Cara Mencegah Penyakit Kritis

Blog ini berisi tentang kisah perjalanan, catatan kuliner, kecantikan hingga gaya hidup. Semua ditulis dari sudut pandang penulis pribadi

Cara Mencegah Penyakit Kritis


Saya rentan terkena penyakit kritis jika dilihat dari riwayat keluarga saya. Mama dan eyang putri saya (Ibunda mama) terkena penyakit kanker serviks dan meninggal karena serviks. Baba saya (Ibunda papa) hidup dengan penyakit stroke yang membuatnya tak bisa bebas bergerak karena lumpuh tubuh kirinya. 


Hal ini membuat saya semakin was-was menjaga kondisi tubuh. Saya memutuskan untuk vaksin pencegah penyakin kanker serviks, pap smear rutin pun dilakukan untuk melakukan pendeteksian dini dari penyakit kritis. 


Kenapa saya melakukan demikian ? Saya saksi hidup betapa mama dan eyang menderita karena kanker serviks. Ketika eyang terkena serviks, saya masih duduk di bangku SMA dan saya melewatkan masa dengan menemani eyang ke rumah sakit untuk berobat. Eyang saya kuat dan semangat melawan penyakit walaupun eyang harus menyerah dengan penyakit yang diderita. 



cara cegah penyakit
Pic : pixabay.com

Tanpa kami duga, beberapa tahun kemudian, mama saya juga terdeteksi penyakit kanker serviks. Kami sekeluarga kaget. Awal mendengar kabar itu, mama saya di Surabaya dan saya di Jakarta. Saya dalam kondisi hamil tiga bulan terbang ke Surabaya untuk menemani mama memutuskan langkah yang harus diambil untuk proses pengobatan. 


Mama kemudian tinggal bersama saya di Jakarta untuk berobat walaupun satu setengah tahun kemudian harus menyerah dengan penyakit kanker serviks yang dideritanya. Kepergian dua perempuan yang saya cintai ini membuat saya kehilangan. Saya pun berkomitmen untuk berusaha untuk mencegah penyakit kritis. 


Saya mulai semakin melek menjaga kesehatan tubuh. Upaya pencegahan dini penting sekali memang dilakukan untuk menjaga agar tubuh masih tetap sehat sehingga bisa mencegah penyakit kritis. 


Saya rajin berolahraga untuk jaga tubuh tetap sehat. Saya rajin konsumsi makanan dan minuman bergizi agar tubuh juga tetap terjaga dengan baik. Upaya menjaga kesehatan tubuh ini juga dibarengi dengan melindungi diri dengan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. 


Saya mendapat informasi ada FWD Insurance yang menyakini bahwa asuransi dapat menjadi cara perlindungan yang mudah serta terjangkau yakni FWD Critical First Protection. 


Ada empat keunggulan FWD Critical First Protection yakni : 

Memberikan manfaat sejak penyakit kritis stadium awal dan dapat diklaim hingga 200 persen dari uang pertanggungan termasuk apabila terjadi resiko meninggal dunia 


Membayarkan klaim berdasarkan kondisi kritis akibat dari penyakit yang diaolami maupun tidak berdasarkan jenis penyakitnya 


Mmebebaskan pembayaran premi setelah dibayarkan 50 persen dari uang pertanggungan yang diberikan 


Kesempatan mendapatkan pengembalian premi 100 persen di akhir masa asuransi (jika tidak pernah terjadi klaim) 


Bagaimana cara teman-teman mencegah penyakit kritis ? 


1 komentar