Sabtu, April 30, 2016

Merajut Mimpi Menuju Baitullah

Kalimat demi kalimat yang diucapkan perempuan yang duduk di depan saya, membuat saya terdiam. Kalimat yang terucap membuat saya tak tahu harus berkata apa. Lidah ini terasa kelu. “Bu, kita tidak bisa umroh bulan ini. Travelnya bangkrut,” kata perempuan itu. Sekian menit saya terdiam, saya hanya berucap singkat. “Lalu, gimana, bu?,” kata saya. Kalimat ini terkesan basa-basi, tapi saya tidak tahu lagi harus berkata apa. Rasa marah saya seolah lenyap begitu saja. “Perusahaan akan mengganti dana yang sudah ibu berikan. Ibu sabar saja,” katanya lagi. Entah mengapa, lagi-lagi saya hanya bisa terdiam. Perempuan itu juga sama seperti saya, korban gagal berangkat umrah bulan Maret.

Saya kemudian terkenang percakapan dua tahun lalu. Saat saya bertemu dengan orang yang menawarkan untuk umroh dengan membayar belasan juta rupiah. Angka yang menurut saya terjangkau untuk umroh. Harga yang diberikan travel umroh karena travel umroh tersebut berulangtahun. Apalagi umroh baru dilaksanakan dua tahun kemudian. Saya juga browsing di internet dan tanya sana-sini. Hasilnya, saya merasa harga itu adalah harga yang wajar. Suami saya sempat meminta untuk dipertimbangkan mengambil travel umroh itu. Tapi keinginan saya untuk segera menginjak tanah suci begitu kuat. “Jika memang takdir saya ke sana dua tahun lagi, akan ada jalannya. Tapi jika tidak, harus bilang apa?,” kata saya sok bijaksana. Walau saya berkata demikian, saya berharap saya benar-benar umroh.
Dua tahun kemudian, tepatnya di bulan Januari saya semakin mempersiapkan diri untuk menjelang keberangkatan umroh. Saya berhemat untuk menyisihkan uang untuk menjadi bekal umroh. Saya membeli buku persiapan umrah, saya mencoba mendekatkan diri kepadaNya. Saya bertanya kepada saudara saya yang telah umroh tentang segala persiapan menjelang umroh. Tak ada salahnya mempersiapkan semuanya lebih awal, pikir saya.

Tapi entah kenapa, hati saya masih ragu. Tapi keraguan itu saya tepiskan dengan semakin menyiapkan diri menjelang umroh. Saya mengurus paspor dengan harapan mempermudah keberangkatan. Mengurus paspor pun saya sempat alami kesulitan karena paspor lama saya hilang sehingga harus menjalani pembuatan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) di kantor Imigrasi. Untunglah itu semua telah terselesaikan dengan baik. Saya anggap itu rintangan kecil jelang umroh. Saya tak sabar untuk segera umroh, memandang Ka’bah walau hanya sekedar foto membuat hati saya tenang. “Saya akan kesana. Pasti, suatu hari nanti,” kata saya dalam hati. Saya percaya doa yang baik akan terkabul suatu hari nanti.

Suatu hari, saya membaca berita tentang jamaah umroh yang tak bisa berangkat karena tertahan di hotel. Para jamaah umroh itu bahkan tidak bisa keluar hotel karena travel tak membayar uang travel itu. Saya berdoa tidak mengalami hal seperti itu. Tapi dalam hati, saya kuatir juga.

Hari berganti dan belum ada kabar keberangkatan. Saya bertanya kepada kenalan saya kapan akan berangkat, “Belum ada kabar, bu. Siap-siap saja,” kata kenalan saya. Teryata setelah kabar itu ada, bukan kabar yang menyenangkan yang saya peroleh, tapi saya harus menerima kabar rencana umroh yang seharusnya dilaksanakan bulan Maret, batal. Saya sedih. Keinginan untuk umroh saat ulangtahun saya tak terwujud. Saya menangis saat menceritakan ini kepada suami. Kini saya proses agar apa yang saya inginkan terwujud. 

Pengalaman pahit ini membuat saya semakin berhati-hati untuk memilih travel umroh. Saya tak ingin kegagalan umroh terulang lagi. Saya masih memelihara mimpi saya untuk umrah, meginjakkan kaki ke rumah Allah. Saya mencari berbagai informasi tentang travel umrah dan mata saya tertuju pada sebuah travel umroh. 

Ada empat paket yang menarik untuk para jamaah. Pertama adalah Umroh Ramadhan. Umroh di bulan suci Ramadhan memiliki keutaman yang sangat besar. Bahkan pahala umroh di bulan Ramadhan sama dengan haji. Nabi Muhammad SAW bersabda “Jika datang bulan ramadhan, lakukanlah umrah. Karena umrah di bulan Ramadhan, senilai haji bersamaku (HR. Bukhari 1782 dan Muslim 1256). Apalagi ada malam yang sangat dinantikan yakni malam seribu bulan, malam Lailatul Qodar. Untuk tahun ini, umroh Ramadhan akan berangkat pada 1 dan 4 Juni 2016. Untuk keberangkatan 1 Juni biayanya USD 1790. Sedangkan 4 Juni bianyanya USD 2390. 
  
Kedua adalah Umroh Plus Aqsa. Apabila memilih umroh ini, maka akan mengunjungi masjid Al Aqsa, tempat Nabi Muhamamd SAW melakukan perjalanan malam ke langit. Hingga kini, tak diketahui secara pasti kapan mesjid Al-Aqsa didirikan. Awalnya, mesjid ini merupakan mesjid kecil yang dibangun oleh Umar bin Khattab. Mesjid ini kemudian dirombak dan dibesarkan bangunannya pada masa pemerintahan Bani Ummayah. Di mesjid ini juga, merupakan kiblat pertama melakukan shalat selama 16-17 tahun setelah perpindahan ke Madinah di tahun 624. 


Umroh plus Aqsa. Sumber : Rabbani Tour
Nabi Muhamamdi kemudian menerima petunjuk saat melaksanakan shalat dan mengubah arah kiblat menjadi menghadap Ka’bah. Tak hanya mengunjungi masjid Al Aqsa saja, melainkan berziarah ke makam para Nabi yang yang tersebar di kota suci Jerusalem, Hebron, Jericho dan Amman dan kemudian diakhiri umroh di Tanah Suci. 

Ketiga adalah Umroh Plus Turki. Umroh ini sekaligus mengagumi kebesaran kekuasaan kekaisaran di Ottoman, mengunjungi peninggalan Nabi Muhamamd SAW dan para sahabat Nabi. Jika memilih paket ini, juga akan berkunjung ke tempat bersejarah peradapan Islam dan diakhir umroh ke tanah suci. Di paket ini, jemaah juga akan mengunjungi Masjid Sulaeman dan Istana Topkapi Palace. Istana ini memiliki luas sekitar 7000 meter persegi dan dikelilingi benteng sepanjang sekiar 5 kilometer. Saya penasaran dengan Istana Topkapi yang menyimpan berbagai peninggalan Nabi Muhammad SAW beserta sahabat dan keluarganya. Istana ini sempat masuk dalam situs cagar budaya UNESCO PBB pada 1985 dan berada di bawah pengelolaan Departemen Budaya dan pariwisata Turki. Istana ini dibangun pada tahun 1459 atas perintah Sultan Mehmed II.

Dengan berbagai keungulan serta penawaran yang ditawarkan, umroh asyik bisa menjadi pilihan. Jika tertarik, bisa langsung mendaftar di sini. Penawaran yang diberikan membuat saya semakin ingin umroh, menginjakkan kaki di rumah Allah. Mimpi yang selama ini saya inginkan, sangat saya harapkan dapat terwujud. Sebuah mimpi untuk beribadah umrah terlaksana, dapat terlaksana dengan izin Allah.

*Tulisan ini untuk lomba RabbaniTour


Wulansari Rach Alida Bahaweres

Seorang Ummi, istri, jurnalis dan blogger. Aktif menulis dan memberikan pelatihan menulis. Kontak kerjasama ke @lidbahaweres dan lidbahaweres@yahoo.com. Twitter dan instagram : @lidbahaweres. Terima kasih

36 komentar:

  1. Saya jg kepingin umroh. Semoga mimpi kita terwujud ya mbaa.. Aamiin..

    BalasHapus
  2. Semoga kita dimudahkan ya, Mbak, untuk bisa bertamu ke rumah Allah :)

    Pengalaman yang tidak menyenangkan dengan travel sebelumnya, semoga bisa menjadi pembelajaran ke depannya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin, mba. Iya ini lagi upaya untuk bisa ke Baitullah. Amin amiin

      Hapus
  3. Mama dan bapakku juga pernah diphp-in mau pergi umrah, mbak. Tapi akhirnya bisa pergi juga meski ga barengan. Mudah-mudahan kita lebih aware memilih travel yang punya kredibel, ya. Saya juga pengen pergi umrah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sedih ya kalau gitu, mba Efi. Kita mau ibadah tapi dipersulit oleh manusia sendiri. Amiin amiin semoga cita kita terwujud ya mba

      Hapus
  4. Umroh...saya penge umroh
    Semoga dimudahkan dan diperlancar... Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin mba Witri. Berawal dari niat baik ya :)

      Hapus
  5. Saya pengen banget mbak umroh bareng suami, mudah2an segera kesampaian ya ..

    BalasHapus
  6. Semoga disegerakan ya mba kita, siapa tau bisa ketemu lagi di baitullah, aamiin...

    emg kudu hati2 bgt pilih travel dan klo bisa sih milihnya yg pasti2 aja kayak Rabbani ini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin amiin
      Pengalaman ya, mba
      Makasih, mba Shine

      Hapus
  7. saya juga pengen umrah mbak, tapi saya ingin menaikkan haji orang tua saya terlebih dahulu. itu impian saya. semoga terkabul mbak.. aminnn

    BalasHapus
    Balasan
    1. Niat mulia, mas. Semoga segera terwujud ya mas. Amiin

      Hapus
  8. Pergi ke mekkah itu impian setiap orang muslim, harus rajin nabung mulai sekarang bisar bisa pergi ke mekkah bareng orang tua .. amin

    BalasHapus
  9. Pengalamannya sama juga, baru saja Februari tahun ini dibuka dengan kabar kalau penyelenggara umrohnya bangkrut, duitnya pun ludes gara2 dipake buat bisnis lain :(, alhasil Bapakku ga jadi berangkat. Qodarullah wamasya'a Fa'al

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duuh sedih kan kalau seperti ini ya, mba. Kita niat ibadah malah terjadi seperti ini. Apa mereka sudah nggak takut dosa ya :(. Kalau aku proses untuk pindah travel, mba. Bismillah. Moga segera ada kabar baik untuk mba Ipeh sekeluarga. Amiin

      Hapus
  10. Semoga Allah mudahkan. lancarkan umrah mba Rach.

    Ahlan wa Sahlan di 2 Kota Suci :)
    Semata2 penghambaan diri kepada Allah subhanahu wa ta'ala.

    Umrah mabrurah .. insya Allah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin amiin doanyaa...
      Terima kasih :)

      Hapus
  11. kalo baca umroh, aku jd inget sindiran papa.. 'Kamu udh banyak ke negara2 lain, tapi umroh aja ga pernah?' Jleb banget dengernya -__-.. makanya aku udh planning utk umroh pas 2018 mbak.. 2017 krn udh ada planning ke tempatlain sih :D

    Tapi memang skr udh harus super hati2 cari travel umroh.. banyak bgt yg menipu dan bangkrut yaa.. kasian orang2nya.. aku sendiri kalo jadi umroh nanti, pengennya juga yg mengunjungi Mesir mbak :).. krn pengen bgt liat pyramid..Ga tau deh destinasi mesir udh dibuka lagi ato belum..sjk kemarin sempet perang, destinasi kesana ditutup utk tambahan umroh. :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haloo, mba. Iya semoga disegerakan untuk umroh ya, mba. Keren juga kalau sampai ke Mesir, mba. InsyaAllah semoga kita dimudahkan ya. Amin

      Hapus
  12. Mudah2an saya sekeluarga juga bisa berkesempatan ke Baitullah :)

    BalasHapus
  13. Semoga semakin dilancarkan dan dimudahkan ya Mbak, untuk sampai ke Baitulloh, aamiin

    BalasHapus
  14. Hmm dalam hati saya pengen pergi ke baitullah tapi saya hanya ingin kalau punya rezeki ingin memberangkatkan orang tua saya pergi umroh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. InsyaAllah smoga ada rejeki dan kesehatan serta kesempatan untuk ke Baitullah ya, mas. Amin

      Hapus
  15. Alhamdulillaah..., rasanya ikut senang dalam hati saya :)

    BalasHapus
  16. Semoga bisa Umrah ya Mbak? :) Aku juga pingin ke sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin, mba Anisa :)
      Smoga kita semua bisa ke sana ya :)

      Hapus
  17. Sekarang banyak berita soal orang yang mau berangkat umroh tapi malah di php-in ya. Jadi harus bener-bener selektif dalam memilih. Semoga yang sekarang dilancarkan jalan menuju baitullohnya ya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah lancar berkat doa, mba Gilang dan teman-teman :)

      Hapus
  18. Kalau sekarang nyari-nyari di internet untuk travel umroh sudah mahal ya..sudah di atas 20 juta itu untuk terendah yang tiket pesawat dan hotel umroh dengan harga terendah

    BalasHapus