Jumat, Februari 26, 2016

Obat Nyamuk Andalan Keluarga

Selasa sore di dua pekan lalu, saya tiba di sebuah rumah sakit di kawasan Jakarta. Tampak puluhan pasien beserta keluarganya duduk sambil menunggu daftar antrian. Kaki saya melangkah menuju lorong-lorong rumah sakit. Mata saya terpana saat saya melihat pasien yang berbaring di rel bed dan tangannya terpasang jarum infus. 

Tak hanya satu orang, tapi beberapa pasien terlihat dengan kondisi demikian. Teryata, pasien-pasien itu tak mendapat kamar untuk rawat inap. Alhasil, ada dari beberapa pasien yang harus menunggu untuk mendapatkan kamar. Kedatangan saya ke rumah sakit untuk menjenguk salah satu kenalan saya yang terkena demam berdarah. Sudah dua hari, ia terbaring di tempat tidur rumah sakit. Kenalan saya itu adalah salah satu dari beberapa pasien demam berdarah. Dua pekan lalu, saya mendapat informasi tetangga saya juga sakit terkena demam berdarah dan sempat menjalani perawatan di puskesmas terdekat. Di musim pergantian cuaca, rentan sekali terkena penyakit. Apalagi di musim hujan seperti saat ini. Salah satu penyakit yang seringkali muncul adalah demam berdarah. 

Kamis, Februari 25, 2016

Terkesan di Tangkuban Perahu eh Tangkuban Parahu ...

Bandung. Kota itu ingin selalu saya kunjungi bersama keluarga. Jaraknya yang sekitar 2-3 jam dari Jakarta (jika tidak macet) seolah memanggil setiap kali libur tiba. Namun, keinginan untuk ke Bandung selalu gagal terpenuhi karena alasan utama, tak paham akses jalan dan macet. Maklum, bagi kami Bandung akses jalan di Bandung membingungkan (hihiii) dan macet dimana-mana. Padahal, pesona Bandung seolah tiada habisnya. Saya sendiri pertama kali ke Bandung tahun 2006, bersama Mama. Sebelumnya Mama ingin ke Bandung dan bertemu temannya saat masih di Ambon dulu. Tapi keinginan itu tak kunjung terlaksana karena sakit yang diderita Mama dan akhirnya Mama meninggal dunia.

Dengan berjalannya waktu, saya dan keluarga memiliki keinginan untuk jalan-jalan ke Lembang, Bandung Jawa Barat. Keinginan itu baru tercapai pada Januari lalu saat Mas F sedang libur semester. Dan saya pun kebetulan libur di hari itu. Maklum, bekerja di media hari libur pun seringkali masuk kerja. 

Mengapa Lembang? Karena Lembang memiliki daya tarik wisata yang menarik bagi kami sekeluarga. Sabtu siang usai makan siang, mobil melaju menuju Bandung. Selama perjalanan, obrolan demi obrolan pun mengalir. Mulai dari pelajaran sekolah, kuliah hingga pekerjaan kantor. Saking keasyikan ngobrol, mobil yang seharusnya melewati tol Cipulang, bablas hingga ke arah puncak! Dan, kami pun terkena buka tutup akses menuju puncak.  
Salah satu wisata alam di Tangkuban Parahu, Lembang, Jawa Barat yang menarik dikunjungi
Tangkuban Parahu