Kamis, November 03, 2016

Jangan Ragu untuk Memulai Bisnis di Usia Muda

Saya salut dengan sosok anak muda yang memutuskan untuk menciptakan lapangan kerja, memulai usaha, di usia muda. Di kala anak muda seusianya memutuskan untuk bekerja di perusahaan, anak muda itu memutuskan untuk menciptakan usaha. Usaha yang kemudian membawanya ke gerbang kesuksesan.

Anak muda itu adalah Leni Apriyanti. Ibu muda kelahiran Garut, 19 April 1992 ini adalah pendiri sekaligus pemilik usaha ‘Casuga’ (Caramel, Susu, Garut). Usianya 21 tahun saat ia memulai berbisnis. Kepada saya, ia bercerita selesai sidang skripsi, September 2013, sang ibu menawarkannya untuk membuat permen. Kala itu, ia sedang menunggu lamaran kerja. Sang ibu memiliki resep membuat permen yang diperoleh dari pelatihan yang diadakan dari Dinas Kabupaten Garut, Jawa Barat. Harapannya, bisa menciptakan permen yang berkualitas lebih baik dan menyehatkan. Sang ibu yang awalnya selalu mengikuti bazar yang diadakan Dinas Kabupaten, kemudian membuka usaha pupuk yang kini semakin berkembang. Keinginan sang ibu untuk mengembangkan pengolahan permen menjadi tak fokus. “Awalanya saya ragu untuk mengembangkan usaha pengolahan permen,” katanya lagi.

Leni Apriyanti dan timnya

Selasa, November 01, 2016

Ungkapan Rindu Nova Violita

Buaian Rindu
Berlariku di penhujung waktu
Mengejarmu jauh dalam harapku
Jejak-jejak rindu
Tertinggal di setiap waktu

Hinggap senyummu di bayang rembulan
Mengguncang rasa pucuk rindu
Mengapai angin
Raih genggam belai jemarimu

Kalimat-kalimat puitis itu tertulis dalam puisi berjudul “Buaiyan Rindu”. Kalimat rindu yang ditulis Nova Novilli, seorang blogger yang juga merupakan staff administrasi di PTAIS di Riau. Puisi yang ia tulis bukan tanpa makna. Puisi itu merupkan ungkapan kerinduannya untuk segera meminang anak. Ia menikah pada tahun 2009, namun baru lima tahun kemudian, ia hamil. Sebuah penantian yang panjang untuk kelahiran putra pertamanya Abdul Hamid yang kini berusia hampir dua tahun. “Anak saya lagi aktif-aktifnya memanjat,” katanya. Penantian lama itu. Baginya merupakan salah satu cara Tuhan untuk membiarkan ia dan suami menghabiskan waktu lebih lama untuk pacaran.

Tentang Mba Nova

Minggu, Oktober 30, 2016

Waspadai, Pemicu Alergi di Sekitar Kita

Entah kapan pertama kali terjadi, saya lupa. Satu hal yang saya ingat, tubuh saya langsung bentol-bentol (tanda kemerahan pada kulit) setelah makan telur atau udang. Apalagi saat kondisi tubuh sedang menurun.  Jika itu yang terjadi, saya harus segera minum obat alergi. Bahkan harus dua butir obat sekaligus. Setelah minum obat, biasanya langsung ngantuk. 

Pernah saat pengumuman kelulusan SMA, saat teman-teman lain bersorak-sorak lulus, saya harus ke rumah sakit. Muka saya bentol-bentol. Kaki saya pun bentol-bentol, sehingga melangkah pun susah karena kaki bengkak. Untuk ke rumah sakit, saya dibantu papa. Dokter selain memberi obat yang harus saya minum, juga ada tindakan suntik kepada saya. Beberapa tahun lalu, saya kemudian sadar, bahwa saya pun alergi udara dingin. Khususnya, angin malam. Pernah beberapa kali jatuh sakit karena tak tahan udara dingin sehingga harus ke rumah sakit. Padahal dulu, tak pernah seperti ini.  

Saya lagi kena alergi. Foto by : @namkula