Senin, Desember 12, 2016

Saya Bangga Menggunakan Produk Asli Indonesia di Toko Online Blibli.com

Indonesia memiliki kekayaan budaya yang khas di masing-masing daerah. Misalnya Jogjakarta  yang memiliki ciri khas kain tenun Lurik yang sangat terkenal dan apik. Kain lurik memiliki bahan baku, corak dan makna yang berbeda dibandingkan jenis kain lainnya. Ada dua jenis kain Lurik yang memiliki makna yang berbeda tergantung kegunaannya. Pertama adalah kain Lurik tradisional yang digunakan untuk upacara-upacara tradisional daur kehidupan dan kain Tenun Lurik masa kini yang digunakan untuk busana dan berbagai cendera mata yang dikembangkan untuk melestraikan kain lurik.
Kain Lurik. Sumber.Tempo.co

Saya ingin cerita terlebih dahulu tentang kain Lurik. Kain Lurik merupakan kain yang bercorak garis-garis searah panjang kain (istilahnya lajuran) dan yang bercorak kotak-kotak kecil yang disebut dengan cacahan.  Di daerah Yogyakarta, kain Lurik ditenun dengan teknik anyaman wareg yakni anyaman datar atau anyaman polos. Tekstur kain tenun Lurik ditentukan oleh jenis bahan baku, jenis benang, kehalusan benang dan jenis alat yang digunakan. Jika dilihat dari jenis bahan baku, bahan baku yang digunakan berasal dari serat kapas, serat sintetis dan serat kayu. Benang yang digunakan menggunakan benang pintal tangan atau pintal mesin. Selain itu, besar kecilnya benang juga mempengaruhi kehaluasan tenunan. Terakhir, penggunaan jenis alat tenun seperti alat tenun gendong juga ikut mempengaruhi tekstur kain lurik.  

Dalam setiap kain Lurik, mengandung makna. Corak yang amat sakral dan kerap digunakan di upacara adalah Corak Kluwung, Corak Tuluh Watu, Corak Tumbar Pecah, Corak Lumpatan atau Liwatan. Corak Kluwung ini adalah pelangi yang bertandakan kebesaran Tuhan Sang Pencipta. Corak ini digunakan dalam berbagai upacara sakral daur kehidupan manusia seperti mitoni (anak yang dikandung agar lahir selamat), upacara labuhan (agar mendapat keselamatan) dan pada acara pernikahan.

Corak Tuluh Watu yang berarti batu yang bersinar dan dianggap bertuah sebagai penolak bala. Corak ini dapat dipergunakan pada upacara Ruwatan Sukerta dan sebagai pelengkap sesajen upacara Labuhan. Corak Tumbar Pecah yang digunakan untuk upacara Tingkeban agar kelahiran berjalan dengan lancar. Corak Lompatan yang digunakan untuk sebagai kemben kelengkapan upacara Mitoni. Sedangkan Corak Telupat merupakan corak yang diciptakan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I dan melambangkan kehidupan dan kemakmuran yang berasal dari pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa. Lalu ada Corak Sapit Urang yang merupakan ungkapan simbolis siasat perang. Corak ini dipakai sebagai busana Prajurit Kraton. Terakhir adalah Corak Udan Liris yang memberikan harapan agar si pemakai membawa kesejahteraan bagi para pengikutnya.

Lurik tak ubahnya merupakan artefak yang merekam semangar dan selera zaman yang tumbuh dari kalangan jelata. Lurik merupakan bagian dari kekuatan masyarakat agraris. Karakter kesederhanaan melekat erat dalam identitas lurik. Lurik merupakan jenis tenun yang proses pembuatannya paling sederhana karena coraknya hanya terdiri dari garis. Masa kini, Lurik kemudian bertransformasi mengikuti perkembangan zaman. Kain Lurik kini juga banyak diadopsi menjadi cinderamata yang menarik. Lawe mengembangkan kain tenun tradisional menjadi sebuah produk/barang modern dan fungsional untuk memberikan nilai tambah pada tenun.  

Salah satu upaya melestarikan Lurik juga dilakukan oleh Lawe Indonesia. Lawe Indonesia berdiri sekitar tahun 2004 di Yogyakarta. Tidak hanya upaya melestarikan budaya yang dilakukan oleh Lawe tapi Lawe juga memberdayakan para perempuan khususnya ibu rumah tangga sebagai pekerja. Sebanyak pekerja yakni 80 persen adalah perempuan yang menjadi tenaga penjahit untuk produk yang dihasilkan. Para pekerja ini tidak dikumpulkan di suatu tempat layaknya pekerja pabrik namun mengerjakannya di rumah masing-masing. Bahan dikirim oleh pihak Lawe, selesai kemudian diambil. Kemudian di finishing oleh Lawe. Pembayaran kepada para pekerja dilakukan saat barang diantar ke tempat workshop Lawe.  Bahan-bahan yang dikreasikan menjadi berbagai bentuk di antaranya accessories, dompet, kantong kecil, aneka tas, baju dan lain-lain. Lawe merupakan produk kreatif 100% Indonesia yang mendunia.
 
Salah satu produk Lawe yang saya beli di Blibli.com
Lawe sebagai salah satu produk Indonesia harus didukung. Ada banyak keuntungan yang dapat diperoleh jika kita mendukung produk dalam negeri. Dari segi ekonomi, membeli produk dalam negeri mendongkrak produksi dan pendapatan per kapita. Penggunaan produk dalam negeri akan meningkatkan produksi dan memberi peningkatan pendapatan dan memperluas lapangan kerja. Investasi pun akan meningkat jika permintaan produksi bertambah.

Salah satu bentuk dukungan terhadap produk Indonesia adalah membeli produk yang dihasilkan. Nah, salah satu bentuk dukungan saya adalah membeli produk dalam negeri yakni Lawe di Blibli.com. Saya bangga menggunakan produk asli Indonesia di toko online Blibli.com. Di Blibli, ada 100% produk kreatif asli Indonesia. Ada banyak referensi produk-produk kreatif dari Lawe yang tersedia. Mulai dari aneka tas dengan warna menarik, hingga pasport holder. Mata saya langsung jatuh cinta saat melihat pasport holder. Saya memilih gradasi warna hitam dan putih. Cara membeli produk di Blibli sangat mudah.

Pertama-tama buka website Blibli. Kemudian klik Galeri Indonesia. Nanti akan tampil banyak produk yang merupakan produk dalam negeri.

Produk dalam Negeri


Karena saya suka pasport holder, saya langsung klik ke pasport holder yang saya pilih. Ada aneka gradasi warna yang ditawarkan. Mulai dari gradasi warna merah-orange dan jeans, atau pilihan gradasi warna hitam-putih seperti pilihan saya. Harganya sangat terjangkau yakni Rp 45 ribu.
 
Aneka pilihan
Untuk metode pembayaran, saya memilih membayar di Indomaret yang lokasinya tak jauh dari rumah saya. Nanti ada nomor kode pembayaran. Saya datang ke Indomaret dan menunjukkan kode pembayaran ke kasir, selesai deh. Praktis kan?
 
Metode pembayaran di Indomaret
Beberapa hari kemudian produk yang saya pesan pun tiba. Saya suka dengan penampilannya yang sederhana namun sangat berguna bagi saya. Saat tiba, kemasannya rapi. Produknya juga sangat bagus dan pilihan warna sesuai dengan yang saya inginkan. Di bagian luar, gradasi warnanya sederhana, khas lurik. Bahannya pun halus. Saya langsung mencoba memasukkan pasport milik saya ke pasport holder. Pas banget!

Saya bangga menggunakan produk dalam negeri. Apakah teman pun demikian? Apa produk dalam negeri yang sering teman gunakan? Yuk berbagi :) 

Referensi
https://bisnisukm.com/bisnis-kreasi-kain-lurik-semakin-dilirik.html




#BlibliGaleriIndonesia

Wulansari Rach Alida Bahaweres

Seorang Ummi, istri, jurnalis dan blogger. Aktif menulis dan memberikan pelatihan menulis. Kontak kerjasama ke @lidbahaweres dan lidbahaweres@yahoo.com. Twitter dan instagram : @lidbahaweres. Terima kasih

58 komentar:

  1. aduhhh lagi harbolnas pula ya, kemarin baru lihat2 beberapa produk di Blibli

    BalasHapus
  2. Wah aku kemarin harbolnas nggak berani buka toko toko online mba. Takut khilaf hahaa

    Anyaman wareg ? wah saya baru tau ada nama seperti itu, karena di daerah saya wareg itu artinya 'kenyang'

    Hehee. ohyaa di paragraf kedua sepertinya banyak yang salah ketik mba, kayak luruk, serat, dll.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya setau aku juga wareg ya kenyang. Asyik makasih koreksinya mba :)

      Hapus
  3. Suka sama produk lokal tapi belum pernah belanja di blibli
    Baca info dan caranya di sini sepertinya mudah ya... saya coba ya Bu ngincer juga nih barang bagus. Hihihi...

    BalasHapus
  4. Waaaah keren nih Blibli,sampe khusus nyediain tempat untuk produk indonesia yaaa. apalagi produknya keren-keren bangeeet. Dan kalo kita beli, berarti kita ikut mendukung umkm negara kita yaaaaa. Ntar coba ceki ceki ke Blibli aaaah. Makasi infonya maaaak :D

    BalasHapus
  5. Selalu suka sama produk-produk asli Indonesia yang berbau etnik. Bangga sama blibli karena memberi peluang untuk produk asli Indonesia sehingga lebih mudah untuk diperoleh :)

    BalasHapus
  6. Ya ampun aku sempat lupa kemarin mau belanja produk etnik gini gemes - gemes banget di blibli. Makasihh Mbak udah diingetin lagi

    BalasHapus
  7. Aku baru tahu blibli jualan beginian juga mba pas ada info lomba blog ini soalnya aku biasa beli elektronik dari TV sampe HP doank xixixi...
    Gudluck y mba, keren nti aku pinjem ya hahaha *ditoyor*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamin iyaaa ntar boleh lah dipegang pas di KL :p

      Hapus
  8. Waah baru tahu nih di Blibi ada Galeri Indonesia yang khusus menjual produk-produk dalam negeri. Bagus-bagus ya pouchnya mbak

    BalasHapus
  9. cantik mba dompetnyya, unik...

    BalasHapus
  10. Aku sukaa banget sama kain lurik! Hebat ya Blibli menjual produk2 Indonesia dan mendukung produk dalam negeri :)

    BalasHapus
  11. Aku pikir kain lurik hanya bisa dipakai buat bikin baju lho mbak, ternyata kreatif juga ya dijadikan dompet gini. Hihi

    BalasHapus
  12. Blibli memang keren, tersedia Galeri Indonesia khusus untuk produk kreatif 100% asli Indonesia...

    BalasHapus
  13. Aku blm pernah nyobain blibli ini lho, kebanyakan dapat barang nya di topek atau bukalapak

    BalasHapus
  14. Aku kmrn belanja di bli2 pas harbolnas, mayan murah mana diskon dapat voucher dobel diskonnya freeong pulak dr 300rb cuma bayar 35 rb hhee

    BalasHapus
  15. Ooh bisa dibayar di Indomaret ya Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba Niar. Beberapa kali aku bayar di Indomaret :)

      Hapus
  16. Ternyata hal-hal yang berbau sakral pun sudah merambat ke kain ya mba, hehehe... Uniknya masing-masing kain memiliki arti tersendiri.

    Kok makin keren aja ya Blibli ini. Salam kenal ya mba, saya juga ikutan nih, tengok-tengoklah ke blog sederhana saya

    BalasHapus
  17. pingin juga sekali-kali belanja di blibli.com , denger-denger katanya bebas ongkir ya mbak ?????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mas Ahmad. Sejauh ini aku sih bebas ongkir :)

      Hapus
  18. MasyaAllah memang kita sering kali lebih percaya dengan produk luar negeri, padahal kualitas lokal juga tidak kalah. Bahkan saya sendiri seringkali mengangap remeh produk lokal. terimakasih telah berbagi informasinya mbak

    BalasHapus
  19. Aku suka bgt sama lurik mba.. Punya kain lurik biasa dipakai buat k kawinan :D Eh bisa bayar lewat indomaret jg toh blibli? waaa lumayan nih jd makin banyak alternatif buat bayar, apalagi ada indomaret dkt rmh n kantor tinggal ngesot aja.. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya membantu banget kan mba Dita karna pembayarannya :)

      Hapus
  20. pecinta luriiikk dataaaangggg,
    :)

    BalasHapus
  21. Sama mba...saya juga bangga dan tetap mengutamakan produk indonesia. Kalo memang produk indonesia ada dan bagus, kenapa juga ngelirik yang lain? :)

    BalasHapus
  22. Makeup lokal sekarang juga banyak yang bagus-bagus mbaaaa... Seneng deh pokoknya, harga lebih murah, bantu orang kita sendiri dapat lapangan pekerjaan dan kualitasnya pun pas dengan karakter kita...

    BalasHapus
  23. Keren blibli ...go ukm Indonesia ๐Ÿ˜

    BalasHapus
  24. Aku udah liat2 produk blibli yg galeri Indonesia. Batiknya bagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bagus jadi susah milih ya mba JIah :)

      Hapus
  25. Aduh, pengen punya satu itu deh luriknya.
    Cita- citanya pengen punya koleksi kain nusantara.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keren cita-citanya. Smoga terwujud yaa :)

      Hapus
  26. Aku suka lihat-lihat produk di Galeri Indonesianya blibli. Naksir sarung bantal yang ada aksen kain luriknya

    BalasHapus
  27. Aku juga udah beli yg pouch, suka warnanya yg cerah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bagus juga yang warnanya cerah mba :)

      Hapus
  28. melestarikan budaya ternyata juga bisa kita support via membeli produk lokal. blibli emang top deh

    BalasHapus
  29. Halo! Selamat ya sudah menang! Kalau bisa, link dan post-nya jangan di take out ya, biar berkelanjutan "rasa menang"-nya :)

    BalasHapus
  30. Benar sekali, cara kita untuk cinta produk Indonesia yaitu dengan membelinya agar lapangan kerja semakin luas

    BalasHapus