Tips Menyiapkan Perlengkapan Haji

Perlengkapan untuk berangkat haji ada beberapa yang harus dilakukan. Bawa pakaian secukupnya dan catat barang yang dibawa

Tips Menyiapkan Perlengkapan Haji


Apa saja barang-barang yang harus dibawa sebagai perlengkapan haji ? Sebelum berangkat haji, salah satu yang harus diperhatikan adalah menyiapkan perlengkapan haji. Perlengkapan haji yang dibawa harus sesuai dengan peraturan yang ditetapkan. Barang bawaan itu harus dimasukkan ke koper, tas kabin dan tas selempang yang diberikan untuk Koper dan tas yang dibawa untuk berangkat haji pun tidak boleh selain yang diberikan oleh Kementerian Agama.

Jadi, Kementerian Agama memberikan dua koper dan satu tas untuk jamaah haji. Ada koper yang berkapasitas maksimal 32 kg untuk menyimpan barang bawaan seperti pakaian serta perlengkapan umum lainnya. Koper ini selama penerbangan harus disimpan di bagasi pesawat.

Lalu ada tas kabin dengan kapasitas 7 kilogram untuk menyimpan beberapa barang yang dibutuhkan selama berada di dalam pesawat. Selama penerbangan, tas kabin ini disimpan di kabin pesawat. Kemudian ada tas selempang yang dapat dibawa kemanapun untuk menyimpan barang-barang penting seperti paspor dan ponsel.

tips mempersiapkan perlengkapan haji

Apakah boleh membawa tas diluar koper atau tas yang diberikan ? Jawabannya, tidak boleh. Saran saya, ikutin saja aturan yang diberikan oleh Kementerian Agama karena ini juga untuk kebaikan bersama. Koper besar juga harus dikirim duluan ke Yayasan tiga hari sebelum tanggal keberangkatan jamaah haji.

Baca : Rekomendasi Perlengkapan Haji untuk Perempuan 

Saya menuliskan tips menyiapkan perlengkapan haji ini berdasarkan pengalaman saya berangkat haji bersama suami pada tahun 2022. Apa beberapa hal yang menurut saya penting untuk menyiapkan perlengkapan haji. Apa saja tips menyiapkan perlengkapan haji ?

Catat Barang yang Akan dibawa

Buat saya penting banget untuk terlebih dahulu mencatat apa saja barang bawaan yang perlu dibawa. Sahabat saya, mba Tresna memberikan saya list perlengkapan yang harus dibawa. Saya pun mendapat kertas berisi daftar perlengkapan yang harus dibawa (Tapi kertas ini dapatnya agak mefet dengan keberangkatan). Jadi saya catat juga barang apa saja yang harus bawa dan juga lengkap dengan jumlah yang harus dibawa.


Pisahkan Barang di Koper dan Tas

Karena sudah ada informasi tas dan koper yang dibawa, pisahkan barang sesuai dengan penempatannya. Misalnya untuk paspor dan dokumen penting, masukkan ke tas selempang. Pakaian yang akan digunakan selama 40 hari melaksanakan ibadah haji, perlengkapan lainnya dimasukkan ke koper yang berkapasitas. Tas kabin yang paling utama harus tersedia baju ganti sepasang, mukena, pakaian dalam, sajadah hingga perlengkapan mandi.  Karena tas kabin ini akan dibawa kemana-mana.





Kemas Barang dengan Baik di Koper

Saya memilih menggulung baju untuk dikemas di dalam koper besar. Tapi suami memilih menyusunnya dengan rapi pakaiannya tanpa perlu digulung. Saya gulung dan saya ikat dengan karet. Sejauh ini menurut saya cukup efektif juga untuk mengemas baju dengan baik.

Bawa Makanan Kering

Memang makanan yang disediakan selama haji itu sesuai dengan selera lidah Indonesia. Tapi saran saya bawa juga makanan dan minuman misalnya, kopi sachet, mie instan (bisa mie gelas), kentang mustofa, sambal sachet, abon, susu sachet hingga biskuit. Sebetulnya di Mekkah dan Madinah ada toko Indonesia tapi harganya tentunya lebih mahal dibandingkan kalau di Indonesia. Makanan dan minuman seperti ini awet dan pilihan untuk dikonsumsi. Saya pribadi hanya bawa kentang mustofa yang diberikan kakak ipar dan abon yang dikirim sahabat saya dari Bandung. Tapi selama disana saya lihat banyak jamaah yang membawa makanan seperti yang saya sebutkan itu, dan itu sangat membantu.




Jangan Lupa Bawa Obat-Obatan

Obat-obatan ini penting banget. Disana rentan batuk, flu, masuk angin dan badan panas. Saran saya bawa minyak kayu putih, balsem, obat penurun panas, obat batuk (bisa tablet) hingga multivitamin. Saran saya bawa yang banyak karena tidak hanya untuk kita tapi bisa juga bermanfaat bagi yang lain. Saya bawa minyak kayu putih hanya dua botol kecil (saya satu, suami satu) teryata kurang. Jadi karena udara di masjid dingin banget, saya pakai terus minyak kayu putih dan jadi cepat habis. Bahkan punya suami juga saya pakai. Untung ada salah satu jamaah yang bawa banyak dan saya diberikan satu olehnya. Alhamdulillah.


Hindari Membawa Barang Terlarang

Saat pulang ke Indonesia gunting kuku, gunting dilarang untuk dibawa di tas kabin. Bahkan payung pun dilarang dibawa kalau diletakkan di dalam tas kabin. Jadi saat antri pemeriksaan di bandara, ada petugas yang keliling untuk meminta jamaah mengeluarkan barang-barang yang dilarang. Air zamzam juga sebaiknya tidak dibawa di tas koper kapasitas 32 kg begitujuga tas kabin karena dilarang.

Bawa Uang Secukupnya

Selama berhaji apakah membawa uang tunai semuanya atau uang sedikit tapi kalau habis ambil di ATM ? Saya dan suami memutuskan membawa uang secukupnya dalam bentu tunai. Jadi kami harus pintar mengatur keuangan agar uang yang kami bawa bisa cukup selama berhaji. Bahkan uang kami cukup untuk kurban, hingga membayar dam bahkan oleh oleh haji. Ada teman yang berulangkali harus ke ATM untuk ambil uang karena uang yang diambil kurang.

 

1 টি মন্তব্য