Tips Agar Jadi Calon Ibu Hebat oleh dr Indra NC Anwar, Sp.OG

Menjadi calon ibu hebat tentunya harus menyiapkan beberapa hal. Apa saja yang harus disiapkan ?

Tips Agar Jadi Calon Ibu Hebat oleh dr Indra NC Anwar, Sp.OG


Menikah dan memiliki anak dianggap sebagai tahapan kehidupan yang diidam-idamkan banyak orang. Banyak perempuan yang berharap setelah menikah, bisa langsung memiliki anak. Tapi keinginan memiliki anak tentunya tak selalu langsung terwujud. Ada yang menunggu dua tahun. Ada juga yang bahkan harus menunggu hingga lebih dari 12 tahun untuk bisa memiliki anak. 


Di keluarga saya, dua saudara saya tak bisa langsung memiliki anak setelah menikah. Ada satu tante saya yang harus menunggu delapan tahun, ada juga yang harus menunggu hingga 12 tahun untuk memiliki buah hati. 


Selama proses menunggu itu, mereka bersama suami bekerjasama untuk dikabulkan keinginannya untuk memiliki buah hati. Ada air mata yang mengalir, ada doa-doa yang dipanjatkan, ada usaha yang tak henti-hentinya demi suatu harapan untuk memiliki anak. 


cara jadi calon ibu hebat
Sumber foto : pixabay.com


Bersyukur, doa itupun dikabulkan setelah menunggu lama. Setelah doa terkabul untuk memiliki anak, menjadi orang tua hebat pun harus disiapkan. Terutama menjadi calon ibu hebat untuk bayi yang dikandungnya. Lalu, bagaimana tips agar menjadi calon ibu hebat ? 


Kamis, 20 Januari 2022 saya mengikuti kuliah whatsapp yang diparaksai oleh Makuku Family. Pembicara utamanya di kuliah whatsapp adalah dr. Indra. N.C Anwar Sp.OG selaku Konsultan Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan Makuku Family. Oh ya, selain menjadi konsultan dokter di Makuku Family, dr. Indra juga melakukan praktik di RSIA Bunda Jakarta, Morula IVF Jakarta, serta di Halodoc.


Menurut  dr Indra, untuk menjadi calon ibu hebat, harus dipersiapkan. Mengapa ? Hal ini diharapkan agar perempuan yang ingin hamil agar terjadi kehamilan yang sehat. Selain itu, bayi yang dilahirkan juga sehat sehingga dapat bertumbuh kembang dengan baik. Jadi, tujuan utama program hamil bukan hanya kehamilan tetapi kelahiran bayi yang sehat. 


Kuliah Whatsapp Persiapan Menjadi Calon Ibu Hebat


“Setiap kehamilan harus direncakan dan diprogram secara benar supaya peluang hamil meningkat dan bayi berkembang sehat dan cerdas,” kata dr Indra. Faktor yang bisa mempengaruhi kualitas sel telur pertama adalah umur dan juga pola hidup. Semakin bertambahnya umur maka kualitas sel telur akan menurun dan ini pun terjadi pada sel sperma. Tapi ada faktor lain yang mempengaruhi kualitas sel telur dan sel sperma menjadi kurang bagus seperti pola hidup, berat badan, kebiasaan merokok, alkohol atau kafein yang mempengaruhi kualitas sel sperma dan sel telur. 


Merokok dapat menjadi racun untuk fungsi reproduksi. Merokok bisa menyebabkan : 

  • Penurunan kesuburan 
  • Pertumbuhan janin terhambah 
  • Keguguran spontan 
  • Meningkatkan kejadian lahir mati 
  • Persalinan prematur 

Selain itu, untuk menjadi ibu hamil, ada beberapa hal yang harus dihindari yakni : 

  • Obat-obatan yang dijual bebas 
  • Antibiotik tanpa resep dokter 
  • Jamu-jamuan 
  • Sayuran mentah dan daging setengah matang 
  • Paparan radioaktif Misalnya sinra rontgen 
  • Hamil pada usia 40 tahun atau lebih 
  • Makanan berpengawet misalnya makanan dalam kaleng 


Untuk melahirkan anak sehat, calon ibu harus mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang. Bahkan sejak sebelum kehamilan. Konsumsi makanan yang seimbang ini artinya makanan yang dikonsumsi harus mengandung karbohidrat, lemak, protein, mineral serta vitamin yang seimbang. Jangan lupa juga untuk mengontrol berat badan dan olahraga. 


cara jadi ibu Hebat



Berat badan, ini teryata dapat mempengaruhi kesuburan pria maupun perempuan. Jadi jika ingin hamil, maka sebaiknya menurunkan berat badan, melakukan diet rendah karbohidrat namun tinggi protein. 


Calon ibu juga harus memeriksakan kehamilan sejak dini dan secara rutin untuk menilai tumbuh kembang janin dalam kandungan. Selain itu juga untuk dilakukan deteksi dini kelainan pada janin. Pemeriksaan laboratorium darah juga diperlukan untuk calon ibu. 


Lalu, bagaimana cara untuk deteksi kelainan pada ibu hamil ? Beberapa hal yang harus dilakukan adalah melakukan wawancara pada pasien dengan mencari informasi tentang riwayat penyakit, riwayat operasi, penyakit keluarga dan lain-lain. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan fisik seperti melakukan pemeriksaan pada jantung, paru, ginjal, mata, tiroid dan bahkan rahim. Jangan lupa juga untuk menimbang berat badat sesuai jadwal pemeriksaan kehamilan. Pengukuran tekanan darah teratur juga harus dilakukan. 


Pemeriksaan darah pada kehamilan memang tak dilakukan sejak awal kehamilan. Apalagi hamil alami. Tapi hamil dibantu program, memang dilakukan pemeriksaan skrining darah untuk mengetahui apakah ada kelainan dalam darah, HB rendah atau tidak. Pemeriksaan kolesterol, kata dr Indra pada perempuan tak berpengaruh tapi kalau sangat tinggi maka sebaiknya konsumsi atau asupan harus diatur supaya tidak makan karbohidrat tinggi atau mengandung lemak. 


“Jika ada kelainan-kelainan fisik maupun lab, sebaiknya dikoreksi dulu sebelum hamil. Seorang ibu juga harus menambah pengetahuan seputar kehamilan dan melahirkan,” kata dokter Indra lagi.  


Inseminasi untuk Proses Kehamilan


Bagi yang ingin melakukan inseminasi, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Tapi sebelumnya, saya ingin menjelaskan terlebih dahulu tentang inseminasi menurut dr Indra. Menurut dr Indra, inseminasi adalah termausk hamil yang tak alami artinya dibantu degan melakukan pencucian sperma sebelum dimasukkan ke rongga rahim. 


Syarat untuk inseminasi , kedua saluran telur harus terbuka dan kemduian sperma harus cukup atau idealnya masih di atas 10 juta dan bentuk spermanya masih di atas 1 persen. Kalau memenuhi kriteria ini maka cukup layak untuk dilakukan inseminasi. Tapi kalau dibawah, maka proses bayi tabung. Proses inseminasi harus datang ke klinik pada hari kedua atau hari ketiga haid. 


Dan nanti akan dilakukan pemeriksaan USG transvaginal untuk mengetahui daerah rahim dan kedua indung telur dan dilakukan pemeriksaaan apakah dapat dilakukan inseminasi atau tidak. Kalau semuanya bagus maka inseminasi harus dilakukan dengan perangsangan indung telur dengan misalnya dilakukan konsumsi obat lima hari dan dilanjutkan obat suntik hormon tiga hari. Stimulasi selama delpan hari dan kemudian dilakukan lagi USG transvaginal untuk melihat ketebalan dinding rahim dan besarnya sel telur yang tumbuh. 


Ingin memiliki kehamilan sehat dan anak lahir juga sehat dan selamat? Lakukan persiapannya sejak dini bersama dr Indra di link ini ya  bit.ly/KonsultasiMakuku 

24 komentar

Avatar
Nurul Sufitri 24/01/22 16.11

Oh, jadi inseminasi yang dimaksud dr. Indra adalah melakukan pencucian sperma terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke rongga rahim ya? Meskipun tak lazim namun proses ini dibutuhkan bagi mereka yang berusaha memiliki momongan sejak lama. Di Makuku Center ini ternyata banyak ilmu menjadi calon ibu hebat ya. Catetttt deh.

Reply Delete
Avatar
diane 24/01/22 16.57

Banyak juga ya persiapan kalau mau jadi calon ibu hebat.. Mulai dari persiapan fisik, mental, nutrisi juga haru bener-bener diperhatikan.. Tapi kalo udah bener-bener siap emang lebih enak ya menjalaninya dan jauh dari resiko yang membahayakan ibu dan calon baby nya

Reply Delete
Avatar
gustiyeni 24/01/22 18.56

Memiliki buah hati adalah kuasa Allah, bersyukur bagi yang di mudahkan dan buat pasangan yang kesulitan mendapatkan buah hati jangan patah semangat terus berikhtiar mencoba.

Ngilu saya membaca proses inseminasi sungguh perjuangan buat pasangan suami istri tetap.pada akhirnya Allah yang menentukan.

Reply Delete
Avatar
Firsty Ukhti Molyndi (Molzania) 25/01/22 17.23

Selamat untuk para calon ibu hebat. Semoga molly bisa nyusul jadi ibu juga. Hehe..

Reply Delete
Avatar
nurul rahma 25/01/22 19.28

Eh, sepupuku ada mbaaa, udah kewong 10 thn lebih deh, tapi blm rezeki punya anak kandung.
wah sepertinya aku kudu infoin ttg metode insem ini
siapa tau cucok ye kan

Reply Delete
Avatar
Bunda Erysha (yenisovia.com) 26/01/22 04.35

Oh inseminasi itu beda ya ama bayi tabung. Aku sangka inseminasi itu salah satu proses bayi tabung. Ternyata bukan ya. Semoga para orang tua yang menunggu anak pertamanya dimudahkan dan disegerakan ya. Salah satunya ikhtiar datang ke klinik ya mba

Reply Delete
Avatar
Nanik nara 26/01/22 11.49

Menjadi ibu hebat untuk anak-anaknya, pasti setiap wanita ingin ya mbak. Dimulai dari menjaga asupan makanan dan juga asupan ilmu pengasuhan tentunya.

Semoga yang sudah lama menikah dan belum memiliki keturunan, tetap bersabar dengan segala ikhtiarnya ya.

Reply Delete
Avatar
Andiyani Achmad 26/01/22 12.00

sempat terpikir untuk melakukan proses inseminasi ini karena hingga anakku usia 11 anak kedua belum kunjung datang juga mba

Reply Delete
Avatar
Mutia Erlisa Karamoy 26/01/22 14.17

Ternyata proses inseminasi juga tidak mudah ya karena ada sejumlah persyaratan tertentu agar tujuan kehamilan bisa tercapai. Pengalaman keponakan suami yang menunggu sampai 10 tahun hingga akhirnya memiliki buah hati dari program bayi tabung, itu pun harus melalui proses berulang karena dua kali sebelumnya mengalami keguguran hingga harus bedrest total.

Reply Delete
Avatar
Uniek Kaswarganti 26/01/22 16.12

Wah, materinya oke banget nih. Pas untuk yang persiapan menikah dan merencanakan untuk segera punya keturunan. Berbagai hal terkait kehamilan perlu diketahui sejak sebelum menikah kalau menurutku, ada kesepakatan dari kedua belah pihak, jadi ntarnya ketika mengikhtiarkan kehamilan pun lebih saling support.

Reply Delete
Avatar
lendyagassi 26/01/22 17.22

Fase hamil ini memang banyak yang harus dihindari dan dilakukan juga mengubah kebiasaan menjadi healthy lifestyle.
Aku pas hamil kedua tuh..bawaannya pengen makan Sayuran mentah dan daging setengah matang, bahkan mentah, hiiks~

Dan meski tahu itu pantangan, tetep aku makan. Karena puingiiin banget.

Menjadi Ibu memang sejatinya belajar sepanjang usia.
Semoga generasi kini menjadi generasi islami yang kuat dan tangguh.

Reply Delete
Avatar
Eri Udiyawati 26/01/22 18.50

Persiapan menjadi ibu memang cukup panjang. Saya sendiri waktu itu menikah tidak langsung. Menunggu dua tahun. Selama masa nenanti, saya ke dokter kandungan untuk kesehatan rahim. Plus konsultasi juga.

Bener banget, asap rokok, makanan sayuran mentah sama daging setengah matang itu pengaruh banget. Dulu saya juga disarankan menjaga pola makan yang baik.

Dulu saya belum tahu dr. Indra nih. Kalau sekarang bisa langsung konsultasi by Makuku, ya. Mudah dan praktis.

Reply Delete
Avatar
Milda Ini 26/01/22 20.15

kalo baca tulisan tema kayak gini, jadi pengen hamil lagi deh mba, dengan segala persiapan dan aktivitas positif saat hamil yang lebih baik dari kehamilan sebelumnya, hehehe

Reply Delete
Avatar
Perempuan Unik 26/01/22 20.33

Sebagai calon Ibu, aku berusaha menjaga kesehatan diri dengan baik. Setuju bahwa kehamilan itu harus direncanakan. Jadi dua-duanya siap sehingga anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik

Reply Delete
Avatar
Dee_Arif 26/01/22 20.37

Wah aku jadi tahu dengan jelas nih tentang inseminasi
Makuku centre ini memberi banyak informasi yang penting dan bermanfaat ya mbak

Reply Delete
Avatar
Arinta Adiningtyas 26/01/22 21.03

Kehamilan itu salah satu anugerah terbesar dalam hidupku sih, Mak.. Alhamdulillah, aku dulu ngga harus menunggu lama untuk bisa punya momongan. 7 bulan pasca menikah, Allah menghadirkan si sulung ke dalam perut. Masya Allah...

Walau belum bisa jadi ibu yang beneran hebat, tapi semoga Allah memberi kemudahan untukku agar bisa menjaga amanah-Nya dengan baik. Aamiin...

Reply Delete
Avatar
Dian farida ismyama 26/01/22 21.27

Benar sekali, yang mau hamil sebaiknya mempersiapkan kehamilan dengan seksama. Aku baru tahu kalau inseminasi ada syarat khusus nya ya. Begitu juga dengan bayi tabung. Semoga perempuan yang ingin punya anak bisa dikuatkan untuk pantang menyerah dan berserah pada Allah. Aamiin

Reply Delete
Avatar
Kartika Nugmalia 26/01/22 22.26

Aku ada beberapa teman lagi program hamil nih, kayanya perlu banget baca artikel ini supaya bisa ada insight untuk program program inseminasi maupun bayi tabung yang sesuai

Reply Delete
Avatar
Ria Rochma 26/01/22 22.32

Sedikit banyak aku tahu proses inseminasi karena adek iparku juga pernah menjalani proses ini.
Semoga, dengan baca ini, kita jadi lebih menghargai diri kita supaya kita juga jadi lebih siap menjadi seorang ibu yang berkualitas untuk anak2 kita

Reply Delete
Avatar
Helenamantra 26/01/22 22.47

MasyaAllah perjuangan untuk hamil tiap orang itu yah adaaaa aja. Bahkan ada yang sudah inseminasi pun belum juga berhasil. Mau pakai cara mana, rezeki itu terkadang tak diduga-duga. Ya kita bisa ikhtiar dengan menyiapkan diri jadi calon ayah dan ibu yang hebat seperti pemaparan dr. Indra.

Reply Delete
Avatar
Eni Rahayu 26/01/22 23.07

Asyik sekali bisa belajar ke dokter Indra Spog yang senior banget. Kalau mau promil emang kudu dipersiapkan ya, jaga pola makan, dll ya biar hasilnya maksimal

Reply Delete
Avatar
aurabiru 31/01/22 16.12

Kalau hamil memang akan lebih baik dipersiapkan agar bakal janin juga bagus, mengenai inseminasi ini teman saya pernah menjalaninya dan Alhamdulillah dapat anak kembar mbak setelah menunggu lama memiliki anak

Reply Delete
Avatar
echaimutenan 31/01/22 16.43

jadi ibu hebat itu bikin deg2an ya tapi semua kudu sempurna, nanti kalau gimana2 ibu yang perannya gede
kalau kupikir-pikir memang kita kudu berikan yang terbaik, gimana hasilnya Tuhan yang ngatur. semoga anak2 sehat ibu pun sama

Reply Delete
Avatar
Erika Okta 15/03/22 22.54

Selain terus mempersiapkan gizi, calon ibu-ibu biasanya mempersiapkan hal lain seperti pakaian bayi yang lucu-lucu, mainan kecil, boneka, sampai stroller seperti yang adik saya beli di Toko ACE Hardware dekat rumah, dan masih banyak lagi yang lainnya. Menunggu hadirnya bayi mungil nan lucu ke dunia ini bikin excited semua orang di sekitar si bunda. Semoga semua bunda di sini sehat-sehat selalu, ya.

Reply Delete