Top Social

TRAVEL AND LIFESTYLE BLOGGER

Mengajarkan Puasa Kepada Anak

Jumat, Mei 27, 2016
Usia berapa sebaiknya anak berpuasa? Hmm ... Jawabannya bervariasi. Ada yang mengatakan lima tahun, ada yang sudah mengajarkan sejak tiga tahun. Bagi saya semua tergantung cara keluarga melatih anak dan kesiapan anak juga. Pengalaman saya, sejak kecil telah mengajarkan tentang puasa kepada anak. Saat anak duduk di bangku TK, sekolah juga membantu untuk mengenalkan manfaat dan arti puasa kepada anak-anak.
 
Sumber : pixabay.com

#MajuTanpaBatas Bersama BINUS Online Learning

Rabu, Mei 25, 2016
Pendidikan bagi sebagian besar masyarakat menjadi tujuan utama. Tapi banyak yang kemudian memilih bekerja terlebih dahulu, sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah. Namun kendala yang kemudian ditemui adalah kendala waktu. Maklum sebagai pekerja, pekerjaan seolah tak ada habis-habisnya. Tak hanya itu saja, jarak antara kantor dan rumah pun berjauhan. Ibaratnya, bakalan bisa tua di jalan saking lamanya. Seringkali banyak pekerja yang rumahnya di Bogor tapi bekerja di kawasan Palmerah, Jakarta Selatan. Ada juga yang rumahnya di Bekasi tapi bekerja di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat. Butuh waktu 2-3 jam dari rumah menuju kantor. “Bagaimana bisa kuliah kalau waktu nggak banyak?,” kata rekan saya. Mmh ... benar juga ya..
 

Beruntung dengan adanya perkembangan waktu, memudahkan kita untuk melakukan berbagai hal secara bersamaan. Salah satunya dengan kuliah yang bisa dilakukan secara online. Kuliah online? Kuliah online ini adalah perkuliahan yang dilakukan tidak secara face to face antara dosen dan mahasiswa. Tapi semuanya dilakukan secara online. Jadi, dengan metode pembelajaran secara online, kita dapat #MajuTanpaBatas karena dapat kuliah kapan saja, dimana saja.  Tak ada lagi batasan-batasan atau terkendala waktu.

Puasa Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Pregnant, Beach, Sunset, Mother, Pregnancy, Woman
Sumber : pixabay.com

Tak terasa dalam hitungan hari, Ramadhan akan segera tiba. Bulan Ramadhan, seringkali juga disebut sebagai bulan berdoa. Rasulullah SAW bersabda :
“Tiga kelompok yang tidak akan ditolak doanya : Pemimpin yang adil. Orang yang berpuasa sampai ia berbuka. Dan doa orang yang teraniaya. Allah menyibak awan dan membuka pintu-pintu langsit seraya berfirman: “Demi kemuliaan-Ku dan keagungan-Ku, pasti Aku tolong kami, walau setelah beberapa waktu.” (HR. Ahmad dan At-Tirmidzi)   

Kebahagiaan Lahirnya Sang Buah Hati

Senin, Mei 23, 2016
Family, Bebe, Crawling, Mother, Smiling, Happy
Kebahagiaan Keluarga. Phot by : pixabay.com

Kelahiran anak, tentu membawa kebahagian bagi orangtua. Walaupun kelahiran anak pertama atau keempat, semuanya terasa sama yakni bahagia. Apalagi jika anak yang lahir adalah anak yang telah ditunggu bertahun-tahun. Saya ingin berbagi pengalaman saudara saya yang bahagia menyambut kehadiran anak setelah delapan tahun menanti kehadiran buah hati. Sejak awal pernikahan, salah satu doa yang mereka panjatkan adalah mendapat keturunan. Namun keinginan itu tak langsung terwujud. Maka, orang-orang sekitar mereka pun kerap kali mengajukan pertanyaan.

Wajah Bersih Tanpa Komedo

Minggu, Mei 22, 2016
Dua hari lalu, saya menemani teman ke salon. Sudah lama saya tak bertemu dengannya karena berbagai kesibukan. Tapi setelah janjian, akhirnya disepakati untuk berjumpa di sebuah kampus dan bersama-sama ke salon. Mengapa salon? Karena kebetulan saya dan teman punya agenda sebulan sekali ke salon. Walau tak selalu pergi bersama karena saya lebih sering ke salon dekat rumah.

Bagi saya budget untuk facial Rp 50 ribu. Saya merasa tak perlu facial dengan aneka produk yang lebih mahal. Cukup facial untuk mengangkat kulit mati dan wajah menjaid lebih segar. Maklum sehari-hari saya hanya menggunakan sunblock, bedak dan lipstik saja. Karena tak menggunakan perawatan kosmetik, saya merasa facial sebulan sekali cukup. 
 Young beautiful woman receiving facial massage and spa treatment
Membersihkan wajah

Agar Terhindar dari Sakit Gigi

Jumat, Mei 20, 2016
“Lebih baik sakit hati atau sakit gigi?”
Kalimat itu tentu seringkali kita dengar. Tapi, kalau saya diminta memilih, saya nggak akan memilih keduanya. Mengapa? Saya tak ingin sakit hati karena sakit hati akan selalu terkenang dan sulit di lupakan. Tapi saya juga tak ingin sakit gigi karena sakitnya .. duuh ... mana tahaan ...

Saya adalah orang yang takut sekali jika sakit gigi. Kalau diminta ke dokter gigi, saya udah ketakutan. Seringkali, saya hanya ke dokter gigi, untuk membersihkan gigi. Itu pun selalu tutup mata jika akan duduk di kursi dokter. Saya ngeri lihat peralatannya. Hiks ...
 
Yuk sikat gigi ... Photo by : Tresna Nurani

Cara Anita Carolina Mengembangkan Minat Belajar Anak

Sabtu, Mei 07, 2016
Salah satu kendala yang kerap di alami orangtua adalah meningkatkan semangat belajar anak. Ini yang kerap saya dengar saat ngobrol dengan beberapa teman. Tapi saat membaca tulisan mba Anita Carolina Tampubolon, saya membaca ada beberapa tips untuk membangun semangat belajar anak. Di blognya http://anitadcaritas.blogspot.co.id/ ada tiga tips untuk membangun minat anak.
Pertama, orangtua harus mengetahui minat anak. Apabila kita mengetahui minat anak, anak akan semangat mengajar. Nah setelah itu, secara perlahan memperkenalkan tentang pelajaran lainnya. 

Kedua, mengajarkan berlajar sambil bermain. Belajar sambil bermain teryata bisa meningkatkan semangat belajar anak. Permainannya bisa disesuaikan dengan minatnya.
Ketiga, berikan target dan hadiah kepada anak. Apabila anak bisa mendapat nilai lebih, berikanlah hadiah untuk anak menjadi lebih terpacu.

Gamis untuk Perempuan Berpostur Mungil

Senin, Mei 02, 2016
Perempuan itu berdiri sambil menggengam buku. Matanya seringkali menatap arah kedatangan commuter line dari arah Stasiun Duri. Sesekali ia memandang jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya. Saya berdiri tak jauh dari perempuan itu. Menggunakan gamis berwarna bunga-bunga dipadu jilbab berwarna pink, penampilan perempuan itu menarik perhatian saya.
 
“Naik commuter line turun di mana, mba,” kata saya membuka percakapan. Bosan juga menunggu hampir setengah jam, commuter line tujuan Depok belum juga muncul di stasiun Tanah Abang. Dia menoleh dan tersenyum. “Turun di stasiun Pondok Cina, mba,” katanya. Kemudian obrolan pun berlanjut. Perempuan itu bernama Rani, pekerja swasta yang bekerja di kawasan Senayan. Setiap kali ia mengaku menggunakan commuter line untuk transportasi sehari-hari. Mmmh ... saya seperti saya yang memiliki commuter line juga. Obrolan kemudian berhenti saat commuter line tiba, dan kami pun berpisah mencari celah agar bisa masuk ke commuter line.

Auto Post Signature

Auto Post  Signature