Kamis, November 12, 2015

Kesaksian Korban Kekerasan Seksual 1965



Mendengarkan video ini dari youtube 




Kesaksian seorang perempuan berusia 70 tahun di Pengadilan Rakyat Internasional mengenai peristiwa 1965 di Den Haag, Belanda. Dia dipaksa mengaku sebagai simpatisan PKI atau anggota Gerwani. 

Ibu itu berkata :
Saya merenungi, mengapa saya dapat perlakukan seperti ini. Setelah tiga hari, saya di keluarkan di bawa ke kantor. Kembali pertanyaan yang sama, kamu kenal lelaki ini tidak. Saya tidak punya jawaban yang lain. Saya tidak kenal pak, tidak kenal. Lalu saya disuruh pilih, kamu mengaku terkait gerilya politik atau saya ditelanjangi. Akhirnya kami ditelanjangi, disaksikan mereka. Lalu laki-laki itu juga ditanya, seperti saat kami bertemu. Akhirnya kami disuruh memilih, kamu pilih, kamu pilih mengaku kenal dan melakukan gerakan gerilya politik atau kamu saya telanjangi. tetapi toh akhirnya kami ditelanjangi. Dalam keadaan saling telanjang disaksikan mereka yang ada di situ. Kami ditanya, tanyakan lagi, kalian memilih, saya posisikan duduk berpangkuan atau mengaku kalau kalian melakukan gerilya politik. Saya hanya bisa menangis, karena jawaban saya tidak pernah mereka dengarkan. (jeda)   

Penderitaan yang dia alami membekas hingga kini.... 

Wulansari Rach Alida Bahaweres

Seorang Ummi, istri, jurnalis dan blogger. Aktif menulis dan memberikan pelatihan menulis. Kontak kerjasama ke @lidbahaweres dan lidbahaweres@yahoo.com. Twitter dan instagram : @lidbahaweres. Terima kasih

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar