Top Social

TRAVEL AND LIFESTYLE BLOGGER

Petualangan Kuliner Indonesia yang Menggugah Selera

Jumat, Februari 24, 2017
Salah satu kesukaan saya adalah travelling. Travelling membuat saya semakin bersyukur dan bangga terlahir dan besar di Indonesia. Saya berkeliling karena urusan pekerjaan, organisasi, mengajar, keluarga atau sekedar jalan-jalan saja. Saya bersyukur, mayoritas daerah pernah saya kunjungi, kecuali Kalimantan. Satu hal yang tak pernah saya lupa saat berkeliling adalah menciptakan aneka kuliner daerah yang saya kunjungi. Setiap daerah memiliki ciri khas kuliner yang berbeda-beda, unik dan rasanya tentu lezat.

Posisi Indonesia yang sangat strategis membuat Indonesia kaya akan hasil alam terutama bahan makanan. Dari segi agultural, kondisi Indonesia yang subur membuat Indonesia menjadi incaran. Hasil laut juga menjadi komoditas yang tinggi karena letak strategis yang membuat Indonesia kaya beragam jenis fauna dan flora. Kuliner yang kerap ditemui adalah perwujudan juliner tradisional yang digunakan sebagai gaya hidup sekaligus kebutuhan akan makanan, yakni wisata kuliner.


Kehadiran para pedagang Tiongkok maupun India hingga masuknya Islam ke Tanah Air yang kemudia membawa bahan makanan baru. India misalnya membawa bahan makan seperti bawang, ketumbar, jintan yang kemudian mendukung berkembangnya kari di Sumatera. Sementara orang-orang Tionghoa mempengaruhi cara pengolahan makanan seperti menggoreng cepat menggunakan wajan.

Seringkali, setiapkali akan berkunjung ke daerah saya selalu mencari informasi kuliner apa yang terkenal di daerah itu. Pencarian informasi kuliner saya lakukan melalui internet, seperti saat saya membuka website TelusuRI yang menampilkan banyak tulisan tentang keindahan Indonesia. Ingin tahu petualangan kuliner saya?

Pancake Durian Medan
Di pulau Sumatera, saya sudah merasakan kuliner Lampung, Aceh, Palembang, Aceh dan Medan. Satu kuliner yang paling berkesan bagi saya adalah pancake durian Medan. Saya adalah penggila durian, jadi saat berkunjung ke Medan saya tak pernah melewatkan mencicipi pancake Medan. Pertama kali saya mencicipi pancake Medan sekitar tahun 2009. Saat berkunjung ke Medan teman saya mengatakan, “Mba Alida harus coba pancake durian”. Dia memberikan saya satu buah. Rasanya? Lezat banget!. Daging durianya utuh. Kulit pancakenya tipis. Sungguh perpaduan yang tepat. Saya suka sekali!. 
Foto : Koleksi pribadi
Saya kemudian mendapat nomor telepon penjual pancake durian. Pancake durian beku kemudian dikirim ke bandara dan transaksi pun berlangsung di bandara. Untuk menghilangkan bau durian, pengemasan dibuat tertutup rapat sehingga tak tercium bau. Sayangnya pas mau naik pesawat, petugas bandara melarang kami membawa pancake durian karena semua makanan dilarang masuk pesawat. Saya sempat kuatir pancake yang dibawa itu akan rusak dan lumer karena dimasukkan ke bagasi. Tapi sampai di Jakarta, pancake durian masih utuh. Beberapa tahun berikutnya saat ke Medan saya pun memesan pancake durian di orang yang sama. Kini, pancake durian mudah ditemui di Jakarta.

Sroto Banyumas
Foto : Koleksi pribadi
Saat ke Banyumas, Jawa Tengah, jangan lewatkan mengkonsumsi sroto. Sroto merupakan makanan khas Banyumas yang terdiri dari tauge, irisan daging, soun, keripik. Semua bahan itu kemudian disusun di atas mangkok kecil dan disiram kuah bening. Oh ya, tambahkan sambal kacang yang menjadi ciri khas dari kuliner ini. Sroto nikmat dikonsumsi dalam keadaan panas. Sroto juga bisa dikonsumsi bersama ketupat atau nasi. Rasa sroto enak dan pas di lidah. Harga satu porsi sroto Banyumas sekitar Rp 13 ribu. Saya menikmati sroto ini saat berkunjung ke rumah adik ipar di Banyumas, Jawa Tengah. Sroto yang kami kunjungi posisinya berada di ujung gang dan susah di akses. Tapi jangan salah, banyak kendaraan yang parkir dan tempat duduk seringkali penuh.

Kupang Lontong Sidoarjo
Datang ke Sidoarjo, Jawa Timur, nikmatilah kelezatan kupang lontong. Kupang merupakan kerang kecil yang hidup di air asin. Kupang ini kemudian direbus dan kemudian disajikan dengan potongan lontong serta siraman kuah bening. Rasanya semakin lezat jika dimakan bersama sate kupang. Sebaiknya mengkonsumsi es degan untuk menetralisir kupang yang dikonsumsi. Saya biasanya membeli Kupang Lontong di Alun-alun kota Sidoarjo.
Foto : Koleksi pribadi

Soto Kudus dan Sate Kerbau
Setiapkali datang ke Kudus, Jawa Tengah, saya selalu membeli soto Kudus. Soto Kudus biasanya disajikan di mangkok kecil. Di dalam mangkok itu tersusun nasi, tauge, irisan daun bawang, irisan ayam. Rasannya sangat mengugah selera. Saya biasanya mengkonsumsi soto kudus bersama telur puyuh rebus. Oh ya, jika ke Kudus, jangan lupa juga untuk mengkonsumsi sate kerbau. Sate kerbau ini merupakan makanan khas Kudus. Rasa dagingnya manis dan bumbunya juga khas. Sate Kudus warnanya hitam pekat, dagingnya agak keras dan berukuran besar. Hingga kini, saya sekeluarga memiliki langganan soto kudus dan sate kerbau yang terkenal enak. Hanya saja, langganan saya itu hanya buka di malam hari.  
Foto : Koleksi pribadi

Nasi Pulu Srikaya
Makanan ini bahan dasarnya adalah beras ketan. Di Ambon, ketan seringkali disebut pulu. Di daerah lain biasanya menemukan kue ketan srikaya yakni ketan yang diatasnya terdapat lapisan fla srikaya berwarna hijau. Tapi di Ambon, fla srikayanya tidak keras seperti kue ketan srikaya. Di Ambon, fla berwarna hijau ini bentuknya agak encer dan biasanya disiram di atas nasi ketan (nasi pulu). Saat datang ke Ambon, ini salah satu makan yang saya incar. Tiga hari di Ambon saya belum bisa mengkonsumsi makanan ini. Tapi pagi sebelum kembali ke Jakarta, adik papa datang membawa nasi pulu srikaya siram. Porsinya lumayan banyak sehingga saya harus berbagi dua dengan Papa. Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga makan nasi pulu srikaya. Hehehe ....  
Foto : Koleksi pribadi

Ikan Asar Jayapura
Sebetulnya, ikan asar tak hanya terdapat di Jayapura. Di Ambon, Maluku, pun banyak sekali yang menjual ikan asar. Nah, ikan asar yang saya beli di Jayapura ukurannya lebih besar dan harganya lebih murah. Sekitar tahun 2010 saat berkunjung ke Jayapura, ikan asar dijual di pasar oleh perempuan asli Jayapura. Harganya kala itu Rp 25 ribu. Ikan Asar ini adalah ikan yang di masak dengan cara diasapi. Ikan asar sangat nikmat dikonsumsi bersama nasi panas dan sambal colo-colo. Sambal colo-colo adalah sambal yang terdiri dari irisan bawang merah, cabai rawit dan jeruk nipis.
Foto : Koleksi pribadi

Enam kuliner dari enam daerah itu tentu hanya sebagian kecil kuliner Indonesia. Menikmati kuliner bisa dilakukan sendiri atau bersama keluarga atau sahabat. Hal yang sering saya lakukan ketika bepergian adalah membeli oleh-oleh berupa aneka kuliner sehingga dapat dinikmati bersama orang tersayang. Membeli oleh-oleh setelah menempuh perjalanan membuat keluarga ataupun sahabat yang tidak bepergian bersama kita, dapat merasakan petualangan kuliner.

Kini, petualangan kuliner Indonesia juga dapat ditemukan di Omiyago. Kata "Omiyago" berasal dari kata Jepang "omiyage" yang berarti souvenir atau oleh-oleh yang biasa diberikan kepada teman-teman, rekan kerja, dan keluarga setelah kembali dari perjalanan. Namun, makna dari kata "omiyage" di Jepang adalah lebih luas dari sekedar makanan. Saudara atau teman pasti akan senang jika mendapat kuliner khas Indonesia yang berasal dari Omiyago.

Omiyago.com merupakan sebuah platform Indonesia yang memudahkan akses ke makanan khas dan makanan ringan dari seluruh Indonesia. Harganya bervariasi sesuai dengan kuliner yang diinginkan.


Cara untuk mendapatkan kuliner Indonesia pun sangat mudah. Hanya dengan empat cara, kuliner khas Indonesia bisa anda peroleh.

Berbagai macam makanan dan makanan ringan di Indonesia tersaji di Omiyago. Omiyago dapat disajikan secara cepat dengan kualitas produk kuliner terbaik dari seluruh Indonesia serta dikemas dalam kotak yang dirancang unik. Omiyago ingin memberikan pengalaman yang berbeda sehingga konsumen dapat menawarkan souvenir kepada rekan atau keluarga dengan mudah dan cepat. 

Oh ya, saya ingin bertanya. Kuliner daerah apa yang paling teman-teman gemari? Mengapa kuliner itu menjadi kegemaran teman? Yuk berbagi di kolom komentar. Terima kasih 





78 komentar on "Petualangan Kuliner Indonesia yang Menggugah Selera "
  1. Mba Pancake durian itu bikin ngiler aja, kapan neh ngajak kulinerannya mba hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa enak ya pancakenya. Hihihi. Yuk semoga kapan kapan bisa yaa :)

      Hapus
  2. wah.. wah... eanak2 semuanya nih..
    ikan asar Jayapura tuh pengen coba, apa mirip rasanya dengan ikan sale dari kampungku, biasanya digulai

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah aku belum pernah coba yang ikan sale. Wah jadi pengen

      Hapus
  3. Aku tetep suka kuliner Palembang, Padang atau Medan. Tapi, belakangan mulai suka kuliner makasar.. Enak enak baik makanan besarnya yang serba ikan maupun cemilannya yang bervariasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa kuliner Makassar juga enak-enak mbaa Ade ;)

      Hapus
  4. Kadang suka kangen masakan khas daerah tertentu, untung sekarang ada Omiyago ya..Penasaran sama rasa nasi pulu srikaya, sroto banyumas, ikan asar Jayapura. Yang pernah saya rasain selai srikaya yang wenakk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mmmhh ... kebayang kan lezatnya mba :)

      Hapus
  5. Mbak tetap yang paling saya suka pancake durian.. Yang lain engak hehhehee
    Makasi infonya mbak 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti dicoba yaaa yang lainnya Hehhehe

      Hapus
  6. nasi srikaya nya lucu, penasaran gimana rasanya ya..

    BalasHapus
  7. wahhh pancake durian wihhh mantep mbak

    BalasHapus
  8. Pernah nyobain soto Kudus di Bandung, enak sih tapi kayak soto biasa aja. Tapi masih penasaran sama yang asli made in Kudus, siapa . Kayaknya saya harus segera mampir ke Kudus ya, mbak. Siapa tahu menemukan nuansa yang berbeda. :D

    BalasHapus
  9. Mb fotonya kurang gede #sekedar saran
    Pengen pancake ama sroto

    BalasHapus
  10. Semuanya bikin ngiler tuh mbaaa.. Hihhi

    BalasHapus
  11. Aku belum pernah tau sroto. Penasaran liat aslinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Smoga bisa kesampaian ya mba lihat langsung :)

      Hapus
  12. Itu makanan khas Indonesia yang mantaaap rasanya

    BalasHapus
  13. Nasi Pulu Srikaya ini yang menggoda iman banget, haha... Ijonya mentereng.

    BalasHapus
  14. Demen saya post cak ini. Bikin mata ijo2, leher kembang kempis. Hahahaa

    BalasHapus
  15. Hampir semua makanan yang disebutkan enak-enak.. yang paling saya suka dan sudah merasakan adalah Pancake Durin sama Kupang Lontong. Kapan-kapan harus coba Soto Kudus, deh. Semoga ada rejeki datang ke Jayapura, pengen nikmati Ikan Asar nya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaamin aamiin mba. Smoga kesampaian yaa

      Hapus
  16. pas ke Medan aku bela2in tenteng dus gede isinya pancake wkwkwk ga nyesel pas sampe cimahi lgsg des ludes endes bingits mb

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hhaha sama mbaa. Emang enak banget sih

      Hapus
  17. Paling gemar mah gudeg. Kalo ke Jogja, harus makan gudeg. Lebih suka yang di pinggiran jalan, daripada di dalem rumah makan. Sensasinya lebih dapet. Hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih aku pengen ke gudeg. Semoga bisa kesampaian ya makan

      Hapus
  18. Klo masakan khas Aceh yang paling enak menurut saya sate matang.. jangan dibayangin kyak sate madura ya (sate madura juga favorit banget, hihi). Sate daging + kuah kaldu daging, enak n seger banget, hehe. Klo kudapannya yang paling suka timphan <3. Kuliner indonesia emang beragam banget ya.. MasyaAllah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, aku belum pernah nih makan sate matang. Mauuu

      Hapus
  19. Klo masakan khas Aceh yang paling enak menurut saya sate matang.. jangan dibayangin kyak sate madura ya (sate madura juga favorit banget, hihi). Sate daging + kuah kaldu daging, enak n seger banget, hehe. Klo kudapannya yang paling suka timphan <3. Kuliner indonesia emang beragam banget ya.. MasyaAllah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, aku belum pernah nih makan sate matang. Mauuu

      Hapus
  20. Pernah sekali makan sroto Sokaraja. Diajak teman main ke rumahnya sekaligus mencicipi kuliner lokal.

    BalasHapus
  21. Tertarik Nasi Pulu Srikayanya Mbak. Itu khas Ambon yak? Ngelihat itu inget Mango Sticky Rice y Thailand. Hehe. Duuh, jd pengen nyobain Nasi Pulu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaaa. Nah aku pas makan mango sticky rice jadi keingat nais pulu mba. Hehehe

      Hapus
  22. Waduh efek samping lihat postingan ini jadi lapeerr..hihihi..

    BalasHapus
  23. penasaran sama sate kerbaunya :D dulu pernah makan rendang kerbau dikasih kakak ipar yg orang betawi tapi agak keras. kalau itu satenya empuk ya mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah iya memang agak sedikit liat mba. Tapi enak :)

      Hapus
  24. Saya kalo makan lumayan picky tapi nggak ada yang beneran ngena di hati gitu mbak selain jajanan buat ngemil. Saya kasih tau aja favoritnya ibu saya itu soto tauco dari Pemalang, enak buanget itu apalagi dimakan panas-panas wussh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah penasaran pengen mencoba soto tauco mba :)

      Hapus
  25. wah keren banget si omiyago ini ya! pengen deh pesen makanan dari mana-mana, cuma kadang khawatir pengirimannya itu lho. ntar mau coba deh order via omiyago!

    BalasHapus
  26. Hmm.. penasaran banget sama yang namanya Lontong Kupang, kayaknya nikmat banget itu.

    BalasHapus
  27. semua makanan di atas belum pernah saya cicipi..kurang update bgt ya saya...

    BalasHapus
  28. Suka kuliner jawa tengah seperti semarang, jogya dan Solo. Enak2 makanannya 😊

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa bener mba. Tapi semua kuliner Indoesia rata2 enaakk :)

      Hapus
  29. Aku penasaran sama rasa ikan asar. :)

    BalasHapus
  30. Aku ngiler lihat Nasi pulu, kayak ketan saus duren kalo di Semarang.
    Kalo kuliner kesukaanku itu Tengkleng, di Semarang atau di Solo, suka beli itu mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. IYaa semoga aku kesampaian juga ya makan tengkleng :)

      Hapus
  31. Pengen nyobain nasi Pulu Srikayanya, dari warnanya kayaknya enakkkk :)

    BalasHapus
  32. duuh, semuanya menggiurkan, apalagi pancake duriannya. Anyway, ditunggu kunjungannya ke kalimantan selatan mba, kebetulan aku orang sana, kulinernya juga ga kalah asyik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaamin. Semoga kesampaian ke Kalimantan Selatan ya mba. Belum pernah main ke sana sama skali :)

      Hapus
  33. aduhhh.... siang-siang gini pas lagi laper malah terdampar di postingan ini...... lengkaplah penderitaaan :-D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihiii. Biar selera makan makin bertambah :p

      Hapus
  34. Mb..jadi pengen pancake durian ih...duh, nyari dimana yaa ? hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di JAkarta udah banyak yang jualan mba :)

      Hapus
  35. Wah wisata kulinernya mbak lid udah banyak banget. Bahkan sampe makanan jayapura loh :D

    Aku blm pernah kesana , ke ambon pun belum.
    Paling jauh yang timur ya makassar :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamin. Semoga kesampaian ke Jayapura dan Ambon yaa :)

      Hapus
  36. Ohhh nooo... pancake duriaaannn maauuuu, ngileerrr bgt mau ini.

    BalasHapus

Auto Post Signature

Auto Post  Signature