Jumat, Januari 22, 2016

Kisah Pagi dari Pasar Palmerah


Kemarin pagi di Pasar Palmerah, Jakata Barat. “Neng, kemane aje? Sudah lama nggak belanja,” kata penjual daging sapi langganan di Pasar Palmerah. Kebetulan, sang penjual berjualan di akses jalan saya menuju kantor. “Mas, beli iga sapi sekilo. Harga masih sama kan?,” kata saya. Biasanya, saya membeli iga sapi sekilo seharga Rp 55 ribu di Pasar Palmerah. Iga yang saya beli kemudian saya simpan di kulkas kantor. Dan ketika pulang di sore hari, iga itu saya ambil dari kulkas. Hmm ... sudah terbayang akan memasak sop iga yang lezat. Daripada membeli di warung yang tentu harganya lebih mahal, saya lebih memilih memasak.

Rabu, Januari 20, 2016

Gara-gara Commuter Line Penuh

Alarm jam weker berbunyi kencang. Waduh, sudah pukul 05.00 WIB. Seharusnya pada pukul 05.00 WIB saya sudah siap untuk berangkat kerja. Tapi, saya malah baru terbangun. Saya kemudian mandi secepat mungkin, menyiapkan makanan untuk bekal anak ke sekolah dan bekal saya ke kantor. Setelah merasakan segalanya telah siap, motor pun melaju cepat untuk tiba di Stasiun Pondok Cina, Depok, Jawa Barat.

Minggu, Januari 17, 2016

Mau Bebas Bayar? Pilih BebasBayar!


Lampu di telepon genggam saya berkedip-kedip. Sebuah pesan pendek diterima. Oh, dari asisten rumah tangga saya. Isinya singkat saya. Bu tolong telepon sekarang, isi pesan pendek itu. Saya pun menelponnya. “Ada apa, mba,” kata saya.  “Bu, ada petugas listrik datang. Listrik di rumah di cabut,” kata asisten rumah tangga. Suaranya terdengar agak ketakutan. Saya pun kaget. “Coba saya bicara dengan petugasnya, mba,” kata saya sambil berusaha tenang. Semenit, telepon pun berpindah tangan. “Pak, maap saya pemilik rumah. Maap, kenapa listrik di rumah saya dicabut?,” kata saya. “Ibu nunggak membayar listrik tiga bulan,” kata petugas listrik. Waduh .. Gawat!  Saya terdiam sejenak.