Top Social

TRAVEL AND LIFESTYLE BLOGGER

Mengembangkan Semangat Berwirausaha

Selasa, Maret 28, 2017
Memilih berwirausaha bagi saya adalah pilihan yang tak mudah. Mungkin karena saya tak memiliki jiwa wirausaha sehingga selalu gagal walau baru berniat memulai usaha. Belum mulai saja sudah mundur. HIhiii. Memulai usaha itu harus dilakukan orang yang tak mudah menyerah. Seperti teman blogger saya yang bernama Ria Mustika Fasha.

Sebelum menikah, ia termasuk perempuan yang cukup aktif di kampus dan di dunia kerja. Mulai dari menyambi sebagai penyiar radio Jazirah FM, jualan kreasi flanel, jualan pin, jualan pulsa, buka rentalan, hingga mengajar les private hingga pukul 21.00 WIB. Semua itu dilakukan untuk mendapatkan tambahan uang kuliah. Saya nggak tega kalau minta ke orangtua walaupun ibu dan ayah selalu mengusahakan yang saya butuhkan untuk pendidikan,” kata Mba Ria, panggilan akrabnya.
Mba Ria sekeluarga. Sumber foto : facebook 

Rumah di Kawasan Kelapa Gading

Minggu, Maret 26, 2017
Saya ingat pernah bersama keluarga ke kawasan Kelapa Gading untuk berburu kuliner. Kedatangan kami ke kawasan Kelapa Gading karena salah seorang teman mengatakan ada pusat makanan enak yang menjual makanan yang menjadi kesukaan saya yakni Coto Makassar. Karena sudah sangat lama tak ke kawasan Kelapa Gading, butuh waktu bagi kami buat menerka-nerka perjalanan. Untunglah, saat tiba di rumah makan tujuan, walaupun banyak orang tapi menu makanan pilihan kami tersedia dengan cepat. Soal rasa, mmh benar-benar enak.

Sepulang dari rumah makan, kami tak langsung pulang. Mumpung di Kelapa Gading, kami pun berkeliling melihat beberapa kawasan perumahan yang tak jauh dari rumah makan. Kawasan Kelapa Gading memang merupakan salah satu kawasan elit yang menjadi incaran para konsumen. Banyak orang yang berpindah rumah bahkan ada yang membeli rumah ataupun menjual rumah dijual di Jakarta. Di kawasan ini pula, banyak rumah yang dijual.
 
Sumber : pixabay.com

Manajemen ASI Perah Bagi Ibu Bekerja

Kamis, Maret 23, 2017
Keinginan untuk memberikan ASI (Air  Susu Ibu) sudah saya lakukan sejak awal kehamilan. Saya kemudian mencari informasi tentang manfaat memberikan ASI, cara memberikan ASI dan banyak artikel penunjang lainnya. Namun semuanya tak semudah yang saya kira. Ketika Ayyas lahir, ASI tak kunjung keluar sehingga saya sempat putus asa. Namun berkat usaha dan dukungan dari keluarga, terutama suami, saya pun bisa memberikan ASI kepada Ayyas.

Kala itu, saya juga berniat untuk dapat memberikan ASI walaupun masuk kerja. Satu setengah bulan sebelum masuk kerja, saya pun bertekad menabung ASI untuk Ayyas. Langkah awal yang saya lakukan adalah membeli botol kaca yang dapat menampung ASI. Saya memilih membeli botol kaca melalui online shop. Jujur, awal membeli botol kaca saya kuatir botol kaca yang saya beli terlalu banyak karena waktu itu saya merasa ASI saya masih kurang. Tapi tekad sudah kuat untuk memberikan ASI membuat saya mengabaikan kekuatiran saya itu.
 
Sumber : pixabay.com

Perhatikan Ini Sebelum Membeli Karpet

Senin, Maret 20, 2017
Minggu kedua bulan Maret 2017, rumah saya kedatangan keluarga besar dari Kudus, Bekasi dan Parung. Bogor. Dari Kudus, ada delapan orang, Bekasi ada lima orang dan Parung dua orang. Belum termasuk anggota keluarga saya lima orang. Jadi, total ada 20 orang yang berkumpul di rumah kami. Kedatangan keluarga besar itu terkait rencana keberangkatan Mertua dan adik-adik ipar saya yang akan melangsungkan ibadah umrah. Saat datang, suami langsung mengeluarkan satu karpet besar dan dua karpet berukuran sedang. Satu karpet urusan besar diletakkan di ruang televisi. Sedangkan dua karpet lainnya diletakkan di ruang tamu dan ruang keluarga. Karpet itu kemudian menjadi tempat berkumpul yang santai bersama keluarga besar. Namun tak semua anggota keluarga kebagian duduk di atas karpet. Beberapa akhirnya memilih duduk langsung di atas lantai tanpa karpet.

Setelah kumpul-kumpul keluarga selesai, tiba waktunya untuk membersihkan karpet. Awalnya, karpet dibersihkan dari debu-debu yang menempel. Saya dan asisten rumah tangga bernama Mba Nah memilih untuk mengusir debu dengan menggunakan vacuum cleaner. Setelah itu, karpet masih tetap dibersihkan dengan sapu lidi agar debu benar-benar bersih dari debu. Kemudian, karpet di jemur di taman agar mampu menghilangkan kuman-kuman. Biasanya saya menjemur karpet bisa lebih dari 2 jam, tergantung besar kecilnya karpet.

Karpet yang aman buat keluarga. Foto : pixabay.com

Apartemen Grand Taman Melati 2 Margonda, Apartemen untuk Mahasiswa

Sabtu, Maret 18, 2017

Walaupun tercatat sebagai warga Pasar Rebo, Jakarta Timur, saya lebih sering menghabiskan waktu bersama keluarga di Depok. Bahkan setiap hari, saya selalu naik menitipkan motor di kawasan Pondok Cina, Depok. Maklum, rumah saya berbatasan dengan kawasan Depok sehingga menuju Depok terasa lebih dekat daripada harus ke Jakarta Timur. 

Depok boleh dikatakan sebagai kota penyangga Jakarta. Banyak orang yang tinggal di Depok namun beraktifitas di Jakarta. Apalagi harga rumah di Jakarta kini kian tak terjangkau. Di satu sisi, Depok menawarkan segala kemudahan dan fasilitas yang semakin lengkap. Untuk pendidikan, Depok memiliki Universitas Indonesia (UI). UI merupakan universitas terbesar dan terbaik di Indonesia. Depok tak hanya memiliki UI, tapi beragam universitas swasta yang terbaik juga berada di Depok. Kelengkapan fasilitas pendidikan kemudian ditunjang juga dengan fasilitas lain seperti pusat pembelanjaan hingga pusat pelayanan kesehatan.

Salah satu sudut apartemen

Tips Menjual Rumah Bekas

Rabu, Maret 15, 2017
Sudah dua bulan ini teman saya berusaha menjual rumah. Kepada saya, ia mengaku telah mempromosikan rumah melalui media sosial, hingga ke surat kabar. Tapi rumah yang ingin dijualnya tak kunjung laku. Rumah yang kini ia tempati rencananya akan dijual karena ia akan mengikuti suami pindah kota. “Mau dikontrakkan tapi kuatir tak ada yang mengawasi,”ungkapnya.

Namun rumah yang hendak ia jual bukan berarti tak ada calon pembeli. Sudah berulangkali calon pembeli datang dan melihat rumah itu, tapi semuanya tak membuahkan hasil. Ada yang beralasan tak cocok harga. Ada lagi yang beralasan rumah itu harus direnovasi karena banyak kerusakan dan banyak alasan lainnya. “Aku jadi binggung bagaimana ya biar rumah ini laku,” katanya kepada saya. Menjual rumah bekas ini memang tak mudah. Karena bagaimanapun membeli rumah itu ibarat mencari jodoh. Kalau cocok ya dibeli, kalau tak cocok ya mau tak mau tidak mungkin di beli. Saya ingin berbagi beberapa tips yang mungkin bisa digunakan agar rumah bekas bisa laku terjual.
 
Sumber : pixabay,com

Pengalaman Perawatan Wajah di Dr Nurul Clinic

Senin, Maret 13, 2017

Keluhan saya tentang kulit wajah adalah komedo dan wajah belakangan terlihat agak kusam. Pori-pori wajah saya juga agak besar. Terutama di dekat hidung. Mungkin karena beberapa bulan saya kerap bepergian. Teriknya panas matahari tak pernah saya hiraukan. Seringkali saya GR bahwa kulit wajah saya tak akan mengalami masalah. Teryata, kulit wajah saya semakin muncol komedo bandel dan ada bayangan hitam di pipi. Panik? Iya tentu saja. Padahal, walaupun kerap kali bepergian, saya selalu menyempatkan sebulan sekali membersihkan wajah di salon. Bagi saya, wajib hukumnya untuk facial di salon.
Mejeng di Dr Nurul Clinic
Tapi facial tampaknya tak terlalu beperngaruh pada kebersihan kulit wajah saya. Saat menghadiri launching Dr Nurul Clinic di Jalan Mohammad Kahfi II No 9F, Jagakarsa, Jakarta Selatan, saya mendapat kesempatan untuk berkonsultasi dengan Dr Nurul. Kepada Dr Nurul, saya sampaikan problematika kulit wajah saya. Setelah konsultasi, saya diberikan kosmetik yang terdiri dari white cream, night cream, serum dan obat pembersih muka untuk kulit wajah kering. “Jangan lupa pakai sunblock,” kata Dr Nurul. Nah soal sunblock ini memang saya kerap lupa.

Menciptakan Sejuta Peluang Bersama Tupperware

Jumat, Maret 10, 2017
Rabu sore tanggal 8 Maret 2017, showroom Tupperware di lantai 3 Mall Taman Anggrek, Jakarta Selatan, penuh sesak. Bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional, Tupperware Indonesia meluncurkan kampanye #TupperwareSejutaPeluang. Peringatan Hari Perempuan Internasional ini sekaligus merupakan upaya agar ketidaksetaraan jender dapat teratasi.

Tupperware Indonesia meluncurkan kampanye #TupperwareSejutaPeluang dengan harapan agar dapat membuka kesempatan bagi satu juta perempuan untuk belajar mandiri, percaya diri dan berani mewujudkan impiannya untuk menjaid lebih baik. Selama 26 tahun hadir di tanah air, Tupperware memiliki keyakinan bahwa kepercayaan diri adaah kunci mendorong pemberdayaan (empowerment) dan pembangunan bisnis atau perekonomian bagi perempuan. Bu Nining W.Pernama, President Tupperware Indonesia & Vice President Sales Development Asia Pasicif mengatakan bahwa kampanye #TupperwareSejutaPeluang, akan membuat perempuan Indonesia semakin maju dan berkembang tak hanya untuk dirinya, melainkan keluarga dan lingkungan sekitar. Kini, sebanyak lebih dari 200 ribu independent sales force dari Sabang hingga Merauke berkembang bersama Tupperware.

Keseruan kampanye #TupperwareSejutaPeluang

Rumah Dijual di Karawaci

Di jaman yang serba modern ini, siapa yang tidak menginginkan memiliki rumah sendiri. Rumah sendiri adalah suatu keharusan bagi siapa saja yang memiliki penghasilan sendiri, khususnya bagi mereka yang telah berumah tangga. Untuk mencari rumah di Jakarta sekarang teramat susah. Kalaupun ada, harganya sangat mahal sehingga tak mampu dijangkau karyawan perkantoran yang bergaji pas-pasan.

Alhasil harus mencari rumah yang di luar Jakarta. Salah satu pilihan ya mencari rumah di pinggiran Jakarta. Misalnya di Tangerang. Nah , salah satu daerah yang menjadi incaran adalah Karawaci. Karawaci adalah sebuah kecamatan yang terletak di kota Tangerang, Banten. Ada 16 kelurahan di dalamnya. Meskipun wilayah kecamatan, Karawaci memiliki gedung-gedung tinggi tanda kemajuan perekonomian.
 
Edit canva.com

Nongkrong Asyik di Kafe Kongkow Depok

Kamis, Maret 09, 2017
Asyiknya sebagai blogger, walaupun jarang bertemu tapi kerapkali sudah merasa akrab. Apalagi sudah bertemu walau hanya sekali, segala omongan terasa nyambung. Padahal saya jarang menghadiri acara blogger. Namun berkat blogwalking, ikut-ikutan komen di status facebook teman, ngobrol melalui whatsapp, terjalin kedekatan.

Termasuk dengan beberapa teman blogger yang tinggal di kawasan Depok, Jawa Barat. Karena merasa akrab, akhirnya diputuskan untuk bertemu di sebuah kafe di kawasan Depok. Sekitar 20 teman blogger dijadwalkan ngumpul di Kafe Kongkow pukul 14.00 WIB pada dari Jumat pekan lalu. Sekalian untuk membahas masa depan Blogger Depok. #Eaaaa
 
Sebagian teman lagi nongrong :)

Review Pond's Age MIracle Untuk Kulit Tampak Lebih Muda

Selasa, Maret 07, 2017

Bulan ini tak terasa, usia saya bertambah. Bertambahnya usia mau tak mau mempengaruhi perkembangan kulit, terutama kulit wajah. Pada usia 30-an, penuaan dini menjadi masalah yang kerap terjadi. Produki kolagen secara alami semakin menurun. Akibatnya, kulit mulai keriput halus dan mengendur karena tak lagi elastis. 

Saya pernah membaca artikel di Kompas.com. Dalam artikel itu disebutkan kalau banyak penyebab utama penuaan dini. Mulai dari stres, merokok atau megkonsumsi alkohol. Sinar matahari teryata memiliki kontribusi besar dalam memperburuk kondisi kulit wajah. Ciri-ciri penuaan dini atara lain, muncul kerutan di ujung mata, timbul flek hitam dan kulit bertambah kering karena epidermis rusak sehingga tidak bisa menahan air yang banyak menguap.
 
Pond's Age Miracle 

3 Tempat yang Ingin Saya Kunjungi di Hong Kong

Minggu, Maret 05, 2017
Saya pernah bermimpi menginjakkan kaki di Hong Kong. Impian itu berawal dari buku-buku yang saya baca, tayangan film yang saya tonton dan dorongan tante yang pernah berkunjung ke Hong Kong. Beberapa tahun lalu, tante saya berangkat dari Ambon menuju Hong Kong. Setelah kembali berlibur dari Hong Kong, ia menceritakan kegiatannya selama di Hong Kong. Mulai dari berkunjung ke Disneyland Hong Kong, mampir di Avenue of Stars, hingga aneka kuliner yang memanjakan lidah.

Walaupun sebagian besar penduduk bukan beragama Islam, namun lebih dari seabad yang lalu Hong Kong menjadi ‘rumah’ bagi warga Muslim. Saat ini setidaknya ada lebih dari 270.000 warga Muslim dari tujuh juta penduduk lokal. Jadi, Hong Kong kini sudah menjadi destinasi yang ramah bagi wisatawan Muslim. Sajian halal di Hongkong mudah diperoleh. Begitu juga kemudahan untuk menjalankan tempat ibadah. Bahkan salah satu Masjid yakni Jamia/Shelley Street Mosque merupakan masjid tertua di Hong Kong yang dibangun pada 1890 ditetapkan menjadi warisan sejarah. Saya pun berjanji dalam hati, “Suatu saat saya pasti ke sana”. Janji itu kemudian saya wujudkan dalam menyusun rencana kunjungan ke Hong Kong. Jadi kalau ada tawaran ke Hong Kong, saya langsung menyodorkan proposal kegiatan selama di Hong Kong.
 
Sumber foto : canva.com 

Auto Post Signature

Auto Post  Signature