Dukung Pertumbuhan Optimal Anak dengan Nutrisi Lengkap

Blog ini berisi tentang kisah perjalanan, catatan kuliner, kecantikan hingga gaya hidup. Semua ditulis dari sudut pandang penulis pribadi

Dukung Pertumbuhan Optimal Anak dengan Nutrisi Lengkap


Saya yakin, hampir semua orangtua sepakat bahwa tumbuh kembang anak tak boleh terabaikan.  Tapi bagaimana caranya ? Saran saya, sebagai orangtua kita tak boleh lelah untuk belajar menjadi orangtua. Termasuk mencari informasi tentang mendukung tumbuh kembang anak agar lebih optimal. 



Bagaimana caranya ? Kamis, 14 Oktober saya mengikuti webinar “Peluncuran PediaSure Formula Baru: Dukung Pertumbuhan Nyata Anak Indonesia”. Ada empat narasumber utama yang dihadirkan yakni : 

  • Dr. Jose Rodolfo Dimaano, Jr. - Medical Director for Abbott Nutrition Business in Pacific Asia
  • Sherina Munaf - PediaSure Brand Ambassador
  • Duma Riris Silalahi - Puteri Indonesia Lingkungan 2007, Mom of 2
  • dr. Cut Nurul Hafifah, Dokter Spesialis Anak Konsultan Nutrisi  dan Penyakit Metabolik 

Mengapa tumbuh kembang anak sangat penting? dr Cut Nurul Hafifah menyampaikan pada 1000 hari pertama kehamilan adalah periode rentan karena terhadi pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat. Pada masa ini, berdasarkan banyak penelitian membuktikan bahwa masa itu merupakan modal awal tumbuh kembang anak hingga dewasa. 


Lantas pada dua tahun pertama, perkembangan otak anak sangat cepat. Namun tahun berikutnya, perkembangan otak anak tak secepat saat anak memasuki usia dua tahun. Pertanyaannya, apakah genetik merupakan faktor utama dalam pertumbuhan dan perkembangan anak ? 




dr Cut Nurul menunjukkan grafis terkait penambahan tinggi di beberapa negara. Pada tahun 1914, lelaki tertinggi berasal dari Norwegia dengan tinggi 169,4 cm. Namun di tahun 2014 lelaki tertinggi di Netherland adalah 182,5 cm. Negara yang mengalami penambahan tinggi terbanyak pada lelaki adalah di Iran. Tahun 1914, lelaki di Iran tingginya 157,1 cm namun pada tahun 2014 menjadi 173,6 cm. 


Korea Utara dulunya perempuannya tergolong kurang tinggi. Pada tahun 1914, tinggi perempuan Korea hanya 152,2 cm. Tahun 2014, tinggi perempuan di Korea Utara menjadi 162,3 cm. 



Apa yang mempengaruhi pertumbuhan ini ? Tinggi badan di usia bayi mempengaruhi 15 persen tinggi anak di usia dewasa. Pada usia kehamilan, nutrisi, rasa bahagia dan hormon tiroid mempengaruhi tumbuh kembang anak. 


Pada masa anak, anak, ada beberapa hal yang mempengaruhi tumbuh kembang anak yakni : hormon pertumbuhan, hormon tiroid, genetik, kesehatan yang bagus dan perasaan bahagia. Sedangkan pada usia pubertas, hormon testosteron dan hormon estrogen serta hormon pertumbuhan mempengaruhi hormon pertumbuhan. 




Satu yang paling penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak menurut dr Cut Nurul adalah nutrisi. “Jangan lupa pada usia emas, asupan nutrisi pada anak sangat penting,” kata dr Cut Nurul.  Ada beberapa dampak pentingnya asupan nutrisi pada anak yakni untuk perkembangan otak, pertumbuahan otak, tulang, berat badan dan tinggi badan serta komposisi tubuh. Kemampuan kognitif, pendidikan dan kebudayaan anak juga dipengaruhi oleh asupan nutrisi. Tak hanya itu saja, kekebalan tubuh gerak, kemampuan kerja serta energi untuk aktifitas otak, energi saat puasa juga dipengaruhi oleh asupan nutrisi. 


Jika tidak mendapat asupan nutrisi yang lengkap maka bisa menyebabkan : 

  • Gagal di sekolah 
  • Pendidikan rendah 
  • Penghasilan rendah 
  • Infeksi 
  • Stunting 
  • Hingga berbagai penyakit seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung dan hipertensi

Bahkan pada otak yang sedang berkembang pun bisa terkena dampak dari kurangnya asupan nutrisi. Pada sel otak normal, serabut saraf tampak berkembang. Tapi ketika sel otak terganggu, serabut saraf menjadi terbatas. 




Malnutrisi pada anak juga mengakibatkan gizi kurang atau bahkan gizi buruk, anak pendek hingga berat badan kurang. Stunting, perawakan pendek karena masalah nutrisi juga bisa terjadi pada anak yang kurang nutrisi. 




Sayangnya, di masa pandemi ini makin banyak anak di mengalami stunting. Berdasarkan laporan PBB, hampir 7 juta anak di dunia terancam stunting akibat pandemi covid ini. Bahkan Menko PMK menyebutkan bahwa angka stunting di Indonesia tahun 2019 sekitar 27,6% dan diperkirakan naik pada tahun 2020 akibat pandemi ini. Duh! Apalagi, hanya 19,2 persen Puskesmas yang tetap menjalankan kegiatan posyandu. Padahal selama ini posyandu yang kerap memantau dan menjadi rujukan untuk memeriksa tumbuh kembang anak. 


Kapan stunting ini terjadi? Stunting ini terjadi diawali oleh growth faltering. Stunting terjadi paling banyak Pada usia 3 bulan hingga 18-24 bulan. Sedihnya lagi, stunting ini lebih banyak terjadi pada anak-anak dari negara berpenghasilan menengah ke bawah. 




Lalu apa yang harus dilakukan ? dr Cut Nurul memberikan rekomendasi pemberian makan pada bayi dan balita berdasarkan saran dari WHO, lembaga kesehatan dunia. Ada beberapa hal yang harus dilakukan yakni :

  • Inisiasi menyusui dini (ASI) dalam waktu 1 jam setelah lahir 
  • ASI esklusif selama 6 bulan 
  • Pemberian MPASI yang tepat dan aman 
  • Lanjutkan pemberian ASI hingga anak berusia 2 tahun 


Nutrisi seimbang pada anak pun sangat diperlukan sejak MPASI. Hal ini karena pada usia 6 bulan, bayi memerlukan  energi 30%, protein 20%, zat besi 95%, zinc 70% dan vitamin A 20%. Orangtua juga harus memperhatikan dengan benar beberapa hal yang harus terkandung dalam MPASI yakni : 

  • Sumber karbohidrat seperti beras, ubi, kentang, singkong 
  • Sumber protein seperti daging sapi, ayam, ikan, telur 
  • Sumber lemak seperti minyak, santan dan margarin 
  • Sayur dan buah-buahan 
  • Susu 


Menurut dr Cut Nurul, daging, unggas ikan atau telur harus dimakan setiap hari atau sesering mungkin. Mengkonsumsi telur 1 butir setiap hari selama 6 bulan dapat menurunkan stunting pada anak usia 6-9 bulan sebanyak 47 %. 


Jangan lupa juga untuk lengkapi kebutuhan makro dan mikronutrien anak pada masa pandemi yakni : 

Karbohidrat, lemak, protein harus tercukupi 

Variasikan jenis makanan agar zat gizi mikro terpenuhi 

Bila perlu makanan fortifikasi atau suplemen 


Inovasi PediaSure untuk Dukung Pertumbuhan Optimal Anak 

Untuk mendukung pertumbuhan optimal anak, pemberian susu sangat diperlukan. Sherina, brand ambassador PediaSure mengaku sejak kecil selalu diberikan susu oleh ibundanya. Dan susu yang menemani masa kecilnya adalah Pediasure. “Awalnya saya tahu dari sepupu yang dikasih PediaSure. Pas saya incip enak. Akhirnya saya minum Pediasure,” kata Sherina. Ketika ditanya, varian susu PediaSure apa yang dia inginkan, dengan tegas ia berkata suka vanila. “Rasanya kayak ice cream,” katanya lagi sambil tersenyum.  






Duma Riris mengaku kedua anaknya pun konsumsi Pediasure. Ia selalu berusaha menjaga nutrisi anak agar tumbuh kembang anak optimal. Ia belajar dari sang ibunda yang termasuk memperhatikan asupan makannya saat dia kecil. “Mama saya selalu kasih sarapan juga lengkap ama susu,” katanya lagi. Asupan makan ke anak sangat penting, termasuk protein kepada anak.  



Abbot, untuk mendukung asupan nutrisi anak melaunching inovasi PediaSure. PediaSure dengan formula baru yang mengandung Arginin dan Vitamin K2. Formula baru ini, diperkaya dengan triple protein complex, tinggi kalsium dan 14 vitamin & 9 mineral, AA dan DHA. Selain itu juga mengandung Arginin dan vitamin K2. Nah dua nutrisi ini yang terbukti secara klinis untuk lebih jauh mendukung tulang yang lebih panjang dan kuat. Riset membuktikan bahwa anak-anak dengan stunting memiliki level arginin yang lebih rendah diasosiasikan dengan pertumbuhan tinggi badan yang lebih lambat.





“Kami memberikan inovasi terbaik untuk nutrisi anak,” ungkap Dr. Jose Rodolfo Dimaano, Jr. Edukasi terhadap masyarakat Indonesia pun sangat penting agar makin banyak orangtua yang bisa mengoptimalkan tumbuh kembang anak. 



32 komentar

Avatar
dessy achieriny 16/10/21 18.24

Tetanggaku banyak anaknya yang gunain pediasure, harganya termasuk lumayan tapi nutrisinya lengkap dan rasanya enak. Terlebih untuk anak supaya tumbuh secara optimal.

Reply Delete
Avatar
Lidya Fitrian 16/10/21 19.24

Berarti pertumbuhan orang Indonesia juga bisa diperbaiki ya mbak kalau semasa hamil dan bayi nutrisinya terpenuhi dengan baik. Di Indonesia masalah stunting juga masih perlu diatasi ya, semoga aja bisa bebas stunting 7 orangnya tinggi-tinggi

Reply Delete
Avatar
Mugniar 16/10/21 20.19

Banyak yang dipengaruhi oleh pandemi ya Mbak Alida. Jadi tantangan besar soal pemenuhan gizi bagi kalangan menengah ke bawah. Semoga PediaSure bisa menyentuh sampai ke kalangan bawah.

Reply Delete
Avatar
Yuniari Nukti 16/10/21 22.23

Yang betul 1000 Hari Pertama Kehamilan apa 100 Hari sih mbak? Saya sering dengernya 1000 HPK tapi mbak Alida nulis 100 HPK, jadi bingung saya, hehe..

Apapun itu sering disampaikan oleh dokter bahwa masa itu memang sedang usia emasnya anak itu nantinya akan tumbuh seperti apa. Nggak hanya Ibunya, anak juga butuh asupan nutrisi yang bagus dan lengkap

Reply Delete
Avatar
Demia Kamil 17/10/21 00.17

aaa aku dibuat salfok sama meja kerjanya asik banget, sebelahan sama taneman jadi kalo suntuk bisa langsung liat taneman yang cantik hihihi, btw ini susunya juga samaan dengan keponakan akuuuw hihihi

Reply Delete
Avatar
Mechta 17/10/21 05.25

Wow..ternyata rasa bahagia sejak dalam kandungan mempengafuhi perkembangan tubuh anak ya.. Benar2 100 hari pertama dan usia emas ini sangat penting dalam perkembangan anak.. Terima aksih sharingnya mba..

Reply Delete
Avatar
April Hamsa | Parenting Blogger keluargahamsa.com 18/10/21 07.58

Itu negara2 luar bisa tambah tinggi rata2nya krn udah banyak yg konsumsi protein hewani yaaa
Iya di masa pandemi kasus stunting makin nambah eui
Kyknya anak2ku mau aku tambahin Pediasure juga buat minuman selingan biar badannya agak berisi dikit dan tulangnya tambah kuat shg bisa tinggi.

Reply Delete
Avatar
lendyagassi 18/10/21 11.50

Oh iyaya...dengan konsumsi telur, daging, anak-anak bisa lebih bagus gizinya dan memperkecil kasus stunting.
Bagus sekali webinarnya yaa..sangat bermanfaat dan insightful.

Reply Delete
Avatar
Uniek Kaswarganti 18/10/21 12.00

Sherina sekarang cantiknyaaa... pantas tumbuh sehat pintar dan cantik yaa.. Asupan gizinya bagus banget dengan Pediasure yang menurutnya rasanya kayak es krim. :)

Semoga kasus stunting di berbagai daerah terus menurun. Sedih banget tau masih ada anak yang kekurangan gizi, yang tentu saja menghambat pertumbuhannya.

Reply Delete
Avatar
Sulung Siti Hanum 18/10/21 12.02

Berarti menjelang usia anak 2 tahun asupan nutrisi sangat mempengaruhi masa depan anak itu sendiri ya mba.

Reply Delete
Avatar
Novitania 18/10/21 12.28

Aku penasaran banget nih mba sama Pediasure New Formula, karena lagi ada program naikin berat badan Raisha

Reply Delete
Avatar
Dian Restu Agustina 18/10/21 19.07

Miris lihat angka stunting dunia dan Indonesia.PR besar nih masalah kecukupan nutrisi anak agar terhindar dari stunting ini. Senangnya Abbot punya solusi untuk bantu cukupi kebutuhan ini. Dengan PediaSure baru yang kandungannya makin lengkap dan penuh manfaat

Reply Delete
Avatar
Diah Alsa 19/10/21 10.50

dulu ponakanku dikasih Pediasure, sekarang tingginya itu sebanding apa udah ngalahin Ayahnya malah.
pengen ngasih Pediasure ini juga ke anak-anak, cari yang kemasan ekonomis dulu tapi disini gak nemu, takutnya kalau beli yang kaleng terus anaknya gak doyan kan sayang *upss.

Reply Delete
Avatar
Indri 19/10/21 11.27

Dukungan Pediasure pada tumbuh kembang anak memang sudah dibuktikan secara nyata sejak dulu, aku juga dulu ksh anakku minum Pediasure

Reply Delete
Avatar
Mugniar 19/10/21 21.20

Kandungan Arginin dan vitamun K2 ini in syaa Allah ke depannya akan membantu, menjadi dasar kesehatan tulang bagi anak dalam kehidupannya. Di usia tua, kesehatan tulang penting banget soalnya.

Reply Delete
Avatar
lendyagassi 21/10/21 12.11

Iya, kak Niar.
Setelah melahirkan dan menyusui, rasanya kesehatan tulang ini semakin terasa. Jadi penting sekali memberikan asupan kaya nutrisi, kaya gizi pada ananda di 1000 hari pertama, terutama.

Reply Delete
Avatar
Wiwid Nurwidayati 19/10/21 21.58

Nutrisi anak ini memang sangt penting. Untung ada pediasure yang membantu tumbuh kembang anak menajdi bik

Reply Delete
Avatar
Mporatne 20/10/21 03.20

Kuat tambah sehat dan panjang di formula pedia sure. Makin merambah aja varian pedia sure bukan hanya sekedar susu tambah berat badan anak

Reply Delete
Avatar
Gioveny Astaning Permana 20/10/21 05.52

ada harga ada kualitas ya, memang pediasure ini bagus banget untuk nutrisi bagi si kecil.
Masih ingat banget iklannya yg sherina sampai sekarang tetap jadi andalan bu ibu Indonesia

Reply Delete
Avatar
Siwi Ragil 20/10/21 16.02

Sedih ya liat angka stunting yang tinggi :( Penting banget memang nutrisi buat tumbang si kecil. Semoga anak-anak di Indonesia bisa mendapatkan nutrisi yang cukup dimasa pertumbuhannya

Reply Delete
Avatar
Bety Kristianto 20/10/21 18.20

Pediasure ini setau aku adalah salah satu brand yang concern banget sama tumbuh kembang anak-anak. Makanya soal kualitas udah nggak ragu lagi deh.

Reply Delete
Avatar
ajeng natassia 21/10/21 06.49

Paling khawatir dengan isu stunting pada anak :( memang kita sebagai orangtua bener bener perlu memerhatikan asuapan nutrisi anak ya mba, bahkan sejak kehamilan yang kadang tuh pas hamil asal kepingin makan aja ga merhatiin kandungan gizi di dalam makanan yang dimakan :( btw aku juga dulu waktu kecil minum susu PediaSure hehe

Reply Delete
Avatar
Akarui Cha 21/10/21 08.08

Rupanya, selain nutrisi yang perlu diperhatikan oleh para ibu di masa pertumbuhan anak adalah perasaan bahagia ya.

Banyak kekhawatiran yang muncul sebenarnya selama membersamai si kecil, termasuk isu stunting nih. Penting mencukupkan kebutuhan nutrisi anak dengan memilih susu yang tepat.

Reply Delete
Avatar
Dee_Arif 21/10/21 11.30

iya dong, setiap orangtua pasti pengen anaknya tumbuh optimal
caranya ya dengan memberikan nutrisi terbaik bagi anak
makan makanan gizi seimbang contohnya

Reply Delete
Avatar
Emma Malika 21/10/21 13.21

Dengan pemberian susu yang tepat untuk anak menjadikan tumbuh kembang yang lebih optimal.

Reply Delete
Avatar
Rizka Edmanda 21/10/21 16.50

Wah aku baru tau nih Tinggi badan di usia bayi mempengaruhi 15 persen tinggi anak di usia dewasa. berarti memang masa tumbuh kembang paking tinggi di usia anak anak ya

Reply Delete
Avatar
Erin Herlina 21/10/21 20.06

Aku pernah baca stunting di bebrapa daerah di Indonesia masih tinggi. Kebanyakan karena kurangnya gizi. Padahal asupan gizi dan nutrisi yang seimbang harus diberikan pada anak dalam masa emas ya, Mba. Sehingga orang tua harus benar-benar paham apa saja asupan yang baik untuk buah hati. Dari nutrisi, karbohidrat dan penunjang lainnya seperti Susu.

Reply Delete
Avatar
Eni Martini 22/10/21 09.09

Kandungan pediasure memang tinggi protein mba, jadi bagus banget ya buat tulang. AKu juga ngeri sama stunting, mana dulu pernah ngalami anak susah makan

Reply Delete
Avatar
Herva Yulyanti 22/10/21 09.25

Betul ummi 1000 hari pertama itu memang penting banget yah makanya ngeri juga liat angka stunting, wasting yang masih ada :(

Reply Delete
Avatar
April Hamsa | Parenting Blogger keluargahamsa.com 22/10/21 13.11

Suka heran sendiri Indonesia ini begitu kayak tapi masih ada status anak yang gizinya buruk :(
Memang gak bisa ditangani sendirian oleh pemerintah sehingga sektor swasta kyk Abbot juga bergerak ya mbak, bikin penyuluhan2 kyk webinar2 gini dan jg memproduksi nutrisi utk memenuhi gizi anak2

Reply Delete
Avatar
Ratna Dewi 22/10/21 20.14

Aku yang amazing tuh pertumbuhan Korea Selatan, dulu kan termasuk banyak penduduknya yang pendek ya, sekarang tinggi2 banget. Apalagi klo pemain drama, haha nyambungnya ke situ.

Reply Delete
Avatar
Nurhilmiyah 23/10/21 12.43

Semoga anak2 Indonesia tidak mengalami stunting ya Mbak, dengan Pediasure, jadi solusi buat bayi dan balita kita. Karena pemerintah hanya bergerak di tindakan preventifnya, ketika stunting sudah terjadi, bisa dibilang, negara lepas tangan.

Reply Delete