Senin, April 11, 2016

Pilihan Hidup Ira Guslina Menjadi Full Time Mom

Salah satu kebahagiaan menjadi blogger adalah bertemu dengan teman baru. Termasuk sesama blogger. Salah satunya saat berkenalan dengan Ira Guslina. Mba Ira, panggilannya, walau tak pernah berjumpa, tapi sering sapa di media sosial. Kami pun kerap saling berkunjung di blog. Tapi saya pernah sampaikan bahwa sempat kesulitan komen di blognya. Namun untunglah hal itu sudah terselesaikan dengan baik.

Sebelum mengenal Mba Ira, saya tak tahu mba Ira adalah anak Minang yang memilih kuliah dan lebih menghabiskan waktu untuk belajar di Pekanbaru, Riau. Bisa dikatakan, mba Ira tak bisa ‘diam’. Keaktifannya telah terlihat sejak ia kuliah. Saat kuliah, ia menyempatkan diri mengikuti penelitian bahkan pernah satu tim dengan peneliti Belanda. Era tahun 2003-2007 ia menghabiskan waktu dengan menginap di kampung-kampung dan berkorespondensi dengan Suku Sakai, Suku Talang Mamak.

Perkenalkan, Ira Guslina

Setahun berikutnya, tepatnya tahun 2008, ia terlibat kerjasaja ekonomi tiga negara yang lebih dikenal dengan IMT-GT (Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle) yang melibatkan KADIN, pemerintah dan dunia usaha. Kariernya semakin berkembang dan membuatnya berkesempatan ke luar negeri. Apa yang dialaminya seolah berganti dengan keputusan besar yang harus diambil terkait karirnya. Dan ia pun memutuskan untuk meninggalkan kerja dan memutuskan menjadi full time mom. Kini, Mba Ira lebih banyak menunjukan eksistennya melalui blog DuniaBiza. Saya merasa beruntung bisa bercakap-cakap dengan mba Ira walau melalui whatsapp. Ingin tahu seperti apa percakapan saya dengan mba Ira? Simak yuuk …

Alida : Apa kesenangan atau keuntungan yang diperoleh saat kerja dulu?
Ira : Yang paling senang bisa bertemu dengan banyak orang. Dapat kesempatan mengunjungi daerah baru. Dan bisa belanja-belanja habis gajian. :-)

Alida : Lalu apa yang membuat mba memutuskan untuk resign dan memilih bersama anak-anak?
Ira : Karena belum resign saya menyebutnya menepi dari dunia kerja. Apa yg membuat saya menepi?  Karena selama bekerja waktu untuk anak benar-benar kurang. Apalagi dengan load kerja di Jakarta. Malam sudah capek dan pagi harus siap-siap. Semakin banyak membaca buku parenting dan mengikuti diskusi semakin saya merasa bahwa yang paling dibutuhkan oleh anak-anak adalah kehadiran orang tua. Paling tidak untuk 1000 hari pertama. Ketika Bintang setahun saya makin yakin mendedikasikan diri untuk anak di 1000 hari pertama adalah investasi yang tak ternilai dibanding bekerja. Ee.. ternyata hamil lagi. Jadinya sabar dulu sampai anak kedua lahir. Setelah itu baru menepi.

Alida : Apa kebahagiaan yang mba rasakan sekarang?
Ira : Kebahagiaan sekarang bisa selalu bersama dua krucils. bisa menjadi bagian terpenting dari hidup mereka. Dan kebahagiaan lain adalah saat menemukan sahabat baru, teman baru lewat komunitas blogger.

Alida : Oh ya, kapan kapan aktif ngeblog?
Ira : Waktu 2009 saya sudah mulai ngeblog di mantramagi.blogspot.com. setelah aktif kerja, blog sama sekali nggak kesentuh. Barangkali karena sudah tenggelam dalam dunia nyata. Nah kemarin sebulan di rumah tiba-tiba ingat lagi mau mengisi blog. Mumpung mau ngeblog sekalian saja bikin domain baru. Mulai dari nol.

Alida : Apa manfaat ngeblog yang mba rasakan saat ini?
Ira : Manfaatnya jadi lebih rileks dan senang menghadapi hari-hari. Karena tetap bisa mengaktualisasikan diri dan berinteraksi dengan banyak teman.

Alida : Ada target ke depan mba Ira?
Ira : Saya ingin mewujudkan mimpi masa muda yakni menerbitkan novel.

Alida : Apa tidak terbersit untuk kerja lagi?
Ira : Kerja lagi? Ah kayaknya engga deh. Begitu cuti berakhir saya cenderung akan memilih menjadi full time mom.


Setelah obrolan demi obrolan berlangsung, saya merasakan semakin mengenal mba Ira. Dengan adanay arisan link yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan, Mba Ira menjadi salah satu teman blog yang menyenangkan 

Wulansari Rach Alida Bahaweres

Seorang Ummi, istri, jurnalis dan blogger. Aktif menulis dan memberikan pelatihan menulis. Kontak kerjasama ke @lidbahaweres dan lidbahaweres@yahoo.com. Twitter dan instagram : @lidbahaweres. Terima kasih

23 komentar:

  1. Saya jg jd bnyak teman mbak krn arisan link ini hihihi saya kepoin ah blognya mbak ira :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kan ya nambah teman, mba :)

      Hapus
  2. Wow... Hihi..jd lbh bnyk tau lg ttg mba Ira :)

    BalasHapus
  3. Aku suka kepoin blognya Mbak Ira. Sayangnya kalo dari hape gak bisa komentar. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mba Anisa, kalo aku bisa dari hape. Cuma waktu itu terkendala pengisisan nama blog :p

      Hapus
  4. Wah jadi pengen ketemu Mbak Ira yang asli :)

    BalasHapus
  5. wah kapan ya saya bisa jadi IRT sejati kayak mbak Ira hehehee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk dinikmatia ja peran masing-masing. Hehheee

      Hapus
  6. wah...kisahnya hampir mirip saya dong :(

    BalasHapus
  7. Hmm sepertinya mbak ira ini orang fun ya.

    BalasHapus
  8. masya allah mba ira waktu kuliahnya sibuk ya :D
    semoga bisa jadi ibu yang baik buat anak-anaknya :D
    salut sama keputusannya :)

    BalasHapus
  9. inspiratif mba Iranya :)
    ohya, impian masa muda mba ira sama aku sama ya, menerbitkan novel. semoga bias kesampean ya buart mba ira :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah sama ya ingin menerbitkan buku? Aminn mbaa :)

      Hapus
  10. Hai kak ira ... kita dah beberapa kali ketemu yaaa hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, aku malah belum pernah ketemu ama mba Ira, mas :p

      Hapus
  11. Semoga dengan diawali ngeblog ini mbak ira nantinya bisa menerbitkan novel, amiinn.

    BalasHapus
  12. Karena aku tinggalnya jauh di kota Medan, jadi belum pernah ketemu sama temen2 blogger yg tinggal di pulau Jawa, termasuk sama mba Ira. Tapi kadang2 ya mampir juga ke blognya hihi ;).

    BalasHapus