Top Social

Rach Alida Bahaweres

TRAVEL AND LIFESTYLE BLOGGER

Tantangan Mengelola Keuangan ala Keluarga Surya

Sabtu, Juni 23, 2018

Mengelola keuangan ala keluarga muda tuh gampang-gampang susah. Banyak pasangan yang karena keterbatasan dana memutuskan untuk mengontrak rumah setelah menikah. Sama seperti yang saya dan suami alami. Keterbatasan dana kala itu membuat kami memilih untuk mengontrak rumah tak jauh dari tempat saya bekerja.

Namun untuk membeli rumah saat ini bukan hal yang mudah. Harga-harga rumah ratusan juta dan itu pun untuk tipe paling sederhana. Kalau pun untuk membayar uang muka rumah, harus mengumpulkan uang puluhan juta. Itu pun harus membayar cicilan jutaan rupiah selama berpuluh-puluh tahun.

cara mengatur keuangan keluarga
Ummi dan bapak kalau membahas soal keuangan keluarga :p
Alhasil, banyak yang memilih membeli rumah jauh dari ibukota Jakarta dan harus menempuh perjalanan berjam-jam untuk tiba di kantor. Pilihan lainnya ya mau tak mau harus ngekost atau ngontrak di dekat kantor. Minimal mengurangi pengeluaran transportasi.

Boleh dibilang, memiliki rumah kini menjadi tantangan bagi pasangan suami istri. Tapi itu hanyalah satu dari sekian banyak tantangan yang harus dihadapi oleh pasangan suami istri. Setelah menikah, suami istri harus mengelola keuangan untuk makanan sehari-hari, persiapan biaya melahirkan, membayar uang sekolah anak dan masih banyak pos-pos pengeluaran yang harus disiapkan.

Kok kesannya hidup berkeluarga jadi ribet ya? Menurut saya bukan permasalahan ribet. Tapi ketika seseorang memutuskan untuk menikah, dia juga harus mempertimbangkan bagaimana agar keluarga bahagia. Dan salah satu aspek kebahagiaan keluarga ya memiliki keuangan keluarga yang sehat.

Bukan berarti semua harus serba berlebihan seperti kisah-kisah keluarga kaya di sinetron. Tapi setidaknya harus memiliki pengaturan keuangan yang baik. Misalnya tahu gaji yang diperoleh dialokasikan untuk apa saja.

Saya pernah membaca di beberapa artikel keuangan yang menyebutkan bahwa masalah yang dihadapi banyak keluarga bukanlah terletak pada penghasilan suami dan istri yang kurang, tapi kebiasaan yang keliru dalam mengelola uang. Uang yang diperoleh entah mengapa habis begitu saja seolah tak tersisa.

Beberapa Hal yang Harus dilakukan untuk Mengelola Keuangan Keluarga

Mengelola keuangan keluarga ini susah-susah gampang. Banyak pasangan suami istri yang menganggap bahwa ngomong soal keuangan tuh adalah hal yang tabu. Jadi ya jangan heran banyak istri yang tak tahu berapa penghasilan suaminya sehingga hanya menerima jatah uang dari suami untuk dikelola. Kalau uangnya tak cukup? Ya mau tak mau harus dicukupi.

Suami Istri Harus Komunikasikan Keuangan Keluarga secara Bersama-sama  

Sudahkah duduk bersama pasangan untuk membahas tentang keuangan keluarga? Kalau belum, saya sarankan untuk melakukan itu. Mengapa? Dengan duduk bersama, ngobrol dari hati ke hati dan secara terbuka serta jujur, insyaAllah semuanya menjadi lebih mudah. Jika hanya satu pihak saja yang menginginkan keterbukaan, ya agak berat. Pernikahan itu kan dilakukan dua orang. Jadi sebaiknya mengelola keuangan keluarga pun dilakukan bersama-sama sehingga bisa mencapai keuangan keluarga yang sehat. Sebetulnya lebih baik hal ini dibahas bahkan sebelum menikah sehingga keterbukaan telah dilakukan sejak awal.

Pasangan harus menentukan pos-pos pengeluaran dan mengatur penghasilan

Jika pasangan suami istri telah duduk bersama, kini saatnya membahas berapa pendapatan per hari atau per bulan dan pengeluarannya untuk apa saja. Termasuk keinginan untuk memperoleh pendapatan dari pekerjaan sampingan yang sekiranya perlu dilakukan. Penentuan pos-pos pengeluaran memang sebaiknya dilakukan berdua karena akan juga meliputi pengeluaran untuk daycare anak atau sekolah anak. Sebaiknya juga mencatat setiap bulan pengeluarannya untuk apa saja sehingga bisa diketahui pengeluaran per bulan berapa.

Pertimbangkan dengan baik pos-pos pengelolaan keuangan keluarga


Menyisihkan uang untuk tabungan dana darurat dan investasi

Seberapa penting sih dana darurat? Mungkin bagi sebagian orang menganggap dana darurat itu tak penting. Tapi, siapa yang bisa tahu masa depan seseorang? Termasuk jika tiba-tiba ada kejadian yang membutuhkan dana besar dalam waktu dekat? Tak ada yang bisa menduga kan? Nah, pos pengeluaran untuk dana darurat bisa diperoleh dari bonus kantor atau dari pekerjaaan sampingan (kalau ada).

Hal yang penting juga adalah investasi. Investasi ini sangat penting agar keuangan keluarga tak hanya saat saat ini tapi juga di waktu yang akan datang. Investasi sekarang banyak pilihannya. Mulai dari investasi tanah atau rumah, logam mulia hingga asuransi. 

 Belajar Investasi Melalui Webseries Sitkom Keluarga Surya

Siapa yang masih kebinggungan mencari informasi tentang keuangan keluarga termasuk belajar investasi? Jika masih ada teman-teman yang merasa demikian, saya menganjurkan untuk menonton webseries Keluarga Surya di channel youtube Sun Life Financial.

Apa yang dilakukan Sun Life Financial ini tak lain merupakan salah satu cara agar literasi keuangan di masyarakat Indonesia menjadi bertambah. Hingga kini, literasi keuangan di Indonesia masih sangat rendah.
 
cara mengatur keuangan keluarga
Webseris Keluarga Surya
Sun Life memahami literasi keuangan masyarakat dan pengelolaan keuangan bagi setiap keluarga Indonesia merupakan hal yang sangat penting, karena keluarga merupakan salah satu pilar perekonomian bangsa. Selain itu, sebagai unit terkecil dari masyarakat, keluarga memiliki fungsi untuk memperkenalkan dan menanamkan nilai baik pada individu, salah satunya terkait pengelolaan dan perencanaan keuangan.

Nah, mengedukasi masyarakat, khususnya keluarga Indonesia tentang pentingnya mencapai kemapanan finansial, salah satunya melalui kampanye komunikasi #LebihBaik Sekarang. Harapannya, melalui kampanye #LebihBaik Sekarang, masyarakat Indonesia untuk tidak lagi menunda dalam melakukan perencanaan yang tepat, demi meraih kualitas kesehatan, pendidikan, dan keuangan yang lebih baik untuk diri sendiri dan keluarga.

Webseries Keluarga Surya hadir untuk menjadi salah satu pilihan edukasi keuangan keluarga. Pemeran Keluarga Surya ini adalah :
  • Edo Borne sebagai Ayah Surya
  • Karina Nadila sebagai Ibu Mentari
  • Bima Azriel sebagai Fajar
  • Sandrina Michelle sebagai Cahaya

Kini, webseries Keluarga Surya telah memasuki episode ketiga yang dilaunching tepat pada tanggal 20 Juni 2018. Webseries Keluarga Surya yang pertama menghadirkan tentang THR : Habisin atau Tabungin?. Nah episode ini pas banget karena bertepatan dengan masa lebaran yang terkadang membuat pasangan muda dilema untuk menghabiskan uang THR yang datang setahun sekali atau menginvestasikannya.

Sedangkan webseries kedua yang bertema Wakaf Cara Baru mencoba menghadirkan solusi wakaf yang memudahkan namun teryata memberikan manfaat dunia akhirat bagi keluarga. Kalau teman-teman penasaran dengan Wakaf Cara Baru bisa langsung meluncur ke channel youtubenya ya.

Nah, webseries terbaru yang ingin saya bahas panjang lebar adalah tentang Tantangan Bola. Ketika webseries ini diluncurkan, bertepatan dengan demam bola dimana-mana. Banyak orang membahas tentang Piala Dunia yang tahun 2018 ini berlangsung di Rusia.


Bagi penggemar bola, tentunya tak akan melewatkan kesempatan event bola yang hanya hadir empat tahun sekali. Termasuk anggota Keluarga Surya yakni Pak Surya dan anak laki satu-satunya yang bernama Fajar.

Kebiasaan menonton bola hingga tenha malam ini yang menurut Ibu Mentari membuat pola hidup menjadi tak sehat. Apalagi jika keeseokan harinya harus bekerja dan sekolah. Makanya, Ibu Mentari membuat tantangan yang harus dilakukan oleh Pak Surya dan Fajar.

Tantangannya adalah, Pak Surya dan Fajar harus tidur pukul 10 malam dan harus bangun jam 5 pagi. Jika bisa melakukannya, Ibu Mentari akan memberikan hadiah berupa traktir makan sepuasnya di hotel bintang lima. Namun jika gagal, Pak Surya harus mentraktir satu keluarga plus nginap di hotel berbintang.
 
Penting juga investasi kesehatan keluarga
Tak mau kalah, Pak Surya dan Fajar pun mamasang strategi. Pukul 10 malam mereka pun beranjak masuk kamar. Namun apa yang terjadi? Bukannya tidur, mereka berdua asyik nonton bola melalui streaming di handphone. Akhirnya ketahuan Ibu mentari dan handphonenya pun disita. Karena tak ingin kalah, Fajar dan Pak Surya pun komitmen untuk mengikuti aturan Ibu Mentari selama seminggu dan mereka pun berhasil. Eh tapi, karena Ibu Mentari cerdas dalam pengelolaan keuangan keluarga, traktiran di hotel tuh terkait adanya pernikahan temannya di salah satu hotel ternama sehingga Ibu Mentari tak perlu mengeluarkan uang banyak namun satu sisi kesehatan keluarganya terlindungi. Cerdas kan?
 
Peran istri solehah juga pas untuk pengaturan keuangan keluarga
Saya sih menyarankan teman-teman menonton webseries Keluarga Surya karena hanya dengan durasi 5 menit, webseries ini telah mampu menerjemahkan pengelolaan keluarga dengan baik. Tak perlu kuatir akan terkesan menggurui tapi bahkan webseries ini dihadirkan secara jenaka. Saya sendiri berulangkali tertawa karena melihat akting para pemain yang menjiwai dan mamu menyampaikan pesan dengan baik.

Untuk mendapat informasi lebih lengkap bisa langsung membuka akun media sosia Sun Life Financial yakni :
Website : www.sunlife.com
Instagram : @sunlife_id

Jangan lupa juga ikutin giveaway Keluarga Surya dengan hadiah-hadiah yang menggiurkan. Siapa sih yang tak ingin belajar mengelola keuangan keluarga tapi dapat bonus hadiah? Kalau saya sih mau banget. Oh ya, bagaimana sih cara mengatur keuangan keluarga teman-teman? Boleh bagi sedikit di kolom komentar ya ...  



    

Cara Mencegah Berat Badan Naik Setelah Lebaran

Jumat, Juni 22, 2018

Setelah puasa selesai dan memasuki musim lebaran, banyak banget meme yang menggelitik terkait lebaran dan puasa. Misalnya meme perempuan yang saat puasa terlihat langsing dan wajahnya pun memancarkan aura kebahagiaan. Tapi setelah lebaran, badan malah semakin melebar dan wajah cemberut.

Siapa yang pernah mengalami hal begitu? Saya pernah dan saya yakin banyak teman-teman yang juga mengalami seperti itu. Hayo ngakuuuu ....

Nah kali ini saya ingin menceritakan kisah saya sendiri yang pernah mengalami seperti itu. Jadi begini, setiap kali puasa saya selalu memperhatikan benar asupan makanan yang masuk. Saya juga menghindari minum-minuman manis. Saya sadar benar bahwa puasa sangat bermanfaat bagi kesehatan.
 
cara agar tetap sehat setelah lebaran
Jaga asupan makan. Sumber foto : pixabay.com

Bee Bee Land Depok Mall, Tempat Bermain Anak di Depok

Rabu, Juni 13, 2018

Tulisan saya saat ini tentang pencarian tempat wisata anak di Depok, Jawa Barat. Sebetulnya di Depok banyak tempat wisata. Namun saya harus mencari yang pas dan disukai anak dan keponakan yang baru tiba dari Surabaya, Jawa Timur pada akhir Mei lalu.

Sebetulnya kalau cari tempat bermain untuk anak, dia akan memilih berenang. Ayyas, anak saya yang kini berusia 8 tahun paling suka berenang sehingga kalau ditanya apapun, dia akan memilih berenang. Tapi keponakan saya ini tergolong anak aktif, usia masih 5 tahun dan tak begitu terlalu suka berenang. Keponakan saya yang satunya lagi masih usia 2 tahun dan cenderung pendiam.

tempat bermain anak di depok
Tempat bermain untuk anak 
Jadi, pas ditanya mau jalan-jalan ke tempat yang seperti apa, semuanya binggung. Akhirnya saya memutuskan mengajak mereka ke wahana permainan anak yang lokasinya dekat dan nyaman buat anak under 5 tahun. Sebetulnya adik saya ngajak ke Ancol, tapi puasa-puasa ke Ancol? Kayaknya bukan pilihan saya karena Ayyas juga masih puasa hingga magrib. Lagian ke Ancol juga juga lokasinya terlalu jauh dari tempat saya di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Akhirnya kami memacu kendaraan menuju Dmall untuk ke Bee Bee Land Depok Mall. Perjalanan hanya memakan waktu sekitar 30 menit. Pas tiba, kami langsung menuju ke lantai 3 Depok Mall. Harga tiket masuk Rp 75 ribu per anak dan sudah termasuk harga satu orang pendamping. Jadi, saya beli tiga tiket masuk dan sekaligus untuk tiga orang dewasa sebagai pendamping.

“Sebelum bermain, harus gunakan kaos kaki terlebih dahulu. Kalau tak pakai kaos kaki, bisa beli di kami Rp 5000 untuk sepasang,”’ kata petugas kasir. Saya dan Ayyas kebetulan pakai kaos kaki. Sedangkan empat orang lainnya tak pakai kaos kaki sehingga harus membeli empat kaos kaki lagi. Di Bee Bee Land ini, ada beberapa wahana yang menarik yakni :

Bermain Profesi di Bee Bee Land Depok Mall

Jika anak senang belajar profesi, Bee Bee Land ini bisa jadi salah satu pilihan. Ada wahana untuk belajar menjadi koki, menjadi insiyur, polisi dan hingga pemadam kebakaran. Hanya saja ukuran tempatnya agak lebih kecil. Jadi lebih pas untuk anak usia di bawah 5 tahun. Perlengkapannya juga lumayan lengkap. Misalnya pas di wahana koki, ada microwave, telenan, buah-buahan hingga disediakan celemek dan topi koki. Ayyas dan keponakan saya yang bernama Shakila suka sekali main di wahana profesi jadi koki. Mereka bahkan bergantian menjadi koki dan atau pembeli.
 
tempat wisata anak di depok
Tempat bermain profesi 
Kalau pengen belajar profesi menjadi polisi, di Bee Bee Land juga disediakan seragam profesi yang lengkap sehingga anak pun bisa mencoba. Ukuran bajunya kecil dan pas untuk keponakan saya, Arkhan yang berusia 2 tahun. Bajunya juga hanya dua buah saja jadi memang kalau main memang harus bergantian. 

Tapi uniknya, ada mobil polisi yang bisa juga dikendarai oleh orang  dewasa. Pengen merasakan jadi pemadam kebakaran? Bee Bee Land menawarkan sensasi naik mobil pemadam kendaraan dan membunyikan sirene khas pemadam kebakaran. Oh ya, mobil-mobilnya hanya diam di tempat ya jadi tak bisa berputar berkeliling sama sekali. Tapi ya lumayanlah ...

 Memanjat Bee Bee Tree, Loncat di Trampoline Bee Bee Land

Kalau anak aktif bergerak, bisa belajar memanjat di Bee Bee Tree. Nanti anak-anak juga akan melewati jalan berjaring dan kemudian berseluncur turun ke kolam bola. Ayyas termasuk paling jarang main di kolam bola. Seingat saya, hanya sekali dia main di kolam bola karena saya terkadang masih ragu dengan kebersihannya. Tapi pas di Bee Bee Land ini, kolam bolanya lebih bersih. Apalagi semua aktifitas sambil menggunakan kaos kaki sehingga kebersihannya tentu terjamin.
 
Serunya bermain anak
Tak hanya anak-anak saja yang diijinkan main di kolam bola. Tapi juga orang dewasa. Saya pun tak melewatkan kesempatan menikmati kolam renang. Dan teryata seru ya main di kolam bola itu. Hhahaa. Adik saya pun juga tak mau kalah. Ia juga bermain di kolam bola bersama saya. Kami bahkan berpose aneka gaya di kolam renang.

wisata seru untuk anak di depok
Loncat-loncat di trampoline
Anak-anak juga senang banget lompat-lompat di trampoline. Setiap kali lompat, mereka akan tertawa krena salah satu dari mereka akan terjatuh setelah lompat. Saya juga ikutan lompat dan memang aman kok buat orang dewasa. Jangan kuatir karena trampoline ini aman karena di sekelilingnya dipasang jaring pengaman.

tempat bermain anak di depok
Jadi tukang bangunan
Oh ya, saya senang di Bee Bee Land karena ada spot-spot foto kece yang bisa dinikmati bersama keluarga. Misalnya pose di depan pintu masuk yang banyak hiasa warna-warni yang menarik dipandang mata. Apalagi, bagian atas Bee Bee Land itu juga nggak kosong melompong tapi atapnya dihiasi seperti kelopak bunga raksasa berwarna kuning dan hijau.

Kami menghabiskan waktu hampir tiga jam bermain disini walaupun tempatnya tak terlalu besar. Tapi anak dan keponakan saya juga betah karena memang nyaman dan berpendingin. Jadi walaupun bermain di bulan puasa pun tetap lancar puasanya. Hihihi. Jika ke Depok, tempat ini mungkin bisa menjadi pilihan untuk tempat bermain anak.
 
Sampai jumpa di permainan berikutnya 
Bee Bee Land Depok
Depok Mall (Dmall) Lantai 3
Jalan Margonda Raya, Beji Depok
Buka pukul 10.00-22.00 WIB
Senin-Jumat Rp 75 ribu (non member) dan Rp 55 ribu (member)
Sabtu-Minggu Rp 100 ribu (non member) dan Rp 75 ribu)


Uzone.id Portal Berita Entertainment dan Lifestyle untuk Milenial

Jumat, Juni 08, 2018

Saat ini, semua informasi bisa diperoleh dari mana saja dan kapan saja oleh siapa saja. Termasuk dari dunia internet yang membuka peluang luas untuk memperoleh informasi yang informatif dan ter-update. Di internet, internet apapun bisa diperoleh.

Semua orang ingin mendapat informasi paling cepat dan paling lengkap. Terutama generasi milenial yang hampir mendominasi penggunaan internet dalam setiap kegiatan. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJJI) Oktober 2016 mengatakan bahwa hampir 80 persen atau sekitar 25 juta pengguna internet di Indonesia berusia 25-29 tahun dan sekitar 72 persen penguna internet berusia 30-34 tahun.
 
Uzone.id kini hadir menemani anda
Peluang itu yang kemudian tak disia-siakan media online untuk berlomba-lomba menghadirkan berita. Salah satunya adalah Uzone.id. Jadi, Uzone.id adalah portal entertainment dan lifestyle bagi milenial. Ada beragam informasi yang terdapat di Uzone.id yakni entertainment, technology, games hingga travel.


Bagi pecinta drama korea Goblin, bisa membaca tulisan tentang Incheon Art Platform yang merupakan lokasi syuting Goblin. Drama Korea Goblin merupakan salah satu drama korea terbaik di tahun 2018. Saya sendiri hingga kini masih terkesima dengan akting Gong Yoo dan drama itu secara keseluruhan.

Di postingan itu, lebih banyak membahas tentang bangunan yang sempat menghiasi film Goblin di episode 14 ketika Kim Shin (Gong Yoo) dan Ji Eun Tak berjalan berdampingan di sebuah toko buku.
 
Sumber foto : Uzone.id
Uzone.id ini menceritakan bahwa Incheon Art Platform ini merupakan warisan bangunan yang menampilkan perpaduan arsitektur kuno dan modern. Komplek yang memiliki 13 bangunan ini diidrikan sekitar tahun 1930-1940. Ketiga belas bangunan ini terdiri dari studio, perpustakaan, pusat pelatihan serta ruang pameran dan pertunjukan.

Saya melihat, Uzone.id mencoba menghadirkan berita dengan angle berbeda dan pun memberikan informasi kepada para pembacanya. Jika ingin mencari informasi tentang mudik, Uzone.id juga memberikan informasi tentang mudik namun dengan angle yang berbeda.

Misalnya tentang destinasi yang bisa ditemukan ketika mudik lewat pantura. Di Uzone.id ini ada lima destinasi menarik yang bisa dikunjungi saat libur lebaran. Dua diantaranya adalah pemandian air panas Guci di Tegal dan Curug Bengkawah di Pemalang. Di pemandian air panas Guci, ada air panas yang mengalir secara alami dari perut bumi yang dilengkapi dengan belerang. Sedangkan di Curug Bengkawah yang memiliki tinggi hingga 20 meter dengan kedalaman 3 meter bisa dinikmati di Desa Sikasur, Kecamatan Randudongkal, Pemalang.

 Komen di Uzone Bisa dapatkan Pulsa

Ada hal menarik yang ditawarkan oleh Uzone. Sejak diluncurkan beberapa bulan yang lalu, fitur Uzone Point ternyata mendapat respon yang sangat bagus dari pembaca. Bahkan jumlahnya terus meningkat.

Hal ini tak lain karena Uzone.id ini menawarkan sistem point setiapkali mendaftar, share berita atau memberikan komentar atas berita yang dimuat di Uzone.id. Dan menariknya, point-point ini dapat ditukarkan dengan pulsa loh.




Untuk mendaftarnya pun tak sulit. Pertama-tama, cukup sign-up alias registrasi di platform uzone.id menggunakan email ataupun akun Facebook dan Twitter. Saya memilih mendaftar dengan menggunakan akun twitter. Seingat saya, point awal yang saya terima saat pendaftaran adalah sekitar 100 point.

Nah, 1000 point pertama saya terima ketika saya berhasil verifikasi dan mengisi data pribadi misalnya tempat tanggal lahir dan domisili.

Point semakin bertambat ketika memberikan komentar di setiap berita yang dibaca di Uzone.id. Tapi, menulis komentar itu pada kenyataannya gampang-gampang susah, lho. Jangan sampai komentarnya ‘asal’ atau tidak nyambung dengan isi konten.

Ada juga yang komentar seadanya biar terlihat eksis, padahal gak produktif . Nah ini akan memberi kesan kalau pembaca nggak paham atau nggak baca isi konten secara menyeluruh. Misalnya, komentar hanya dengan satu kata doang seperti “cie”, “wow”, “aduhai”, “asyik”, sampai “alamak!” atau sekadar "Informatif".
 
Tahapannya 
Setiap kali berkomentar di artikel itu bisa mendapat 75 point sedangkan setiapkali membaca artikel mendapat 10 point. Seru banget kan? Kalau teman-teman juga terbisa berbagi informasi, ada penambahan point mencapai 50 point juga. Sehabis baca artikel yang menarik dan penting, bisa langsung dibagikan ke media sosial seperti Facebook.

Caranya pun mudah. Cukup klik logo media sosial yang mau kamu bagikan. Informasi penting tersebar dan poin juga akan bertambah. Jika teman-teman ingin mendapat pengalaman berbeda membaca artikel di media online? Mungkin bisa mampir dan dapatkan point dan tukarkan dengan pulsa.

Penyerahan Dana AXA Mandiri kepada BAZNAS

Kamis, Juni 07, 2018

Percaya nggak bahwa dana asuransi teryata bisa juga disalurkan ke Badan Amil Zakat Nasiobal (Baznas)?
Penasaran nggak, darimana asal dana itu ?
Apakah nasabah harus membayar uang lagi agar perusahaan asuransi bisa ada kelebihan dana sehingga dapat disalurkan?

Beberapa pertanyaan mendasar itu yang menjadi pemikiran saya. Ketika mengetahui bahwa AXA Mandiri, sebuah perusahan asuransi di Indonesia mampu memberikan dana kepada Baznas, saya pun mempertanyakan berapa banyak dana yang diberikan dan darimana asal dana tersebut.
 
Penyerahan Dana kepada Baznas dari PT AXA. Sumber foto : Robit

DISSY Reborn Penampilan Baru DISSY Cosmetics


Akhir bulan lalu saya sempat menulis review lipstik matte merk DISSY. Sejak awal mencoba, saya sudah jatuh cinta dengan lipstik itu. Mungkin karena kemasannya yang ekslusif karena ada tanda tangan Ussy Susilowaty, pemilik DISSY. Selain itu juga karena tekstur matte tapi membuat kulit bibir menjadi mudah kering. 

Sebetulnya produk DISSY ini adalah produk yang diprakasai pasangan artis Andhika Pratama dan Ussy sejak tahun 2014. Produknya bahkan adalah pelopor kosmetik yang diprakasai artis di Indonesia. Jenis produk DISSY kala itu pun bermacam-macam. Mulai dari lipstik, maskara, bedak, dan lain-lain. Lalu, saat saya tahu DISSY akan reborn, saya pun bertanya-tanya. “Mengapa harus reborn? Mengapa tidak menggunakan produk DISSY yang lama dan menambah saja koleksi produknya?
 
kosmetik artis dissy
Produk kosmetik DISSY Reborn

Cara Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga melalui Zakat

Rabu, Juni 06, 2018


Saya belakangan ini seringkali sedih mendengar curhatan kenalan saya yang mengalami keterbatasan ekonomi. Ia dan suaminya kerja, namun selalu mengalami kesulitan untuk menghidupan kehidupan sehari-hari. Untuk makan pun harus terpontang-panting mencari pinjaman sana sini. Kedua anaknya belum sekolah, namun pengeluarannya seolah tanpa habis.

Tak hanya teman saya saja yang tergolong keluarga tak sejahtera. Tapi masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan. Mereka tak ada tempat tinggal, hidup terlunta-lunta dari satu tempat ke tempat lain hingga mengalami kesulitan makan sehari-hari.
 
Sumber : pixabay.com
Saya tahu, mereka tentunya tak ingin hidup dengan kondisi demikian. Tapi keterbatasan yang mereka miliki mau tak mau membuat mereka harus menghadapi kenyataan seperti itu. Lalu, bagaimana cara agar menjadi keluarga sejahtera?

Tentu ini tak mudah dan membutuhkan berbagai cara dan keterlibatan berbagai pihak untuk mewujudkannya. Salah satunya adalah pemerintah. Saya yakin, apabila pemerintah peduli kepada masyarakat, maka akan dilakukan berbagai cara untuk mengentaskan kemiskinan agar keluarga sejahtera. Mulai dari membuka lapangan kerja hingga menciptakan program untuk mengentaskan kemiskinan.

Kerjasama Pemprov DKI dengan Bazis DKI Jakarta untuk Program Keluarga Mandiri Sejehtera
Senin, 4 Juni 2018, bertempat di Balai Kota, Jakarta dikenalkan program Keluarga Mandiri Sejahtera (KMS) kepada seluruh pemangku kepentingan.  

Kerjasama ini tak hanya dilakukan oleh satu pihak melainkan kerjasama pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Badan Amil, Zakat, Infaq dan Shadaqah (BAZIS) DKI Jakarta. Upaya ini tak lain untuk melaksanakan komitmennya untuk mempercepat terciptanya kesejahteraan masyarakat. Jika masyarakat sejahtera, tentu akan meningkatkan kualitas hidup.
 
Sandiaga Uno saat acara kerjasama dengan Bazis DKI Jakarta. Sumber foto : WartaKota.Tribunnews.com
Program ini merupakan konsep solusi pengentasan kemiskinan berbasis empat komponen intervensi yang intensif kepada keluarga pra sejahtera lewat dana filantropi perusahaan. “Kami berharap akan banyak perusahaan yang berpartisipasi dalam program peningkatan kesejahteraan masyarakat Jakarta ini,” kata Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Sandiaga Uno.
Selain itu, program ini akan membantu Pemprov DKI Jakarta dalam menurunkan angka kemiskinan lima tahun ke depan.

Keluarga Mandiri Sejahtera nantinya memiliki empat komponen intervensi kepada keluarga pra sejahtera yaitu :
  • Aspek Pendidikan melalui kegiatan Anak Pintar Mulia
  • Aspek Ekonomi melalui Usaha Mikro Intensif
  • Aspek Kesehatan melalui Bimbingan Hidup Sehat
  • Aspek Spiritual melalui Bimbingan Hidup Islami

Hal ini tentunya juga harus didukung oleh peran aktif masyarakat dalam membayar Zakat, Infaq, Shadaqah (ZIS) dan dana amal sosial (filantropi) perusahaan. Nah, dana ZIS dan sinergi filantropi dengan perusahaan dapat menjadi solusi untuk mendorong peningkatan kesejahteraan  masyarakat.

BAZIS DKI, Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga melalui Zakat

Sudah pernah mendengar nama BAZIS DKI? Jadi, BAZIS adalah lembaga amil zakat non struktural pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dibentuk sejak jaman Gubernur Ali Sadikin. Dasar hukumnya adalah berbagai peraturan perundang-undangan seperti undang-undang pengelolaan zakat hingga Keputusan Gubernur DKI Jakarta tahun 2002 tentang organisasi dan tata cara kerja BAZIS DKI Jakarta.

Saya sebetulnya kurang terlalu familiar dengan nama BAZIS DKI Jakarta ini. Padahal, usia BAZIS ini bahkan telah 50 tahun. Waktu yang lama ini sebetulnya menjadi bukti eksistensi dan kinerja BAZIS DKI Jakarta. Jadi, terbentuknya BAZIS DKI ini bukan setahun dua tahun loh.

Tahun ini, BAZIS DKI Jakarta genap berusia 50 tahun dan dengan pengalaman yang panjang dalam mengelola dana umat, BAZIS DKI Jakarta menjadi pilihan tepat bagi warga Jakarta dalam menyalurkan ZIS dan amal sosial.

Nah, untuk program ini, BAZIS DKI Jakarta akan menjadi salah satu basis pembangunan masyarakat pra sejahtera di Jakarta. Melalui pengumpulan dana ZIS dan amal sosial perusahaan yang terprogram dan transparan penyalurannya kita berharap kehidupan masyarakat pra sejahtera terus membaik.

Wagub Sandiaga mengungkapkan, BAZIS DKI Jakarta dan semua organisasi pengelola zakat (OPZ) di Jakarta memiliki potensi penerimaan zakat hingga 70 triliun rupiah. Namun, realisasi tahunan penerimaan zakat semua OPZ di Jakarta masih relatif kecil, baru sekitar 1 triliun rupiah.

Oleh karena itu, sejalan dengan meningkatnya penerimaan ZIS setiap tahunnya, BAZIS DKI Jakarta terus memperkuat pengelolaan dana umat secara profesional, akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.

Lalu, berapa jumlah dana yang berhasil di himpun oleh BAZIS DKI Jakarta? Jadi, dana yang berhasil dihimpun hingga 31 Mei 2018, mencapai sekitar 54 miliar rupiah. Pada tahun 2017, total dana ZIS yang masuk ke BAZIS DKI Jakarta tercatat 192 miliar rupiah, meningkat dibandingkan tahun 2016 sebesar 154 miliar rupiah.

Dengan adanya pemaparan yang disampaikan pada acara itu, saya semakin paham bahwa upaya untuk mengentaskan kemiskinan itu tak mudah namun dapat dilakukan untuk kesejahteraan masyarakat.

Jadi, tak hanya membutuhkan satu pihak saja, namun kepedulian masyarakat pun sangat dibutuhkan agar terciptanya keluarga sejahtera. Saya optimis, jika sinergitas ini berjalan dengan baik, secara perlahan semakin tercipta keluarga mandiri sejahtera.




Auto Post Signature

Auto Post  Signature