakai masker dan bawa sajadah sendiri-sendiri.

Reply Delete
Avatar
Okti Li 24/04/20 07.46

Saya di Cianjur Selatan, ibadah keagamaan bulan Puasa ini Alhamdulillah masih bisa dilakukan berjamaah di masjid. Tadarusan dan tarawih tetap berjalan sebagaimana Ramadan tahun lalu. Semoga zona hijau bisa dipertahankan dan tempat lain yang zona merah atau kuning segera bisa beralih ke hijau pula

Reply Delete
Avatar
Reyne Raea 24/04/20 15.16

Masih kudu adaptasi nih Mba, khususnya anak saya yang nanya kapan bisa tarawih di masjid.
Insha Allah, ibadah Ramadan di rumah juga tidak mengurangi keberkahan ya Mba.
Semoga kita semua bisa meraih keberkahan penuh di bulan suci ini, meski ibadah di rumah saja :)

Reply Delete
Avatar
Dee_Arif 24/04/20 17.07

Sedih ya mbak
Ramadan kali ini sungguh berbeda y
Smg pandemi ini segera berlalu

Reply Delete
Avatar
April Hamsa | Parenting Blogger keluargahamsa.com 25/04/20 11.28

Meski sedih karena ramadan gak bisa ke mushola atau ke masjid tapi alhamdulillah msh bisa ibadah sama keluarga lengkap di rumah ya mbak. Jg masih ada makanan saat buka dan sahur, sementara di luar sana bnyk yg gk bisa makan T.T

Reply Delete
Avatar
Farahdjafar 25/04/20 11.58

Ramadhan tahun ini berbeda banget, karena terdapat pandemi virus tidak ada bukber diluar, taraweh Dan sahur on the road. Semoga puasa dirumah aja Akan lebih baik yah. Aamiin

Reply Delete
Avatar
Mporatne 25/04/20 14.43

Semua berubah jadi lebih hemat tidak ada ngbuburit di mall. Kumpul di rumah dan rajin masak. Rajin bagiin takjil ke tetangga juga

Reply Delete
Avatar
Visya Al Biruni 26/04/20 17.26

Ngga pernah terbayangkan juga aku Mbak :') insya Allah ada hikmah yang bisa dipetik yah Mbak terutama lebih banyak family time dan beribadah lgsg bersama keluarga

Reply Delete
Avatar
bundabiya.com 27/04/20 06.05

selamat menjalankan ibadah puasa juga mbak.. dari rumahpun kita tetap bisa memberi makna dan menerangi bulan ramadhan ini ya

Reply Delete
Avatar
Artha Amalia 28/04/20 10.38

biasanya ada makan2 sekeluarga besar dari pihak suami saya, bagian dari istighosah gitu. tapi sekarang libur dulu. ngaji2 di rumah ajah dulu. kami jg tarawih di rumah masing2

Reply Delete
Avatar
Irra 07/05/20 00.28

Ramadhan kali ini sepi banget, biasanya rame, tarawihan ke masjid, pengajian. Sekarang sepi kayak bulan biasa. Huhu. Semoga cepat berlalu.

Reply Delete