Top Social

TRAVEL AND LIFESTYLE BLOGGER

Perlindungan Kesehatan Jantung dengan Asuransi Mandiri Heart Protection

Sabtu, Desember 16, 2017
Seorang perempuan berusia 22 tahun harus berjuang melawan penyakit jantung yang diderita. Perjuangan melawan sakit itu pun terasa berat ketika keuangan keluarga menipis dan berasal dari keluarga tak mampu. Bapaknya hanyalah kuli bangunan yang bahkan mengalami kesulitan menunjang kehidupan keluarga sehari-hari. Perjuangan perempuan muda itu pun harus berakhir tiga hari kemudian.

Kisah di atas bukanlah kisah fiksi belaka melainkan kisah nyata yang disampaikan dr Friens Sinaga, dokter spesialis Kardiovaskular dari Rumah Sakit Columbia Asia Pulomas. Dr Friens menyampaikan kisah itu pada 1 Desember saat launching ‘Asuransi Mandiri Heart Protection’ di AXA Tower, Kuningan, Jakarta.

Bersama rekan blogger menghadiri AXA Mandiri Heart Protection

Prodia Senior Health Centre, Pusat Layanan Kesehatan Geriatri di Indonesia

Kamis, Desember 14, 2017
Awal bulan Desember 2017, saya berkunjung ke Kudus, Jawa Tengah untuk keperluan keluarga. Di kampung halaman suami saya itu, saya lebih banyak melakukan interaksi dengan ibu mertua saya yang kini berusia 74 tahun. Mae, begitu saya memanggil mertua, alhamdulillah masih sehat dan bugar. Tahun ini, mertua masih dapat menunaikan ibadah umrah bersama kedua adik ipar saya.

Untuk bulan ini, Mae masih melakukan perjalanan ke Bogor, Jakarta dan Bekasi untuk bertemu anak-anaknya. Sepulang dari perjalanan ke tiga tempat itu, Mae pun menghadiri pernikahan kedua cucunya. Saya yang membayangkan saja sudah terasa capek jika dilakukan untuk Mae yang berusia lanjut. Tapi Mae melakukan itu semua tanpa paksaan dan dengan senang hati. Semoga Allah melimpahkan kesehatan dan kekuatan bagi Mae. Amin. 
 
Prodia Senior Health Centre. Sumber foto : Prodia Senior Health Centre

All You Can Eat Hanamasa Bersama Keluarga

Minggu, Desember 10, 2017
Sudah hampir tiga tahun (atau bahkan lebih ya?) saya sekeluarga sudah berkeinginan makan di Hanamasa. Apalagi anak-anak yang berulangkali bilang “Ummi, Bapaakk, kapan makan ke Hanamasa?”. Tapi ya keinginan itu berulangkali gagal karena mas Ghaffar masih kuliah di Malang, Mba Farah sibuk ama kerjaan sekolah, Ummi dan Bapak sibuk bekerja dan Ayyas yang pura-pura sibuk. Hhehehe ...

Hal lainnya ya ada saja anggarannya terpakai karena keperluan mendadak. #Ups

Sekeluarga makan Hanamasa sekeluarga

Wisata Keliling Jakarta

Kamis, Desember 07, 2017
Setiap kali ada keluarga dari luar kota ke Jakarta selalu menanyakan hal yang sama “Kalau ke Jakarta, enaknya kemana aja ya?”. Hayoo, siapa yang sering mendapat pertanyaan seperti itu? Atau teman juga seringkali kebingungan kalau ke Jakarta hanya punya waktu singkat tapi pengen banget bisa berkeliling Jakarta?

Nah, saya akan membagi cerita tentang Mama Su, tante saya (Adik mama) yang datang ke Jakarta  bersama dua temannya. Jadi, saat lebaran tante saya telepon kalau akan ke Jakarta sekitar bulan Desember. Eh teryata dua hari sebelum tiba di Jakarta (November), tante saya bilang kalau akan tiba di Jakarta bersama kedua temannya. Pas rombongan tiba, saya pun langsung mengatur strategi agar bisa menemanin jalan-jalan di saat jadwal kerja saya.


Mimpi Keluarga ke Barcelona

Senin, November 27, 2017
Hampir sebulan ini pekerjaan saya seolah tak habis-habisnya. Mmh bukannya saya menyesal dengan segala kegiatan yang diberikan. Tapi satu sisi ada anak kecil yang mengeluh karena Umminya sibuk. Maklum, sebagai ibu pekerja kantor, saya pun masih harus menyempatkan diri untuk menghadiri berbagai acara karena profesi saya sebagai seorang blogger. Terkadang pun masih harus menyempatkan diri untuk mengajar freelance.

Jadi saat akhir bulan saya libur, Ayyas (anak saya yang berusia 8 tahun) punya permintaan untuk lebih banyak menghabiskan waktu untuk dia. Jumat seusai pulang sekolah, saya pun menjemputnya ke sekolah dan kemudian kami meghabiskan sore dengan nonton film super hero Amerika di Mall Cijantung.

Saya dan Ayyas minum Milo

Kolaborasi 5 Band Ternama Indonesia di 5upergroup

Jumat, November 24, 2017
Kebayang nggak jika lima group band ternama di Indonesia konser di satu panggung? Pastinya heboh, seru dan spektakuler!

Nah, hal ini yang kemudian dilakukan oleh XI Creative The Promotore, sebuah forum kerjasama nirlama alumni (angkatan tahun 1980, 1981, 1982 SMA XI Bulungan) mengadakan konser kolosal bernama 5uperGroup pada hari Selasa, 21 November 2017. Konser ini didukung oleh FWD, perusahaan asuransi yang memiliki visi mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi.
  
Siap mengikuti acara 

Yuk, Datang ke Pameran Pendidikan Islam Internasional 2017

Kamis, November 23, 2017
“Dan katakanlah,‘Wahai Rabb-ku, tambahkanlah kepadaku ilmu’“. (QS. Thaaha [20] : 114)

“Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim”. (HR. Ibnu Majah. Dinilai shahih oleh Syaikh Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan Ibnu Majah no. 224)

Ayat Al Quran dan Hadis di atas itu menegaskan pentingnya untuk menuntut ilmu untuk umat muslim. Bahkan menuntut ilmu adalah wajib bagi umat muslim. Bagi saya, ayat Al Quran dan Hadis ini membuat saya selalu berkeinginan untuk selalu menempuh ilmu. Tak pernah ada rasa cukup untuk mendapat informasi baru yang bermanfaat.
 
Pameran Pendidikan Islam

Yuk, Jeli Memilih Obat Generik

Jumat, November 17, 2017
Saya pernah melakukan survey kecil-kecilan kepada teman dan sahabat tentang pendapat mereka terkait obat generik. Ada yang mengatakan obat generik adalah obat kelas ‘dua’ yang harganya murah. Teman lain ada yang mengatakan kalau kualitas obat generik masih diragukan sehingga ia merasa ‘Kalau minum obat generik, sembuhnya lama. Jadi mending obat paten saja’. Benarkah?

Dulu saya pun sempat berpikiran hal yang sama. Setiap kali dokter memberikan resep obat, saya selalu memilih obat paten dibandingkan obat generik. Tapi kemudian informasi sekilas yang saya peroleh menyatakan bahwa kualitas obat generik tidak kalah dengan obat paten. Padahal, harga obat generik lebih murah dibandingkan harga obat paten.
 
Belogger yang mengunjungi PT Hexapharm Jaya

Lian Gogali, Perempuan Agen Perdamaian dari Poso

Jumat, November 10, 2017
Tak mudah untuk merajut luka akibat konflik antar golongan. Namun Lian Gogali, perempuan berusia 37 tahun ini menggumpulkan perempuan-perempun korban konflik Poso kemudian mendirikan Sekolah Perempuan Mosintuwu dan mendorong gerakan perempuan dalam pembangunan desa-desa di Kabupaten Poso.

Saya mengenal Lian Gogali pada tahun 2013 saat membaca profilnya disebuah media massa nasional. Komunikasi antara saya dan Lian kemudian berlanjut melalui sambungan telepon karena saya di Jakarta dan Lian di Poso. Dua tahun lalu, tepatnya tahun 2015 media tempat saya melakukan peliputan profilnya di Poso. Kiprahnya yang menginspirasi membuat saya ingin segera berjumpa dengannya dan ngobrol tentang kiprahnya.
 
Lian Gogali 

CBN Digital Nation Menyongsong Masa Depan Digital Indonesia

Minggu, November 05, 2017
Hidup saya lekat dengan dunia internet. Saya hampir selalu menggunakan internet dalam segalaa aktifitas. Mulai dari urusan pekerjaan, keluarga atau sekedar me time. Bekerja sebagai jurnalis dan blogger membuat saya tak bisa terlepas dari internet. Internet merupakan penghubung bagi saya dengan banyak orang untuk menyelesaikan berbagai kegiatan dan aktifitas. Saya tak perlu lagi memikirkan perbedaan jarak karena semuanya menjadi dekat dengan adanya internet. Sebagai jurnalis yang bertugas menjadi koordinator liputan daerah membuat saya selalu berkoordinasi dengan tim lapangan menggunakan internet.

Mulai dari mengirimkan naskah berita melalui email, seringkali mengirimkan video dan foto melalui whatsapp grup hingga berkomunikasi menggunakan internet. Berkat internet pula saya saat bertugas bisa mendapatkan visual peristiwa hanya dalam hitungan menit. Misalnya saat kejadian tanah longsor, tim lapangan langsung mengirimkan visual kejadian saat itu juga. Visual itu kemudian diolah untuk ditayangkan di program televisi.
 
Kehidupan digital 

Grand Opening dan Talkshow Pergeseran Lifestyle dan Resiko Penyakit Jantung di RS Awal Bros Bekasi Timur

Sabtu, November 04, 2017
Beberapa bulan lalu saya terkejut saat mengetahui sahabat saya harus terkena serangan jantung di usianya yang masih muda. Perempuan berusia 35 tahun ini akhirnya harus menjalani operasi jantung. Saat menengoknya di rumah sakit, saya melihat semangatnya untuk sehat dan berharap bisa kembali beraktivitas.

Peristiwa yang menimpa sahabat saya itu kemudian membuat saya semakin sadar bahwa penyakit jantung itu bisa menimpa siapa saja dan kapan saja. Dulu saya mengira bahwa penyakit jantung hanya menimpa usia tua dan perokok berat. Tapi sahabat saya yang masih berusia muda dan bukan perokok malah terkena serangan jantung.
 
Gunting pita sebagai simbol Grand Opening RS Awal Bros Bekasi Timur 

Bebaskan Dirimu Bersama FWD Life

Jumat, Oktober 27, 2017
Launching peluncuran kampanye brand “A Lifetime of Possibilities’ oleh FWD Life

Bebaskan Langkahmu ..
Jangan pernah takut untuk melangkah mengejar passion yang diinginkan meskipun itu adalah passion yang tergolong sebagai olahraga yang menantang.

Mungkin ada teman yang seringkali mendengarkan kalimat seperti itu. Boro-boro mau membebaskan langkah, mau memulai olahraga yang dianggap menantang aja akhirnya batal. Hanya bisa gigit jari sambil memandang keseruan itu dari jauh. Mengapa ini terjadi? Karena ada kekuatiran perlindungan jiwa jika sesuatu yang tak diinginkan menimpa diri sendiri. “Nanti kalau ada apa-apa, gimana nasib keluarga gue?”.

Siapa yang mau naik sepeda? Hehhe

Film My Generation : Mencoba Membaca Isi Hati Remaja

Rabu, Oktober 25, 2017
Saya sering mendengar bahwa tak mudah untuk menjalin komunikasi dengan remaja. “Apa yang kita pikirkan berbeda dengan apa yang remaja pikirkan,” kata salah seorang sahabat saya. Benarkah? Saya mengakui bahwa menjalin komunikasi dengan remaja termasuk gampang-gampang susah. Saya pernah memperlakukan itu ke Mba Farah, anak remaja saya yang waktu itu duduk di bangku SMA. Setiapkali dia belum tiba di rumah karena belajar di sekolah bersama teman, saya selalu menghubungi. Padahal dia selalu bilang ke saya kalau pulang agak telat. Tapi ya saya tetap saja panik jika dia pulang telat walaupun tak lebih dari setengah jam. Tapi kemudian Mba Farah sampaikan ke saya “Ummi, aku bukan anak-anak lagi. Aku pasti ngabarin ke Ummi,” katanya. Maklum, terlalu banyak informasi yang membuat saya kuatir dengan perkembangan anak remaja kala itu.

Saya selalu berusaha untuk menjalin komunikasi terbaik dengan anak. Misalnya menanyakan materi sekolah, kegiatan teman-temannya dan masih banyak lagi. Saya bersyukur komunikasi dengan anak berjaan dengan baik. Tapi pernah pulang sekolah langsung masuk kamar dan tak ingin diganggu, saya dan suami memutuskan untuk tak menganggu dan menghormati keputusannya. Tapi keesokan harinya, setelah dia siap bercerita, maka dia akan ceritakan kepada saya dan suami.
 
Picture by : pixabay.com

Tempat di Bandung yang Bisa Dijangkau dengan Jalan Kaki

Kamis, Oktober 19, 2017
Tahun lalu saat berkunjung ke Bandung, Jawa Barat, saya langsung menghubungi sahabat saya, Mba Tresna yang tinggal di Bandung. Kami berdua adalah sahabat sejak sama-sama di kantor majalah. Tapi sejak mba Tresna melahirkan dan kemudian memutuskan tinggal di Bandung, kami berdua pun terpisah jarak dan waktu. Ceilee ..

Jadi, saat Mba Tresna tahu saya akan ke Bandung, dia pun langsung membuat daftar tempat wisata yang wajib saya kunjungi. “Alida mau ke mana aja nanti aku antar,” kata Mba Tresna. Baek banget kan? Alhamdulillah ...

Masjid Raya Bandung


Launching Martinez, Make Up Selebriti

Senin, Oktober 16, 2017
Setiapkali melihat penampilan selebriti, saya selalu pangling dengan penampilan make up yang menghiasi wajah para selebriti itu.  Ini bukan karena make up yang membuat kulit muka menjadi putih. Tapi lebih mulus dan bersih. Jadi, setiap kali memandang wajah para selebriti di televisi atau berjumpa secara langsung ya tampilan make up seolah tanpa noda. Menggunakan make up ‘lengkap’ tentu tak lepas dari tuntutan pekerjaan para selebriti sehari-hari yang selalu (dituntut) untuk tampil mempesona. Termasuk make up yang tak mudah luntur walau digunakan dalam jangka waktu lebih lama. Peluang untuk menciptakan make up khusus selebriti itu yang kemudian ditangkap oleh berbagai pengusaha di bidang kosmetik.
 
Seorang model Martinez Professionnel

Tetap Sehat Bekerja ala Ibu Bekerja

Jumat, Oktober 13, 2017
Sepulang liburan 6-8 Oktober 2017 di Belitung, Sumatera, saya dilanda malas bekerja. Saat mau berangkat kerja jam 5 pagi, masih terasa malas dan mengantuk. Badan pun terasa lelah dan pegal. Tapi tak mungkin juga saya ijin beristirahat karena keadaan tubuh saya seperti itu. Mau tak mau (dan harus!) saya berusaha untuk bekerja dengan penuh semangat.

Setiap hari, terbangun pukul 4 pagi dan memulai untuk menyiapkan segala persiapan untuk sarapan serta bekal anggota keluarga. Syukurlah kini sekarang ART (Asisten Rumah Tangga) telah kembali bekerja setelah ijin istirahat 2 bulan lamanya. Alhamdulillah …


Mulia Wisata Kudus, Alternatif Tempat Liburan Keluarga di Kudus

Kamis, Oktober 05, 2017
Saya pernah berkunjung ke kolam renang saat long weekend. Dampaknya, teryata ramai sekali. Sebetulnya saya inginnya balik saja ke rumah tapi udah terlanjur janji ke anak untuk menemaninya berenang di sebuah kolam renang dekat rumah. Alhasil, mau tak mau hanya berenang sebentar saja. Jadi, kalau diminta berenang lagi saat libur long weekend, biasanya saya sih mikir-mikir. 

Tapi, lebaran tahun ini saat salah satu sepupu saya dari Surabaya datang ke Kudus dan mengajak berenang di waterboom, saya pun sulit menolak. Apalagi anak dan keponakan-keponakan juga senang banget saat di ajak berenang. Siapa yang mampu menolak permintaan anak-anak lucu dan menggemaskan itu?

Patung selamat datang

Rahasia Kulit Bayi Tetap Sehat

Senin, Oktober 02, 2017
Siapa yang tak senang melihat kulit bayinya sehat? Saya sih yakin hampir semua orangtua menginginkan kulit bayi tetap sehat. Tapi, hidup di Indonesia yang memiliki iklim tropis membuat kulit bayi rentan membuat kulit bayi mengalami permasalahan. Dikutip dari Kompas.com, lebih dari 80 persen anak pernah mengalami masalah kulit.

PH kulit bayi itu berbeda dengan PH kulit orang dewasa. Jika PH kulit orang dewasa 4-6, PH kulit bayi berkisar antara 6-7. Tak hanya perbedaan PH kulit saja melainkan juga kulit bayi yang lebih tipis 30 persen dibandingkan kulit orang dewasa membuat kulit bayi rentan terjadinya iritasi.

Lalu, apa saja masalah kulit yang paling sering dialami bayi?

Sumber : pixabay.com

Perempuan Sehat, Ayo Deteksi Dini untuk Cegah Kanker Serviks di Prodia Women’s Health Center

Sabtu, September 30, 2017
“Kenapa sih Ummi nggak mau pap smear?,” kata suami.
“Ummi takut sakit,” kata saya.
“Loh, pap smear itu kan mencegah agar tak sakit. Kenapa malah takut pap smear. Aneh,” ungkap suami.   

Memang aneh ketika takut terkena kanker serviks tapi malah tak mau pap smear. Padahal pap smear dan vaksin HPV merupakan bentuk deteksi dini untuk mencegah kanker serviks. Tapi itulah yang saya alami beberapa tahun lalu. Saat itu, saya takut pap smear padahal saya tahu bahwa kanker serviks adalah penyakit yang merenggut nyawa mama dan nenek saya.

Kanker serviks merupakan kanker nomor 1 yang menyerang perempuan. Kanker serviks disebabkan oleh virus human papilloma (HPV) tipe resiko tinggi. Infeksi HPV tipe resiko tinggi dalam jangka waktu lama menyebabkan materi genetik HPV menyusup ke dalam sel serviks menyebabkan perubahan sifat sel menjadi kanker. Proses dari infeksi menjadi kanker membutuhkan waktu antara 15-20 tahun. 
Deteksi dini untuk cegah kanker serviks di Prodia Women's Heallth Center

Inovasi FWD Life Melalui FWD Hackathon 2017

Rabu, September 27, 2017
Selama dua hari, Sabtu-Minggu 23-24 September 2017 saya menghadiri FWD Hackathon 2017 yang dilaksanakan di Wisma Barito Pacific, Jakarta Barat. Sabtu siang sekitar pukul 12.00 WIB saya tiba di Wisma Barito. Dari luar ruangan, kondisi tampak sangat sepi. Tapi saat memasuki ruangan, puluhan orang tampak memenuhi ruangan tempat berlangsungnya kegiatan FWD Hackathon 2017. Ada dua ruangan yang digunakan pada pelaksanaan FWD Hackathon 2017 itu. Satu ruangan yang berisi puluhan kursi dan sebuah panggung dengan banner raksasa. Dan satu ruangan lagi yang berisi kursi-kursi dan meja yang diletakkan berdasarkan kelompok.

Ajang FWD Hackahton 2017 merupakan terobosan yang dilakukan PT FWD Life Indonesia sebagai perusahaan pionir asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia. Saya pernah beberapa kali mengikuti dan menulis tentang berbagai inovasi yang dilakukan oleh FWD Life. Sebagai sebuah perusahaan asuransi yang berbasis digital, FWD memiliki visi mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi dengan memanfaatkan teknologi digital. Dengan adanya pemanfaatan di bidang teknologi digital diharapkan generasi muda dapat menciptakan inovasi terbaiknya dalam menciptakan ekosistem digital sekaligus membangun era asuransi jiwa digital.

Diskusi selama FWD Hackathon 2017

Menikmati 7 Oleh-Oleh Khas dari 7 Kota di Indonesia

Selasa, September 26, 2017
Berkunjung ke berbagai tempat di Indonesia tak lengkap rasanya jika tak membeli oleh-oleh khas daerah yang dikunjungi. Termasuk saya yang hampir selalu berburu oleh-oleh khas dimanapun saya berkunjung. Oleh-oleh tak hanya untuk saya konsumsi bersama keluarga. Tetapi juga untuk tetangga dan teman kantor.

Bahkan, saya pernah hampir ketinggalan pesawat gara-gara berburu oleh-oleh. Konyol sih, tapi ini terjadi. Semua bermula saat saya berkunjung ke Bukittinggi. Saat akan kembali ke Jakarta, saya meminta sopir mobil sewaan mengantar saya terlebih dahulu untuk mencari oleh-oleh berupa rendang daging. “Nanti ada bu dekat bandara di Padang,” kata sopir itu. Perjalanan dari Bukittinggi ke bandara yang terletak di Padang memakan waktu hingga dua jam. Selama perjalanan, saya hanya mampir di satu toko di Bukittinggi untuk membeli oleh-oleh lain. Teryata, perjalanan macet parah. Tak hanya itu saja, toko yang direkomendasikan teryata tak lagi menjual rendang. “Tenang bu. Kita cari lagi,” kata pak sopir. Beberapa kali datang teryata tak menjual rendang yang saya inginkan. Rata-rata hanya menjual rendang telur. Tanpa saya sadari, waktu check in pesawat hampir habis. Akhirnya saya memutuskan tak membeli oleh-oleh yang saya inginkan daripada harus terlambat naik pesawat.
Sebelum membeli oleh-oleh, ada beberapa tips yang seringkali saya lakukan yakni :

Saya dan Omiyago

Kerjasama Bancassurance FWD Life dan Bank BTN

Senin, September 25, 2017
Saya pernah menulis tentang masih minimnya nasabah asuransi di Indonesia. Asuransi masih menjadi produk keuangan yang enggan didekati. Bahkan mendengar nama asuransi saja sudah membuat sebagian orang ‘alergi’. Jika bicara data, dari 261 juta penduduk Indonesia, hanya 2,7 persen saja yang menjadi nasabah asuransi. Jumlah yang sangat kecil kan?

Padahal banyak sekali manfaat yang dirasakan jika menggunakan asuransi jiwa. Siapa yang bisa menjamin hidup kita terlindungi dengan baik jika perlindungan jiwa belum kita miliki? Apalagi untuk melindungi keluarga tercinta. Salah satu bentuk perlindungan kepada keluarga dan diri yang bisa dilakukan adalah memberikan perlindungan ke keluarga dalam bentuk asuransi.



Tetap Nyaman Bepergian Jauh Menggunakan Kereta Api dengan Tips Ini

Selasa, September 19, 2017

Akhir-akhir ini, kereta api menjadi pilihan akomodasi yang paling banyak digunakan saat bepergian, baik jarak dekat, menengah, maupun jauh. Transportasi darat ini juga menjadi pilihan yang pas baik untuk keperluan perjalanan bisnis maupun wisata. Saya saat berkunjung ke Banyumas, Jawa Tengah juga memilih menggunakan kereta api bersama keluarga. N 

Kelebihan Menggunakan Kereta Api
Ada banyak hal yang menjadi faktor semakin larisnya rangkaian gerbong bermesin ini. Salah satunya dari segi biaya yang lebih terjangkau dan sesuai. Untuk perjalanan menengah dan jauh, harga tiket pesawat masih relatif susah untuk dijangkau masyarakat luas. Sementara itu, harga tiket kereta api lebih ramah di kantong. Fasilitas yang diberikan pun kini jauh lebih baik dibandingkan beberapa tahun yang lalu. Kini, penumpang kereta bisa menikmati perjalanan dengan lebih nyaman. Kelas ekonomi pun telah dilengkapi dengan AC, sehingga tidak ada lagi cerita penumpang berkeringat lantaran kepanasan. 
Sumber foto : solo.tribunnews.com

Mengajarkan Semangat Kemerdekaan kepada Anak

Jumat, September 15, 2017
Walaupun bulan Agustus telah lewat dan kini memasuki bulan September, bulan Agustus masih menyisakan kisah berkesan bagi saya sekeluarga. Tentu ini dikarenakan pelaksanaan 17 Agustus yang merata di berbagai wilayah di Indonesia dan diikuti oleh semua kalangan.

Saya sekeluarga sejak awal bulan Agustus sudah menyiapkan berbagai cara agar rumah kami semarak kemerdekaan. Tahun ini kami terpaksa harus mengganti tiang bendera karena tiang bendera lama milik kami rusak. Untunglah ada penjual tiang bendera yang berkeliling wilayah kami. Tiang bendera yang berwarna merah putih pun saya beli seharga Rp 20 ribu. Harga yang terjangkau ya.
 
Yuk ikut lombanya :)

Pisang Cavendish Selalu Menemani Aktifitas Harian Saya

Minggu, September 10, 2017

Rutinitas harian saya dimulai sejak pukul 4 pagi. Di kala orang lain mungkin masih terbuai mimpi indah, saya harus berjibaku dengan aktivitas rumah tangga dan persiapan menjelang berangkat kerja. Satu jam kemudian, saya harus memacu motor menembus dinginnya angin menuju stasiun Pondok Cina, Depok. Perjalanan menggunakan commuterline ditempuh selama hampir satu lebih. Berdesak-desakan, terkadang terasa gerah dan melawan ngantuk di pagi hari adalah perjuangan saya di pagi hari. Perjuangan itu dilakukan di sela-sela membaca berita melalui telepon seluler.

Tiba di kantor pukul stengah 7 pagi, saya tak bisa langsung bersantai menikmati pagi. Bekerja sebagai jurnalis di televisi membuat waktu seolah berputar begitu cepat. Belum juga duduk di kursi kantor, seorang teman produser sudah menanyakan materi liputan daerah yang akan digunakan di programnya. Proses pencarian materi liputan kemudian dilakukan sambil menyiapkan materi rapat yang dilakukan pada pukul 7 pagi.


Memanfaatkan Geospasial untuk Menunjang Gaya Hidup

Jumat, September 08, 2017
Pernah nggak mengalami harus muter-muter nggak jelas saat ingin berkunjung ke suatu tempat? Saya pernah saat berkunjung ke rumah kerabat di Lampung, Sumatera. Dari Jakarta, saya sekeluarga berangkat sore hari. “Aku udah pernah ke sana, jadi agak hafal. Sekalian buat suprise, “ kata suami. Saya sebetulnya agak nggak percaya karena rumah kerabat cukup jauh dari kota Lampung. Tapi tak dilakukan.

Alhasil, kami tersesat di kawasan yang memiliki akses jalan rusak parah, tak ada penerangan sama sekali dan kiri kanan hanya terlihat pepehonan. Kala itu jam menunjukkan pukul 23.00 WIB. Kami kemudian memutuskan untuk istirahat di penginapan yang kami temui setelah satu jam perjalanan. Melelahkan ….
 
Pemanfaatan geospasial dalam kehidupan sehari-hari

Catatan Traveling dan Kuliner di Kuliner Wisata

Rabu, September 06, 2017
Buat saya yang sering bepergian, ada hal yang wajib yang harus dilakukan sebelum bepergian yakni mencari informasi terkait kuliner dan tempat. Pencarian informasi ini menurut saya penting agar saya tak kesulitan untuk menemukan tempat yang sesuai pilihan. Nah, salah satu tempat pencarian yang menurut saya layak dikunjungi adalah www.kulinerwisata.com. Di website kuliner wisata misalnya menulis tentang wisata di Bandung yang paling menarik. Ada empat tempat yang wajib dikunjungi selama di Bandung yakni : 

Sumber : pixabay.com

Menikmati Indahnya Indonesia

Kamis, Agustus 31, 2017
Saya dibesarkan oleh mimpi seorang perempuan yang mengharapkan anaknya bisa mengelilingi Indonesia. Perempuan itu adalah mama saya. Sejak saya kecil, mama selalu berkata “Suatu saat Chici harus bisa jalan-jalan liat kota lain di Indonesia,”. Chici adalah panggilan mama kepada saya. “Bagaimana bisa?,” kata saya kepada mama. Saya menghabiskan masa kecil saya di Ambon, Maluku. Kota yang jauh dari Ibukota Indonesia, Jakarta. Jadi menurut saya mustahil untuk bisa keluar Ambon dengan segala keterbatasan yang saya miliki. Tapi mama tak pernah putus asa meyakinkan saya bahwa ada keindahan Indonesia yang harus saya nikmati.

Upaya mama dimulai dengan membawa brosur-brosur berbagai tempat di Maluku. Pekerjaan mama di bidang Pariwisata sangat mendukung mama untuk memiliki informasi tempat wisata. Kemudian mama mengajak saya dan adik berkunjung ke wilayah-wilayah di kawasan Maluku. Saya masih ingat saat masih SMP, saat mama bertugas di Banda Neira, saya dan adik pun diajak serta. Dari Ambon kami menggunakan kapal laut selama delapan jam perjalanan menuju Banda Neira. Tiba di Banda Neira, saya masih ingat betapa indahnya kepulauan Banda Neira lengkap dengan wisata sejarah dan berlimpahnya rempah-rempah khas Indonesia.


Bebaskan Langkah Tetap Syariah di FWD Fashion Rocks

Rabu, Agustus 30, 2017
FWD Fashion Rocks, Inovasi FWD Life untuk Meningkatkan Ketertarikan Masyarakat dalam Memilih Asuransi Syariah BEBAS IKHTIAR 

Bagi sebagian orang, asuransi merupakan sesuatu yang terdengar asing. Boro-boro untuk mengetahui manfaat asuransi, saat mendengar nama asuransi saja, banyak yang memilih tak mau tahu. Hal inilah yang tentunya menjadi tantangan terbesar di dunia asuransi yakni untuk mengenalkan asuransi dengan cara yang berbeda namun tetap memberikan nilai manfaat yang besar.

Tantangan inilah yang kemudian dijawab oleh FWD Life, asuransi jiwa yang mengenalkan asuransi dengan berbagai inovasi yang menarik. Sebelumnya, FWD Life mengenalkan pendekatan Click To Meet, inovasi FWD Life untuk memilih agen asuransi secara online. Kini, FWD Life mengenalkan produk asuransi jiwa syariah BEBAS IKHTIAR melalui pendekatan asuransi, fashion, dan musik. Dan, upaya mengenalkan asuransi ini dilakukan melalui FWD Fashion Rocks. Tahun ini FWD Fashion Rocks diadakan oleh perusahaan asuransi jiwa FWD Life dengan Hard Rock FM.
 
Keempat narasumber (ki-ka) :
 Ajeng Svastiari (stylish), Sigit Prabowo (Hard Rock FM), Rudi Kamdani (FWD Life) dan Barli Asmara (designer)

Saya Berkomunitas Maka Saya Ada

Jumat, Agustus 25, 2017
Hampir sepanjang hidup, saya selalu berkomunitas, berkumpul bersama teman-teman yang memiliki minat yang sama. Semua dimulai saat saya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA), saya aktif berkomunitas. Komunitas yang awalnya saya dan teman-teman bentuk adalah komunitas bagi penggemar perangko (filateli). Saya dan teman-teman kerap berdiskusi dan membahas berbagai hal terkait dunia perangko. Bahkan tak segan untuk datang ke acara terkait dunia filateli. Bahkan, kami walaupun masih duduk di bangku SMA, pernah rapat loh bersama orang dewasa untuk membicarakan rencana kegiatan filateli di Ambon. Keren kan? Saya masih ingat, saat pertama kali rapat, saya hanya diam saja dan mengangguk-anggukan kepala. Mmh .. saya melakukan itu agar terlihat paham padahal saya tak begitu paham. Hehhee

Padahal pertemuan kedua, ketiga dan pertemuan-pertemuan berikutnya membuat rasa percaya diri saya bertambah. Saya sudah berani mengutarakan pendapat saya ketika ada yang bertanya. Kalau ada yang tak bertanya ya, saya diam saja. Ehem ...

Mencoba menatap masa depan 

6 Tempat di Cirebon yang Wajib Dikunjungi di Musim Panas

Kamis, Agustus 17, 2017

Ingin liburan tapi sisa cuti hampir habis? Saya banget! Untungnya di bulan September 2017 adalah waktu yang tepat untuk berlibur. Bulan September termasuk musim panas yang merupakan waktu yang tepat untuk liburan. Jadi, ada dua tanggal merah dalam bulan September yakni Jumat, 1 September (libur Idul Adha) dan Kamis, 21 September (Tahun Baru Islam). Jika ingin libur tiga hari tanpa cuti, saya akan pilih tanggal libur pada Jumat-Minggu, 1-3 September 2017. Jika ingin libur 4 hari, saya hanya perlu mengajukan cuti pada Jumat, 22 September maka saya bisa libur sejak Kamis-Minggu, 21-24 September 2017. Rencananya saya akan memilih menikmati liburan pada tanggal 21-24 September 2017. Asyik banget kan? 


Tips Agar AC Tetap Awet

Sejak dulu saya merasa nyaman walau hanya menggunakan kipas angin. Walaupun udara sepanas apapun, menggunakan kipas angin bagi saya sudah cukup. Tapi saat anak lahir, saya mengira kipas angin pun telah cukup untuk membuat kondisi rumah cukup sejuk. Tapi semua berubah saat di wajah anak muncul biang keringat. Tak hanya diwajah tapi juga di punggung. “Ini pasti karena bayi ini nggak kuat panasnya udara di Jakarta,”kata tante saya. Kebetulan saat itu tante saya datang dari Surabaya untuk mengunjungi saya yang usai melahirkan.

Hal itu saya sampaikan ke suami saya. ,”Bap, kalau udara panas begini kasian anak,”kata saya ke suami. Kepada suami, saya menyarankan untuk membeli AC. Hari itu juga, suami langsung membeli AC dan dipasang di rumah. Percaya atau tidak, biang keringat jadi tak mudah muncul di kulit anak. Tak hanya itu saja, dia mudah lelap saat tidur menggunakan AC.


Pengalaman Mengunjungi Pameran Lukisan Senandung Ibu Pertiwi

Rabu, Agustus 16, 2017
Salah satu kegemaran saya yang kemudian terabaikan adalah datang ke museum dan menikmati aneka hasil karya seni yang dipamerkan. Namun, hampir lima tahun kegemaran saya itu tak pernah saya lakukan karena beragam alasan. Tapi, ketika tahu bahwa di Galeri Nasional ada pameran lukisan koleksi Istana Kemerdekaan Indonesia berjudul ‘Senandung Ibu Pertiwi’ yang dipamerkan sejak tanggal tanggal 2 hingga 30 Agustus 2017, saya pun langsung berkunjung.  

Sebelum datang ke pameran lukisan itu, harus mendaftarkan diri terlebih dahulu di https://www.bek-id.com/pertiwi/. Nanti ada pilihan tanggal yang bisa dipilih beserta jam kedatangan. Ketika memilih tanggal dan jam, akan tampak berapa jumlah slot yang tersedia. Setelah itu, kita diminta untuk memasukkan data dan email untuk konfirmasi. Walaupun harus registrasi terlebih dahulu, semua proses itu harus dilakukan agar bisa menikmati pameran lukisan secara nyaman.

Galeri Nasional tempat pameran 

Carsome, Platform Jual Mobil Bekas dalam 24 Jam

Minggu, Agustus 13, 2017

Sebelumnya saya tak pernah membayangkan ada kemudahan untuk menjual mobil bekas dalam waktu 24 jam. Sepengetahuan saya, butuh waktu yang cukup lama dan ribet untuk menjual mobil sesuai harga yang diinginkan. Tapi segala kemudahan itu kemudian diperoleh melalui Carsome, platform penjualan mobil bekas di Indonesia yang mampu menjual mobil bekas dalam 24 jam.

Mungkin sebagian besar yang masih belum ngeh dengan Carsome. Saya pun begitu. Carsome baru hadir di Indonesia pada tahun 2016. Sebelumnya, Carsome hadir di Malaysia, Singapura dan Thailand. Keberadaan Carsome tentunya menambah segala kemudahan untuk menjual mobil tanpa ribet, transparan serta dapat dipercaya. Keberadaan Carsome tentunya pas hadir di wilayah Jabodetabek yang memiliki mobilitas yang cukup tinggi.

Maria berfoto di depan booth Carsome 

Jelajah Kuliner Nusantara di Kampoeng Legenda Mal Ciputra

Pernah saya merasakan kerinduan untuk mencicipi makanan khas yang saya sukai. Salah satunya saat pengen banget makan mie campur khas Surabaya. Tapi seringkali keinginan makan-makanan Surabaya kemudian dibarengin keinginan mengkonsumsi makanan khas lainnya. Tapi menemukan satu tempat yang menjual aneka makanan khas daerah, juga bukan perkara mudah.

Jadi, saat saya tahu bahwa Mal Ciputra mengadakan Kampung yang menyediakan 90 Stand makanan legendaris dan 19 Jenis Soto Nusantara. Apalagi lokasi Mal Ciputra tak jauh dari kantor saya yang berada di kawasan Palmerah. Kamis, 10 Agustus sepulang kerja, saya pun langsung menuju ke Mal Ciputra bersama teman kerja saya, Mba Mutie Aryantie. Berdua kami menggunakan ojek online menuju ke Mal Ciputra. Kampoeng Legenda ini berlangsung mulai 9 sampai 20 Agustus 2017 di area di Center Court, lantai Lower Ground Timur dan Utara Mal Ciputra Jakarta. 




Prodia Women’s Health Center, Klinik Laboratorium Khusus Perempuan

Selasa, Agustus 08, 2017
Siapa yang tak mengenal Prodia? Saya telah mengenal Prodia sejak dulu karena pernah memeriksakan kesehatan di sana dan hampir selalu melihat outlet Prodia setiapkali berkunjung di daerah lain. Hingga kini, Prodia telah tersebar di 31 provinsi dan 114 kota di Indonesia.  Sebanyak 273 outlet Prodia telah tersedia dan melayani kebutuhan pelayanan kesehatan. Tapi tahukah teman kalau Prodia kini telah memiliki klinik laboratorium khusus perempuan?

Jadi, Prodia telah meresmikan Prodia Women’s Health Centre (PWHC) pada pada 8 Maret 2017. Peresmian Prodia Women’s Health Centre ini bertepatan dengan International Women’s Day (Hari Perempuan Sedunia). Saya baru mengenal Prodia Women’s Health Centre (PWHC) ini saat menghadiri Blogger Gathering pada Jumat, 4 Agustus 2017. Saya penasaran dengan segala pelayanan yang diberikan oleh Prodia Women’s Health Centre ini.
 
Mejeng di Prodia Women's Health Centre

Guardian Beauty Blogger Gathering : Bath Series Launching

Senin, Agustus 07, 2017
Sore hari sepulang kerja, sebuah box bertuliskan ‘Guardian Beauty Box’ berwarna orange berada di atas meja. Saat dibuka, sebuah handuk besar berwarna putih dan bertuliskan Guardian dan sebuah amplop berwarna orange. Setelah membuka amplop, saya senang sekali melihat wajah saya terpampang sambil menggunakan baju kimono. Tak hanya berisi foto diri saja melainkan undangan untuk menghadiri Guardian Blogger Gathering: Bath Series Launching  pada tanggal 30 Juli 2017 di The Plaza. 

Guardian Blogger Gathering

Ingin Pijat Sehat dan Body Spa di Rumah? Gunakan Muztreat, Aplikasi Mobile Salon dan Spa Syariah

Senin, Juli 31, 2017
Jaman sekarang semuanya serba mudah dan praktis. Salah satu kemudahan adalah kemudahan untuk menikmati #MeTime di rumah. Mengapa di rumah? Jujur, seringkali saya capek juga naik commuterline yang seringkali penuh seak. Belum lagi padatnya jalanan dari stasiun ke kantor. Banyaknya polusi dari kendaraan membuat kulit menjadi tak sehat. Badan pun pegal. Bagi saya melepas lelah mampu membuat tubuh menjadi rileks sehingga mampu menjalani hari.



Pentingnya Sentuhan Pada Bayi

Sabtu, Juli 29, 2017
Delapan tahun lalu ...
Ya, delapan tahun lalu anak saya yang bernama Ayyas lahir. Ayyas lahir melalui operasi caesar karena ia tak kunjung berada di jalan lahir dan lehernya terlilit tali pusar. “Ibu harus operasi segera mungkin,” kata dokter kepada saya dan suami. Setelah berunding dan mempertimbangkan banyak hal, diputuskan Ayyas harus dilahirkan melalui operasi caesar. Semuanya berjalan lancar walaupun ASI (Air Susu Ibu) sempat tak mengalir. Adalah mertua saya yang setia menemani sejak awal masuk rumah sakit hingga Ayyas lahir. Kedua orangtua saya masih di Surabaya, Jawa Timur dan tak bisa berangkat ke Jakarta saat itu juga.

Pentingnya sentuhan pada bayi. Foto : Pixabay.com

Menjadi Ibu Bijak Mengelola Keuangan Keluarga

Kamis, Juli 27, 2017
Sebelum menikah, saya termasuk orang yang memilih membelanjakan gaji untuk membeli baju, tas dan sepatu. Hampir setiap minggu, saya dan sahabat saya selalu ke pusat pembelanjaan. Niat awal hanya sekedar cuci mata selepas capek liputan. Tapi pulang-pulang malah bawa dua tas berisi barang belanjaan. Kala itu saya belum memikirkan untuk investasi. Kalaupun ada uang lebih, biasanya saya simpan untuk dijadikan tabungan. Tapi tabungan ini biasanya hanya bertahan sebentar karena saya gunakan untuk jalan-jalan. Ehem ...

Yuk jadi ibu bijak dalam mengelola keuangan

Click To Meet, Inovasi FWD Life untuk Memilih Agen Asuransi Secara Online

Selasa, Juli 25, 2017
Saya ingat cerita teman saya tujuh tahun lalu. Kala itu dia menemani suaminya memutuskan untuk mengambil asuransi untuk pensiun. Saat bertemu, setumpuk dokumen tampak memenuhi meja kerjanya. “Trus saya dan suami diminta baca dokumen setebal itu dan langsung tandatangan,” kata teman saya. Suaminya pun bertanya kepada agen asuransi itu dan harus  geleng-geleng kepala melihat setumpuk dokumen. “Ini dibaca semua, Pak? Sekarang?,” kata sang suami. “Iya, pak. Nanti setelah itu tolong tanda tangan di beberapa halaman ya,” kata agen asuransi itu sambil tersenyum. “Saya tobat deh harus ribet seperti itu,” kata teman saya itu.

Pengalaman itu sudah tujuh tahun lalu. Tapi kisah teman saya yang harus membaca setumpuk dokumen dan harus menandatangainya membuat saya sudah merasa ribet. Ah, andaikan ada inovasi yang membuat urusan asuransi tak seribet seperti itu ...
 
Inovasi Click To Meet 

Resep Ayam Teriyaki So Good

Minggu, Juli 23, 2017
Saya ini sebetulnya termasuk tipe perencana. Saya terbiasa merencanakan menu masakan mingguan. Jadi setiap kali libur kerja saya usahakan belanja untuk beberapa hari sekaligus dan menentukan menu makannya apa saja. Tapi saat puasa tahun ini saya sempat mengalami kesulitan untuk menu makan keluarga. Apalagi kalau jam pulang kantor telat dan belum masak buat menu buka puasa. Wah makin repot. Nah ini seperti yang saya kami pada tanggal 15 Juni 2017, puasa ke 19 di bulan Ramadan. Saya ingat benar kejadian itu. 

Waktu itu, jam menunjukkan pukul 16.00 WIB. Kereta tujuan stasiun Pondok Cina, Depok tak kunjung datang ke Stasiun Tanah Abang. Saya gelisah tak menentu. Makanan berbuka puasa belum juga saya siapkan. “Duh, masak apa ya nanti? Keburu nggak ya buat masak?,” kata saya dalam hati.

Ayam Teriyaki SO Good

Tampil Gaya dan Nyaman dengan Sepatu d’Arcadia Treasure

Sebagai pemilik ukuran kaki 36, saya termasuk kesulitan untuk memilih sepatu. Jika ada sepatu yang saya inginkan karena warna, desain dan kenyamanan tapi ukuran 36 tak ada. Tapi terkadang kalaupun ada sesuai ukuran eh malah nggak sreg. Repot kan? Bicara soal ukuran sepatu, saya pernah keliling berbagai tempat untuk mencari sepatu merk tertentu tapi dengan ukuran kaki saya. Papa saya yang menemani sampai capek karena sepatu yang saya inginkan tak kunjung dapat. Ukuran yang tersedia rata-rata nomor 37. Papa sempat menyarankan untuk membeli sepatu lain saya. Tapi saya sudah kadung jatuh cinta dengan sepatu merk itu karena nyaman. Nah pas ke sebuah toko, terjadilah percakapan seperti ini :
Mba penjual : Mau nyari sepatu apa?
Saya : Sepatu A (saya menyebutkan merk)
Mba : Sepatu apa?
Papa : Sepatu merk Ali Bahaweres ada?
Saya dan mba penjual hanya saling pandang dan saya pun tertawa. Mana mungkin ada sepatu merk Ali Bahaweres. La wong itu nama lengkap papa saya. Hahhahaha ...



Cerita tentang Laptop Kesayangan

Kamis, Juli 20, 2017
Sebagai blogger, salah satu peralatan yang wajib saya miliki adalah laptop. Selama ini saya telah tiga kali berganti laptop. Laptop pertama saya miliki adalah laptop bekas milik om saya. Saya beli secara mencicil saat masih duduk di bangku kuliah dan bekerja freelance. Kala itu, laptopnya masih kurang besar dan lebih berat. Saya sempat kelimpungan membawa laptop seberat itu saat masih liputan. Tapi kala itu mau membeli laptop yang baru, harganya mahal dan keuangan saya belum mencukupi. 



Liburan Bebas Anyang-Anyangan

Jumat, Juli 14, 2017
Lebaran kemarin saya harus menempuh perjalanan pulang pergi Jakarta-Kudus 30 jam. Kalau dibilang capek, jujur ya saya capek. Siapa sih yang tak capek total perjalanan 30 jam melalui jalur darat? Nah pas perjalanan panjang itu tentu hanya berhenti mobil saat istirahat, shalat dan makan (isoma). Itupun paling hanya setengah hingga satu jam saja. Selebihnya mobil melaju atau terjebak macet. Masalah muncul saat di tengah jalan kebelet buang air kecil Badan gerak kiri nggak nyaman. Badan gerak kanan pun tak nyaman. Kuatirnya makin buang air kecil. Duh!

Liburan ke Bandung bersama sahabat

Tips Anti Lelah Untuk Ibu Bekerja

Selasa, Juli 11, 2017
Mungkin ada teman yang pernah mengalami kondisi seperti saya. Berprofesi sebagai ibu bekerja, sibuk mengejar passion dan hobi (ehem) tapi masih disibukkan sengan segala aktifitas kegiatan rumah tangga. Apalagi ART (Asisten Rumah Tangga) andalan belum pulang kampung. Sementara ini saya menggunakan jasa ART pulang pergi untuk menjaga anak selama saya dan suami bekerja. Alhasil, banyak upaya yang kemudian dilakukan untuk menyeimbangkan antara keluarga, pekerjaan dan usaha sampingan.



Pengalaman ke Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2017

Minggu, Juli 09, 2017
Salah satu agenda tetap saya setiap tahun adalah datang kePekan Raya Jakarta (PRJ)2017. Setahun maksimal dua kali saya ke Jakarta Fair. Saking senangnya ke PRJ, bahkan, saat hamil 7 bulan, saya berkeliling PRJ bersama adik ipar yang lagi hamil 6 bulan, mertua dan keluarga besar suami lainnya. Nggak capek? Iya capek juga sih tapi senang saja berkeliling jalan-jalan. PRJ tahun ini dibuka sejak tangal 8 Juni 2007 hingga 16 Juli 2017. Tiket masuk hari Senin hanya Rp 20 ribu, Selasa-Kamis tiket masuknya Rp 25 ribu. Sedangkan Sabtu hingga Minggu Rp 35 ribu.
Suasana di PRJ

Perjalanan Mudik Lebaran Jakarta-Kudus-Jakarta 30 jam

Minggu, Juli 02, 2017
Kebayang nggak mudik lewat jalur darat pulang pergi selama 30 jam? Kalau saya sih bukan ngebayangin lagi. Tapi telah merasakan kemacetan perjalanan mudik selama 30 jam. Capek? Pasti capek. Apalagi yang nyetir. Tapi mau gimana lagi. Agenda setiap tahun setiap lebaran ini selalu kami lalui. Walau kebayang macetnya, walau terbayang pegalnya, tapi selalu lebaran membawa aura kebahagiaan bagi kami sekeluarga. Tulisan saya kali ini akan menceritakan tentang pengalaman perjalanan mudik lebaran Jakarta-Kudus-Jakarta selama 30 jam. 
Photo design by : canva.com

Indahnya #Sehatea Bersama Suami

Jumat, Juni 23, 2017
Saya berjumpa dengan suami di sebuah kegiatan backpacker di Pulau Tunda, Kepulauan Seribu. Kala itu, saya ingat pertemuan itu tak menggoreskan kesan apapun. Bahkan kami tak saling ngobrol selama di Pulau Tunda. Aneh ya? Berbulan-bulan kemudian tak ada perjumpaan dan tak ada saling berkomunikasi. Entah apa mulanya, kami kemudian terhubung di sebuah media sosial dan intens berkomunikasi. Saat pertama kali berjumpa, saya mengajak sahabat saya untuk sama-sama bertemunya. Empat bulan kemudian, dilakukan pertemuan keluarga saya di Ambon. Dan, dua bulan kemudian, kami menikah. Bisa dihitung, sejak bertemu (lagi) hingga menikah, kami hanya ‘dekat’ selama enam bulan. Tak ada ucapan ajakan untuk serius ke arah pernikahan. Semua berjalan begitu saja. Jadi, jangan tanya tanggal jadian ala abegeh ya? Hehehhe .... 
Ada yang natap sambil bilang "Ummi lihatin aku dong"

Ingin Jual Barang Bekas Lebih cepat dan Mudah? Pakai Aplikasi Carousell Saja!

Rabu, Juni 21, 2017
Akhir-akhir ini salah satu kebiasaan saya yang kerap dilakukan adalah membersihkan rumah. Saya ingin kondisi rumah semakin bersih dan tak ada barang-barang terpakai yang menumpuk. Barang-barang yang tak terpakai biasanya membuat rumah terlihat ‘sesak’ dan penuh debu. Barang-barang yang terlihat kecil, tapi kalau ditumpuk ya jadi banyak. Padahal secara fungsi masih berfungsi dengan baik. Bahkan ada yang belum dipakai sama sekali. Misalnya lipstik yang saya beli online. Pas saya lihat sepertinya pas untuk warna kulit saya. Tapi teryata setelah saya beli, warnanya telalu ngejreng buat saya.

“Ummi mau jual aja lipstiknya, Bap” kata saya ke suami. Saya sempat menawarkan lipstik ini ke adik ipar. Tapi teryata tak ada yang minat karena kebanyakan juga lebih menyukai warna yang lebih soft seperti saya. Kalau mau dibuang kan sayang. Soalnya saya beli seharga Rp 55 ribu. Lipstik mungkin hanya salah satu saja barang yang menumpuk di rumah saya. Sebelumnya, saya tertarik membeli celana seharga Rp 100 ribu karena tawaran beli 1 gratis 1. Sudah pasti saya tergiur dengan tawaran ini. Apalagi warnanya pas dengan selera saya. Tapi karena banyak orang dan ruang pas penuh, saya pun tak sempat mencoba. Hanya melihat ukuran celana dan bahannya yang nyaman, langsung saya beli. Tapi pas saya coba pakai celana, eh teryata kegedean. Nggak mungkin harus saya kembalikan ke toko karena jaraknya jauh.  

Aplikasi Carousell

Me Time ala Roro Mendut Traditional Beauty

Senin, Juni 19, 2017
Waktunya, Me Time!
Apa kegiatan me time yang paling teman sukai? Kalau saya kebetulan lagi senang sekali merawat wajah dan tubuh. Mmh ... Bukan karena ada rencana acara keluarga atau apapun itu. Tapi semakin lama saya merasa bahwa perawatan wajah dan tubuh itu penting dari waktu ke waktu. Apalagi usia yang semakin bertambah. Nah, kali ini saya lagi kesemsem berat dengan produk perawatan wajah dan tubuh dari produk ‘Roro Mendut’. Produk ‘Roro Mendut’ yang saya miliki adalah satu paket perawatan yang terdiri dari Lulur Rempah Hitam Whitening dan Masker Rempah Hitam Whitening. Kedua produk ini bisa digunakan untuk wajah dan tubuh. Sekilas dari kemasannya tak ada perbedaan antara Lulur Rempah Hitam Whitening dan Masker Rempah Hitam Whitening. Perbedaannya hanya tertulis di bagian luar kemasan saja. Selebihnya tak ada tanda yang menonjol.


Auto Post Signature

Auto Post  Signature