Kamis, Juni 01, 2017

Resep Favorit Keluarga Menggunakan Ayam Dingin Segar

Keluarga saya termasuk penyuka konsumsi daging ayam. Apalagi Ayyas, anak saya yang berusia 7 tahun. Hampir setiap saat dia minta makan lauk ayam. Saat masih usia 3 tahunan, ia menyebut ayam dengan kata ‘uuk’. Nama itu berasal dari kata kokok ayam di pagi hari. Jadi, setiap kali mau makan ayam, dia selalu bilang ‘Ummi, mau makan uuk’. Setiap kali makan ayam, ia selalu makan dengan lahap. Hampir semua olahan ayam ia sukai. Mulai dari ayam goreng, ayam bumbu kecap, ayam panggang dan lain-lain. Jadi, hampir selalu menyediakan ayam di kulkas rumah. Menu olahan ayam juga menurut saya mudah bagi saya yang berprofesi sebagai ibu bekerja. 
Ayam Masak Cabai Hijau menggunakan Ayam Dingin Segar

Minggu, Mei 28, 2017

Kenali Bakat Anak karena Pintarnya Beda

“Loh kok anakmu belum bisa baca? Anaknya si A seusia gitu udah lancar banget loh membaca”
“Ngomong kok masih belum jelas ya? Coba tanya Ibu B kok anaknya kalau ngomong lancar banget”

Pernah nggak teman-teman mendengarkan hal ini? Pasti pernah ya. Saya juga pernah mengalami saat anak saya, Ayyas, dibandingkan dengan teman atau saudara seusianya. Waktu itu, Ayyas belum mahir ngomong. Kalaupun ngomong ya cadel sehingga banyak yang menanyakan kenapa Ayyas seperti itu. Awalnya saya capek juga menjelaskan mengapa Ayyas belum lancar ngomong. Tapi akhirnya saya biasa saja menghadapi pertanyaan itu. Selain itu juga, saat Ayyas belum bisa membaca, menulis dan berhitung, banyak yang membanding-bandingkan Ayyas dengan anak lainnya. Padahal saya dan suami berkomitmen bahwa anak-anak tidak wajib bisa membaca, menulis dan berhitung (calistung) kalau belum masuk Sekolah Dasar (SD).
 
Lucu ya posenya. Ehem. Photo : Iffahsari Musrifah