Top Social

TRAVEL AND LIFESTYLE BLOGGER

Waspadai, Pemicu Alergi di Sekitar Kita

Minggu, Oktober 30, 2016
Entah kapan pertama kali terjadi, saya lupa. Satu hal yang saya ingat, tubuh saya langsung bentol-bentol (tanda kemerahan pada kulit) setelah makan telur atau udang. Apalagi saat kondisi tubuh sedang menurun.  Jika itu yang terjadi, saya harus segera minum obat alergi. Bahkan harus dua butir obat sekaligus. Setelah minum obat, biasanya langsung ngantuk. 

Pernah saat pengumuman kelulusan SMA, saat teman-teman lain bersorak-sorak lulus, saya harus ke rumah sakit. Muka saya bentol-bentol. Kaki saya pun bentol-bentol, sehingga melangkah pun susah karena kaki bengkak. Untuk ke rumah sakit, saya dibantu papa. Dokter selain memberi obat yang harus saya minum, juga ada tindakan suntik kepada saya. Beberapa tahun lalu, saya kemudian sadar, bahwa saya pun alergi udara dingin. Khususnya, angin malam. Pernah beberapa kali jatuh sakit karena tak tahan udara dingin sehingga harus ke rumah sakit. Padahal dulu, tak pernah seperti ini.  

Saya lagi kena alergi. Foto by : @namkula 

Berbelanja Online Tanpa Ribet Plus Dapat Voucher dan Cashback di ShopBack

Sabtu, Oktober 29, 2016
Memori laptop kesayangan sudah mulai penuh. Dampaknya, setiap kali mau transfer foto menjadi agak lambat. Padahal di laptop itulah saya semua data saya tersimpan. Mulai dari data kuliah hingga pekerjaan. Akhirnya, kadang jadi sebal karena pekerjaan menjadi terganggu. Salah satu solusinya ya, harus membeli hard disk external.  

Tapi kapan punya kesempatan untuk membeli? Sebetulnya saya ingin membeli saat weekend, agar bisa jalan bersama keluarga sekaligus belanja keperluan. Tapi pas weekend, saya masih kerja. Pas pulang pun terkadang sudah capek. Kalau beli saat hari kerja, saya malas kalau harus bepergian sendirian untuk berbelanja. Kalau libur pengennya di rumah sambil menikmati hari. Namun kalau tertunda terus, pekerjaan kuatir menjadi terhambat. 
 
Belanja online lebih mudah

Kado Ulang Tahun Ikatan Dokter Indonesia ke 66

Jumat, Oktober 28, 2016
Kejadian ini sudah terjadi tahun 2011 tapi masih teringat hingga kini. Dalam keadaan terluka akibat kecelakaan, saya di bawa sopir angkutan umum dan seorang kakek ke salah satu rumah sakit pemerintah di kawasan Jakarta Timur. Apa daya, tak satu pun yang mau menerima saya. Saya masih mengingat kalimat yang terucap dari seorang satpam yang keluar dari UGD. “Maaf, UGD penuh,” katanya. “Tapi saya kecelakaan,” kata saya. Satpam itu kemudian kembali masuk UGD dan kembali seorang diri. Tak ada satu pun tim medis yang keluar dan melihat keadaan saya. “Maaf, bu. Sebaiknya ibu cari rumah sakit lain,” katanya. Sopir angkutan umum yang membawa saya sempat bersitegang dengan satpam. Saya tahu satpam itu panik dengan kondisi saya. Entah kekuatan apa yang membuat saya kemudian meminta sopir membawa saya ke salah satu rumah sakit swasta masih masih berada di kawasan Jakarta Timur. Saya seolah mendapat kekuatan untuk tenang sehingga mampu menghubungi suami menggunakan telepon genggam sopir angkutan umum.

Selamat ulangtahun IDI

Komunitas Anak Muda Peduli Sejarah

Kamis, Oktober 27, 2016
Saya masih ingat beberapa tahun lalu mengikuti perjalanan menyusuri tempat penuh sejarah. Perjalanan pertama  mengunjungi museum Taman Prasasti yang terletak di Jl. Tanah Abang, Jakarta. Museum ini berdiri di atas lahan pemakaman Kebon Jahe Kober yang sudah ada sejak tahun 1795. Setelah satu jam di Museum Taman Prasasti, kaki kemudian melangkah ke Museum Fatahillah. Saya dan beberapa orang yang ikut, tak sekedar mengunjungi kedua tempat itu. Tapi mendapat kisah-kisah tentang sejarah dalam setiap langkah.
 
Sumber foto : Pixabay.com

Pengalaman Traveling Hemat ke Surabaya

Minggu, Oktober 23, 2016
Bulan Juni 2016, tante saya yang di Surabaya menelpon saya. “Chi, Sandra nikah bulan September. Chici pulang ya ke Surabaya,” kata Tante saat menghubungi saya via telepon. Sandra adalah adik sepupu saya. Saya hanya berkata ‘InsyaAllah’, walau dalam hati ingin sekali berkata iya. Maklum, banyak hal yang harus dipertimbangkan sebelum traveling ke suatu tempat. Setelah diskusi dengan suami, akhirnya diputuskan, hanya saya dan Ayyas yang berangkat ke Surabaya.

Yuk traveling 

Review Buku Kebahagiaan Yang Kutahu

Kamis, Oktober 20, 2016
Sore itu 14 September, saya bergegas menuju Central Park Mall, Jakarta,  untuk menghadiri launching buku ‘Kebahagiaan Yang Kutahu’ karya Datuk Stella Chin. Saya penasaran untuk mengikuti launching buku itu karena Datuk Stella Chin merupakan Executive President PT MELILEA International Group of Companies. Stella juga merupakan satu dari 10 Wanita Bisnis Terhebat di Dunia oleh Global Federation of Chinese Business Women in 2007. Siapa yang tidak tertarik membaca buku kisah suksus dari seorang ibu bekerja? Saya yang berstatus sebagai ibu pekerja tentu tak mau melewatkan kesempatan untuk mengikuti acara itu.
 
Buku Kebahagiaan Yang Kutahu. Sumber : @kebahagiaanyangutahu

Makan Durian di Sop Durian Kunyil

Selasa, Oktober 18, 2016
Setiap kali ke Medan, salah satu kuliner yang tak pernah saya lewatkan adalah makan durian. Medan memang terkenal dengan duriannya. Mungkin karena sejak dulu saya memang selalu suka durian. Jaman masih SD dan tinggal di Ambon, durian di Ambon murah banget. Satu karung berisi durian, harganya Rp 5000. Rasa duriannya manis tak terkira. Dan buahnya pun berlimpah. Sampai0sampai, mama saya mengolah berankea durian karena masih banyak durian yang tersisa.

Sop durian enak. Sumber : Sopduriankunyil.com

Menata Hati Ala Dewi Ratnasari

Rabu, Oktober 12, 2016
Dewi Ratnasari, adalah seorang blogger yang menulis untuk blognya www.ratnadewi.me. Setelah berkenalan dengannya, saya kemudian mengetahui bahwa ia merupakan mantan jurnalis di TV One dan STV (Kompas TV Bandung). Suatu profesi yang sama dengan saya, yakni jurnalis. Namun tahun 2011, ia memutuskan untuk resign dari Kompas TV Bandung setelah lulus kuliah dan memutuskan untuk pindah ke Jakarta. Di Jakarta, ia diterima sebagai reporter televisi yang mengharuskan ia untuk lebih kuat dan tak pantang menyerah.

Pengalaman yang tak dilupakan saat menjadi reporter adalah saat banjir di Jakarta tahun 2013, ia terpaksa tidak pulang dan harus berkeliling daerrah banjir di Jakarta selama tiga hari. Beberapa kawasan di Jakarta ibarat kota mati saat banjir melanda. Ia terpaksa tidur di pinggir jalan atau di dalam mobil, merupakan sesuatu yang harus ia lakukan. Berkat dedikasinya, ia yang pertama jali mengabarkan betapa parahnya kondisi korban banjir di Pluit dan Muara Karang. Di tahun yang sama, ia kemudian bergeser menjadi reporter news daily yang harus menggali informasi lebih dalam. Mba Dewi, nama panggilan saya kepadanya, kemudian memutuskan menikah dengan Kurniawan Aji Saputra. Stahun pernikahannya, ia hamil. Namun di usia kandungannya 24 minggu, tepatnya 8 November 2014, bayinya harus ‘berpulang’.

Perkenalkan : Dewi Ratnasari 

Batik Pesisir, #BatikIndonesia antara Tradisi dan Inovasi

Senin, Oktober 10, 2016
Batik Pesisir?
Saya jarang mendengar nama batik pesisir. Saya hanya tahu nama batik berdasarkan asal daerahnya. Batik Pekalongan, Batik Kudus dan lain-lain. Namun kemudian saya ketahui bahwa ada yang dinamakan batik pesisir, dan ada yang dinamakan batik keratonan. Batik keratonan dibuat di daerah keraton seperti Cirebon, Yogyakarta dan Solo. Batik Keraton lebih banyak dipakai oleh anggota kerajaan pada masa dulu. Sedangkan batik pesisir berasal dari daerah pantai seperrti Indramayu, Tuban dan Madura. Masyarakat pesisir lebih banyak terpengaruh pada budaya luar seperti India, China, Arab, Persia, Turki dan negara-negara lain.
 
Pameran batik pesisir di Bentara Budaya Jakarta

Berenang di Kolam Renang "Rumah Ibu"

Minggu, Oktober 09, 2016
Berenang!
Yaap, Sabtu kemarin memang waktunya untuk berenang. Seharusnya awal bulan lalu. Tapi saya tak bisa. Alhasil, Sabtu kemarin, 8 Oktober, menemani Ayyas untuk berenang. “Tapi kali ini aku pengen berenang di tempat baru,” kata Ayyas. Saya nggak ngeh awalnya, dimana sih Ayyas pengen berenang. Teryata dia komunikasi dengan temannya, Munis, via whatsapp. Tempat yang dituju adalah kolam renang ‘Rumah Ibu’ Di Cibubur. Awalnya saya mengira, teman anak saya ini akan berenang di rumah ibunya. Teryata ‘Rumah Ibu’ adalah nama kolam renang. Namanya sederhana dan mudah diingat.  


Nikmati Citarasa Kari Khas Jepang di A&W Restoran

Senin, Oktober 03, 2016
Minggu, 25 September 2016, saya janjian dengan suami dan anak untuk menikmati sore bersama keluarga. Hari itu, saya masih bekerja dari pagi hingga sore. Maka, sepulang kerja saya kemudian janjian di stasiun Pondok Cina, Depok, Jawa Barat. Tujuan kami ke satu tepat yakni Mall Cimanggis Square yang terletak di Cimanggis, Depok. Sengaja, kami ingin nikmati citarasa kari khas Jepang A&W Restoran. 

Kenapa harus di A&W Restoran? Jadi, seperti yang awal saya katakan A&W Restoran menawarkan citarasa kari khas Jepang dan membuat saya sekeluarga ingin segera mencicipinya. Menu makanannya adalah A&W Japanese Curry Premium Mixbowls. Menu ini menawarkan citarasa kari khas Jepang. Jika selama ini, saya mengira bahwa kari adalah dominasi makanan Timur Tengah, teryata Jepang pun menawarkan kare khas Jepang.

Kari Khas Jepang di A&W Restoran

Kiprah Shine Fikri di Dunia Blogger

Sabtu, Oktober 01, 2016
Pertama kali saya berjumpa dengannya saat launching apartemen beberapa bulan lalu. Ia datang bersama dua anaknya. “Shine,” katanya sambil memegang satangan saya. “Maap, siapa? Sin?,” jujur saya nggak begitu ngeh dengan namanya. Setelah tiga kali ia menyebut namanya, saya nggeh namanya adalah shine yang berarti bersinar. Membawa kedua anaknya tak membuat ia terlihat sibuk. Satu anak dibiarkan tertidur di kursi, sedangkan satu anak ia gendong sambil antri menggambil makanan. Selama acara, kami banyak ngobrol dan diskusi. Dari situ, saya baru tahu bahwa saya dan Mba Shine, saya memanggilnya, sama-sama satu kelompok arisan link.

Sejak saat itu, saya kemudian berjumpa lagi di acara launching produk anak. Sayangnya, kami nggak banyak ngobrol. Tetapi obrolan demi obrolan kemudian terjalin melalui whatsapp. Belakangan, saya baru mengetahui bahwa nama aslinya adalah Nur’anei.  Sedangkan nama Shine Fikri adalah nama pena yang ia pilih. Nama Shine merupakan pemberian nama drai temannya. Arti namanya sama dengan Nur, yakni cahaya. Sedangkan nama Fikri merupakan nama tokoh novel kesukaannya. "Harapannya agar otak saya selalu bersinar," katanya.  
 
Mba Shine Fikri

Auto Post Signature

Auto Post  Signature