Top Social

TRAVEL AND LIFESTYLE BLOGGER

Wisata Keliling Jakarta

Kamis, Desember 07, 2017
Setiap kali ada keluarga dari luar kota ke Jakarta selalu menanyakan hal yang sama “Kalau ke Jakarta, enaknya kemana aja ya?”. Hayoo, siapa yang sering mendapat pertanyaan seperti itu? Atau teman juga seringkali kebingungan kalau ke Jakarta hanya punya waktu singkat tapi pengen banget bisa berkeliling Jakarta?

Nah, saya akan membagi cerita tentang Mama Su, tante saya (Adik mama) yang datang ke Jakarta  bersama dua temannya. Jadi, saat lebaran tante saya telepon kalau akan ke Jakarta sekitar bulan Desember. Eh teryata dua hari sebelum tiba di Jakarta (November), tante saya bilang kalau akan tiba di Jakarta bersama kedua temannya. Pas rombongan tiba, saya pun langsung mengatur strategi agar bisa menemanin jalan-jalan di saat jadwal kerja saya.


Sebelum berangkat, saya pun menanyakan terlebih dahulu keingiann mereka bertiga. Apakah pengen jalan-jalan belanja atau sekedar ingin melihat kota Jakarta. Daan, jawabannya adalaah “Terserah Chici (panggilan saya) saja”. Yap, mereka memilih terserah saya saja mau kemana saja karena tak ada rencana khusus. Hehehhe …

Akhirnya saya membuat agenda kunjungan sehari ke Jakarta dan kemudian mendiskusikan bersama tante dan kedua temannya. Penasaran kemana saja selama sehari? Ini pilihannya …

Thamrin City
Perjalanan kami berempat dimulai dengan wisata belanja di Thamrin City. Dari arah Depok dan Bogor, kita bisa memilih kereta tujuan Tanah Abang/Jatinegara dan turun di stasiun karet kemudian dilanjutkan naik angkutan umum selama 5 menit dan tiba di Thamrin City. Tapi karena kemarin saya nebeng saudara ke arah halte UKI (Universitas Kristen Indonesia), akhirnya kami memilih menggunakan taksi online untuk tiba di Thamrin City. Biayanya sekitar Rp 39 ribu.

Mengapa Thamrin City? Karena lokasinya sangat mudah di akses dan tak terlalu luas buat mencari-cari, saya mengira tempat ini adalah pilihan yang tepat. Apalagi harganya pun banyak yang masih terjangkau. Misalnya atasan muslim seharga Rp 85 ribu dan scraft 4 buah hanya seharga Rp 100 ribu. Murah kan? Nah karena tiba di Thamrin City agak siang, akhirnya kami pun menyempatkan makan siang di salah satu food court yang terletak di lantai 2 Thamrin City.

Keliling Bus Tingkat Gratis
Setelah puas makan siang dan keliling di Thamrin City, kami pun memutuskan untuk ke keliling bus tingkat gratis. Hhm,  saat mengetahui ada bus tingkat gratis di Jakarta, saya sebetulnya ingin tapi selalu saja batal. Akhirnya, saat tante datang saya pun mengajak mereka jalan-jalan sekaligus untuk melihat pemandangan Jakarta.

Dari Thamrin City, kami menggunakan taksi online untuk berhenti di Halte stasiun Juanda. Biaya taksi online dari Thamrin City ke Halte Juanda sekitar Rp 29 ribu. Sat tiba di Halte stasiun Juanda, kami melihat beberapa bus tingkat gratis.

DI depan bus tingkat
Bus-bus tingkat gratis dikelompokkan berdasarkan jenis wisata yakni Sejarah Jakarta (Masjid Istiqlal-Kota Tua), Jakarta Modern (Masjid Istiqlal-Bundaran HI), Seni dan Kuliner (Masjid Istiqlal-Kota Tua), Jakarta Skycraper (Masjid Istiqlal-Bundaran Senayan), Ruang Terbuka Jakarta (Balaikota-RPTRA Kalijodo), dan Cagar Budaya (Masjid Istiqlal-Tanjung Priok).

Di bus tingkat 2
Sebelum naik bus, sebaiknya tanya terlebih dahulu tujuan busnya. Soalnya saat saya mau naik eh teryata itu tujuan ke Bundaran HI. Padahal saya inginnya ke kawasan Kota Tua. Pas naik bus, teryata masih sangat kosong. Di lantai 1 hanya 2-3 orang dan di lantai 2 hanya ada 5-8 anak SMA yang duduk di bangku belakang sambil ketawa ketiwi.

Saya kemudian duduk di bagian depan jadi bisa melihat sensasi lain saat berkunjung melihat-lihat Jakarta. Awalnya saya mengira bus tingkat itu akan berjalan-jalan dengan cepat dan hanya ke rute pendek saja. Eh teryata busnya memang jalan pelan dan berkeliling ke berbagai tempat. Sepanjang perjalanan itu, saya melihat Monas, patung kuda hingga kawasan Glodok. Seru banget kan?  

Berkunjung ke Kota Tua
Bus tingkat itu kemudian berhenti di halte terdekat Museum Fatahillah dan Stasiun Kota. Kami kemudian memutuskan shalat ashar di salah satu perkantoran di kawasan itu. Daripada kelupaan shalat nanti dosa kan? Hehhe… Kamu kemudian melangkahkan kaki masuk di kawasan Kota Tua. Oh ya, masuk ke Kota Tua ini adalah permintaan dari tante saya yang ingin berkunjung ke Kota Tua seperti mama saya. Ya sudah, akhirnya saya kabulkan keinginanya. Hhehehe …

Awalnya kami melihat ada banyak sepeda-sepeda kuno yang dipajang berderet-deret teratur. Sepeda-sepeda kuno ini berwarna-warni sesuai dengan topi bulat ala noni-noni belanda. Saya sempat nawarin tante dan kedua temannya untuk mencoba naik sepeda, tapi tak minat karena katanya tak sanggup menggoes sepeda. Hhehhehe. Padahal kalau mau, bisa menyewa sepeda seharga Rp 25 ribu untuk 15 menit (CMIIW).

Foto iseng ama tante
Kami kemudian memilih fefotoan aja di balik sepeda-sepeda itu dan melanjutkan kaki ke dalam Museum Fatahillah. Saat datang, sudah pukul 16.00 WIB dan museum tutup pukul 17.00 WIB. Waktu satu jam itu yang kemudian kami manfaatkan untuk berkeliling di dalam museum. Untuk masuk ke dalam Museum Fatahilllah, pengunjung hanya dikenakan biaya Rp 5000. Murah kan?

Di Museum Fatahillah, kami berkeliling selama hampi satu jam berkeliling untuk mengetahui sejarah Jakarta. Banyak lukisan orang Belanda dan barang peninggalan sejarah. Setelah puas berfoto-foto dan mengelilingi Museum Fatahillah, kami kemudian memutuskan untuk mencoba makan kerak telor seharga Rp 20 ribu per porsi dan es selendang mayang seharga Rp 10 ribu.

Jangan lupa foto di luar Museum ya
Setelah kenyang, kami pun memutuskan pulang karena sudah terlampau sore. Oh ya, di samping Museum Fatahilla ada Museum Seni Rupa, Museum Wayang, Museum Pos dan lain-lain. Tapi ya itu tadi, kami memilih untuk pulang menggunakan commuterline di Stasiun Kota.

Stasiun Kota
Datang ke Stasiun Kota ini adalah pilihan yang tepat karena Stasiun Kota menyimpan nilai sejarah yang tinggi. Tampak dari luar, stasiun ini masih gagah berdiri. Di bagian luar stasiun, banyak banget ojek online hingga angkutan umum. Stasiun ini dikenal dengan nama Stasiun Beos yang merupakan singkatan dari Bataviasche Ooster Spoorweg Mattschapij (askapai Angkutan Kereta Api Batavia Timur).

Kenapa saya bilang bangunan ini adalah bangunan bersejarah? Jadi, stasiun kota ini telah beroperasi sejak tahun 1873. Dan karena ini adalah peninggalan sejarah, stasiun ini termasuk dalam cagar budaya yang wajib dilindungi.


Ketika saya membaba di website Bobo, Stasiun Jakarta Kota ini dirancang oleh seorang arsitek kelahiran Tulungagung, Frans Johan Lowrens Ghijsels. Ia mendesain stasiun ini dengan mengkombinasikan struktur dan teknik modern barat “Art Deco”.  Saat pertama kali dibuat,  stasiun ini dijuluki ‘Het Indishe Bouwen’ atau ‘Gedung Hindia’. Konstruksi bangunan berbentuk huruf “T”.

Saya melihat sendiri uniknya rangka atau atap berbentuk kupu-kupu dengan penyangga kolom baja. Bangunan ini bergaya Eropa yang klasik. Kini, bangunan ini memilikis entuhan modernitas dengan adanya akses masuk ke stasiun serta beberapa toko-toko yang memenuhi stasiun. Walau demikian, stasiun ini masih tampak bersejarah. Setelah membeli tiket commuterline menuju Pondok Cina, Depok, kami pun bergegas menaiki commuterline.

Suasana di Stasiun Kota
Perjalanan seharian ini berakhir dengan kebahagiaan karena bisa berkeliling Jakarta bersama saudara. Ingin mencoba melakukan hal yang sama? Atau udah pernah seseruan bareng? 



89 komentar on "Wisata Keliling Jakarta "
  1. Wah seru banget ya. Aksi pengen aja keluarga jalan2 di Jakarta jg. Soalnya aku sering denger dari teman yang tinggal di Jakarta, banyak banget tempat wisata apalagi tmpt bersejarah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Kalau aku kebetulan suka jalan ke tempat bersejarah :)

      Hapus
  2. Aku udah pernah ngerasain semuanya,. Asikkan murmer n happy apaly kalau bawa anak2 Pas Naik bus Coba deh mba existing bnget mereka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa. Ayyas belum pernah ngerasain nih mbaa. Mau ah kapan2 aku ajak dia :p

      Hapus
  3. Aku lahir dan besar di Jakarta, sampai akhirnya harus merantau ikut suami ke Kalimantan aku belum pernah merasakan bis tingkat πŸ˜‚. Pernah nunggu lama di depan halte istiklal gak datang2. Mana tiba2 haid dan langsung banyak. Tembus kemana2 hari yang riweuh hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah drama bangeet yaa. hhehe. Saranku pas hari kerja deh karena lumayan banyak dan nggak antri

      Hapus
  4. Aku belum nyoba naik bus tingkatnya mba.
    Seru banget ya mba, mudah-mudahan tahun depan bisa nyoba untuk menikmati Jakarta dari dalam bus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga ada kesempatan buat naik ya mba. Enak mba dan nyaman. Gratis pula :)

      Hapus
  5. Dari dulu paling penasaran sama Museum Fatahillah plus kota tua Jakarta, Mbak. Apalagi liat foto orang - orang disana, kok cakep semua gitu loh. Pengen deh kesana pas di Jakarta. Tapi pas tinggal di Jakarta setahun malah gak kesana juga. Piye coba itu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mungkin karena agak jauh ya. Tapi skarang udah banyak pilihan transportasinya nya mbaa :)

      Hapus
  6. Wah keren2 mbak apalagi kl jalan2 ke Kota Tua bisa sepedaan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Tapi aku nggak sempat naik sepeda karena udah mulai sore :p

      Hapus
  7. Dalam bayanganku, Jakarta itu macet mana asyik buat jalan-jalan. Tapi baca cerita Chici kok seru banget ya. Seharian bisa ke beberapa tempat dengan biaya yang nggak mahal pula.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya alhamdulillah lancar jaya mbaa. Hayuk dicoba skali skali mbaa :)

      Hapus
  8. Seruu sekali memang keliling jakarta, aku pernah naik bus gratis ituu :D walau awalnya hrs antriii pas mau naik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini pas kosong mbaa. Mungkin pas hari kerja ya

      Hapus
  9. Tante pasti senang ya di guide in sama mbak lida, terbukti dari fotonya oke banget ;)

    BalasHapus
  10. Mba Chichi...((jadi ikut-ikutan manggil mba Chichi ^^))
    Ternyata di Jakarta masih bisa jalan-jalan gratis yaa...((naik bis))
    Aku kira di ibukota gak mungkin ada yang gratisan..

    Tapi sayang,
    yang memanfaatkannnya sedikit yaa, mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini pas hari kerja mba. Jadinya sepi. Hehhehee

      Hapus
  11. Seru bangeeett. AKu belum bener2 keliling JKT :(
    Sekalinya niat ke Kota Tua pas liburan dan banyak org sampai gak bisa foto huhuhu.
    Moga2 ada kesempatan pas muterin Jkt pakai bus gratis TFS

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aih ntar kita bikin trip sendiri yuukk :)

      Hapus
  12. waaa aku pingin ajak boyz naek bis tingkat

    BalasHapus
  13. Wah.. asyiknya.. btw tabtenya funky mbak.😊

    BalasHapus
  14. Wah Mba Al ngerasain naik Mpok Siti juga ya. Enak sekarang Mba jalan2 wisata kota tua dihantar dengan Bis tingkat nyaman pulaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. IYaa nyaman bangeet. Ketagihaan. Hhehe

      Hapus
  15. Wah seru sekali, banyak tempat kece gratis ya. Aku pernah kerja di Jakarta tapi gak pernah ketempat2 ini. Moga besok2 bs ke kota tua, museum fatahillah yeyyy. Amin :)

    BalasHapus
  16. Aku paling suka ke kota tua, trus ke fatahilah, museum wayang, museum bahari, museum BI, museum bank mandiri, puaa seharian main di sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk kapan2 kita main lagi ke sana yuuukk

      Hapus
  17. Informasinya penting bgt ini buat aku, rencana mau ke jakarta. Nice info mak

    BalasHapus
  18. Aku pernah ke ThamCit 1x aja. Trus kalau keliling Jakarta naik bus kayaknya belum deh hehehe.... pernah ke Kota Tua pas Lebaran pertama wiiiihhhhhhh ga enak bgt super ruameeee gerah pula. Wah asik dong tante dkk happy diajak mb Alida keliling Jakarta. Mantap πŸ˜€

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau pas lebaran memang rmai banget ya mbaa.

      Hapus
  19. Penasaran bgt nyobain bus tingkat. Seru kayaknya :D

    BalasHapus
  20. wah kotatua ya, rasanya mengunjungi kota tua seperti mengunjungi malioboro jogja, g bosan2 :D
    blm pernah dpt bus keliling yg sesepi ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini mungkin pas hari kerja jadi emang kosong mas :)

      Hapus
  21. aih asyik banget jalan-jalan dengan budget hemat ya. Minggu lalu aku ke Istiqlal juga liat ada bus tingkat gratis, pengen cobain tapi takut bingung arah. Dengan tulisan ini cukup mencerahkan. Makasih yaa sharingnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada beberapa pilihan pas mau naik bus tingkat, mbaa :)

      Hapus
  22. Kota tua memang nggak ada matinya ya mba. Banyak tempat cantik buat difoto....seru wisata keliling Jakartanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku belum sempat kemarin ajak explore semuanya mba :)

      Hapus
  23. Udah semuanya aku. Terakhir kota tua lomba balap sepeda boncengan. Susah ternyata onthel hahaha

    BalasHapus
  24. pengen banget bawa anak ke museum fatahillah. Pernah ke jakarta cuma jenguk uwaknya sakit. si kecil masih penasaran dengan kota jakarta

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mau liburan sekolah adalah pilihan yang tepat ya mas :)

      Hapus
  25. Ide bagus nih buat jalan jalan keliling Jakarta. Masih banyak destinasi bagus buat jala jalan d kota. Tapi lebih enak pas moment lebaran atau liburan biasanya jakarta sepi. Hehehe. tambah lowong jalan enak deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget. Nggak desak-desakan pula :)

      Hapus
  26. Wuiiih wisata Kota Tua semakin kece yaa. Terakhir aku ke sana udah lama bangeeet, ada kali 10 tahun yang lalu. Kepingin ngajak anak-anak ke sana ah akhir pekan ini. Biar jalan-jalan sekaligus mengenalkan sejarah Indonesia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah iya bener. Perkenalkan sejarah ke anak ya mbaa :)

      Hapus
  27. Hemat banget ini jalan-jalannya. Apalagi ke tempat yang seru-seru begini.

    BalasHapus
  28. Tantenya gaul ya mbak, mau diajak pose2 seru. Saya pengen nyobain bus tingkatnya

    BalasHapus
  29. Kota tua dan keliling bus tingkat gratis... aku mauuuuuuu

    bisa jadi agenda nih kalau ke Jakarta

    TFS ya Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yukk kapan2 bisa mencoba kalau ke Jakarta ya mbaa

      Hapus
  30. Aku aja yg tinggal di Jkt masih bingung aja setiap ditanya, tempat yg enak utk dikunjungi di Jkt apa saja ya? Ternyata Jkt punya bnyk tempat yg asik utk didatangi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cari yang nyaman dan harganya murah ya mbaa

      Hapus
  31. Babam pernah nih.. tapi aku sampe mau nangis kalau inget waktu itu hahahaha.
    Pan kapan mau main lagi cuma harus bawa orang extra hihi. Pengalamannya seru suka kalau baca yang cerita begini.

    BalasHapus
  32. Waktu temen kuliahku yg orang asing dtg k jkt, aku jg bawanya ke thamrin city, dan monas tapi. Yg kota tua aku malah belum prnh mba huehehe.. Slama ini cm tau aja tempatnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ke kota tua pasti mereka suka banget mbaa :)

      Hapus
  33. aaaah asiknyaaa, belum pernah naik bis tingkat 2 :D

    BalasHapus
  34. City tour bus dan ke sekitar kota tua juga jadi pilihan menarik tiap ajakin teman jalan-jalan. Banyak spot foto!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asal puas berpanas panas ria ya mba :p

      Hapus
  35. wah ini rutenya pas buat keliling Jakarta, aku belum pernah naik bus tingkat..jadi tertarik juga nih, kapan ya bisa jalan-jalan di Jakarta..

    BalasHapus
  36. Wah senangnya Tante diajak kelayapan seharian. Saya belom pernah loh ke TamCit, haha... Seringnya Sarinah, ini pun ngopi di Mc D nya sambil nonton macet. Naik Mpok Siti pun juga belum pernah, karena takutan macet, haha... KoTu ini enaknya banyak yang dilihat ya cukup di satu area. Waktu adek ke sini kemarin, juga bingung sih mau diajak kemana, haha... Akhirnya dia mutusin ke Dufan. Stasiun Kota ini memang macam eropa2 gitu yak atapnya. Keren dan luas juga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thamrin City lumayan nih mba tempatnya. Nggak perlu bercapek capek ria eh banyak pilihan belanja :p

      Hapus
  37. Waaah, boleh juga tuh bus kota tingkat gratis :)

    BalasHapus
  38. Passs banget anak anak pengen jalan jalan ke jakarta. Alhamdulillah dapet ini. Makasih ya mbak. Informatif ;)

    BalasHapus
  39. Aku jadi inget pas jaman kuliah suka mengexplore jakarta khususnya museum dan tempat bersejarah lainnya. Next time kemana lagi nih mba? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah aku malah pengen ajak jalan juga keliling museum musem di Jakarta nih mba :)

      Hapus
  40. Duh jadi kepingin jalan2 lagi nih mbak, soalnya ada beberapa tempat yang belum pernah saya kunjungi

    BalasHapus
    Balasan
    1. hayukk, Mumpung anak anak libur ya mbaa

      Hapus
  41. Sering ke Jakarta, tapi dari list di atas yang udah cuman Thamrin City doang hehe..

    BalasHapus
  42. Beberapa kali ke Jakarta, saya tidak pernah ke tempat2 itu, Mbak Lida. Suatu saat nanti harus ke sana,deh :)

    BalasHapus
  43. Waaah asyik banget ya jalan-jalannya, komplit. belanja, wisata gratis dan ke kota tua. Aku juga sudah pernah naik bis wisata ke arah tanjung priuk, gak nanya dulu itu teh bis ke mana, hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah jauh juga ampe Tanjung Priok. Hhehee

      Hapus
  44. aku belum pernah ke Thamrin wkwkwk nti ah klo mudik ke Bekasi pgn mampir sekejap kesitu 😁

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku temanin deh kalau ke Thamrin City :)

      Hapus
  45. Nah, aku juga lumayan sering bingung kalau harus membawa saudara yang dari luar jalan-jalan di Jakarta. Terpikir masak kota tua lagi..Tapi itu kan dari sudut pandang kita ya, Jakarta sudah biasa saja, kurang ada tempat menarik. Sementara dari sisi kerabat yang tak tinggal di Jakarta pastinya menelisik Jakarta dengan naik bus wisata pasti pengalaman menarik :)

    BalasHapus

Auto Post Signature

Auto Post  Signature