Kamis, Agustus 25, 2016

Pesona Janjang Koto Gadang, 'Tembok Raksasa' di Bukittinggi

Siapa yang tak mengenal The Great Wall of China atau Tembok Besar di China?. Tembok China terdaftar sebagai warisan budaya dunia yang diakui oleh UNESCO sejak tahun 1987. Panjang keseluruhan Tembok China adalah 21.196.18 kilometer.   

Namun, tahukan kamu bahwa Indonesia juga memiliki ‘Tembok Besar’? Ya, Indonesia memilikinya. Keren kan? Jadi, kita tak perlu jauh-jauh datang ke China untuk merasakan sensasi menapaki langkah demi langkah di Tembok Raksasa. Cukup datang ke Bukittinggi, Sumatera Barat dan lihat langsung ‘Tembok Besar’ ini. Saya beruntung bisa datang ke Bukittinggi tahun 2012 dan menikmati pesona alam Indonesia ‘Tembok Besar’ yang bernama Janjang Koto Gadang atau Great Wall of Koto Gadang.



Pemandangan Ngarai Sianok. Dokumen pribadi

Selasa, Agustus 23, 2016

Liburan Keluarga di Taman Rekreasi Selecta, Malang

Saya selalu mengusahakan setiap tahun ke Sidoarjo, Jawa Timur. Di sana, masih ada adik dan keluarga besar dari pihak Mama. Tapi usaha untuk selalu datang ke Surabaya, belum tentu terjadi. Namun saat ada rejeki dan kesempatan saya selalu menyempatkan pulang menjalin tali silaturahmi sekaligus untuk takziah ke makam Mama.

Dua tahun lalu saat pulang ke Sidoarjo, saya pun menghabiskan waktu bersama keluarga. Tentu kami tak ingin menghabiskan waktu di Sidoarjo ataupun Surabaya saja. Tapi juga ke Malang, Jawa Timur. ‘Berenang ke Taman Rekreasi Selecta yuk?,” kata Ir, adik saya. Selecta adalah tempat wisata yang terkenal di Malang. Tempat  yang terletak di kota Batu ini menjadi tempat favorit keluarga besar saya sejak dulu. Cuacanya yang dingin dan pemandangan alam yang keren, menjadi daya tarik. Jadi, saat adik saya mengajak ke Selecta, ya tentu saja kami tak melewatkan kesempatan emas itu.

Pemandangannya keceee ...

Rabu, Agustus 17, 2016

Rencana Liburan Bersama Suami

Minggu pagi di dapur rumah. Saya dan suami sibuk memasak menu untuk sarapan dan makan siang. Suami bertugas memasak menu sarapan andalannya, nasi goreng. Sedangkan saya memilih untuk memasak sop kimlo untuk menu makan siang. Saat asyik memasak, tiba-tiba suami nyeletuk.

“Ummi, kita bulan madu yuk?,” kata suami saya.
“Ada apa nih ngajak-ngajak bulan madu,” kata saya sok selidik padahal dalam hati senang. Hihiii ...
“Nggak papa sih. Pengen aja berdua sama ummi. Kan udah lama banget,” kata suami sambil senyum. Tiba-tiba ia mencolek tangan saya. Ih genit ...

Tapi mmhh ...tumben nih suami romantis sampe ngajak bulan madu. Duh, kenapa saya jadi mikir yang nggak-nggak sih. Harusnya saya senang ya diajak bulan madu. Maapkaaan ummi yaa bapaakk ...
Baeklaah ...
“Mau jalan kemana, Bap?,” kata saya.
“Terserah ummi saja. Tapi pas ulangtahun pernikahan kita ya ..,” kata suami. Ulangtahun  pernikahan 4 Oktober. Jadi masih ada waktu untuk ijin kantor. Nggak mungkin juga kan ijin kantor mendadak.
Siang hari, saya dan suami membuka laptop dan mencari informasi tempat bulan madu yang pas menurut kami. Kami memilih mencari informasi di Tixton.com karena ini cara mudah mendapatkan harga hotel termurah. Pertama-tama, saya mendaftar dulu di Tixton.com. Kemudian, saya memilih menggunakan fitur Travel Wish Tixton untuk tujuan perjalanan, hotel idaman dan tanggal perjalanan. Dari info yang saya peroleh dari mba Ira di blog duniabiza.com, saya jadi tahu bahwa Tixton akan memberikan harga garasi lebih rendah dibandingkan sumber lain. Promonya berlaku mulai 5 Agustus hingga 14 November 2016.

Ada banyak promo

Menikmati Berenang di Wisma Makara UI

Saya baru sekali ke Wisma Makara Universitas Indonesia (UI). Itupun sudah lama sekali, sekitar tahun 2006. Padahal hampir selalu berada di kawasan Universitas Indonesia. Bahkan sempat kuliah pula. Saat tahu bahwa Wisma Makara UI memiliki kolam renang yang dibuka untuk umum, saya pun penasaran. Apalagi aksesnya tak jauh dari stasiun UI ataupun stasiun Pondok Cina. Sehari sebelumnya, A ingin sekali berenang. Anak ini memang doyan banget kalau di ajak berenang. Baiklah, kami pun janjian untuk berenang di Wisma Makara UI pada Minggu, 15 Agustus 2016.

Sepulang kantor, kami janjian di stasiun Universitas Indonesia. Pukul 16.00 WIB, di stasiun ramai calon penumpang yang usai mengunjungi acara di FISIP UI. Alhasil, agak susah juga karena di stasiun UI tak ada tempat untuk parkir mobil. Setengah jam kemudian, kami berempat (Saya, Suami, Mba F dan A) sudah tiba di Wisma Makara UI. Di depan Wisma Makara, banyak sekali bus-bus kuning parkir memenuhi hampir sepanjang jalan.

Wisma Makara UI


Sabtu, Agustus 13, 2016

Perjuangan Menyusui Jurnalis Perempuan

Saya ingin menceritakan kisah tujuh tahun lalu. Saat saya melahirkan seorang anak yang kerap saya panggil, Dek A. Saat hamil, keinginan saya untuk memberikan ASI (Air Susu Ibu) begitu kuat. Keinginan saya, anak saya harus saya upayakan untuk mendapat ASI. Saya membaca berbagai testimoni ibu yang berhasil menyusui, saya mengikuti berbagai saran yang harus dilakukan sebelum melahirkan agar ASI lancar. 

Termasuk memilih rumah sakit yang mendukung pemberian ASI. Namun semua tak semudah seperti yang saya harapkan. Saat melahirkan melalui operasi caesar, dosis obat bius ditambah. Saya terpaksa harus dibius total. Entah terkait atau tidak, saat A lahir dan ia diletakkan di dada saya, ia tertidur. Berulangkali saya dan dokter memanggil namanya, ia masih terpejam. Kami sampai menunggu cukup lama. Akhirnya, inisiasi menyusui dini (IMD) yang diharapkan, gagal.
 
Mbah menimang A saat A baru lahir 

Rabu, Agustus 10, 2016

Semangat Meutia Mansur Menuntut Ilmu Hingga ke Khartoum

Saya belum pernah ke negara Khartoum. Nama itu terdengar begitu asing bagi saya. Negara ini teryata terletak di benua Afrika, berdekatan dengan Mesir, Libya, Somalia. Tapi bagi Meutia Rahmah Mansur, negara ini memiliki kesan tersendiri baginya.

Tahun 2009, Meutia kuliah Pascasarjana jurusan pendidikan bahasa Arab untuk non Arab di Khartoum. Jauh dari keluarga berbeda benua terbayang bagaimana rasa rindu itu, puasa hingga lebaran terlewati dua tahun di negeri orang. Di Khartoum itu pula ia berkenalan dengan blog. Awalnya ia hanya sekedar menulis pengalamannya selama di Khartoum. Namun lama kelamaan, ia jatuh cinta dengan blog dan membuat ia menulis tentang banyak hal. Mulai dari kuliner hingga blog tutorial. Rencananya, ia akan menulis metode belajar bahasa Arab dengan mudah dan cepat. Bagi yang ingin kuliah di Sudan, ia membagikan tulisan di blognya tentang empat Universitas yang bisa dipilih jika ingin kuliah di Sudan. Keempat Universitasnya adalah International University of Africa, Oumdurman Islamic University, Khartoum International Institute For Arabic Language dan University of Holy Qur’an and Islamic Sciences.
 
Mba Meutia

Rabu, Agustus 03, 2016

Pengalaman Suntik Vaksin Meningitis

Saat hendak berangkat umroh Mei lalu, saya melakukan vaksin meningitis sebagai salah satu persyaratan umroh. Awalnya, saya mencari informasi tempat dilakukan suntik meningitis. Harapannya, suntik vaksin meningitis ini dapat dilakukan di hari libur kerja. Setelah browsing di internet, rata-rata suntik vaksin meningitis hanya buka di hari kerja saja. 

Ada 14 tempat vaksin meningitis yang saya ketahui. Fotonya saya lampirkan di bagian abwah tulisan ini. Saya memilih tempat vaksinasi yang berada tak jauh dari rumah saya di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Saya akhirnya melakukan suntik vaksin di kantor kesehatan Pelabuhan Kelas I Soekarno Hatta Wilker (Wilayah Kerja) Halim Pedanakusuma yang berada di jalan Jengki No 45, Kebon pala, Kecamatan Kampung Makassar, Jakarta Timur. Dulu tempat vaksinnya berada di kawasan bandara Halim Perdanakusuma. Tanggal 25 April 2016, sekitar pukul 06.30 WIB saya menggunakan ojek online menuju kantor yang berada di sebelah Gedung Intirub itu.     

Antrian suntik vaksin meningitis