Top Social

TRAVEL AND LIFESTYLE BLOGGER

Memanfaatkan Geospasial untuk Menunjang Gaya Hidup

Jumat, September 08, 2017
Pernah nggak mengalami harus muter-muter nggak jelas saat ingin berkunjung ke suatu tempat? Saya pernah saat berkunjung ke rumah kerabat di Lampung, Sumatera. Dari Jakarta, saya sekeluarga berangkat sore hari. “Aku udah pernah ke sana, jadi agak hafal. Sekalian buat suprise, “ kata suami. Saya sebetulnya agak nggak percaya karena rumah kerabat cukup jauh dari kota Lampung. Tapi tak dilakukan.

Alhasil, kami tersesat di kawasan yang memiliki akses jalan rusak parah, tak ada penerangan sama sekali dan kiri kanan hanya terlihat pepehonan. Kala itu jam menunjukkan pukul 23.00 WIB. Kami kemudian memutuskan untuk istirahat di penginapan yang kami temui setelah satu jam perjalanan. Melelahkan ….
 
Pemanfaatan geospasial dalam kehidupan sehari-hari

Andaikan kala itu saya menggunakan data informasi geospasial dalam melakukan perjalanan, tentu tak akan berdampak seperti itu. Mmmh ... geospasial?

Manfaat Geospasial untuk Kehidupan Sehari-hari
Bagi sebagian orang mungkin tak terlalu familiar dengan kata goespasial. Berdasarkan Undang-Undang tentang Informasi Geospasial, geospasial adalah sifat keruangan yang menunjukkan posisi atau lokasi suatu objek atau kejadian yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi dengan posisi keberadaannya mengacu pada sistem koordinat nasional. Informasi geospasial memiliki manfaat mendukung administrasi publik, pelayanan publik dan peran internasional. Kepala Bakosurtanal, Asep Karsidi mengatakan, informasi geospasial atau peta erat dengan kehidupan sehari-hari seperti penetapan batas wilayah administrasi, wilayah negara, penataan ruang, pembangunan kewilayahan, sumber daya alam, pelestarian lingkungan, pariwisata bahkan penanggulangan bencana. Hampir 90 persen aktivitas pemerintahan memiliki elemen geospasial. Informasi Geospasial Dasar yang disediakan Bakosurtanal menjadi rujukan tunggal (Single Reference) bagi pengguna informasi Geospasial.

Dalam penyelenggaraan informasi geospasial, BIG menetapkan Rencana Strategis yaitu:
1. Meningkatnya penyelenggaraan informasi geospasial (IG) bereferensi tunggal dan
mengacu pada aturan penyelenggaraan IG
2. Meningkatnya penggunaan IG di lingkungan pemerintah dan masyarakat
3. Terselenggaranya reformasi birokrasi di BIG
4. Meningkatnya kapasitas SDM dan industri IG nasional
5. Tersedianya data dan Informasi Geospasial Dasar (IGD) yang akurat, terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan
6. Tersedianya IGT yang mengacu pada IGD dalam memenuhi kebutuhan nasional

Dengan adanya geospasial ini, masyarakat mempunya akses lebih luas terhadap informasi geospasial akan memperoleh berbagai kemudahan dalam kehidupan. Pemanfaatan informasi geospasial dalam kehidupan sehari-hari seperti sistem navigasi mobil, bisnis properti dan lain-lain.

Di lain pihak, navigasi menjadi hal yang tak lagi asing di era teknologi seperti sekarang ini. Hampir semua orang memiliki peta digital dalam gadget yang dimiliki. Misalnya Google Map dan Waze yang menawarkan suatu hal yang sangat luar biasa di bidang spasial.

Mungkin sebagian besar orang agak asing dengan data geospasial. Padahal data spasial sebenarnya bukan hal yang asing untuk masyarakat, karena ketika seseorang berkata mengenai posisi atau lokasi, ia sesungguhnya sedang mendefinisikan sesuatu dari sudut pandang spasial. Apalagi, teknologi memfasilitasi hal itu dalam bentuk navigasi.
 
Sumber : strategi.militer.blogspot.com
Pendefinisian lokasi itu bisa diterjemahkan dengan baik oleh aplikasi yang memanfaatkan teknologi Global Positioning System (GPS), sehingga peta dalam aplikasi bisa menentukan posisidevice, sekaligus tujuan yang diinginkan oleh pengguna.  Data dasar yang relatif akurat, toponim yang (hampir selalu) benar, serta kualitas yang baik dari sisi topologi menjadikan ia begitu bisa diandalkan untuk keperluan navigasi. Dalam kehidupan sehari-hari saya merasakan manfaat goespasial dalam bentuk peta navigasi yakni :

Hemat Waktu
Kini saya membiasakan untuk menggunakan geospasial dengan cara mengaktifkan fitur Google Map atau Waze di handphone. Kemudian tulis tempat yang dituju. Misalnya saya aktifkan Google Map lalu mengatur keberangkatan dari Palmerah menuju Mal Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur. Tertulis jelas jika menggunakan mobil pada pukul 09.00 WIB membutuhkan waktu 36 menit, sedangkan jika menggunakan kereta membutuhkan waktu 1 jam 24 menit. Dari informasi itu bisa diketahui jika ingin lebih cepat maka menggunakan transportasi mobil sehingga dapat mengemat waktu.

Terhindar dari Macet
Di fitur Google Map dan Waze terdapat informasi terkait kemacetan pada jalur yang akan dilewati. Jalur kemacetan itu ditandai dengan warna merah. Tak hanya itu saja, ada estimasi waktu yang dibutuhkan jika berada di kemacetan itu. Jika ingin terhindar dari kemacetan, kedua fitur itu memberikan alternatif jalan agar terhindar dari kemacetan. Tapi saya pernah tetap menggunakan jalur macet versi Waze saat menyetir bersama sahabat. Sahabat saya sudah mengarahkan untuk lewat tol karena terhindar macet. Tapi karena saya ingin lewat jalan biasa ya akhirnya kami berdua pun terjebak macet hingga 2 jam! Nyesel? Iya ...

Bisa Share Location
Pernah nggak kita hendak berkunjung ke rumah teman tapi binggung karena hanya dikasih alamat saja? Nah padahal jika menggunakan whatsapp, ada pilihan mengirim lokasi saat ini. Jadi, kita bisa langsung menuju ke rumah teman berdasarkan peta online yang diberikan teman itu. Jadi mudah kan? 

Dengan adanya data geospasial dalam kehidupan sehari-hari, akan membantu dalam aktivitas sehari-hari khususnya mendukung gaya hidup saya. Teman sudah menggunakan data spasial dalam kehidupan sehari-hari?

Sumber :
http://www.big.go.id/berita-surta/show/pencanangan-geospasial-untuk-negeri-dan-menyambut-lahirnya-badan-informasi-geospasial/ 



28 komentar on "Memanfaatkan Geospasial untuk Menunjang Gaya Hidup "
  1. Wahhh aku baru tau nih Geospasial dan membantu banget nih buat kita-kita yang produktif sering keluyuran hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa mba. Sangat produktif dan membantu banget ya mba Amel

      Hapus
  2. Beberapa bulan lalu, ada seorang teman yang ingin main ke rumah. "Share location, dong," katanya. Apa itu? Ya gimana dong, aku nggak tahu. Akhirnya belajar sama teman lain dan bisa. ternyata mudah, lol!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe tapi jadinya terbantu banget ya mba :)

      Hapus
  3. wah, aku bener-bener baru tahu tentang geospasial ini, mbak.. padahal sering menggunakan GMaps dan share location, makasih sharingnya mbaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itulah, awalnya aku juga nggak paham mba

      Hapus
  4. Dengan dukungan gespasial, sekarang menjelajah ke belahan kampung manapun jadi lebih tenang ya mba... senyasar2nya masih bisa menemukan jalan ke perkampungan...

    BalasHapus
  5. Betul, aku terbantu banget sama Google Maps dan Waze kalo kemana-mana mba. Aku tdnya orang yang sering banget kesasar soalnya ahahaha.. Istilah geospasial memang belum terlalu familiar ya mba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. nggak familiar padahal selalu kita gunakan ya

      Hapus
  6. Aku kalo di Bandung masih aman sih mbak kemana-mana daerah macetnya pun udah khatam banget, tapi kalo di Jakarta kayaknya harus sedia banget ini geospasial, takut nyasar haha

    BalasHapus
  7. Wih baru tau ada geospasial, boleh juga nih. Aku jarang juga gunakan map digitall kalo bermobil jauh. Kata suami map yang paling bener tanya sama orang aja, hehehe.
    Makasih mba, tambah referensi

    BalasHapus
  8. Yup. Penying bgt ini informasi geospasial. Apalagi buat aku yang sering buta arah :p

    BalasHapus
  9. aku sangat terbantu dengan aplikasi Maps apalagi saat mau datang ke event di Jakarta harus cari dulu di Maps

    BalasHapus
  10. google map dan waze udah jadi aplikasi andalan aku mba. Setiap ke tempat/daerah yang belum pernah aku datangi, pasti aku lgsg buka salah satu dari 2 aplikasi tadi. Ngebantu banget.

    BalasHapus
  11. Ohh..manggu-manggut, jadi ini kerjanya Geospasial, pernah lewat kantor bertuliskan Geospasial, nggak tahu itu kantor apaan..hahah errr..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahha syukurlah skarang terinformasikan ya

      Hapus
  12. kita ada sidangnya nih di UN..GeoSpasial memang perlu..

    BalasHapus
  13. Thanks for sharing, mbak Lid. Ini informatif banget apalagi saya baru dengar tentang geospasial.

    BalasHapus
  14. Biasanya aku pake Google Map aja sih kalau nyari lokasi yg belum pernah didatangi. Baru tahu kalau ada hubungannya dengan GeoSpasial. Thanks ya mba sudah berbagi.

    BalasHapus

Auto Post Signature

Auto Post  Signature