Rabu, Mei 24, 2017

Paket Wisata ke Bandung Bersama Keluarga

Coba tebak, kota mana yang jaraknya dekat dengan Jakarta dan selalu menjadi destinasi liburan favorit? Pasti banyak yang menjawab Bandung. Saya juga termasuk salah satu yang senang dengan kota Bandung. Dulu sebelum nikah bahkan kerap bertugas ke Bandung. Setelah urusan pekerjaan selesai, kemudian dilanjutkan dengan menikmati kota kembang.

Sebelum bepergian, saya selalu mendiskusikan rencana tempat wisata yang akan dikunjungi. Kebetulan rencananya saat ke Bandung saya hanya berdua saja dengan Ayyas karena anggota keluarga yang lain tak bisa ikut. Nah karena berdua, saya pun menyiapkan beberapa rencana wisata di Bandung. Rencananya saya dan Ayyas hanya 2 hari 1 malam di Bandung.  
 
Traveling menggunakan pesawat

Sabtu, Mei 20, 2017

Yuk, Pastikan Asupan Sayur dan Buah Tercukupi untuk Keluarga

“Siapa yang di ruangan ini yang tadi sarapan sayur?,”. Pertanyaan sederhana itu dilontarkan MC (master ceremony) acara ngobras (ngobrol bareng sahabat) dengan tema “Ibu Cerdas, Pastikan Asupan Sayur dan Buah Terpenuhi untuk Keluarga” yang diadakan oleh PT Kalbe Farma Tbk pada hari Sabtu, 6 Mei 2016. Namun dari sekitar 25 peserta yang hadir, teryata hanya sedikit sekali yang sarapan sayur. Termasuk saya yang tadi pagi hanya sarapan nasi dengan lauk kikil dan tahu tempe. Tak ada sayuran sama sekali. Setelah pertanyaan itu terlontar, MC kemudian langsung memanggil tiga narasumber yakni dr Rida Noor Sp.GK (dokter gizi), Adelia Pramasita (Brand Manager Juice Kategory PT Kalbe Farma Tbk) dan Sakri Sab’atmaja, SKM, Msi, Kasubdit Advokasi dan Kemitraan Kementerian Kesehatan RI untuk berbagi informasi.

                                   Ketiga narasumber (kiri-kanan) Adelia Pramasita (Brand Manager Juice),
                              dr Rida Noor Sp (dokter gizi) dan Sakri Sab'atmaja (Kementerian Kesehatan)

Jumat, Mei 19, 2017

Konsumsi Nutri Sendi untuk Nyeri Sendi

Punya hobi olahraga tapi terhambat faktor kesehatan? Mungkin terdengar aneh. Tapi itulah yang terjadi pada salah satu teman saya. Kebetulan kami dulu berada di kantor yang sama. Teman saya itu hobi banget olahraga badminton. Setiap pulang kerja, dia selalu olahraga badminton. Pas libur kerja, pagi hari pun menyempatkan diri untuk badminton. Bahkan di kantor, ia berinisiatif untuk mengajak rekan sekantor mendirikan club badminton. Tujuannya satu, biar olahraga badminton ini semakin banyak yang digemari. Dia mengakui, karena rajin olahraga, badannya menjadi lebih sehat dan bugar. Sebetulnya saya sudah beberapa kali diajak gabung ke klub badminton itu, tapi entah kenapa saya nggak terlalu minat. “Masih muda itu harus banyak olahraga. Jangan malas,” katanya kepada saya. Baiklah, omongan itu benar. Tapi entah kenapa saya kurang sreg karena tangan selalu pegal setiap kali badminton. Mungkin karena tak terbiasa. 

Nah beberapa bulan lalu kami reuni bersama teman-teman yang lain. Pas acara kumpul-kumpul itu saya pun bertanya tentang kebiasannya olahraga badminton. “Lagi berhenti bentar, Lid,” katanya. “Loh, kenapa?,” kata saya. Setelah saya tanya begitu, dia mulai cerita bahwa dia mengalami nyeri sendi. Katanya ada penipisan tulang rawan sendi (osteoarthritis) di lutut kakinya itu. “Kata dokter, ada pengapuran,” ujarnya.  Nah pada saat gerakan melompat itu, tumit kakinya sering nyeri sendi tak tertahankan. “Mungkin kurang pemanasan,?” kata saya kepo lagi. “Nggak. Aku ya pasti pemanasan dulu lah,” katanya. Iya bener juga sih. Obrolan kami kemudian beralih pada obrolan tentang nyeri sendi hingga konsumsi obat untuk membantu mengobati nyeri dan radang sendi. Dari hasil obrolan dan searching ke website solusisendi.com, nyeri sendi adalah rasa sakit pada bagian tubuh yang menghubungkan tulang dengan tulang. Nah, nyeri sendi ini bisa berlangsung singkat atau lama dan tingkat keparahannya juga bervariasi. Beberapa penyebab nyeri sendi adalah  :


Viostin DS

Sabtu, Mei 13, 2017

Review 5 Menu Makanan Luminor Hotel Pecenongan dan Deals Menarik HotelPon

Libur panjang tak selalu identik dengan berlibur ke luar kota. Kemacetan panjang saat libur panjang membuat salah satu alasan liburan juga bisa dilakukan di dalam kota. Tak perlu bermacet-macet ria, tapi hati menjadi senang. Nah salah satu pilihannya adalah berlibur di hotel. Apalagi jika hotelnya berada di pusat kota Jakarta, murah, nyaman dengan fasilitas lengkap. Hotel bintang tiga yang menawarkan semua keunggulan itu adalah Luminor Hotel Pecenongan yang terletak di Jalan Pecenongan No 35, Jakarta Pusat. Hotel yang berada sekitar 15 menit dari stasiun Gambir ini memiliki 199 kamar dengan tiga tipe yakni deluxe roomeksekutive room dan suite room.

Beruntung pada Kamis, 4 Mei 2017, saya diundang HotelPon untuk menghadiri acara HotelPon Blogger Gathering bersama Luminor Hotel Pecenongan. Datang ke acara ini membuat saya banyak mendapat informasi tentang Luminor Hotel Pecenongan dan HotelPon. Kali ini, tema blogger gathering adalah “5 Menu Makanan Spesial dari Luminor Hotel Pecenongan”. 
Dua di antara lima menu spesial

Jumat, Mei 12, 2017

FiberKid Membantu Mencukupi Kebutuhan Serat Pangan Anak

Entah sudah seberapa kali saya meminta Ayyas, anak perempuan saya yang berusia 7 tahun, untuk makan sayur. Setiap kali minta ia makan sayur, wajahnya langsung cemberut. Bibirnya ditutup rapat. “Aku nggak suka makan sayur, Ummi,” kata Ayyas. Karena tak suka sayur itulah, Ayyas selalu mengaku lama makan katering sekolah yang selalu ada sayur. Padahal, salah satu menu wajib yang ada di katering sekolah adalah sayur. Namun karena tak suka sayur, ia selalu memilih tak menghabiskan sayur. Guru di sekolah pun mengeluhkan hal yang sama tentang kebiasaan Ayyas tak suka makan sayur.

Alhasil, saya di rumah pun bereksprimen memasak sayur agar asupan sayurnya bisa terpenuhi dengan baik. Mulai dari membuat macaroni sayur hingga siomay sayur.  Namun apa yang terjadi? Semua makanan dia makan tapi ketika melihat sayur, langsung di buang. Sedih, kesal, semua jadi satu. Tapi Ayyas bukan berarti tak melahap sayur sama sekali. Tumis kangkung dan pecel adalah olahan sayur yang ia sukai. Tapi dengan catatan, saya harus menyuapinya. Jika tak disuap, jangan harap dia mau makan. Nggak hanya saya saja yang merasakan kesulitan Ayyas untuk makan sayur. Suami pun mengeluhkan hal yang sama. “Dek, makan sayur yang banyak karena sayur bagus buat tubuh,” kata suami. Awalnya emang mempan, tapi ya besok harinya Ayyas susah lagi makan sayur. Padahal pas Ayyas mulai MPASI (Makanan Pendamping Air Susu Ibu), hampir semua sayuran saya olah. Kala itu brokoli saya kukus dan saya blender halus. Saat menyuapkan brokoli halus ini ke mulut Ayyas tanpa ragu dia langsung makan. Tapi itu dulu. 

Rabu, Mei 10, 2017

Wisata Keluarga di Transera Waterpark

Sudah lama rasanya saya sekeluarga tak melakukan petualangan. Padahal pernah beberapa kali melakukan pengalaman yang menarik. Tapi petualangan air? Ah kayaknya belum pernah. “Gimana kalau kita ke petualangan air di Transera Waterpark, Ummi?,” kata suami saya. Wah, pilihan yang oke juga nih. Apalagi saya waktu itu melihat informasi tentang Transera Waterpark yang merupakan petualangan air yang berada di Kota Harapan Indah Bekasi. Transera Waterpark berada di lahan seluas 6,3 hektar.

Transera Waterpark ini menawarkan petualangan air yang berbeda. Apalagi ada 23 wahana dalam satu waterpark. Seru banget kan?. Transera Waterpark ini memiliki dua zona yakni waterpark dan dry park. Nah, saat ide untuk ke Transera Waterpark saya sampaikan ke keluarga, mereka pun setuju. Apalagi Ayyas, si kecil berumur 7 tahun ini, hobi banget main air. Jadi, datang ke Transera Waterpark Bekasi adalah pilihan yang tepat. Kami kemudian mengagendakan untuk datang pada Sabtu tanggal 29 April 2017 dengan mengendarai mobil pribadi. Kami berangkat dari rumah sekitar pukul 10 pagi. Jarak antara rumah saya di Pasar Rebo, Jakarta Timur dengan Transera Bekasi sekitar 40 kilometer (berdasarkan jarak di google map). Transera Waterpark ini berada di Harapan Indah Boulevard Kavling V Kota Harapan Indah, Bekasi.
 
Berlibur bersama keluargadi Transera Waterpark

Kamis, Mei 04, 2017

Keseruan ASTALIFT Beauty Fest

Saya termasuk penggemar kamera yang dikeluarkan Fujifilm. Dua kamrea Fujifilm yang saya miliki adalah Fujifilm Instan Mini 10 dan Fujifilm XA10. Produknya memang bagus dan hasil pemotretannya benar-benar bagus. Tapi saya baru tahu bahwa teryata Fujifilm mengeluarkan produk kosmetik yang bernama ASTALIFT. ASTALIFT merupakan produk kosmetik yag diluncurkan Fujifilm pada tahun 2006. Produk ini merupakan inovasi dari hasil riset kolagen, anti oksidan, dan teknologi nano. Ketiganya merupakan teknologi inti Fujifilm. Produk unggulannya adalah Jelly Aquarsta, produk berbentuk jelly kemerahan yang kaya akan astaxanthin. Astaxantin merupakan anti oksidan yang paling baik untuk kulit dan banyak ditemukan di ikan salmon. Wah, ini keren banget. Saya penasaran pengen tahu banyak tentang ASTALIFT. 

Add caption