Panduan Aman dan Nyaman Naik Commuterline Saat New Normal

Blog ini berisi tentang kisah perjalanan, catatan kuliner, kecantikan hingga gaya hidup. Semua ditulis dari sudut pandang penulis pribadi

Panduan Aman dan Nyaman Naik Commuterline Saat New Normal

Siapa yang sehari-hari beraktifitas menggunakan commuterline ? Saya termausk salah satu yang memilih menggunakan commuterline dari stasiun Pondok Cina, Depok ke stasiun Tanah Abang dan lanjut ke stasiun Palmerah, Jakarta.  

Saat kondisi seperti sekarang, sebetulnya naik commuterline itu bikin deg-degan. Pernah ada teman yang nanya ke saya ...

“Mba, masih naik commuterline ? Kok aku takut ya?”.

“Mba, jangan naik commuterline deh. Disana kan banyak virus corona”

“Duh ngapain juga naik commuterline, mending naik kendaraan pribadi”

Jujur saya sih sebetulnya kalem jawab kalau ada pertanyaan seperti ini. Dikira saya nggak keder naik commuterline? Apalagi keadaan virus corona masih ada dan belum ditemukan vaksin corona. Tapi menurut saya, hidup harus tetap berjalan. Kesempatan untuk mencari rejeki, selama Allah mampukan, harus kita niatkan untuk ibadah. Tapi pas lagi capek dan kesal ada pertanyaan seperti itu, duh rasa-rasanya pengen saya hiiiiiii!


Ya sudahlah. Saya tak bisa memaksa orang untuk memahami situasi saya. Dan saya juga tidak mau orang lain membuat saya juga harus paham dari sudut pandang dia. Semua punya kepentingan yang berbeda-beda. Selama nggak merepotkan orang lain, selama tak menyusahkan orang lain, mengapa ada yang ribut?

Selama naik commuterline saat new normal seperti sekarang, saya tetap patuh terhadap aturan naik commuterline. Menurut saya, apa yang dilakukan merupakan salah satu bentuk pencegahan semakin menyebarnya virus corona.

Apa saja panduan naik commuterline saat new normal ?

Menggunakan masker

Pakai masker ini wajib banget bagi yang ingin menggunakan commuterline. Masker yang digunakan sebaiknya masker kain karena masker medis dibutuhkan untuk para tenaga medis. Penggunaan masker ini bahkan harus dilakukan sejak awal masuk stasiun.


Cuci Tangan Pakai Sabun atau Pakai Handsanitizer

Jangan lupa untuk cuci tangan atau pakai hand sanitizer ya sebelum naik commuterline atau setelah turun commuterline. Di stasiun tersedia tempat cuci tangan khusus lengkap dengan sabun. Jadi memudahkan jika ada yang ingin tangan selalu bersih. Atau gunakan saja hand sanitizer tapi harus pakai secukupnya ya.

Jangan lupa ya 


Cek Suhu Tubuh

Sebelum masuk stasiun, penumpang pun akan di cek suhu tubuh oleh petugas. Kalau saya berangkat dari stasiun Poncok Cina jam 5 pagi jadi nggak terlalu ramai. Beda dengan stasiun Bogor yang selalu ramai sehingga pengecekan suhu tubhu membuat kondisi antrian yang panjang. Apalagi di atas jam setengah 6 pagi, commuterline selalu penuh. Bagi yang memiliki suhu tubuh di atas 37,5 derajat dilarang naik commuterline.  

Jaga Jarak

Jaga jarak ini harus dilakukan sejak awal masuk stasiun, di dalam commuterline dan hingga keluar stasiun. Di dalam commuterline, biasanya ada penanda satu kursi panjang hanya bisa diisi oleh 4 orang. Sedangkan untuk kursi pendek diisi oleh 2 orang. Nah pas sebelum masuk commuterline, kita pun harus jaga jarak dengan melihat tanda kaki lingkaran warna merah di lantai.

Jangan nempel seperti ini ya


Dilarang berbicara

Ada aturan baru selama naik commuterline yakni larangan berbicara. Jadi, tidak boleh berbicara dengan penumpang lain ataupun melalui telepon genggam. Mungkin dikuatirkan dengan bebricara maka akan rentan terkena doplet yang menjadi salah satu sumber penularan virus corona. Tak ada salahnya menjaga kan ?

Balita dan Lanjut Usia Dilarang Naik

Per 8 Juni, ada larangan bagi anak-anak di bawah usia 5 tahun dan usia lanjut untuk naik commuterline. Anak-anak serta lanjut usia beresiko tertular virus corona apalagi di kendaraan umum seperti commuterline. Apalagi di kondisi jam-jam padat yang tentunya sangat berbahaya bagi anak-anak dan orang usia lanjut.

Saran saya pun, ketika naik commuterline sebaiknya tidak sembarangan memegang barang yang ada. Jika dirasa perlu, jangan lupa untuk membawa sarung tangan kain atau plastik. Nah gunanya untuk meminimalisir kulit tangan bersentuhan langsung dengan barang di commuterline.

Satu hal yang juga penting, tetap berdoa dan jaga kesehatan ya. Walaupun commuterline banyak dibilang rentan, tapi jika memang terdesak dan harus naik commuterline, berdoalah semoga Allah lindungi kita. Allah jauhkan kita dari segala penyakit. Aamiin


18 komentar

Avatar
Mei Daema 05/07/20 18.16

karena kondisi seperti ini sepertinya bakal take time ya mba,so memang kita wajib adaptasi dan bersahabat dengan kondisi seperti ini, yang penting semua protokol kesehatannya dijalankan dengan baik dan berdoa, insyallah aman

Reply Delete
Avatar
Aliyatus sa'diyah 06/07/20 09.11

Benar mbak di masa new normal ini yang paling penting kedisiplinan sih, kemana mana jangan lupa jaga jarak dan pake masker

Reply Delete
Avatar
Putri Istiana 06/07/20 19.02

Kalau di dalam commuterline sekarang masih ada yang diri dan penuh gitu ngga mba?

Reply Delete
Avatar
Demi 06/07/20 21.54

waah iya yah agak serem karena terlalu berdesakaan huhuhu, semoga wabah ini bisa segera ber akhir yaa, biar bisa nyaman ber aktifitas lagi seperti sedia kala huhuhu

Reply Delete
Avatar
Desri Desri 06/07/20 22.04

aku belum naik krl lagi kak sejak februari akhir lalu sampai sekarang, ternyata masih penuh juga ya kalo pas jam berangkat dan pulang kerja

Reply Delete
Avatar
Cilya 07/07/20 00.02

Sudah lama juga aku ngga naik commuter line. Apalagi masa pandemi kemarin dan belum berani juga nih.

Reply Delete
Avatar
Indah Nuria Savitri 07/07/20 03.43

Aku liat beberapa teman - teman berikan foto KRL yang luar biasa penuh di saat sekarang :(. Kalau begitu susah juga ya mba.. karena kita sudah penuhi protokol kesehatan tapi jarak tak terjaga

Reply Delete
Avatar
Putriistianaa 07/07/20 05.31

kalo di krl di dalemnya masih padet gitu ga mba yang diri? atau udah nggaboleh ada yang dempetan?

Reply Delete
Avatar
Tori 07/07/20 06.25

Iya sih yg paling penting itu kesadaran diri , terutama pake masker ya. Jaga jarak jg. Apalagi naik transportasi umum semacam commuterline gini. Harus lebih waspada dan tentunya berdoa jg

Reply Delete
Avatar
www.grandysofia.com 07/07/20 06.47

iya banget ya budir, segala macam protokol kesehatan harus dijalankan dan dipatuhi demi tidak tersebarnya virus ini. Semoga budir dan para pejuang anker atau krl ini diberikan kesehatan selalu

Reply Delete
Avatar
Uniek Kaswarganti 07/07/20 06.52

Mba, klo di hari-hari biasa commuterline berjubel, terus pas new normal ini bagaimana penumpang bisa diatur jaraknya gitu? Penumpang yang lain enggak bisa masuk kereta kah kalau dibatasi penumpangnya gitu? Penasaran nih.

Reply Delete
Avatar
Rach Alida Bahaweres 12/07/20 08.58

Selama pengalamanku naik kereta iya mba bisa diatur mba Uniek. Kalau terlalu siang lagi aku kurang paham sih mba :)

Reply Delete
Avatar
lendyagasshi 07/07/20 06.56

Resiko kalau ramai memang gak bisa dihindari yaa, kak Alida.
Salah satunya mungkin mencari waktu-waktu yang commuterline nya sepi.

Semangaatt, kak Alida.

Reply Delete
Avatar
Laksmipaopao 07/07/20 07.47

Mematuhi protokol kesehatan manfaat kesehatannya bukan hanya untuk diri kita, namun keluarga dan lingkungan kita

Reply Delete
Avatar
Lily Kanaya - www.Glowlicious.Me 07/07/20 08.48

Cek suhu tubuh kayaknya memang harus banget ya mba, keingetan kemarin main ke cafe ga ada cek suhu tubuh🤣

Reply Delete
Avatar
April Hamsa | Parenting Blogger keluargahamsa.com 07/07/20 09.25

Kadang di luar stasiun udah tertib pas masuk ke KRL kyk anak STM tawuran (niruin mas Dede) hehe. Emang di sini problemnya "mental" huhu
Perlu disiasati emamg kudu berangkat di jam2 sepi2 kalau menggunakan KRL dan tentu aja masker tak boleh lepas ya mbak

Reply Delete