Selasa, April 05, 2016

Tertawa Bersama Get Up Stand Up

Menjadi seorang penyiar radio di Medan dan memiliki pacar cantik dan baik, bagi Babe Cabiita adalah sesuatu yang hampir sempurna. Namun kesempurnaan ini menjadi sulit terwujud ketika Babe dikejar-kejar debt collector karena hutang-hutangnya yang semakin meningkat. Maka sang pacarnya, Fatiya, yang membantu Babe melunasi hutang-hutang dengan harapan Babe akan berubah. Berubah untuk lebih maju dan sukses. Tapi harapan demi harapan pupus saat Babe tak lagi bisa diharapkan. Hubungan percintaan selama enam tahun pun kandas. Fatiya pergi ke Jakarta dan bekerja di salah satu kantor pengacara terkemuka di Jakarta.


Babe pun ke Jakarta untuk merebut kembali cintanya yang hilang. Namun perjuangannya untuk mendapatkan cinta tak semudah yang ia kira. Ia pun melamar kerja sebagai pelayan rumah makan Padang hanya karena Fatiya seringkali makan di rumah makan itu. Perjumpaan demi perjumpaan di rumah makan hanya mampu menghasilkan tatap muka tanpa tegur sapa. Dan dari rumah makan itu, secara tak sengaja, ia menonton tayangan Stand Up Comedy.

Maka melalui Stand Up Comedy-lah, ia mencoba meraih sukses agar Fatiya kembali padanya. Dalam perjalanannya, Babe bertemu dengan Abdur yang sama-sama mencoba peruntungan melalui Stand Up Comedy. Abdur pula yang memotivasi Babe untuk sukses demi Fatiya. Proses untuk meraih sukses ini tak semudah membalikkan telapak tangan. Apakah Babe berhasil meraih cinta Fatiya kembali?

Film Get Up Stand Up dihiasi lebih dari 20 komika. Ke-20 komika ini ini hadir melalui beragam karakter. Misalnya Sri Rahayu, seorang stand up commedy yang terobesesi dengan Raditya Dika sehingga bela-belain memasak coto Makassar demi juri pujaannya. Rahmed (anak STM yang doyan tawuran), Deni Suhendi (anggota TNI, BA Kodam III Siliwangi) yang hadir sebagai tentara yang menyamar sebagai pohon saat lolos sebagai finalis Stand Up Comedy. Indro Warkop pun hadir sebagai salah satu dewan juri Stand Up Comedy Indonesia (SUCI). Tak hanya bintang-bintang komika saja yang menghiasi film ini. Pasha, Onci, Makki, Enda dan Rowan yang merupakan personil band Ungu hadir sebagai cameo di film ini.   

Jalan cerita film Get Up Stand Up juga memotret tak mudahnya mencari bahan materi untuk menghibur. Jika para penonton selama ini hanya melihat mudahnya para komika mampu membuat penonton terbahak-bahak, film ini menunjukkan berbagai permasalahan yang dihadapi para komika. 

Menonton film ini menunjukkan potret kehidupan masyarakat sehari-hari. Ini ditunjukkan saat Abdur yang menegur tukang ojek yang parkir di trotoar. Trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki malah dianggap biasa untuk parkir motor. Sindiran tentang fenomena suap ditunjukkan melalui dialog antara penjaga kost-kostan dengan Babe. Film ini juga mengajarkan kesetiakawanan dan memahami mana teman dan mana yang lawan. Apakah seseorang yang awalnya menjadi teman yang baik akan tetap baik teman yang baik? Apakah mereka yang membenci sejak awal akan menjadi teman di kemudian hari?

Secara keseluruhan, film ini cukup menghibur. Akting para pemain pun menjiwai. Saya juga terhibur dengan penampilan pemilik dan karyawan rumah makan Padang. Celetukan demi celetukan membuat saya sebagai penonton tertawa. Apalagi dengan adanya beragam sajak yang terlontar. Penampilan Abdur dan Babe mampu menunjukkan sosok lain selain citra mereka yang selama ini lekat dengan humor. Di film inilah, penonton melihat Babe meneteskan air mata dan Abdur yang mengeluarkan rayuan demi perempuan yang ia taksir.   

Sebagai catatan kecil, film ini  yang disutradarai Teezar Sjamsuddin ini  menyuguhkan kisah drama percintaan klasik tentang cinta segitiga. Tapi secara keseluruhan, film ini cukup menghibur sehingga dapat dinikmati bersama keluarga tercinta. Tertawa bersama Get Stand Up? Yukk !  





Wulansari Rach Alida Bahaweres

Seorang Ummi, istri, jurnalis dan blogger. Aktif menulis dan memberikan pelatihan menulis. Kontak kerjasama ke @lidbahaweres dan lidbahaweres@yahoo.com. Twitter dan instagram : @lidbahaweres. Terima kasih

18 komentar:

  1. kayaknya bakal seru nih filmnya, bikin ngakak ga ya? penasaran sama karakter Babe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cukup menghibur, mba Ira. Karakter Babe masih dipertahankan seperti aslinya ;)

      Hapus
  2. Wah, pengen nonton jadinya.
    Sayang harus ke luar kota, secara di Cianjur mah tiak ada biskop :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh ya? Aku baru tahu kalo di Cianjur nggak ada biskosp. Smoga ke depan ada ya mba :)

      Hapus
  3. Malah pecahnya kok di sri rahayu ya, wkwk

    BalasHapus
  4. Aku pernah liat trailer dan original soundtrack nya, kayaknya sih lucu.. Tapi pemain nya kurang terkenal ya mba.. Atau aku yang kurang paham stand up ya hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini yang maen kebanyakan para komika, mbaa :)

      Hapus
  5. Wah sepertinya seru nih, ahi hi hi.
    Lihat gambarnya saja sudah lucu dan saya suka sama babe.

    BalasHapus
  6. Komedian standup favorit saya nih.

    BalasHapus
  7. Saya suka nonton film komedi, kayaknya film yang satu ini bakalan menghibur ya..
    Liat jalan ceritanya, kayaknya seru!

    BalasHapus
  8. Wahbsekarang para komika dah turun gunung jadi pelakon film semua ya mb lida :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maen pilem semuaaaaa :))
      Kayaknya nggak ada yang jadi penyanyi yaak :)

      Hapus
  9. Anda tidak perlu mengembangkan persona "khusus" untuk tingkat stand-up comedy. Tidak hanya itu, awek juga tidak harus memakan waktu yang lama untuk terima ketawa besar-besaran dari penonton.

    BalasHapus