Sabtu, Agustus 13, 2016

Perjuangan Menyusui Jurnalis Perempuan

Saya ingin menceritakan kisah tujuh tahun lalu. Saat saya melahirkan seorang anak yang kerap saya panggil, Dek A. Saat hamil, keinginan saya untuk memberikan ASI (Air Susu Ibu) begitu kuat. Keinginan saya, anak saya harus saya upayakan untuk mendapat ASI. Saya membaca berbagai testimoni ibu yang berhasil menyusui, saya mengikuti berbagai saran yang harus dilakukan sebelum melahirkan agar ASI lancar. 

Termasuk memilih rumah sakit yang mendukung pemberian ASI. Namun semua tak semudah seperti yang saya harapkan. Saat melahirkan melalui operasi caesar, dosis obat bius ditambah. Saya terpaksa harus dibius total. Entah terkait atau tidak, saat A lahir dan ia diletakkan di dada saya, ia tertidur. Berulangkali saya dan dokter memanggil namanya, ia masih terpejam. Kami sampai menunggu cukup lama. Akhirnya, inisiasi menyusui dini (IMD) yang diharapkan, gagal.
 
Mbah menimang A saat A baru lahir 


Rabu, Agustus 10, 2016

Semangat Meutia Mansur Menuntut Ilmu Hingga ke Khartoum

Saya belum pernah ke negara Khartoum. Nama itu terdengar begitu asing bagi saya. Negara ini teryata terletak di benua Afrika, berdekatan dengan Mesir, Libya, Somalia. Tapi bagi Meutia Rahmah Mansur, negara ini memiliki kesan tersendiri baginya.

Tahun 2009, Meutia kuliah Pascasarjana jurusan pendidikan bahasa Arab untuk non Arab di Khartoum. Jauh dari keluarga berbeda benua terbayang bagaimana rasa rindu itu, puasa hingga lebaran terlewati dua tahun di negeri orang. Di Khartoum itu pula ia berkenalan dengan blog. Awalnya ia hanya sekedar menulis pengalamannya selama di Khartoum. Namun lama kelamaan, ia jatuh cinta dengan blog dan membuat ia menulis tentang banyak hal. Mulai dari kuliner hingga blog tutorial. Rencananya, ia akan menulis metode belajar bahasa Arab dengan mudah dan cepat. Bagi yang ingin kuliah di Sudan, ia membagikan tulisan di blognya tentang empat Universitas yang bisa dipilih jika ingin kuliah di Sudan. Keempat Universitasnya adalah International University of Africa, Oumdurman Islamic University, Khartoum International Institute For Arabic Language dan University of Holy Qur’an and Islamic Sciences.
 
Mba Meutia