Top Social

TRAVEL AND LIFESTYLE BLOGGER

Inspirasi Astra di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA)

Rabu, November 30, 2016
Berkumpul bersama keluarga di hari Sabtu atau Minggu adalah kebahagiaan. Namun, terkadang saya masih harus bekerja di hari libur. Alhasil, saya sekeluarga harus berinisiatif mengatur waktu agar dapat berkumpul di akhir pekan. Seperti Sabtu sore pekan lalu, sepulang kerja saya sekeluarga janjian di Stasiun Pancasila, Jagakarsa, Jakarta. Jika sebelumnya kami lebih banyak menghabiskan waktu di kolam renang, kini kami sepakat untuk menghabiskan sore yang cerah di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA). Membayangkan berkumpul bersama keluarga di taman terbuka dengan suasana yang sejuk tentu menyenangkan. Kebetulan, saya juga penasaran dengan RPTRA.  

RPTRA Ciganjur Berseri
RPTRA yang kami di tuju adalah  RPTRA Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Alamatnya di Jalan Pasir, Ciganjur. Dari Pasar Rebo, Jakarta Timur kami ke arah Jalan Kahfi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Jalan yang harus dilewati agak berkelok-kelok namun pemandangan masih penuh dengan pepohonan. RPTRA ini hanya sekitar 100 meter dari kantor DPC partai berlambang banteng. Selain itu, RPTRA ini berada di kawasan pemukiman warga. Saya yakin bahwa itu adalah tempat yang saya tuju karena ada tulisan besar bertuliskan RPTA Ciganjur Berseri. Ada juga papan kecil yang bertuliskan ASTRA International di bagian kiri dan di bagian kanan tertulis Satu Indonesia Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia. Saat saya tiba, hujan menguyur kawasan RPTRA.

Saya awalnya mengira RPTRA sepi karena hujan turun. Tapi perkiraan saya keliru. Di lapangan ada sekelompok anak lelaki sekitar 10 orang sedang asyik bermain bola.  Mereka tampaknya tak terpengaruh hujan. Berkali-kali terdengar gelak tawa karena tak ada satupun tendangan yang tepat sasaran.  “Kasihan deh, gagal melulu. Hahhahaa,” terdengar suara seorang anak laki-laki. Kalimat itu hanya di balas tawa. Dan, tak lama kemudian terdengar kalimat “Goooollll ……!”. Riuh teriakan penuh kemenangan membuat suasana semakin riang. Untung saya bawa payung jadi nggak perlu kuatir basah.

 
Anak-anak bermain bola
Saya kemudian mampir di sebuah ruangan. Ruangan itu merupakan kantor sekretariat RPTRA. Di dalam kantornya, ada beraneka tempelan kertas yang berisi jadwal kegiatan, dan lain-lain. Ada Pak Syarif Hidayutullah, Koordinator Pengelola RPTRA Ciganjur yang sedang bertugas bersama rekannya. Saya penasaran dengan pengelolaan RPTRA ini. “Anak-anak memang senang sekali bermain di RPTA ini, mba,” ungkap Syarif. Saya beberapa kali melihatnya akrab menyapa anak-anak yang sedang bermain.

Oh ya, awalnya saya mengira ini hanya sekedar taman bermain yang bebas karena berada di ruang publik. Teryata ada beberapa peraturan yang harus dilakukan yakni :
Tidak Boleh Berdagang di area RPTRA
Tidak merokok di area RPTRA
Buanglah sampah pada tempatnya
Jagalah kebersihan
Tidak menginjak tanaman
Dilarang bermain pada saat jam belajar 20.00-21.00 WIB
Aneka permainan hanya diperuntukkan bagi anak usia maksimal 5 tahun
Dilarang merusak atau mencoret-coret apapun di dalam RPTRA

RPTA ini baru saja diresmikan pada Selasa, 17 Mei 2016. RPTRA ini tak hanya ditujukan untuk anak, tapi juga diperuntukkan bagi remaja, dewasa dan lansia. RPTRA ini dikelola secara profesional oleh warga sekitar yang lolos seleksi hingga tingkat Walikota. Para pengelola bekerja dalam dua shift. Shift pertama sejak pukul 05.00-14.00 WIB. Sedangkan shift kedua bekerja pukul 14.00-22.00 WIB.
 
Para pengelola RPTRA
Awalnya, RPTRA ini hanya berupa taman yang tak terawat. Anak-anak lebih memilih bermain bola di jalan sehingga membahayakan keselamatan. Kala itu, di malam hari, tamannya kurang penerangan. Namun kini berubah menjadi ruang publik seluas 1100 meter yang memiliki fasilitas yang menarik. Kini, saat malam hari ada 12 lampu taman yang menerangi. Tak hanya taman saja yang tersedia tapi banyak fasilitas yang saling terpadu. Asyik kan. Saya kemudian diajak berkeliling melihat fasilitas yang ada di RPTRA itu.

Lapangan Bermain
Ada lapangan yang biasanya diperuntukkan untuk bermain futsal, bermain basket hingga sepakbola. Jika ingin sekedar lari keliling lapangan olahraga juga bisa. Saya sih lebih memilih jalan santai mengelilingin lapangan. “Main disini lebih aman karena bisa menikmati berbagai permainan,” kata Syarif. “Iya betul, tante,” kata seorang anak menimpali obrolan itu. Ada juga beraneka permainan yang dapat digunakan seperti ayunan, papan seluncuran, mangkok putar hingga jungkat jungkit. Saya melihat ada beberapa anak yang bermain sambil ditemani orangtua. Permainan itu berwarna ceria seperti merah, kuning dan hijau sehingga anak semakin suka.
 
Anak bermain dengan nyaman 

Fasilitas bermain yang ada di RPTRA

Taman Obat dan Sayur serta Kolam Ikan  
Penataannya sangat rapi. Semua tanamanya tumbuh subur. Warna daunnya hijau-hijau dan segar sekali. Masing-masing tanaman ditata lebih rapi sesuai pengelompokkan. “Wah ada terong ungu gede banget,” kata saya saking takjub. Maklum, saya belum pernah lihat tanaman terong, jadi pas lihat eh jadi senang. Saya juga lihat ada tanaman jeruk, dan beraneka sayur lainnya. Tanaman obat juga ditanam dengan rapi. Ada jalur khusus untuk pejalanan kaki jika ingin melihat tanaman-tanaman sehingga tidak merusak tanaman. Ingin tahu tentang jenis-jenis ikan? Di RPTRA ini ada kolam kecil yang berisi ikan mujair, ikan lele, ikan patin hingga mujair. Banyak anak-anak PAUD ataupun anak TK yang belajar tentang jenis ikan, datang ke RPTA ini. Anak-anak itu juga diajarkan cara memberi makan kepada ikan-ikan.
 
Tanaman yang tertata rapi 


Ada terong euy :) 

Aula Untuk Beragam Aktivitas
Menariknya, RPTRA ini juga memiliki aula yang bisa menampung banyak orang. Setiap seminggu dua kali ada relawan yang mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak. Saat saya datang, ada sekitar 15 anak-anak yang sedang asyik belajar tentang silsilah keluarga dalam bahasa Inggris. Sang relawan itu merupakan mahasiswa semester tiga sebuah perguruan swasta. Anak-anak tampak senang sekali belajar. Seorang ibu yang saya temui mengaku awalnya tak tahu bahwa ada yang mengajar di RPTRA itu. “Pas tahu, saya langsung kesini. Teryata bagus juga ya,” kata Bu Sri yang datang bersama dua anaknya. Rumahnya hanya berjarak 15 meter naik motor ke RPTA Ciganjur.
 
Anak-anak belajar di aula RPTRA

Perpustakaan dan Ruang Menyusui
Saya suka sekali kalau ada ruang publik yang memiliki fasilitas untuk ruang menyusui. Nah, di RPTRA ini juga memiliki fasilitas ruang menyusui. Ruang menyusui didominasi warna putih dan ditempelin banyak stiker yang luci dan unik. Ada tempat tidur buat bayi yang nyaman juga ada meja dan kursi untuk sang ibu. Sebuah wastafel juga ada di ruang menyusui. Tak perlu kuatir panas karena ada kipas angin yang bisa menyejukkan ruangan. Bagi yang suka membaca, ada perpustakaan yang sederhana dengan dinding dominasi warna putih serta dihiasi aneka stiker lucu. Saya lihat tak ada kursi yang tersedia, tapi para pengunjung bisa lesehan di sebuah tikar lucu yang terletak disana. Biasanya, kalau hujan banyak anak yang memilih membaca buku disini. Ruangannya memiliki penerangan yang bagus karena ada dua pintu yang terbuka lebar. Setelah puas berkeliling-keliling RPTRA, saya kemudian menikmati fasilitas RPTRA bersama keluarga. Ah, sore yang menyenangkan.
Ruang menyusui 
 
Ruang Menyusui
Setelah tiba di rumah, saya kemudian mencari tahu tentang RPTRA. Teryata, penyediaan RPTRA ini memiliki dasar hukum loh. Penyediaan RPTRA ini didasarkan Undang-undang No 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Jadi, setiap wilayah kota harus menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebesar 30% dari luasan wilayah yang penggunaannya lebih bersifat terbuka sebagai tempat tumbuh tanaman, baik secara alamiah ataupun sengaja ditanam. Keberadaan ruang terbuka ini harusnya dapat dimanfaatkan lebih dan dijadikan salah satu tempat beraktivitas sosial oleh masyarakat. Ya seperti di RPTRA di Ciganjur itu. Saya ingat pak Syarif mengatakan bahwa RPTRA itu melakukan kegiatan Festival Berlian (Bersama Lindungi Anak) yang diikuti oleh 80 anak se-Jagakarsa.
 
Perpustakaan anak
Nah, dengan dibangunnya RPTRA diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pusat interaksi publik sekaligus sebagai media pembelajaran dan pengembangan minat dan bakat yang aman serta baik untuk anak-anak. Namun, penggunaan RPTA ini tak semata digunakan untuk anak anak-anak saja. Namun orang tua juga sangat dianjurkan untuk menggunakan fasilitas tersebut. 

RPTRA Bukti Kepedulian dan Tanggungjawab Sosial PT Astra
Nah seperti yang tadi saya sampaikan, RPTRA ini didirikan berkat kepedulian PT Astra International melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). PT Astra tidak hanya membangun satu RPTRA saja, melainkan lima RPTRA. Kelima RPTRA itu terdapat di Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Pada 18 Desember tahun 2015, Astra meresmikan RPTRA Sunter Jaya Berseri. Pembangunan RPTRA merupakan yang tercepat dari rencana pembangunan tahap kedua sebanyak 57 RPTRA di DKI Jakarta. Program CSR yang dilakukan PT Astra tak hanya membangun RPTRA, namun masih banyak lagi. Selama enam dekade, Astra telah menginspirasi Indonesia, 

Dalam Public Contribution Roadmap, PT Astra senantiasa menjunjung tinggi bisnis berkelanjutan dengan memiliki tanggung jawab sosial, kesempatan untuk melakukan yang terbaik untuk sejahtera bersama bangsa. “Inti dari program CSR Astra adalah memberdayakan dan membangun kemandirian masyarakat agar mereka dapat berpartisipasi dalam menggerakkan perekonomian lokal dan menciptakan lapangan kerja,” sambutan Komisaris Utama PT Astra International Tbk, Budi Setiadharma.  
Selain itu, berpedoman pada Public Contribution Roadmap, program CSR yang terfokus pada 4 pilar utama, yaitu Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan Hidup dan Pemberdayaan Masyarakat.

Kini, Astra  menjadi salah satu perusahaan terbaik di regional dan mendapat apresiasi yang baik dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan. Berbagai apresiasi berupa penghargaan global bergengsi, seperti: Best Managed Company, Best Corporate Governance dari FinanceAsia dan Fortune Most Admired Company untuk kinerja operasional serta berbagai penghargaan CSR untuk kinerja tanggung jawab sosial. Pada Januari 2016, PT Astra International Tbk mendapat penghargaan Padmamitra Award 2015 untuk kategori perusahaan swasta murni yang menyelenggarakan corporate social responsibility (CSR). Pencapaian ini merupakan berkat pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik serta program tanggung jawab sosial yang menjadi komitmen dan kebijakan Astra untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat Indonesia.
 
Sumber : astra.co.id
Dalam Laporan Dewan Komisaris disebutkan bahwa program-program CSR terus menjadi bagian penting dari bisnis yang dijalankan Astra. Apalagi Indonesia membutuhkan dukungan sosial yang sangat besar. Sebagai warga korporasi, Astra wajib turut beraspirasi dan memainkan peranan penting untuk membangun inspirasi dan inisiatif bagi kemajuan masyarakat dan bangsa. Maka, dengan berdirinya RPTRA menurut saya, merupakan salah satu kontribusi positif yang harus didukung segala pihak karena Astra memberikan inspirasi kepada bangsa. Namun tugas masyarakat pula untuk merawat kontribusi positif yang telah dilakukan perusahaan. Yuk, kita jaga baik-baik ruang publik terpadu rawat anak! Kalau bukan kita, siapa lagi.

*Tulisan ini diikutsertakan untuk Lomba Astra 
68 komentar on "Inspirasi Astra di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) "
  1. Di sekitaran bkt juga ada. semoga tempat lain juga menyusul ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kalau banyak RPRTA jadi makin semangat ya :)

      Hapus
  2. Tamannya rapi, warna hijaunya bikin sejuk mata dan hati :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pikiran juga jadi bening, mba Lianny :)

      Hapus
  3. Sebenernya kita butuh open space macem taman bermain, aula dsb ya mbak. Bete juga di rumah. Hahahha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahhaa iya mba. Bisa jadi alternatif kalau bete di rmah :P

      Hapus
  4. Di Bintaro juga ada mba, tempatnya nyaman banget anak-anak juga betah sayangnya Tangsel belom ada beginian huhu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aih kejauhan kalau aku maen ke Bintar mba :p

      Hapus
  5. Wah keren nih bisa buat tempat main anak. Di Bogor belum ada ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya kalau dari Astra belum ada yang di BOgor mba Leyla. Asyik ya kalau ada di Bogor :)

      Hapus
  6. Keren ya tamannya
    semoga fasilitasnya tetap terjaga dari tangan2 jahil

    BalasHapus
  7. Memang ruang terpadu begini sangat cocok untuk di daerah manapun ya mbak, apalagi kalau ada ruang laktasi gitu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mba. Nggak perlu kuatir menyusui anak kalau nyaman ruang menyusuinya :)

      Hapus
  8. whaa lengkap banget. coba semua perusahaan kayak gitu ya. CSR nya ngena.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Langsunng bermanfaat bagi masyarakat ya mba :)

      Hapus
  9. Ruang menyusuinya comfort banget ya mbak...salut sudah ada disediakan pojok laktasi jadi ibu nyaman.

    BalasHapus
  10. Di Serang kayaknya belum ada deh yang kayak gini. Kapan yaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah smoga segera ada ya mba Nurul Noe :)

      Hapus
  11. di Kendal ada taman hijau, tapi sepertinya belum dibentuk pengelola semacam ini karena belum terawat dengan baik. Keren banet ada pjok laktasinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin setelah taman hijau nanti smoga ada fasilitas pendukung lainnya ya :)

      Hapus
  12. Wah, oke banget ya mbak sampe pake seleksi...keren nih Astra

    BalasHapus
  13. baguuus banget taman bermainnya... kalo adataman begini deket rumahku, udh pasti anakku bakal seneng main2 kesana trus.. mendingan mereka main begini deh, drpd gadget mulu... dan itu terongnya bikin minta dibalado ya mbak ;p.. ngiler aku ;p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa mba Fanny. Asyik kan bisa hemat keuangan juga karna nggak perlu keluar duit main di tempat ini. Hihiii

      Hapus
  14. Keren banget nih tempat bermain anaknya,pasti anak - anak betah main di sini :)

    BalasHapus
  15. bagus tempatnya, Fahmi bakal betah kalau diajak kemari
    ada kebun sama minan anak, hehehe

    btw, semoga kedepannya PT Asra bikin ruang publik kek gini gak hanya di DKI, tapi juga ke pelosok. Meski di pelosok masih banyak hutan/ruang terbuka, justru kebalikannya, fasilitas belum ada :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh iya bener juga ya teteh. Fasilitas disana bisa untuk ditingkatkan ya :)

      Hapus
  16. Saya kira, tempatnya seperti taman di kota. Ternyata ada ruangan-ruangannya ya...Lapangan bolanya bagus, udah permanen. Trus ruangan menyusuinya juga nyaman untuk digunakan ibu-ibu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini beda karena konsepnya terpadu dengan fasilitas lainnya mba :)

      Hapus
  17. Seru ih lihat kebun tanaman obatnya. suka banget

    BalasHapus
  18. Seneng deh lihat ruang terbuka yang ramah anak dan dikelola secara profesional. Semoga terus terawat ya. Btw, di Jakarta Utara ada juga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dari info PT Astra, ada juga mba yang di Jakarta Utara :)

      Hapus
  19. Waaah, ini dekat rumahku tapi malah belum pernah ke sini.mesti jadwalin nih..makasih infonya mb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk mba ENi dijadwalkan main kesini :)

      Hapus
  20. Peraturan yang di larang bermain saat jam belajar, itu unik :) seger liat taman yang hijau gitu

    BalasHapus
  21. Keren ada ruang laktasinya, jarang-jarang ada taman yang punya ruang laktasi begitu.. jempol buat Astra :D

    BalasHapus
  22. Wah keren banget tempatnya, apalagi ada ruang laktasi semoga tetap terjaga baik tempatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harapannya bisa terjaga dnegan baik ya mba Vety :)

      Hapus
  23. Waah program CSR nya bagus banget ya.Menyediakan taman ruang publik buat masyarakat.Anak anak bisa bermain dan berolah raga.Eh ada perpustakaannya juga.Btw ruang menyusuinya lucu bangeet

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ruang menyusui mungil tapi bersih dan nyaman mba ?

      Hapus
  24. Baguss yaa mba , smoga di palmerah nanti ada taman seperti itu. Bisa buat semua umur dan semogaaa tidak ada tangan jail yg merusak taman tersebut

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau ada di Palmerah kita bisa betah kerja nggak usah pulang ya mba. Hehehehe

      Hapus
  25. Wuih keren banget ya. Jadi kepingin nyari tempat begitu di Bandung. Ada ga, ya? Patut dicontoh brand lain nih konsepnya.

    BalasHapus
  26. Suka sekali lihat tempatnya yang super cozy belom lagi fasiliatsnya

    BalasHapus
  27. Asyik ya Mbak ada RPTA kayak gitu. Baru tahu saya. Sayang, di Lamongan masih belum ada. TFS Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Smoga ke depan juga ad di Lamongan ya mba :)

      Hapus
  28. Juoss kawan. Semoga juara... Sindo Jatim juga kirim tuk lomba serupa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamin, mas Rochim. Terima kasih banyaak :)

      Hapus
  29. Eh jam belajar anak itu jam 20 - 21 ??? bukan mulai abis maghrib yaaa, kmrn sempet ke solo, kalo ngak salah wajib belajar nya mulai abis maghrib heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mulai magrib tapi khusus jam segitu kakakk

      Hapus
  30. Wah Mbak, seru banget ya RPTAnya.. Selain di Ciganjur lokasi-lokasi lainnya di mana ya? Mau bawa anak-anakku ke sana juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada di Jakarta Utara dan Jakarta Barat juga mba :)

      Hapus
  31. cocok bgt ni , bawa anak-anak pas waktu libur sekolah

    BalasHapus
  32. Memandang ruang publik yang hijau begini, kaya oase ya mba, di perkotaan agak jarang

    BalasHapus
  33. Keren, yah. Semoga semakin banyak perusahaan seperti Astra ini, membangun ruang hijau untuk publik dan taman bermain.

    Good luck lombanya, Mbak Alida :)

    BalasHapus
  34. Wow paket komplit ya, ada ruang main, olahraga, menyusui, dan les juga. Keren deh Astra

    BalasHapus
  35. tempatnya luas juga ya... saya gak menyangka fasilitasnya lengkap dan bisa digunakan oleh warga sekitar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba Ria. Banyak yang mendapat manfaat nih :)

      Hapus

Auto Post Signature

Auto Post  Signature