Top Social

TRAVEL AND LIFESTYLE BLOGGER

Tempat di Bandung yang Bisa Dijangkau dengan Jalan Kaki

Kamis, Oktober 19, 2017
Tahun lalu saat berkunjung ke Bandung, Jawa Barat, saya langsung menghubungi sahabat saya, Mba Tresna yang tinggal di Bandung. Kami berdua adalah sahabat sejak sama-sama di kantor majalah. Tapi sejak mba Tresna melahirkan dan kemudian memutuskan tinggal di Bandung, kami berdua pun terpisah jarak dan waktu. Ceilee ..

Jadi, saat Mba Tresna tahu saya akan ke Bandung, dia pun langsung membuat daftar tempat wisata yang wajib saya kunjungi. “Alida mau ke mana aja nanti aku antar,” kata Mba Tresna. Baek banget kan? Alhamdulillah ...

Masjid Raya Bandung


Akhirnya saya meminta mba Tresna untuk menemani jalan di tempat wisata yang hanya ditempuh dengan jalan kaki. “Biar nggak capek naik turun mobil dan nggak kejebak macet, mba,” kata saya. Maklumlah, Bandung di saat Sabtu-Mingu sudah terbayangkan macetnya. Sebetulnya mba Tresna dan keluarganya hendak menjemput saya sekeluarga di hotel tempat kami menginap. Tapi karena terjebak macet akhirnya kami pun janjian di salah satu pusat kota di Bandung dan kemudian memarkirkan mobil di kantor pos dekat Masjid Raya Bandung. Teryata ada banyak tempat di Bandung yang dapat dijangkau dengan jalan kaki.

Masjid Raya Bandung
Perjalanan pertama kami diawali dengan berjalan kaki dari tempat parkiran mobil ke Masjid Raya Bandung. Saat tiba di Masjid Raya Bandung, kami langsung menaiki lift ke bagian menara masjid dan melihat langsung pemandangan dari atas. Wah, indah sekali. Ada teropong sederhana yang diirantai agar tak lekas hilang. Ayyas dan Cikal (anaknya mba Tresna) bergantian melihat teropong. Paling asyik juga saat kami berfoto-foto dari atas Masjid Raya. Kubah betin berdiameter 30 meter dan ada dua menara kembar dengan tinggi 99 meter yang di hitung dari fondasi. Ketinggian menara ini mencerminkan 99 nama-nama Allah (Asmaul Husna).

Puas melihat pemandangan Bandung dari atas, kami langsung menunaikan shalat dzuhur di masjid. Setelah itu, kami pun melewati bagian samping masjid karena suasana siang itu sangat panas. Saya sempat mencoba berjalan di atas hamparan rumput imitasi di halaman masjid. Dan hasilnya? Panas banget! Eh tapi walaupun cuaca sangat panas seperti itu, banyak juga warga yang tampak asyik bermain aneka permainan yang ada tersedia.

Jalan Asia Afrika
Setelah dari Masjid Raya Bandung, kami langsung berjalan kaki di sepanjang jalan Asia Afrika. Di jalan Asia Afrika, Bandung, banyak sekali kursi-kursi cantik yang dijadikan tempat yang asyik bersama keluarga. Eh tapi sebelum duduk duduk manis di kursi itu, kami membeli aneka cemilan lezat dengan harga terjangkau terlebih dahulu. Saya paling suka tahu goreng yang di bumbui petis dan cabai. Mmh rasanya enaak banget plus sebuah minuman es serut raksasa seharga Rp 15 ribu yang di nikmati sambil duduk di kursi manis itu. Menikmati Bandung dari Jalan Asia Afrika tampak sangat menyenangkan. Sepanjang jalan ini di desain dengan cantik sekali dan sangat bersih sehingga sangat nyaman untuk dinikmati sambil berjalan kaki.  
 
Saya dan sahabat saya, Mba Tresna

Cemilan enak banget 


Gedung Merdeka
Ingin jalan-jalan ke tempat wisata? Bisa ke Gedung Wisata Bandung yang merupakan saksi sejarah Konferensi Asia Afrika yang diikuti oleh para pemimpin negara Asia Afrika pada tanggal 18 hingga 24 April 1955. Museum ini masih menyimpan sisa-sisa benda-benda peninggalan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika. Jika ingin melihat langsung koleksi hingga aneka ornamen yang berkaitan dengan Konferensi Asia Afrika, bisa langsung datang tanpa dipungut biaya sama sekali. Gedung Merdeka ini memiliki luas tanah 7500 meter bisa dikunjungi pada hari Selasa-Minggu dan libur pada hari Senin dan libur nasional.
 
Gedung merdeka tampak dari luar 
Jalan Braga
Datang ke Bandung tak lengkap rasanya jika ke Jalan Braga. Saat saya ke jalan Braga, banyak orang yang tampak asyik berfoto di bawah tulisan jalan Braga. Sayangnya saya tak sempat berfoto ria dan hanya mampu memandang kondisi jalan Braga yang tertata rapi. Banyak kompleks pertokoan yang memiliki arsitektur hingga tata kota yang masih tetap mempertahankan bangunan khas Hindia Belanda. Jalan Braga juga menyimpan sejarah lama berupa bangunan tua yang masih kokoh berdiri dan dimanfaatkan hingga saat ini seperti gedung AACC atau bekas Majestic dibuat tahun 1925 arsitek CP Wolff Schoemaker, gedung apotik dan gudang Kimia Farma dibangun tahun 1902, bekas hotel Braga 1928-1931, Sarinah (1937-1940), BPD Jabar-Banten (1935) dirancang AF Aalbers, gedung Dekranasda Jabar (1919). Sepanjang jalan Braga, kita juga dapat melihat berbagai lukisan-lukisan yang di jajakan sepanjang trotoar-trotoar jalan. Sayangnya saya tak sempat berselfie-selfie ria di Jalan Braga karena kondisi anak yang sudah rewel minta pulang karena cuaca semakin panas.

Apakah hanya empat tempat itu saja yang bisa dijangkau dengan jalan kaki di Bandung? Nggak! Ada beberapa tempat yang bisa dijangkau dengan jalan kaki di Bandung. Hanya saja ya saya tak sempat melanjutkan sisa perjalanan itu. #Eaaaa ….

Tempat lain yang bisa dijangkau dengan berjalan kaki adalah Masjid beraksitektur budaya Cina yakni Masjid Al Imtizaj yang terletak di Jalan Banceuy No 8, Bandung dan Penjara Banceuy. Penjara ini menjadi tempat  Penjara Soekarno dipenjara selama satu tahun dua bulan karena dituduh oleh penjajah akan menggulingkan pemerintahan Hindia Belanda pada Desember 1929. Soekarno ditahan di dalam sel nomor 6 yang berukuran 1,46 x 2,10 meter.


Rencananya, jika saya berkunjung lagi ke Bandung akan datang ke berbagai tempat yang dapat dijangkau dengan berjalan kaki. Berjalan kaki sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari saat kondisi cuaca tak terlalu panas. Teman, sudah berkunjung ke tempat mana saya selama di kota Bandung? 
38 komentar on "Tempat di Bandung yang Bisa Dijangkau dengan Jalan Kaki "
  1. aku belum naik menara ummi hahaha jadi nyesel waktu kesana malah ga kedalam :p ummi
    aku juga dari mesjid agung jalan apalagi seneng banget pas mau nyebrang tekan tombol yang bunyi terus nanti mobil-mobil pada lgsg berhenti berasa banget kayak putri kerajaan yang ngelewat wkwkwkwkkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahhaa iya aku juga awalnya nggak ngeh soal tombol itu. DUh ngakak nih ngebayangin BUnda Jerva da da dahan alam putri Raja. Hahhaa

      Hapus
  2. ini sekomplek kan ya dari Braga sampai masjid raya. Tempatnya enak deh buat jalan kaki.

    BalasHapus
  3. Jalan kaki sekitaran Braga seru juga ya, kanan kiri banyak wisata kuliner juga :)

    Salam kenal!

    Cheers,
    Dee - heydeerahma.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener banget, mba. Banyak pilihan pula ya

      Hapus
  4. Udah lama nggak ke Bandung, makin kece aja euy. Thanks for sharing mba, moga suatu hari nanti bisa ke Bandung lagi sama keluarga ^^

    BalasHapus
  5. Saya sudah lama ga ke Bandung, memang macet bikin bete ya mba. Kalau dekat mending jalan kaki sekalian olahraga biar sehat 😀.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah bener mba. Soalnya kalau nggak kayak gini. Jalan kaki dari satu tempat ke satu tempat lain yang nggak nyaman euy

      Hapus
  6. Noted nh kalo ke Bandung, Mbak. Maksih sharing-nya :)

    BalasHapus
  7. Kalau ke Bandung, saya mau ke jl. Asia Afrika. Soalnya kalau liat jalan itu di TV, serasa bukan di Indonesia.

    BalasHapus
  8. Beberapa kali ke Masjid Raya aku belum naik menaranya karena selalu kesorean. Nah, kalau di jalan Braga, Asia Afrika biasanya cuma foto-foto aja. Kalau beli jajan aku suka di mana aja, karena BAndung emang super kulinernya. Super macem2 maksudnya, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi makin banyak pilihan kuliner ya mba :)

      Hapus
  9. Tahu goreng dan bumbunya enak banget nih... Jadi pengn ke bandung lagi euy

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sampai skarang rasanya masih kerasa enak bangeet

      Hapus
  10. Dari semua tempat yang Teh Alida ceritakan, aku udah semua kesana dan waktu itu emang jalan kaki juga.. hehe

    Aku malah pengen ngulang kesana lagi, dan pengen tuh coba cemilan yang diatas. Sepertinya enak, apalagi dimakan di siang hari, cabeknya mana terlihat, kan jadi pengen.. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya tapi aku kalau ke sana lagi pengennya sambil jalan kaki lebih lengkap aja, mas. Jadi bisa jauh jalan-jalannya :)

      Hapus
  11. Wah kalau ke Bandung lagi calling2 atuh kita kopdaran :)

    BalasHapus
  12. Kalau ke tempat-tempat yang mba tulis di sini, aku suka ingin ke menaranya sama masuk ke dalam gedung merdeka. Tapi sampai sekarang belum kesampaian karena nggak mau kalau masuk sendirian hahaha. Harus ngajakin teman sepertinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya aku ya nggak sempat jauh2 tuh sampai masuk ke Gedung Merdekanya, mba. Padahal aku senang kalau ke berbagai tempat itu

      Hapus
  13. Wah enak kalau ada guide. Bbrp kali ke Bandung cuma ndekem di hotel krn macet dimana-mana. Paling banter ke kartikasari.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa dicoba caraku nih mba jalan kaki aja :)

      Hapus
  14. Oo ini masjid ya yg lapangannya cakep banget itu ya, mba Al? Iya kmrn oas ke Bandung juga susur jalan2 ini. Abang Fi suka banget tuh masuk ke museum asia afrika.

    BalasHapus
  15. Ini semua masih satu kompleks gitu mbak? Kok dalam sehari bisa berkunjung ke banyak tempat, mana jalan kaki lagi. Hehe

    Kalau liat Jalan Asia Afrika kok saya langsung inget e ke Malioboro di Jogja ya? Sepintas mirip-mirip gitu, ada kursi-kursi cantik di sepanjang jalan.

    BalasHapus
  16. Aku gagal fokus sama cemilannya mba, Bandung trmpat makanan banget deh

    BalasHapus
  17. jadi pengen ke bandung lagi , #jalan2

    BalasHapus
  18. Persahabatan bagai kepompong hehe. Duh ini kota yang aku singgahi cuma semalam, dan cuma ke Cikole huhu, . Wah enak tuuh jl asia afrika buat jalan kaki :D

    BalasHapus
  19. Baru saja main ke bandung, banyak jalan kakinya juga. Yang paling berkesan ketika dijalan braga. Asik sekali suasananya

    BalasHapus
  20. Udah pernah semua kecuali Masjid Raya Bandung Mba 😊 favorit saya jalan di Braga sih. Banyak banget wisata kuliner dari yang murah sampe yang mahal hehe. Bangunannya unik-unik pun.

    BalasHapus
  21. Itu camilan tahunya masyaa Allah... enggak nguatin! ^_^
    Jadi ini bener-bener jalan-jalan ya Kak

    BalasHapus
  22. kalau ada tempat sekomplek/ mudah dijangkau tuh enak ya, sehari dapet banyak objek :D

    BalasHapus
  23. Sempet kerja di Bandung 1/2 tahun abis lulus kuliah ,emang Bandung nyaman banget buat jalan kaki Mb. Gak panas terus pemandangannya asik

    BalasHapus
  24. Aku yg urang Bandung aja belum ajak anak2 wisata jalan2 kaki kayak gini. Jalan Braga itu wilayah elite deh. Enak juga ah kapan2 mau ke Jl. Asia Afrika ah biar anak2 tau sejarah bangsa. Ke Gedung Merdeka juga belum pernah. Tapi aku pernah ke Gedung sate loh. Tq infonya mb Alida.

    BalasHapus
  25. Asyik juga ya, jalan-jalan ke Bandung dengan berjalan kaki. Masid raya sudah pernah tapi belum sempat jalan-jalan di sekitarannya. Seru kali ya, apalagi malam-malam jalan-jalannya, sekalian icip-icip kuliner Bandung

    BalasHapus

Auto Post Signature

Auto Post  Signature