Theme Layout

[Rightsidebar]

Boxed or Wide or Framed

Theme Translation

Display Featured Slider

Yes

Featured Slider Styles

[Boxedwidth]

Display Trending Posts

yes

Display Instagram Footer

yes

Dark or Light Style

[Light]

Prodia Senior Health Centre, Pusat Layanan Kesehatan Geriatri di Indonesia


Awal bulan Desember 2017, saya berkunjung ke Kudus, Jawa Tengah untuk keperluan keluarga. Di kampung halaman suami saya itu, saya lebih banyak melakukan interaksi dengan ibu mertua saya yang kini berusia 74 tahun. Mae, begitu saya memanggil mertua, alhamdulillah masih sehat dan bugar. Tahun ini, mertua masih dapat menunaikan ibadah umrah bersama kedua adik ipar saya.

Untuk bulan ini, Mae masih melakukan perjalanan ke Bogor, Jakarta dan Bekasi untuk bertemu anak-anaknya. Sepulang dari perjalanan ke tiga tempat itu, Mae pun menghadiri pernikahan kedua cucunya. Saya yang membayangkan saja sudah terasa capek jika dilakukan untuk Mae yang berusia lanjut. Tapi Mae melakukan itu semua tanpa paksaan dan dengan senang hati. Semoga Allah melimpahkan kesehatan dan kekuatan bagi Mae. Amin. 
 
Prodia Senior Health Centre. Sumber foto : Prodia Senior Health Centre
Mae tidak hanya kuat saat perjalanan ke rumah anak-anaknya. Hampir setiap saat ada pengajian di Kudus atau di luar Kudus, Mae selalu datang. Ibadahnya Mae tak perlu diragukan lagi karena pun masih menghabiskan sepertiga malamnya dengan shalat tahajud. Di rumah, Mae juga selalu melakukan aktifitas sehari-hari.

Terkadang membantu memasak, menyapu halaman rumah dan aktifitas sehari-hari lainnya. Sebetulnya kami, anak-anak dan menantunya sudah lebih menyarankan Mae untuk lebih banyak menghabiskan hari dengan istirahat saja. Tapi sepertinya kebiasaan itu merupakan kegiatan yang dilakukan Mae diantara kegiatan ibadah yang menjadi prioritasnya kini.  

Alhamdulillah ingatan Mae pun masih bagus. Masih mengingat dengan baik nama-nama cucu bahkan cicit-cicitnya. Hafalan ayat-ayat Al Qurannya pun sangat bagus. Saya yang muda seringkali (atau selalu ya?) ngiri dengan segala kemampuan yang dimiliki oleh Mae.
 
Saya sekeluarga dan Mae, Mertua kesayangan
Mae bagi saya adalah contoh perempuan yang berusia lanjut namun masih aktif beraktifitas. Saya bersyukur Mae bisa menjalin usianya kini dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan membuat saya terinspirasi untuk dapat tetap sehat dan bugar ketika usia lanjut. Berusia lanjut memang bukan berarti harus selalu terbaring sakit.

Usia bukan halangan untuk hidup sehat. Dengan tetap sehat di usia lanjut, membuat hidup terasa lebih baik. Tak heran, banyak yang kemudian berharap bisa menjalani usia lanjut dalam keadaan sehat sehingga dapat berkumpul bersama anak hingga cucu.

Peresmian Prodia Senior Health Centre
Menjaga kesehatan usia lanjut dapat dilakukan dengan rutin memeriksakan kesehatan. Kini, di Indonesia telah hadir Prodia Senior Health Centre yang diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan geriatri yang dapat di andalkan di Indonesia.

Teman mungkin tak asing mendengar nama Prodia kan? Hingga saat ini, Prodia telah mengoperasikan jejaring layanan sebanyak 279 outlet, termasuk 135 laboratorium klinik di 32 provinsi dan 118 kota di seluruh Indonesia.
 
Sambutan hangat. Sumber foto : Prodia Senior Health Centre
Beberapa diantaranya merupakan Prodia Health Care (PHC) yakni layanan wellness clinic yang berbasis personalized medicine. Juga ada specialty clinics  yang terdiri dari Prodia Children’s Health Centre (PCHC), Prodia Women’s Health Centre (PWHC) dan Prodia Senior Health Centre (PSHC).   

Saya sendiri pernah dua kali mengungjungi Prodia Women’s Health Centre (PWHC). Terakhir saat pap smear sebagai upaya pencegahan kanker serviks. Pelayanan yang sangat baik dan fasilitas yang lengkap membuat saya yakin penanganan di Prodia yang terbaik.

Bahkan, sejak 2012 Prodia merupakan satu-satunya laboratorium dan klinik di Indonesia dengan akreditasi College of American Pathologists (CAP). Sehingga kualitas hasil tes dari laboratorium Prodia sejajar dengan laboratorium internasional.

Dengan adanya peresmian Prodia Senior Health Centre tentunya memiliki tujuan khusus. Jadi, pendirian Prodia Senior Health Centre (PSHC) ini merupakan inisiatif dari Prodia dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas bagi para pelanggan usia lanjut. Nantinya diharapkan dapat meningkatkan kebugaran dan stamina di usia lanjut, sehingga terhindar dari penyakit degenerative ataupun komplikasinya.

Berdasarkan data Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2014, penduduk lansia di Indonesia berjumlah sekitar 20 juta jiwa atau setara dengan 8.03% dari seluruh penduduk Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah menjadi 40 juta jiwa pada tahun 2030. Perkembangan proporsi penduduk lansia pun diperkirakan akan meningkat 13% pada tahun 2025 dan 25% pada tahun 2050.

Nah, saat peresmian Prodia Senior Health Centre pada 12 November 2017, hadir puluhan pria dan perempuan usia lanjut yang tetap aktif dan sehat. Mereka mengikuti kegiatan dengan penuh keceriaan.
 
Narasumber saar launching. Sumber foto : Fachriatul Jannah
Acara yang dilaksanakan di kantor Prodia Senior Health Centre di Jl. Metro Pondok Indah TB-31 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan diawali nyanyian lagu Kelinci, Sepanjang Jalan Kenangan oleh tim Prodia dan dokter-dokter di Prodia.

Setelah itu, Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty memberikan kata sambutan tentang Prodia health Centre yang menyediakan fasilitas dan layanan kesehatan khusus bagi para pelanggan usia lanjut agar selalu sehat, aktif dan mandiri. “Kami berharap Prodia Senior Health Centre (PSHC) dapat menjadi pusat layanan kesehatan geriatri yang andal dan terdepan di Indonesia,” kata Bu Dewi.

Menurut Bu Dewi, Prodia memiliki lebih dari 700 tes di lab rujukan nasional sejak berdiri di Solo pada 7 Mei 1973. “Hampir setiap tahun, minimal ada 10 tes baru di Prodia,” ungkap Bu Dewi.

Tujuh Konsep utama Prodia terkait kebugaran adalah :
1. Spiritual awareness.
2. Sosial awareness.
3. Occupotional awareness.
4. Lingkungan awareness.
5. Intelektual awareness.
6. Emotional awareness.
7. Phisycal awareness.

Bu Dewi mengatakan, ada pemeriksaan teknologi yang berlaku general dan ada yang berlaku khusus. Pemeriksaan yang berlaku khusus ini seperti pada pemeriksaan anak-anak, perempuan dan usia lanjut. “Sekarang kami melihat banyak populasi usia lanjut yang meningkat walaupun tak sebanyak usia produktif. Tapi angka harapan hidup pun semakin meningkat. Jika sebelumnya di bawah 70 tahun, sekarang di atas 71 tahun angka usia harapan hidup,” kata bu Dewi lagi.

Ini sesuai dengan data Survey Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2014, penduduk lansia di Indonesia berjumlah sekitar 20 juta jiwa atau setara dengan 8.03% dari seluruh penduduk Indonesia. Jumlah tersebut diperkirakan akan bertambah menjadi 40 juta jiwa pada tahun 2030.

Perkembangan proporsi penduduk lansia pun diperkirakan akan meningkat 13% pada tahun 2025 dan 25% pada tahun 2050. “Harapannya agar tidak menjadi beban keluarga dan individu yang berusia lanjut bisa berkonstribusi dan beraktifitas bersama keluarga,” katanya lagi.
 
Nyanyi bersama tim Prodia. Sumber foto : Fachriatul Jannah
Pendiri Prodia, Dr. Andi Widjaja, MBA telah membuktikan walaupun berusia lanjut, ia masih dapat beraktifitas dan tetap sehat dan bugar. Ia mendirikan Prodia di Solo pada tanggal 7 Mei 1973. Setelah itu, selama 30 tahun ia menjadi Direktur Utama Prodia. Di usianya yang kini mencapai 81 tahun, ia masih tetap aktif travelling. “Saya baru balik dari Amerika dan setelah tiga hari di Jakarta saya langsung ke Jayapura untuk membuka cabang di Prodia,” katanya lagi.  

Di Prodia Senior Health Centre, menurut Project Manager PSHC, Nelly Sari, ada paket pemeriksaan dokter secara fungsional dan juga pemeriksaan fungsi kognitif. “Ada tes pemeriksana fungsi otak untuk mengecek apakah ada penurunan atau tidak. Itu dilakukan oleh dokter,” kata Bu Nelly lagi.  

Ya, Prodia Senior Health Centre (PSHC) menyediakan program layanan kesehatan bagi pelanggan usia lanjut diantaranya meliputi penyuluhan kesehatan dan perilaku hidup sehat, deteksi dini dan pemantauan kesehatan pelanggan usia lanjut, pengobatan ringan bagi pelanggan usia lanjut, layanan fisioterapi dan rehabilitasi medik, akupunktur, vaksinasi.

Ada juga layanan konsultasi dari dokter-dokter spesialis, seperti dokter penyakit dalam, konsultan geriatri, dokter spesialis akupunktur, dan dokter spesialis rehabilitasi medik. Selain itu, Prodia Senior Health Centre (PSHC) juga dilengkapi dengan layanan home care, dan senior health activity seperti  senam, games mengasah otak, dan membuat kerajinan tangan. 

Prodia Senior Health Centre (PSHC) ini  didesain dengan sarana dan fasilitas yang ramah  dan nyaman bagi pelanggan usia lanjut. Ke depannya, PSHC berencana untuk mengembangkan sarana dan fasilitas yang ramah bagi demensia (dementia care). Demensia adalah penurunan kemampuan fungsi otak, dan diketahui merupakan penyebab kematian ke-4 setelah penyakit jantung, kanker dan stroke.

“Kami melihat bahwa awarness kesehatan khususnya penyakit metabolik semakin meningkat. Tetapi selalu yang dilupakan adalah kesehatan otak. Banyak yang secara fisik sangat sehat tapi tak disadari kesehatan otak terlupa sehingga bisa demensia,” kata Bu Dewi.
 
Bu Dewi selaku DIrektur Utama. Suber foto : Fachriatul Jannah
Berdasarkan Alzheimer’s Disease International, Indonesia termasuk dalam daftar sepuluh negara dengan demensia tertinggi di dunia dan di Asia Tenggara pada 2015 dengan jumlah penderita demensia diperkirakan sebesar 1,2 juta jiwa.  Untuk mengatasi itu, Prodia Senior Health Centre juga memberikan pelayanan yang berfokus pada penyediaan paket pemeriksaan ProHealthy Brain sebagai salah satu upaya preventif untuk mencegah demensia.

ProHealthy Brain Package ini terdiri dari pemeriksaan dokter, pemeriksaan fungsi kognitif, pemeriksaan laboratorium lengkap dan pemeriksaan pendukung lainnya” ujar Bu Nelly Sari lagi.

Jika kini, Prodia Senior Health Centre hanya berada di Jakarta, pada lima tahun mendatang, Prodia berencana membuka Prodia Senior Health Centre (PSHC) di Surabaya, Semarang, Medan dan Makassar, untuk mendukung penyediaan layanan bagi pelanggan usia lanjut. Harapan saya, Prodia Senior Health Centre membuka cabang di berbagai daerah di Indonesia, tak hanya di kota besar saja agar kesadaran untuk menjaga kesehatan keluarga yang berusia lanjut atau pencegahan penyakit usia lanjut bisa dilakukan lebih dini.  


You Might Also Like

74 komentar:

  1. Wah salut ya dengan Mae, kita (aku ) yang masih muda aja udah banyak keluhan. Semoga kita bisa mencontoh pola hidup sehat orang-orang tua dulu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ya mba. Yang baik harus ditiru ya mba

      Hapus
  2. Subhanalloh, masih sehat sekali mertuanya. Dan sepertinya Mbak Lida akrab banget dengan beliau. Mae itu panggilan sayang atau bahasa daerah ya, Mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah akrab mba. Namanya mertua itu ya ibu sendiri :). Mae panggilan kesayangan mba :)

      Hapus
  3. Saya mau kayak Mae mbak. Tetap sehat dan bugar di usia lanjut. Mudah2an kita bisa meniru gaya hidup sehat Mae ya mbak?

    BalasHapus
  4. Titip salam untuk mae mba, semoga sehat selalu dan bshagia. Amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih salam dan doanya. Aamin. Makasih ya mba :)

      Hapus
  5. Salut dengan adanya Prodia Senior Health Centre jadi lebih khusus ya mbak, dan paham bagaiman mentreatment kesehatan geriatri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget mba Tuty. Penangananya yang berbeda ya mba :)

      Hapus
  6. MashaAllah...
    Senang melihat Mae masih segar bugar, mba.

    Di kotaku, Prodia beralamat di tempat-tempat strategis. Jadi mudah dijangkau.
    Salut untuk kepeduliannya terhadap orang yang sudah sepuh.

    BalasHapus
  7. Alhamdulillah ya semakin luas jangkauannya jadi mempermudah orang2 yang benar2 aware Sama kesehatan. Akupun ingin sehat Kaya dan awet muda😘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Awet muda alami ya mba. Tanpa susuk :p

      Hapus
  8. Jjustru katanya makin tua makin banyak beraktivitas itu bagus buat kesehtaan fisik dan jiwa katanya. Jd keingat alm. mbahku, meski fisiknya akhirnya jd bungkuk tapi ingatannya bagus banget mbak, soalnya gak mau berhenti beraktivitas.

    Ini klinim yang bagus utk para org sepuh kyk kakek nenek gtu ya? Semoga cabangnya makin banyak di kota2 lain :D

    TFS

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah kayak gitu ditiru ya. Jangan kebanyakan maen hape melulu #Eh itu juga bagian dari kerjaan ya. Hehhee

      Hapus
  9. Papa ku juga sama, Mba dengan Mae. Tapi usianya lebih muda 71th. Beliau masih sanggup nyetir mobil Jakarta Depok atau masih bekerja ke pluit dengan mengendarai mobil. Awalnya kita kasian ya, mba khawatir kecapean. Tapi setelah baca justru hal2 tersebut mengasah otak beliau agar terus terpakai dan jauh dari penyakit pikun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Woh semangat kerjanya bagus banget ya. Iya kadang jadi anak serba salah ya. Tapi semoga selalu sehat papanya ya mbaa :)

      Hapus
  10. alhamdulillah masih sehat ya
    orang tua zaman dulu luar biasa ya
    kita umur 30 an aja mulai sakit sakit di badan krn kurang gerak hehehe
    btw prodia makin banyak jenisnya ya
    saya biasanya ke lab nya aja..cek kolesterol, asam urat
    di kota saya belum yang tuk khusus wanita dan lanjut usia ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Prodia makin banyak mba inovasinyaa. Smoga tahun mendatang makin banyak ya mba :)

      Hapus
  11. Salut pada Prodia yang peduli bagi para lanjut usia.
    Oiya, sungkem deh buat Mae ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ya mba. Terima kasih mbaa :)

      Hapus
  12. wah..prodia bagus banget inovasinya. semoga nanti di buka juga di kota-kota lainnya

    BalasHapus
  13. Dulu aku pernah di rujuk untuk periksa lab di prodia mba, aku tanya ke dokter kok ga di ***** aja? Katanya kalau di prodia pasti ada karena lebih lengkap, keceh deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kalau di Prodia paket pemeriksaannya memang lebih lengkap mba :)

      Hapus
  14. Hebat ini inovasinya prodia, semua kalangan, perempuan, lansia punya kesempatan dapat akses kesehatan berkualitas dari prodia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya karena hak semua orang buat hidup sehat ya mba :)

      Hapus
  15. aku berharap banget makin banyak PSHC di kota kecil seperti adanya prodia lab yg menyebar di berbagai daerah

    BalasHapus
  16. Prodia memang senior hehehe,orangtua jaman dulu tuh malah trengginas mba, belum kebNyakan micin eh...mungkin pola hidup lebih sehat

    BalasHapus
  17. Hebat ya mbak ibu mertua, untuk usia diatas 70 tahun masih mampu bepergian jauh itu stamina beliau pasti luar biasa. Jadi ingat ibu saya, beliau juga suka bepergian jauh meskipun usia masih dibawah ibu mertua mbak Alida.

    Salut juga buat Prodia yang begitu perhatian terhadap lansia dengan pelayanan kesehatan yang baik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya alhamdulillah banget. Yang muda jadi ngiri ya :)

      Hapus
  18. Ternyata demensia sangat berbahaya ya,aku baru tau ini mnjadi penyebab kematian ke-4 setelah jantung dkk. Aku juga pnya nenek yg sdh sepuh dan skrg beliau sdh menurun daya ingatnya. Sepertinya hrus coba periksa di prodia,tp yg senior health center baru ada di jkt,neneku di ciamis,lumayan jauuh. Semoga secepatnya bisa buka cabang baru ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya moga makin banyak cabang ya mba :)

      Hapus
  19. Wah....salut buat ibu mertua, senang butt liatnya. Owh...ya Pro dia ini semakin lengkap ya mba....mengerti juga kebutuhan untuk para orang tua, terutama kesehatan tentang otak, terima kasih infonya mba...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya makin banyak pilihan untuk memeriksakan kesehatan Mak Tina :)

      Hapus
  20. Mendengar cerita Mae, saya jadi teringat nenek saya juga yang kira2 umurnya sudah 80an, masih sehat bugar dan sering jalan2 ke sawah belakang rumah. Semoga sehat terus ya mbak. Amin

    Salam kenal

    BalasHapus
  21. Prodia makin melebarkan sayapnya ke para pelanggannya. Semua jenis pelayanan kesehatan sesuai target ada.

    BalasHapus
  22. semoga bisa sehat juga di usia tua ya mba

    BalasHapus
  23. Iya, generasi orang tua kita memang menjaga banget pola makan, terutama tidak berlebihan. Sekalipun makanan enak terhidang, kalau sudah cukup juga mereka nggak akan ambil.
    Bisa nggak ya? semoga bisa

    BalasHapus
  24. Hebat banget nih PSHC di Pondok Indah sebagai pelopor geriatri di Indonesia. Untuk entri lecel, middle age dan deep cocok banget cek kesehatan otak di sini. Layanan dan fasilitasnya sudah internasional pula. Jadi yakin deh akan kualitasnya. Ternyata bisa juga cek khusus wanita mulai menstruasi hingga lansia. Oke sekali ini PSHC ya mb Alida 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba. Prodia memiliki pemeriksaan kesehatan yang teruji dengan baik ya mba

      Hapus
  25. Semoga Mae sehat selalu mba... Bapakku juga sudah 73 tahun mba, tapi beliau masih sering naik motor sendiri ke rumahku yang jaraknya 30 km. Padahal aku sudah bilang, biar aku saja yang pulang. Tapi tiba-tiba saja beliau telp katanya sudah setengah jalan menuju ke rumah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah mba
      Semoga orangtua kita selalu sehat ya mbaaa

      Hapus
  26. Prodia itu hangat & dekat ya. Jadi terbayang kalau tua mintanya sehat & bahagia.

    BalasHapus
  27. Ke-7 konsepnya keren sekali, patut dipraktekan jika ingin sehat. Makin berkembang aja ya mba Prodia, keren ih. Selama ini aku taunya Prodia itu labs buat cek darah aja, huhu kurang gaul aku ini 😅

    BalasHapus
  28. Alzheimer saat ini tengah ramai menjadi perbincangan. Untuk menghindari penyakit tersebut harus bgt menjaga pola hidup sehat sedini mungkin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener mba. Sebagai upaya pencegahan ya mba

      Hapus
  29. Pengen masa tuaku nanti seperti Mae. Jalan2 keliling dunia dan tetap punya aktivitas berarti.

    BalasHapus
  30. Aku pernah cek up ke prodia dan pelayanannya sangat ramah dan cepat. Konsep yang diusung sangat keren sehingga ga salah kalau makin kesini banyak cabang barunya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa. Itu yang dibutuhkan ya mbaa. Pelayanan cepat dan ramah

      Hapus
  31. Prodia sudah terkenal dengan kualitas pelayanan dan kelengkapan kesehatan. Sekarang para manula bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dengan baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener mba. Penanganannya kan juga beda :)

      Hapus
  32. Mae strong ya mbk. Sehat selalu bwt mae.
    Amin
    Ikut sneng baca yg pargraf terakhir mbk. Klok prodia jg akan buka di jawa timur yakni surabaya. Yeaym alhamdulillah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Yang pening semoga selalu sehat ya mba :)

      Hapus
  33. Hebat bangat Mae, salut saya sama Beliau, semoga kita bisa meniru Beliau. Titip salam hormat ya Mba Aluda buat Mae smg sll sehat. Aamiin...

    BalasHapus
  34. Baru tau soal pwhc. Apakah untuk papsmear harus di pwhc ya?

    BalasHapus
  35. Salut dg Prodia. Konsep konsep yg ditawarkan benar2 menunjukkan konsistensinya pd dunia kesehatan. Setelah ada PWHC skrg ada khusus lansia terutama utk kesehatan otak lansia. Krn memang kesehatan otak ini lah yg sering menjadi masalah bg lansia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbaa. Harus diperhatikan bener ya mba

      Hapus
  36. Wii Mae segar bugar di usia lanjut. Aku aja kalah *tutupmuka *malu. PSHC ini keren deh mba. Jempol buat Prodia (y)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah sehat sehat semuanyaa a mba

      Hapus
  37. Prodia ini salah satu yg kerja sama ama kantorku utk medical check up para karyawannya. Jd tiap thn kita diksh benefit utk medical check up lengkap dr kantor mba. Dan banyak staff yg lbh milih prodia utk tempat melakukan check up nya. Krn memang lbh akurat hasilnya dibanding yg lainnya..

    Hebat ya ibu mertua.. Masih sehat gitu.. Nenekku jg msh hidup skr sktr 91 kalo ga salah, tp kemampuan fisiknya udh harus di tempat tidur trus. Makanya aku salut ama para orang tua yg msh bisa aktif walo umurnya udh 70 ke atas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba Fanny. Aku ya kemarin baru periksa kesehatan dan alhamdulillah sehat.

      Hapus
  38. Inget jaman di Jakarta mba...kalau mau periksa lab selalu ke siniii.. Dan jadi langganan keluarga juga :)

    BalasHapus

[name=Rach Alida Bahaweres] [img=https://2.bp.blogspot.com/-nU7vyrF6_rE/WWw9fpyD9kI/AAAAAAAADWA/7zfkXenvrN8MH6Q4lAACPTciMJaet1lGACLcBGAs/w345-h245-c/Alida.png] [description= Saya Alida. Seorang Ummi, istri, jurnalis dan blogger. Aktif menulis dan memberikan pelatihan menulis. Kontak kerjasama ke @lidbahaweres dan lidbahaweres@yahoo.com] (facebook=https://www.facebook.com/rach.bahaweres) (twitter=https://twitter.com/lidbahaweres) (instagram=https://www.instagram.com/lidbahaweres)

Follow @lidbahaweres