Sabtu, Januari 21, 2017

Liburan 3 Hari di Banyumas

Sudah sejak lama, saya dan suami berencana untuk berlibur ke Banyumas, Jawa Tengah. Kebetulan adik ipar saya baru pindah rumah namun kami belum sempat untuk berunjung ke rumah barunya. Keluarga besar suami berencana untuk ke Banyumas pada libur Natal dan Tahun Baru. Tentu itu waktu yang tak bisa bagi saya dan suami. Jadi, tanpa memberitahukan saudara, kami pun memesan tiket kereta menuju Banyumas. Akhirnya kami membeli tiket sehari sebelum perjalanan. Kami memilih menggunakan kereta ekonomi AC untuk jarak stasiun Senen-Purwokerto, Jawa Tengah. Harga tiket Rp 110 ribu per orang. Lumayan murah dan tak perlu repot nyetir mobil. Saya membeli tiket untuk bertiga yakni saya, suami dan Ayyas. Kami berangkat pada Jumat, 14 November 2016. Sejak awal berangkat saya bilang ke Ayyas bahwa nanti akan naik kereta ekonomi dan kuatir suasana agak panas. Saya wanti-wanti soalnya dia tak betah panas.
 

Jumat, Januari 20, 2017

Candu Raun Monda Siregar, Blog Sang Dokter Gigi

Sudah pernah ke Bengkulu? Saya belum. Bagi saya, Bengkulu menawarkan wisata sejarah yang ingin saya ketahui. Nah karena keinginan untuk ke Bengkulu belum terwujud, maka saya suka sekali mencari informasi di internet. Termasuk mampir ke blog teman blogger saya yang bernama Monda Siregar. Pada postingan Mba Monda yang berjudul 5 Bangunan Peninggalan Inggris di Bengkulu, Mba Monda menceritakan dengan baik satu per satu bangunan yang ada di Bengkulu yang merupakan peninggalan Inggris.
  
Mba Monda Siregar 

Rabu, Januari 18, 2017

Menuju Jepang Bersama Cheria Travel

Seperti biasa sepulang suami bekerja, saya makan malam bersama suami. Anak-anak sudah tertidur. Jam dinding menunjukkan pukul 21.00 WIB. “Bap, Ummi pengen ke Jepang,” kata saya kepada suami. Saya sejak dulu senang travelling walaupun selalu keder kalau naik pesawat terbang. “Ya udah Ummi pergi sendiri, bisa kan?,” kata suami. Yes!. Rasa-rasanya saya ingin loncat dari tempat duduk saking senang diijinkan ke Jepang. Membayangkan berlarian di antara daun-daun bunga sakura yang berguguran, makan sushi di Jepang, ah betapa indahnya. Soal bepergian sendirian itu sudah sejak dulu saya lakukan. Entah karena alasan pekerjaan, organisasi atau urusan keluarga, saya kerap bepergian sendirian. Maklum, suami kadang sibuk bekerja. Anak pun sekolah.

“Tapi ada syaratnya,” kata suami kalem. Makanan yang ada di piring perlahan ia lahap secara perlahan. Duh, saya berdebar-debar menunggu syarat. Jangan-jangan, syaratnya aneh-aneh. “Syaratnya apa, Bap,” kata saya sok kalem juga. “Cari travel yang menawarkan wisata halal. Jangan cari yang sembarangan. Bisa-bisa seperti yang dialami teman Ummi loh,” katanya. Saya menganggukkan kepala sambil mengingat-ingat pengalaman yang dialami teman.

Rumah Minimalis Cocok Untuk Rumah Tangga Baru


Hai teman, masih ingat postingan saya sebelumnya tentang rumah minimalis kan? Nah, rumah minimalis teryata cocok loh bagi pasangan yang baru menikah dan dalam proses membangun rumah tangga kecil, mengetahui cara membuat rumah minimalis murah adalah pilihan utama. Hal ini didasarkan pada kondisi ekonomi yang belum stabil, masih menghitung-hitung biaya bulanan, menyesuaikan kebutuhan pribadi dengan kebutuhan rumah tangga menggunakan pendapatan yang didapat dalam satu bulan, dan sebagainya.
 
Home sweet home

Minggu, Januari 15, 2017

Kelezatan dan Lembutnya Bika Bogor Talubi, Oleh-oleh Khas Bogor

Sudah sejak lama saya mendengar nama Bika Bogor Talubi (Talas dan Ubi). “Kamu harus coba Bika Bogor Talubi. Rasanya enak, harganya terjangkau. Ini oleh-oleh nomor 1 di Bogor loh,” kata teman saya tinggal di Bogor. Siapa yang tak penasaran dengan rayuan itu?. Nah karena saking penasaran, saya datang ke Bogor bersama Ayyas dan Mba Farah. Kebetulan lagi libur sekolah dan rencananya kami akan ke Bandung keesokan harinya untuk berlibur dan bertemu sahabat. Kamis pagi, 5 Januari, kami ke Bogor menggunakan commuterline. Tiba di Bogor, kami langsung menggunakan taksi online untuk menuju Jalan Padjajaran 20 M, Bogor.

Aksesnya teryata tak sulit. Sebuah ruko berwarna dominan ungu bertuliskan Bika Bogor Talubi. Oleh-oleh No 1 di Bogor tertulis jelas. Saat saya melangkahkah kaki ke dalam, suara pramusaji terdengar ramah. “Selamat datang di Bika Bogor Talubi. Oleh-oleh No 1 di Bogor,” kata pria yang bernama Ali itu. Ah, keramahan tampak terasa begitu nyata. Beberapa orang tampak asyik memilih Bika Talas yang tersaji. Ruangannya tertata dengan rapi. 

Nikmati Kelezatan Bika Bogor Talubi