Laman

Selasa, Juli 26, 2016

Menjadi Pengusaha Melalui Minimarket

Sebagai seorang ibu bekerja, saya menyukai sesuatu yang praktis sehingga tidak merepotkan. Salah satunya ya dalam urusan belanja. Terkadang, saya memilih menyukai berbelanja online. Nah, belanja online ini mudah. Buka website yang dituju, cek harga, pilih barang mana yang diinginkan, langsung deh bisa transaksi. Mudah kan?
 
Tapi ada beberapa hal yang menurut saya harus diperhatikan apabila ingin belanja online. Pertama, cek reputasi toko online tersebut. Jangan sampai toko online itu sudah klaim telah berdiri sejak lama tapi teryata bohong. Kalau sudah bohong sejak awal, kayaknya lebih baik putus #Eh. Kedua, detail soal barang yang akan dibeli. Untuk beli baju, misalnya harus di cek ukuran bajunya berapa, warnanya apa, apakah sesuai di badan kita atau tidak. Perhatikan juga tentang warna. Nah saya pernah nih pas belanja online lihat warnanya bagus sekali, tapi pas barangnya datang, barangnya tidak seperti yang digambarkan. Saya lupa memperhatikan komposisi pencahayaan. Ketiga, cek pembayaran. Apakah pembayarannya harus bayar di tempat atau bisa melalui transfer antar bank. Saya selalu milih transfer sesuai bank yang saya ikutin. Maklum, setahu saya jika transfer antar bank, bisa ada ongkos kirim. Kesannya sih Cuma Rp 5000 tapi kan lumayan?. Keempat, cek berapa lama proses pengiriman. Misalnya, kalau tokonya di luar kota tentu membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan jika sesama satu kota.  
    
Banyak pilihan yang ditawarkan  

Senin, Juli 25, 2016

Kemelut Sengketa Laut China Selatan

Selama bulan Juli, salah satu berita luar negeri yang seringkali dibahas adalah  sengketa Laut China Selatan. Jujur, awalnya saya nggak begitu ngeh dengan topik ini. Tapi karena topik beberapa kali terlihat di media sosial akhirnya saya pun mencari banyak informasi tentang sengketa Laut China Selatan.

Jadi begini, China berdalih sebagai pemilik seluruh kawasan Laut China Selatan. Dalih yang dikeluarkan oleh China ini berdasarkan buku kuno bertulisan tangan yang dijuluki ‘holy grail’. Buku ini diklaim China sudah menjadi warisan turun temurun nelayan China dan dianggap sebagai panduan navigasi tradisional yang  dikenal dengan nama ‘genglubu’.  
Sengketa Laut Selatan. Sumber foto : Sindonews

Minggu, Juli 24, 2016

Nuansa Elegan dan Romantis Hotel Ciputra World Surabaya

Mungkin sudah tak asing lagi terdengar bahwa Surabaya merupakan kota metropolitan terbesar di Jawa Timur, tepatnya kota ini merupakan ibu kota Jawa Timur. Banyak banget bangunan-bangunan megah yang ada di sini. Apalagi Surabaya merupakan kota terbesar kedua setelah Jakarta.

Surabaya adalah kota yang tak asing bagi saya. Beberapa tahun saya sempat kuliah dan bekerja di kota ini. Bedanya dengan Jakarta, Surabaya tidak begitu padat dengan kendaraan-kendaraan yang membuat macet. Mungkin ada sih, beberapa titik yang seringkali macet, tapi tidak sesering Jakarta. Saya ingat saat berkunjung ke Surabaya, jalanannya lancar. Padahal itu jam-jam kerja.

Hotel Ciputra World Surabaya. Sumber foto : Traveloka  

Selasa, Juli 19, 2016

Katering Untuk Anak Sekolah

Saat mengantar anak sekolah pada 18 Juli lalu, saya sempat ngobrol dengan beberapa orangtua siswa. Obrolan tentu tak jauh dari persoalan anak. Semua bermula saat saya cerita kalau anak saya A meminta untuk membawa bekal makan siang dari rumah dibandingkan katering dari sekolah. Selama ini, saat masih kelas 1 SD, ia berlangganan katering dari sekolah. Menunya beragam. Biasanya, sebulan sekali, orangtua mendapat menu katering setiap hari. Menunya tentu selalu empat sehat lima sempurna.

Misalnya mengkonsumsi nasi dipadu dengan sayur capcay dengan ayam dan tahu goreng. Setelah itu, ada tambahan puding dan buah. Terkadang juga dikasih jus. Setiap hari, saat jam makan siang, anak-anak mengambil makanan katering yang telah disiapkan di kelas. Hanya saja, bagi anak yang makannya cenderung lama seperti A, makan katering tampak terlalu banyak. “Aku selalu telat ngabisin makanan, Mi,” kata A kepada saya. Alhasil, ia memilih untuk membawa makanan dari rumah.



Rabu, Juli 13, 2016

Kurma Muda Dipercaya untuk Program Hamil

Saya ingin menulis pengalaman umrah Mei lalu (6 Mei-16 Mei 2016) secara bertahap. Kali ini, saya ingin cerita tentang salah satu info menarik yang saya peroleh selama umroh. Salah satu jamaah umroh bernama Pak Sigit bercerita kepada saya tentang kurma muda saat kami di Perkebunan Kurma di Madinah. Saat keluar dari toko di perkebunan kurma, ia membawa satu plastik yang berisikan kurma muda. “Sayangnya hanya satu plastik, kalau ada banyak saya mau beli,” kata Pak Sigit kepada saya. Awalnya saya mengira kurma muda itu seperti kurma lainnya. Tapi teryata, teman saya mengatakan kurma muda dipercaya dapat membantu untuk program hamil.

Kurma Muda sekilas mirip anggur hijau


Selasa, Juli 12, 2016

Bebas Selfie Karena Wajah Bersih

Kegembiraan terbesar selama mudik adalah tiba di kampung dalam kondisi sehat dan selamat, serta bisa berkumpul dengan keluarga. Mudik tahun ini sekaligus nengok ibu mertua yang kondisinya masih belum begitu sehat. Saat bulan puasa kemarin, bahkan sempat masuk rumah sakit karena tekanan darah dan gulanya, naik drastis. Alhamdulillah, sebelum puasa bisa keluar rumah sakit sehingga dapat berkumpul bersama keluarga.

Oh ya, selama di Kudus lima hari, panasnya sangat terasa menyengat. “Sejak akhir puasa bahkan belum pernah hujan,” kata adik ipar saya. Bagi saya yang terbiasa tinggal di Ambon dan Surabaya, panas di Kudus entah mengapa memang terlihat sangat terasa. Pernah tahun lalu, Kudus sangat panas, sehingga dua sumur di lingkungan rumah mertua, kering. Untuk mandi pun sempat kesulitan. Keluarga akhirnya membuat sumur pompa lagi untuk di salah satu rumah di lingkungan keluarga. Alhamdulillah, kondisinya sedikit menjadi lebih baik.
 
Wajah bersih bebas selfi bersama keluarga 

Minggu, Juli 10, 2016

Pengalaman Mudik Melewati Tol Cipali

Tahun ini pertama kali saya sekeluarga mudik melewati Tol Cipali (Cikopo-Palimanan). Kebetulan tahun lalu kami tidak mudik ke Kudus, Jawa Tengah karena keluarga di Kudus lebaran ke Jakarta. Kami ke Kudus bulan April 2015 saat Tol Cipali masih belum di operasikan. Saat mengetahui kami akan melewati Tol Cipali, saya pun menyiapkan kartu Flazz BCA. Apalagi ada informasi bagi pengguna kartu Flazz akan mendapat diskon 20 persen. Dua hari sebelum berangkat, saya pun membeli kartu Flazz di Halte Transjakarta di Palmerah, Jakarta Selatan.

Saya membeli kartu Flazz dan mengisi pulsa total Rp 120 ribu. Usai shalat Idul Fitri, 6 Juli dan berkumpul bersama tetangga, kami pun bergegas mudik. Saya sekeluarga sempat berhenti di Stasiun Tanjung Barat dan membayar parkiran dengan kartu Flazz senilai Rp 5000. Dana pun tersisa Rp 115 ribu.

Mmh .. nggak semua terfoto nih ...