Sabtu, Maret 19, 2016

Tas Terbaik untuk Anak

Sebulan lalu, saya masuk ke salah satu sekolah di kawasan Jakarta. Kebetulan ada janjian dengan teman yang sedang menjemput anaknya. Jadi rencananya, usai jemput anak teman, kami langsung melucur ke kafe untuk bisa ngobrol. Nah, pas anak-anak pulang sekolah, saya lihat banyak sekali anak-anak yang membawa tas yang besar-besar. Tas-tas itu ada yang coba dipaksa diseret karena terlalu berat.

Bahkan ukuran tasnya seringkali lebih besar dari badan si anak itu. Duh, saya lihat kok ya kasihan. Bahkan, ketika naik mobil, tasnya pun dibawa oleh pendampingnya. Saya awalnya hanya bisa bertanya-tanya dalam hati. Dalam perjalanan di mobil, kami pun ngobrol tentang banyak hal. Nah, salah satu yang akhirnya kami bahas adalah ukuran tas anak.


“Mba, kok anak-anak itu bawa tas yang gede-gede? Apa nggak kuatir pertumbuhannya?,” kata saya
“Mau gimana lagi? Buku yang harus dibawa kan banyak,” kata kenalan saya
“Udah pernah ngobrol ama gurunya tentang tas yang berat gitu?,” kata saya
“Sudah sih. Kami orangtua juga menanyakan itu kepada guru, tapi sampai skarang anak-anak nggak ngeluh juga,” katanya.

Teman saya itu bilang, di sekolah anaknya sempat ada ide untuk menitipkan buku-buku paket itu di sekolah. Tapi ada sebagian orangtua yang tak setuju. Alasannya, tak ada waktu buat belajar di rumah jika tak ada buku paket. Maklum, buku paket ukurannya lebih besar dan lebih berat dibandingkan buku tulis biasa. Ah, dilema juga ya …

Kalau ada pelajaran renang, beban tas yang dibawa pun bertambah. Biasanya, setiap renang dua minggu sekali, ada satu tas yang dibawa terpisah dari tas sekolah. Ini belum termasuk tas untuk membawa makanan. Jadi, ada siswa yang membawa tiga tas. Tapi, walau masih dibantu oleh pendamping, tentu orangtua juga ikut kepikiran jika anak membawa tas seperti itu. Ribet sih ya tapi mau bagaimana lagi. Memilih tas untuk anak bukan sesuatu yang mudah. Tapi, sebagai orangtua, kita tentu harus mengutamakan kepentingan anak.

Pilihan Tas untuk Anak 
Pengalaman saya sebagai orangtua, memilih tas kipling untuk anak harus berhati-hati. Ada beberapa tips yang perlu diperhatikan untuk memilih tas untuk anak. Dan tips ini pula yang saya gunakan untuk memilih tas untuk anak saya.

1.    Pilih tas ransel
Menurut saya, tas ransel tentunya lebih baik untuk anak daripada harus memilih tas selempang. Mengapa? Jadi begini. Kalau tas ransel, beban bertumpuh pada dua bagian. Ini berbeda dengan tas selempang yang. Tas selempang bebannya bertumpu pada salah satu sisi saja. Misalnya hanya pada kiri atau kanan saja. Jangan lupa memilih tas yang memiliki bantal punggung yang empuk. Tas yang berbahan parasut cukup tebal dan kuat
2.    Tidak terlalu banyak ornamen
Namanya anak, terkadang lebih mikir hiasan-hiasan di tas. Misalnya di bagian depan ada yang berbahan lebih besar dan keras. Nah ini teryata menambah beban berat. Saya sih sudah mengajarkan memilih tas kepada anak yang simpel saja. Terlalu banyak ornamen di tas yang malah buat fungsi tas menjadi hilang
3.    Pilih warna yang ceria
Tas yang berwarna ceria seperti merah, hijau, kuning katanya buat pemiliknya jadi semangat. Anak-anak juga bisa jadi lebih semangat untuk kembali bersekolah
4.    Tas beroda bisa jadi pilihan
Selain tas ransel, bisa juga memilih tas beroda. Namun harus dipastikan ukuran roda juga tidak terlalu besar dan beratnya pun tak melebih batas maksimal saat anak  membawa tas berisi buku-buku. Oh ya, tapi sebelumnya juga harus cek apakah anak harus menaiki tangga atau tidak. Karena mau tak mau anak harus mengangkat tas dan juga ini menambah resiko nyeri di punggung.
5.    Pilih tas sesuai usia
Tas yang untuk TK tentu berbeda dengan anak SD. Begitupula untuk anak SMA. Saat TK, tentu ukuran tas lebih kecil karena tas bagi anak TK rata-rata hanya berisi makanan dan minuman saja. Kalaupun ada buku, mungkin hanya satu biji. Beda dengan anak SD yang mulai mengisi tasnya dengan buku paket hingga makanan. Sedangkan kalau SMA, seringkali juga mengisi laptop di tasnya.

Nah, itu sih beberapa tips yang minimal saya perhatikan kalau memilih tas untuk anak. Oh ya penting juga ya untuk kerjasama antara orangtua dan anak terlebih dahulu sebelum membeli tas. Jika salah memilih tas, dikuatirkan akan ada cedera saat anak tidak menggunakan tas dengan benar. Yuk, memilih tas yang terbaik untuk anak ...


Wulansari Rach Alida Bahaweres

Seorang Ummi, istri, jurnalis dan blogger. Aktif menulis dan memberikan pelatihan menulis. Kontak kerjasama ke @lidbahaweres dan lidbahaweres@yahoo.com. Twitter dan instagram : @lidbahaweres. Terima kasih

18 komentar:

  1. Warna tas yg ceria emang bikin mood jd baik ya mb buat anak2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa, mba. Bawaanya gembira terus. Jadi kan semangat anak-anak belajarnya. Hiiihi

      Hapus
  2. tas terlalu berat emang bikin bahaya terutama untuk pertumbuhan anak... bisa memberi kesan bungkuk... gitu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. IYa mba. Tanpa kita sadari itu yang terjadi. Makanya mencegah lebih baik kan :)

      Hapus
  3. Dulu jaman masih ngajar di TK, anak-anak pun sudah pakai tas beroda. Mereka sudah seperti traveler kecil. Sungguh harus ekstra untuk komunikasi dengan orangtua agar membawakan tas yang pas buat si buah hati.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ada juga anak TK yang bawa tas beroda. Aku pernah liat. Tapi mungkin bukan karena beban beratnya ya

      Hapus
  4. Tas beroda itu penyelamat banget. Nggak tau juga ya kenapa kok anak2 SD sekarang bawa tasnya berat-berat. Takutnya cedera bahu gitu :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya. Dulu kayaknya ga seberat gitu deh, mba. Moga aja ga sampe cidera bahu ya

      Hapus
  5. Sampai saat ini selalu suka tas ransel hihi.. Apalagi kalau pergi jauh atau lama, lebih nyaman aja mbak bagi saya. Makasih banyak ya infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba Yasinta. Tas ransel emang pas juga buat yang bepergian jauh. Makasih udah mampir, mba :)

      Hapus
  6. Saya dan anak penggemar Ransel, karena ada dipunggung bawanya ga ribet dan enteng (meski isinya banyak)
    Terimakasih sudah berbagai Mbak
    salam sehat dan sukses amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyap bener banget, mas. Pilih tas yang tepat untuk kesehatan :)

      Hapus
  7. Aku korban tas berat nih..jadi pertumbuhan terganggu hahah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihiii. Sepertinya aku juga. Makanya semampai. Alias semeter tak sampai. Hhehhee

      Hapus
  8. Iya, emang sering jadi kasihan liat anak2 bawa tas berat. Tiap hari cek2, dan tanya anaknya. Ada nggak yg mungkin bisa ditinggal aja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah kuatirnya kalau ditinggal aja, di rmah binggung mau belajar apa :(

      Hapus
  9. tas ransel dengan warna yang ceria biasanya sangat banyak dilirik anak-anak, apalagi jika desainnya unik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin sesuai dengan jiwa anak-anak yang selalu ceria, mba :)

      Hapus