Top Social

TRAVEL AND LIFESTYLE BLOGGER

Pengalaman Berwisata Sejarah di Monumen Kapal Selam Surabaya

Senin, Januari 30, 2017
September 2016, saya mendapat kesempatan untuk datang ke Surabaya untuk menghadiri pernikahan sepupu. Saya datang berdua dengan Ayyas menggunakan pesawat dari Jakarta. Kami sengaja datang dua hari sebelum acara berlangsung agar bisa puas berkeliling Surabaya. Maklum, walaupun sering ke Surabaya, tak selamanya kami bisa berkeliling. Tiba di Surabaya, saya dijemput adik dan keluarganya.

Rencananya pas nyampe Surabaya, langsung ke kantor tante. Namun tiba-tiba di tengah jalan, Ayyas berkata sambil menunjuk ke arah kanan jalan. Sebuah kapal selam berukuran besar berada di samping sungai yang mengalir bersih. “Ummi itu apa?,” katanya. Saya kemudian melihat ke arah tempat yang ditunjuk oleh Ayyas. “Oh itu Monumen Kapal Selam,” kata saya.

Pilihan Belanja Leather Goods di MarketPlays

Sabtu, Januari 28, 2017
Saya jatuh cinta dengan produk berbahan kulit. Kecintaan saya pada produk berbahan kulit bahkan sudah sejak dulu. Mungkin karena saya menyukai warna coklat sehingga produk berbahan kulit menjadi pilihan saya. Saya semakin jatuh cinta dengan produk kulit ketika sahabat saya, mba Tresna Nurani memberikan kejutan di ulangtahun saya pada tahun 2010. Saya berteman dengan Mba Tresna sejak tahun 2008 ketika kami sama-sama bekerja di perusahaan media. Namun setelah Mba Tresna melahirkan, ia memutuskan untuk untuk pindah ke Bandung, mengikuti suaminya. Namun komunikasi kami masih tetap bagus hingga kini.

Maret 2010, ketika tiba di kantor, saya terkejut saat mendapat sebuat bingkisan berukuran besar di meja kantor. Ketika saya buka, bingkisan itu berupa tas kulit yang menjadi hadiah ulangtahun saya. Ah, sungguh kejutan yang menyenangkan. Hingga kini, tas pemberian mba Tresna masih saya pakai. Kondisinya masih bagus dan saya suka sekali menggunakannya. (Terima kasih, mba Tresna sayang *kecup).
Salah produk kesukaan saya :)

Persiapan Perlengkapan Umrah

Kamis, Januari 26, 2017

Tak terasa bulan depan, keluarga suami akan berangkat umrah. Rencananya tak hanya mertua saja, melainkan dua adik ipar saya yang berangkat bersama suaminya. Jadi total ada sekitar lima orang yang akan berangkat. Keberangkatan umrah ini telah disiapkan sejak dua tahun lalu. Ini perjalanan umrah kedua bagi ibu mertua saya. Sedangkan bagi adik ipar, ini adalah perjalanan umrah mereka yang pertama. Salah satu adik ipar sebetulnya pernah haji beberapa tahun lalu. Namun tentu ia sangat bahagia menyambut rencana keberangkatan. Nah salah satu persiapan adalah perlengkapan umrah.

Alhamdulillah tahun lalu saya mendapat kesempatan untuk umrah. Sehingga saudara pun menanyakan juga perlengkapan apa saja yang harus dibawa saat umrah. Sebetulnya tak hanya saudara saja, tapi teman sekantor saya, juga kerap menanyakan hal yang sama saat ia akan berangkat umrah. Saya juga pernah berada dalam posisi mereka, banyak bertanya karena kuatir apa yang dibawa tak sesuai atau bahkan kurang. Nah, saat saya umrah selama total 10 hari (Srilangka-Jeddah-Madinah-Mekkah-Jeddah), saya hanya membawa perlengkapan seperti di bawah ini :
 


Belajar Ngeblog Bersama Ayu Citraningtias

Senin, Januari 23, 2017
Setelah menikah, perempuan bekerja dihadapkan pada dua pilihan, tetap bekerja di kantor atau memutuskan untuk resign?. Keputusan yang mungkin sekilas terlihat mudah, namun berat untuk dilakukan. Itu juga dilema yang sempat dirasakan Mba Ayu Citraningtias, seorang blogger dan juga ibu bayi perempuan berusia 7 bulan. Ia sempat merasakan ingin tetap bekerja karena ingin memenuhi kebutuhan adik perempuan satu-satunya yang baru saja kuliah. Kini, ia memilih bertahan sebagai freelance writer sambil mengurus buah hatinya. Sebelumnya, selama 4 tahun ia bekerja di Samsung Electronics Indonesia sebagai Software Tester. Selama 4 tahun itu pula ia bekerja dengan berbagai macam suku budaya dengan berbagai model pekerjaan. Mulai dari bekerja hingga jam 11 malam, dikejar project leader hari Cina melalui messenger, menyelesaikan 2000 bluray disc test, dan lainnya. Mba Ayu juga ikut andil dalam proses produksi yang ternyata sangat melelahkan, mencoba beberapa makanan Korea, hingga bersuka cita menjadi bagian dari segala kegiatan kantor.
 
Mba Ayu Citraningtias

Liburan 3 Hari di Banyumas

Sabtu, Januari 21, 2017
Sudah sejak lama, saya dan suami berencana untuk berlibur ke Banyumas, Jawa Tengah. Kebetulan adik ipar saya baru pindah rumah namun kami belum sempat untuk berunjung ke rumah barunya. Keluarga besar suami berencana untuk ke Banyumas pada libur Natal dan Tahun Baru. Tentu itu waktu yang tak bisa bagi saya dan suami. Jadi, tanpa memberitahukan saudara, kami pun memesan tiket kereta menuju Banyumas. Akhirnya kami membeli tiket sehari sebelum perjalanan. Kami memilih menggunakan kereta ekonomi AC untuk jarak stasiun Senen-Purwokerto, Jawa Tengah. Harga tiket Rp 110 ribu per orang. Lumayan murah dan tak perlu repot nyetir mobil. Saya membeli tiket untuk bertiga yakni saya, suami dan Ayyas. Kami berangkat pada Jumat, 14 November 2016. Sejak awal berangkat saya bilang ke Ayyas bahwa nanti akan naik kereta ekonomi dan kuatir suasana agak panas. Saya wanti-wanti soalnya dia tak betah panas.
 

Candu Raun Monda Siregar, Blog Sang Dokter Gigi

Jumat, Januari 20, 2017
Sudah pernah ke Bengkulu? Saya belum. Bagi saya, Bengkulu menawarkan wisata sejarah yang ingin saya ketahui. Nah karena keinginan untuk ke Bengkulu belum terwujud, maka saya suka sekali mencari informasi di internet. Termasuk mampir ke blog teman blogger saya yang bernama Monda Siregar. Pada postingan Mba Monda yang berjudul 5 Bangunan Peninggalan Inggris di Bengkulu, Mba Monda menceritakan dengan baik satu per satu bangunan yang ada di Bengkulu yang merupakan peninggalan Inggris.
  
Mba Monda Siregar 

Menuju Jepang Bersama Cheria Travel

Rabu, Januari 18, 2017
Seperti biasa sepulang suami bekerja, saya makan malam bersama suami. Anak-anak sudah tertidur. Jam dinding menunjukkan pukul 21.00 WIB. “Bap, Ummi pengen ke Jepang,” kata saya kepada suami. Saya sejak dulu senang travelling walaupun selalu keder kalau naik pesawat terbang. “Ya udah Ummi pergi sendiri, bisa kan?,” kata suami. Yes!. Rasa-rasanya saya ingin loncat dari tempat duduk saking senang diijinkan ke Jepang. Membayangkan berlarian di antara daun-daun bunga sakura yang berguguran, makan sushi di Jepang, ah betapa indahnya. Soal bepergian sendirian itu sudah sejak dulu saya lakukan. Entah karena alasan pekerjaan, organisasi atau urusan keluarga, saya kerap bepergian sendirian. Maklum, suami kadang sibuk bekerja. Anak pun sekolah.

“Tapi ada syaratnya,” kata suami kalem. Makanan yang ada di piring perlahan ia lahap secara perlahan. Duh, saya berdebar-debar menunggu syarat. Jangan-jangan, syaratnya aneh-aneh. “Syaratnya apa, Bap,” kata saya sok kalem juga. “Cari travel yang menawarkan wisata halal. Jangan cari yang sembarangan. Bisa-bisa seperti yang dialami teman Ummi loh,” katanya. Saya menganggukkan kepala sambil mengingat-ingat pengalaman yang dialami teman.

Rumah Minimalis Cocok Untuk Rumah Tangga Baru


Hai teman, masih ingat postingan saya sebelumnya tentang rumah minimalis kan? Nah, rumah minimalis teryata cocok loh bagi pasangan yang baru menikah dan dalam proses membangun rumah tangga kecil, mengetahui cara membuat rumah minimalis murah adalah pilihan utama. Hal ini didasarkan pada kondisi ekonomi yang belum stabil, masih menghitung-hitung biaya bulanan, menyesuaikan kebutuhan pribadi dengan kebutuhan rumah tangga menggunakan pendapatan yang didapat dalam satu bulan, dan sebagainya.
 
Home sweet home

Kelezatan dan Lembutnya Bika Bogor Talubi, Oleh-oleh Khas Bogor

Minggu, Januari 15, 2017
Sudah sejak lama saya mendengar nama Bika Bogor Talubi (Talas dan Ubi). “Kamu harus coba Bika Bogor Talubi. Rasanya enak, harganya terjangkau. Ini oleh-oleh nomor 1 di Bogor loh,” kata teman saya tinggal di Bogor. Siapa yang tak penasaran dengan rayuan itu?. Nah karena saking penasaran, saya datang ke Bogor bersama Ayyas dan Mba Farah. Kebetulan lagi libur sekolah dan rencananya kami akan ke Bandung keesokan harinya untuk berlibur dan bertemu sahabat. Kamis pagi, 5 Januari, kami ke Bogor menggunakan commuterline. Tiba di Bogor, kami langsung menggunakan taksi online untuk menuju Jalan Padjajaran 20 M, Bogor.

Aksesnya teryata tak sulit. Sebuah ruko berwarna dominan ungu bertuliskan Bika Bogor Talubi. Oleh-oleh No 1 di Bogor tertulis jelas. Saat saya melangkahkah kaki ke dalam, suara pramusaji terdengar ramah. “Selamat datang di Bika Bogor Talubi. Oleh-oleh No 1 di Bogor,” kata pria yang bernama Ali itu. Ah, keramahan tampak terasa begitu nyata. Beberapa orang tampak asyik memilih Bika Talas yang tersaji. Ruangannya tertata dengan rapi. 

Nikmati Kelezatan Bika Bogor Talubi

Berkat Vitalis Aerosol Body Spray, Saya Semakin Percaya Diri ke Pesta

Jumat, Januari 13, 2017
Pagi itu suami menelpon saya. “Ummi, bapak lupa. Nanti malam kita ke acara pernikahan teman ya,” kata suami. Kata suami, undangan sebetulnya telah ia terima sejak satu minggu lalu, namun karena kesibukan kerja suami jadi lupa. Nah persoalannya, saya malah kebinggungan menggunakan baju apa. Namanya perempuan pasti ingin penampilan terbaik. Bagi saya, penampilan terbaik itu bukan berarti harus menggunakan perhiasan mewah di mana-mana. Bukan juga menggunakan baju mewah dengan harga fantastis. Penampilan terbaik adalah menggunakan baju yang nyaman dan percaya diri. Dan satu lagi, nggak salah kostum.

Nah persoalan salah kostum, teman saya pernah punya pengalaman menggelikan sekaligus membuat dia malu. Jadi ceritanya ia di undang datang ke pesta pernikahan. Datanglah ia dengan gaun panjang, sepatu hak tinggi. Setelah tiba di tempat acara, teryata konsep pesta pernikahannya adalah garden party alias pesta taman. Jadi, tamu undangan yang lain datang menggunakan baju santai, sepatu tanpa hak namun ia berbeda. Bahkan penampilan sang pengantin pun konsepnya santai. Otomatis, semua mata tertuju padanya. “Duh mba, aku malu banget,” katanya. Ia mengaku tak memperhatikan tulisan di undangan yang menyebutkan bahwa konsepnya adalah garden party. Alhasil, setelah salaman dengan pengantin ia pun bergegas pulang. “Sebetulnya saya lapar. Inginnya makan, tapi rasa malu membuat saya jadi ingin segera pulang,” katanya. Ia mengaku tak percaya diri gara-gara salah kostum ke pesta undangan. Saya yang mendengar ceritanya hanya bisa tersenyum geli. 

Menikmati Kelezatan Kuliner Thailand

Kamis, Januari 12, 2017
Menikmati kuliner merupakan kegemaran saya. Setiap kali bertandang ke suatu wilayah saya langsung tergerak untuk mencari makanan khas daerah itu. Saya membiasakan lidah saya mencicipi aneka kuliner. Salah satu kuliner yang wajib dicoba adalah kuliner Thailand. Kuliner Thailand sebagian besar dipengaruhi oleh China dan India. Perdagangan luar negeri juga membawa pengaruh bagi perkembangan kuliner Thailand. Jadi, pada abad ke 15, seorang koki yang berasal dari Kamboja memperkenalkan masakan India di Thailand berupa santan dan kari. Kemudian pada abad ke 16 para pedagang portugis membawa cabai ke Thailand. Masakan Thailand merupakan akulturasi budaya barat dan timur sehingga terciptalah keunikannya.

Makanan Thailand memiliki perpaduan rasa manis, asam dan pedas. Perpaduan aneka rasa itu sesuai dengan selera saya. Dan satu lagi, di Thailand, nasi pun menjadi makanan pokok. Sama kan seperti di Indonesia? Thailand bahkan merupakan ekportir beras terbesar di dunia. Bahkan beras Thailand juga memiliki rasa yang berbeda. Dikutip dari id.tourismthailand.org, beras paling bagus di Thailand adalah Jasmine Rice, Manis, Wangi dan asli dari Thailand.  Oh ya, jangan kuatir jika umat muslim ingin mencicipi kuliner Thailand karena banyak kuliner halal yang tersaji. Bahkan di Thailand juga sudah banyak tempat makan dan restoran yang bersertifikasi halal. Sertifikasi halal di Thailand dilakukan oleh Halal Standard Institute of Thailand di bawah naungan Central Islamic Committee di Thailand. Bagi restoran atau rumah makan dan hotel yang telah mendapatkan sertifikasi halal, maka dipasang logo halal. 

Langkah Paling Akurat Hitung Biaya Bangun Rumah Minimalis

Selasa, Januari 10, 2017
Teman, kemarin saya posting tentang anggaran memiliki rumah minimalis. Nah, kali ini saya akan berbagi cara menghitung rincian biaya dalam proses membuat rumah. Tepatnya tentang rumah dijual di Jakarta dengan gaya minimalis. Proses membuat rumah minimalis ini perlu dipertimbangkan untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup, khususnya rumah.  Apalagi memiliki rumah bagus dan nyaman dengan biaya minimal, menjadi incaran banyak orang. Membangun rumah yang diinginkan supaya tidak terjadi kekecewaan di akhir pembangunan perlu mengambil cara menghitung membangun rumah minimalis.
 
Merencanakan membangun rumah minimalis. uUmber : pixabay.com

Anggaran Dana Bangun Rumah Minimalis, Penting!

Senin, Januari 09, 2017
Siapa yang tak tergiur memiliki rumah idaman? Saya yakin, banyak teman yang tentu berharap memiliki rumah idaman. Rumah sesuai keinginan. Namun memiliki rumah idaman harus memperhatikan bahnyak hal. Salah satunya ya mempersiapkan anggaran. Anggaran dana dalam membuat rumah dijual di Bandung bergaya minimalis merupakan hal yang harus dipersiapkan atau perkiraan sebelum membangun rumah. Mempunyai rumah yang aman serta nyaman merupakan keinginan semua orang. Saat ini rumah minimalis merupakan salah satu pilihan hunian dengan anggaran yang terbatas.
 
Sumber : Pixabay.com

Hadiah Perjalanan 3D2N ke Malaysia Karena Ngeblog [Bagian 2]

Terima kasih teman-teman yang sudah membaca dan berkomentar di postingan saya sebelumnya. Kali ini saya ingin berbagi juga tentang kegiatan selama di Melaka. Bagi yang belum baca, silakan baca disini tentang bagian pertama.

Stadhuys Hingga Museum Laksamana Cheng Hoo
Nah, setelah puas makan siang, kami kembali ke kawasan Rumah Merah yang ada bangunan Stadhuys. Oh ya, sebelumnya saya sempat singgung soal bangunan Stadhuys. Bangunan seluas 49.200 kaki persegi ini ini dibangun oleh pemerintah Belanda pada tahun 1650-an setelah mengambil alih Melaka dari Portugis pada tahun 1641. Bangunan setinggi empat tingkat ini telah menjadi pusat Belanda sehingga tahun 1824 termasuk menemaptkan ke kediaman GUbernur Belanda sehingga di awal kurun ke 18, pemerintah Inggris menggunakannya. Warna asal bangunan ini berwarna putih, namun pada  1820-an di ubah menjadi warna merah disebut Bangunan Merah. Stadhuys ini telah banyak mengalami perubahan sejak diambil alih oleh British. Ciri-ciri seni bina Belanda seperti dinding batu yang tebal dan pintu yang besar masih dikekalkan. Di bagian lantau bangunan terdapat sistem perparitan yang dialirkan ke Sungai Melaka.  Di ruang pejabat Gubernur terdapat hiasan ukiran kayu keras yang berbentuk bunga. Ruang tidur di bagian atas bangunan dihiasi dengan lukisan mitologi Cina. Menarik kan?
 
Muzium Cheng Ho di Melaka 

Hadiah Perjalanan 3D2N ke Malaysia Karena Ngeblog [Bagian 1]

Senin, Januari 02, 2017
Tahun 2016 bagi saya memiliki banyak anugerah yang diberikan Allah kepada saya. Salah satunya saat mendapat hadiah lomba resensi buku Kebahagiaan Yang Kutahu karya Datuk Stella Chin. Datuk Stella Chin merupakan Executive President PT MELILEA International Group of Companies. . Hadiahnya nggak tanggung-tanggung yakni perjalanan 3 hari 2 malam ke Malaysia.

Oh ya, saat saya tahu saya merupakan salah satu dari enam pemenang, saya tentunya gembira. Keenam pemenang itu adalah Mba Grace Ina Mariana, Mba Herva Yulyanti, mba Hana Bilqisti, mba Gloria Morgan dan Mba Belinda Kusumo. Mba Herva dan Mba Hana seringkali menjadi teman blogwalking. Sedangkan mba Gloria, Mba Belinda dan Mba Ina baru saya kenal saat perjalanan ke Malaysia. Dua teman saya yakni mba Herva telah menuliskan perjalanan itu disini, sedangkan tulisan mba Ina dapat dibaca disini.
 
Pengumuman pemenang resensi buku 

Auto Post Signature

Auto Post  Signature